Jump to ratings and reviews
Rate this book

Perjalanan Mata dan Hati

Rate this book

152 pages, Paperback

First published January 1, 2004

1 person is currently reading
18 people want to read

About the author

Prima Rusdi

5 books6 followers
Prima Rusdi is an Indonesian screenwriter and writer. She was born in Göttingen, Germany and raised in Jakarta, Indonesia. She has a Master's degree in Communications from University of Canberra (Australia), and initially wanted to become a journalist. She began her career as a writer in 2000 after quitting her job as a copywriter at LOWE an advertising agency. She won several top advertising awards during her career as a copywriter.

She co-wrote her first film Eliana, Eliana (2002) with director Riri Riza during which she also co-wrote What's Up with Love? (2001) with Jujur Prananto. In 2004, Rusdi won two awards from Festival Film Indonesia for Eliana, Eliana (shared with director Riri Riza) and for a teleplay called The Big Celebration. Both Eliana and The Big Celebration were produced by Miles Films, a production house that Prima considers as her 'film school'. In 2005 she co-wrote Waking Banyu with writer Rayya Makarim, and in 2006 she wrote Garasi, a coming-of-age film produced by What's with Love producer, Mira Lesmana. Garasi is a directorial debut from Agung Sentausa, a close friend of Prima's who also received his film training from Miles Films.

Prima Rusdi writes short stories and articles in various publications. She was a contributor for CosmoGirl! Indonesia between 2002-2004. In 2005, she had her first book, The Journey, published by Terrant Books. Her second book, 1095 Magical Days was published by KATAKITA in 2006.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
17 (22%)
4 stars
26 (33%)
3 stars
27 (35%)
2 stars
5 (6%)
1 star
2 (2%)
Displaying 1 - 16 of 16 reviews
Profile Image for Ferina.
193 reviews33 followers
July 16, 2007
Buku ini mencoba membahas masalah yang dekat dengan para remaja, seperti masalah kegemukan, masalah kurang percaya diri, masalah komunikasi dengan orang tua, dan lain-lain. Masalah-masalah tersebut disajikan dengan bahasa yang sederhana dan dengan memberikan solusi yang ‘simple’, mudah dicerna oleh para remaja. Terkadang para remaja suka “malas” jika diceramahi panjang – lebar dan terkesan menggurui. Mereka lebih suka dengan contoh yang dekat dengan keseharian mereka. Sehingga mereka bisa menyadari dan memperbaiki sikap mereka tanpa harus merasa dipaksa.

Pada bagian akhir, yang berjudul sama dengan judul buku, kita diajak untuk tidak hanya melihat masalah yang timbul dari diri kita sendiri, tapi kita diminta untuk melihat kejadian di sekitar, mengamati dengan hati nurani.

Rasanya tidak berlebihan, jika setelah membaca buku ini, akan banyak pelajaran yang bisa kita ambil, sehingga kita bisa lebih menghargai orang lain dengan melakukan banyak hal kecil, seperti kata Prima Rusdi “… mulailah menghargai orang lain, siapa pun dia tanpa terkecuali. Sesederhana itulah inti “merdeka” yang untuk hari ini bisa diartikan sebagai saling menghargai antara manusia. Jadi, selalu gunakan mata dan hati saat bertindak dan mudah-mudahan kamu pun siap senantiasa jadi orang “merdeka.” (hal. 146).
Profile Image for Dina Oktaviani.
49 reviews18 followers
November 21, 2009

pertama saya baca buku ini, saya kira kira ini sejenis teenlit chicklit yang gak begitu saya sukai. habisnya awal2 disajikan dengan kisah percintaan remaja, sudut pandang remaja cewek, pula. ;p


ternyata setelah saya baca lebih jauh, buku ini menyentuh semua aspek kehidupan masa remaja, seperti kecemasan tentang self and body image, percintaan, polusi pikiran, kehilangan orang yang dicintai, mengurus keuangan,gaya dan fashion, idola, dan lain-lain. buku ini membuat saya berpikir lagi mengenai bagaimana baiknya menjadi remaja yang gak merugikan diri sendiri dan orang lain


terutama saya suka bagian mengenai 'jeda', 'bebas polusi pikiran', dan 'keraton vs sepatu: bergaya bukan asal gaya'. bener-bener bikin saya mikir lagi mengenai 'eksistensi' saya sebagai remaja (btw, 19 tahun masih remaja kan menurut teori perkembangan?)

salut buat mbak prima rusdi!!Prima Rusdi

Profile Image for melmarian.
402 reviews136 followers
September 3, 2010
Buku ini adalah kumpulan cerpen karya Prima Rusdi yg dimuat di majalah CosmoGIRL! pada rentang waktu tertentu (saya lupa). Yang jelas saya membeli buku ini ketika masih SMA, dan isi buku ini sangat mengena bagi remaja putri seperti saya (pada waktu itu).
Gaya tutur yang ringan dan enak, bentuk cerpen yg berbeda2 (ada yg seperti skenario, penggalan2, dll) dan kepekaan mbak Prima akan kehidupan cewek remaja membuat yg membaca buku ini seakan bercermin ketika melihat tingkah laku para tokoh dalam kumpulan cerpen ini, dan akhirnya menjadi suatu refleksi dan introspeksi diri.
Last word, buku ini adalah kumpulan cerpen sederhana yang mampu mengubah mindset banyak cewek remaja di Indonesia yang membacanya. Bahkan ketika saya membaca buku ini lagi (ketika saya sudah bukan lagi remaja ;P ) rasa-rasanya masih relevan dengan kehidupan saya yg sekarang.
Good one!
Profile Image for Meisiska Vemilia.
56 reviews9 followers
July 30, 2007
sebenarnya bukan beli bukunya. tapi semua isi dalam duet buku ini sudah kubaca dalam artikel yang hadir di setiap edisi cosmogirl 2001-2003. Dan tulisan mbak prima rusdi ini jadi satu alasan kenapa harus beli (dan mengejar ;p) edisi cosmogirl. BAGUSSS BANGETTT. loves the way she wrote. inspired banget.
(so, no article, no buying the mag :D)
Profile Image for P e t t y.
135 reviews18 followers
February 29, 2008
This book is inspiring and heartwarming....especially for teenagers or maybe soon-to-be teenager, or even 'retired' teenager..hehehe.. yang pasti buku ini tidak menggurui, contoh-contoh case-nya simple (yang pastinya remaja banget), The book design also interesting and different for mostly Indonesian books...
Profile Image for Dita.
362 reviews17 followers
July 16, 2020
Like the cover (as always). Like the illustrations. Like the lay-out. And like the contents. So, it's a must-have books for me. Although I have read all of the article which published in the Cosmo Girl magazine. Inspirational works by Prima Rusdi.
Profile Image for Fibrina  Damayanthi.
121 reviews2 followers
November 30, 2007
Seandainya buku ini terbit 15 tahun yang lalu, bakalan menjadikan gue remaja yang percaya diri. Sayang gue bacanya udah setelah 15 tahun meninggalkan dunia remaja. Sebuah buku dengan lay out yang unik, cover yang eye catching, dan bahan kertas yang terkesan bukuk tua.
Profile Image for Shahnaz.
196 reviews
May 15, 2010
pertama dapat buku ini sih asal comot di pameran malang sejuta buku..
tertarik juga karena foto2 didalamnya dan penataannya yang artistik.. tapi setelah dibaca, semua bahasa yang ringan tentang kehidupan remaja bikin saya tambah tertarik.. manis pokoknya..
Profile Image for dwie meidianty.
22 reviews3 followers
August 9, 2007
cover depannya menarik. dan isinya juga bagus. berisi nasehat2 yg bisa diadaptasi ke kehidupan kita.. benar2 perjalanan mata dan hati.. :)
Profile Image for Vania Irnanda.
23 reviews
May 12, 2008
kita belajar melihat sesuatu dengan mata dan hati. kan biasanya kita ngeliat cuman pake mata. gitu lho jeng. untung bukan perjalanan mata, hati dan batin. entar ada setannya lagi
Profile Image for Pritha Khalida.
Author 7 books7 followers
Read
January 17, 2009
Sepertinya Prima Rusd memang menulis buku ini dari hati. Sarat makna dan betul-betul enggak terasa menggurui. Salut!
Profile Image for Vyani.
4 reviews4 followers
August 14, 2009
Buku ini memberi inspirasi secara khusus bagi remaja. Setiap cerita dalam buku ini mengangkat permasalahan khas remaja dan diakhiri sebuah pemikiran baru untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Displaying 1 - 16 of 16 reviews