Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bo Wero: Tips Mbeling Untuk Menyiasati Hidup

Rate this book

226 pages, Hardcover

2 people are currently reading
12 people want to read

About the author

Wandi S. Brata

7 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (50%)
4 stars
1 (16%)
3 stars
1 (16%)
2 stars
1 (16%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Risca.
4 reviews1 follower
May 10, 2014
Dalam perjalanan ke kantor, seorang Bapak mengajak anaknya semobil, dengan harapan anaknya akan membawa mobil itu ke bengkel untuk direparasi, sebelum si anak pergi kuliah.

"sepulang kuliah, kamu ambil saja mobil itu, lalu kamu jemput aku sekitar jam empat tiga puluh" kata sang ayah.

Sepulang kuliah, anak itu mengambil mobil dan memakainya untuk entah kemana. Karena jam empat tiga puluh telah lewat, sang ayah menelpon bengkel dan diberitahu bahwa mobilnya telah lama sekali diambil oleh anaknya.

"Kok telat?" tanya ayahnya, ketika anaknya datang menjemput.

"Habis gimana, Yah, aku harus menunggu di bengkel dan baru jadi tadi jam empat seperempat"

"Hmm...aku telah gagal mendidik anak sendiri. Mungkin karena kurang memberi contoh yang baik kepadamu, maka kamu tidak bisa belajar jujur dariku. Karena itu aku tidak akan menghukummu. Akulah yang harus mendapat hukumannya."

Maka sang Ayah menghukum dirinya sendiri. Lima kilometer jarak dari kantor ke rumahnya ia tempuh dengan jalan kaki. Anaknya ia minta menguntit di belakangnya dengan mobilnya.

Sepanjang jalan, berkali-kali anak itu mohon maaf dan minta ayahnya naik ke mobil, tetapi sang ayah mau mengambil resiko capek untuk menanamkan satu nilai kepada anaknya. Dan dijamin: anak itu tak akan pernah melupakan pembelajaran pada hari itu.

Dengan berbuat itu sang ayah memang sedang menghukum diri sendiri, tetapi hukuman lebih berat justru dialami oleh sang anak. Kaki sang ayah memang sedang gempor, tapi dengan itu kepala dan hati sang anak seperti sedang dibor sehingga ia bisa memasuki pengalaman baru mengenai nilai-nilai lama yang sebenarnya telah digembar-gemborkan oleh banyak pihak.

Kalau boleh dibilang cerita di atas adalah satu-satunya kisah nyata yang ditampilkan penulis. Sebagai analogi sangat pas jika disandingkan dengan apa yang ingin disampaikan oleh buku ini untuk para pembacanya, tentu saja masih banyak cerita lain yang dapat dijadikan bahan refleksi dan berkontemplasi.

Sesuai dengan judulnya Bo Wero: Lapangkan Jiwamu!! Dalam bahasa jawa, ombo wero-wero merupakan kosakata yang artinya luas tanpa batas atau lapang sekali. Tidak perlu melihat mencari ruang itu jauh-jauh, cukup dengan berhenti sejenak melihat kedalam diri kita, melihat realitas yang biasanya diremehkan itu untuk memperluas ruang kebebasan hiudp kita, untuk memperluas ruang batin kita sehingga lebih mampu mengakomodir hal-hal yang kontradiktif, serta lebih mampu mentolerir berbagai perbedaan. Penulis berusaha mengangkat hal-hal yang paradoksal dan mengambil arah pembicaraan yang keluar dari kebiasaan banyak orang dalam memandang suatu perkara.

Terkadang kita memang masih melihat hidup ini hitam-putih dan rasanya ini tidak adil bagi kehidupan itu sendiri yang penuh dengan paradoks, kontradiktif pada setiap segmentasi kehidupan. Padahal tersedia alternatif pilihan yang terentang dari kutub satu ke kutub yang lain dan apabila keputusan praktis kita mengambil satu kutub yang paling banyak ditinggalkan oleh orang, bukan berarti kutub yang kita pilih itu salah atau tidak berguna. Bertrand Russell pernah berkata "The road less travelled is not the wrong road" dan unbeaten path bukanlah jalan setapak yang tak pantas dicoba. Nasihat ini jika dilihat sebagai pendekatan terhadap kehidupan jelas tidak akan pernah kehilangan relevansinya.

Tips Mbeling yang diwacanakan dalam 22 bagian ini sebenarnya tidak saling terkait satu sama lain dan anda bisa memulai membacanya dari bagian manapun. Tapi ada satu benang merah yang tersirat yang menghubungkan tips satu dengan tips lainnya yaitu kelapangan, keleluasaan dan kebersahajaan mata dan pikiran untuk melihat kedalam diri kita sendiri dan membangun perspektif yang lebih luas dan lebih dalam terhadap suatu persoalan disekitar kita.

Akhirnya, saya berani melempar opini kepada anda bahwa buku ini adalah buku motivasi terbaik yang pernah saya baca. Sangat inspirasional untuk jiwa-jiwa yang selama ini gelisah akibat mengikuti perkembangan dunia yang linear. Adaptasi yang kita jalani selama ini sebenarnya menuju pada pembentukan karakter diri dan kepribadian matang yang mengarah pada satu inti tujuan hidup yaitu K.E.B.A.H.A.G.I.A.A.N

Sayapun terkejut ketika membaca pernyataan nyeleneh yang ditulis pada bagian kata pengantar oleh Si Penulis. Jika biasanya, disetiap buku yang kita baca selalu ada peringatan keras akan sanski hukum bagi pembajak Hak Cipta, tidak demikian dengan buku ini. Penulis justru menganjurkan penggandaan buku ini sepanjang digunakan untuk keperluan non-komersil. Menurutnya, ini dilakukan sebagai salah satu ekspresi mbeling-nya.

Peringatan lain yang disebutkan Penulis dalam buku ini adalah mengenai permohonan untuk membuang buku ini jika setelah membacanya anda samasekali tidak menerima manfaat. Namun, tentu saja permintaan ini hanya basa basi penulis saja, karena sangat kecil sekali kejadian yang kita dengar akan seseorang yang membuang buku yang dibelinya. Sikap ini tentu saja tidak mencerminkan sikap yang dewasa dan terbuka menerima segala macam perbedaan termasuk pemikiran-pemikiran baru sebagai alternatif dalam menyiasati hidup.
Profile Image for Agung Susanto.
3 reviews
July 19, 2013
ni buku sekitar 2003-2004 saya baca, isinya kisah2 pendek jadi kalo ketemu problem yg cocok pas kali dah tips2 mbelingnya.

ada kisah tentang mindahin batu digunung yg bikin semangat bahwa gag ada rintangan yg gag bisa kita atasi, aduh lupa cerita lengkapnya tu buku ilang dipinjem temen gag balik.
Profile Image for Lucas.
59 reviews
August 27, 2008
I read this quite some time ago - pretty inspirational book - I believe we can rarely find inspirational quality book written by Indonesian such as this one
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.