Siapa yang tidak kenal dengan empat cowok keren di SMP Athens? Jago bola, super tampan, plus punya otak alias pintar? Yeah, tebakan kalian benar. Sid, Cokie, Rama, dan Lando. Apa yang kira-kira terjadi pada mereka kali ini ya? Dihukum guru? Menang tanding bola? Atau dikejar cewek-cewek cantik? Hmmm... mereka pengen cerita awal persahabatan mereka yang ternyata dimulai dari berkelahi. Nah, di sini, Sid, Cokie, Rama, dan Lando akan membuka rahasia-rahasia yang selama ini off the record. Padahal, kisah mereka sangat berwarna kayak pelangi, penuh canda tawa, juga tangisan mengharu-biru. Shhhsssttt....ada cowok keren baru juga di sini. Penasaran? Cek langsung aja deh!
1. Me & My Prince Charming (Puspa Swara, 2005) 2. Summer Breeze (Puspa Swara, 2006) 3. Duhh... Susahnya Jatuh Cinta...! (Tanda Baca, 2006) 4. Miss-J (Tanda Baca, 2006) 5. High School Paradise (Puspa Swara, 2006) 6. Fight for Love! (Puspa Swara, 2007) 7. High School Paradise 2nd Half: Love United (Puspa Swara, 2008) 8. The Truth about Forever (Gagas Media, 2008) 9. 17 Years of Love Song (Puspa Swara, 2008) 10. The Shaman (Gagas Media, 2008) 11. FATE (Authorized Books, 2010) 12. Our Story (Authorized Books, 2010) 13. Infinitely Yours (Gagas Media, 2011) 14. Oppa & I (Penerbit Haru, 2011) 15. I FOR YOU (GagasMedia, 2012) 16. Best Friends Forever: High School Paradise Golden Goal (Puspa Populer, 2012) 17. With You (GagasMedia, 2012) 18. After School Club (Bentang Belia, 2012) 19. Oppa & I: Love Missions (Penerbit Haru, 2012) 20. The Chronicles of Audy: 4R (Penerbit Haru, 2013) 21. Oppa & I: Love Signs (Penerbit Haru, 2013) 22. The Chronicles of Audy: 21 (Penerbit Haru, 2014) 23. INTERTWINE (Penerbit Haru, 2015) 24. The Chronicles of Audy: 4/4 (Penerbit Haru, 2015) 25. Apa Pun selain Hujan (GagasMedia, 2016) 26. The Chronicles of Audy: O2 (Penerbit Haru, 2016) 27. Momiji (Penerbit Inari, 2017)
Wohoo !! Setelah dua buku sebelumnya yang keren banget. Buku kak Ori kali ini juga nggak kalah kerennya. Bener-bener kangennya terobati. Apalagi pas bagian Sid dan Jules. hua, seriusan bikin gue senyum dan ngakak sendiri.
Buku ini dimulai dari kisah pertama yaitu Lando. Bercerita dari awal mula Lando ketemu dengan Joki. Dan juga usaha Rama, Sid dan Cokie untuk mengajak Lando berteman dengan mereka. Perlu usaha keras juga untuk ngeluluhin hati Lando.
Kisah kedua tentang pertemuan Rama, salah satu tokoh paling dewasa dari empat tokoh utama cowok di buku ini. Ia bertemu dengan Lara. Dan dibuku sebelumnya, seinget gue nggak dijelasin gimana ketemunya mereka. Tapi dibuku ini, kita diberi jawabanya. Hem, dibagian ini sedikit sedih juga sih, karena ada yang meninggal. Siapa? Nah, baca sendiri.
Kisah ketiga tentang Sid dan Julia (Jules). Pasangan ini yang paling berisik dan juga bikin suasana jadi ceria. Mereka harus mengakui hubungan mereka ke Tasha, adiknya Jules. Tapi kan Tasha suka sama Sid. Pusinglah si Sid dan Jules. Ditambah lagi dengan Nyokap Sid sedang hamil dan itu berarti Sid bakal punya Adik dari Godzilla. Masalah baru lagi. Trus gimana nyeleseinnya?
Kisah keempat yaitu Cokie dan Via. Ternyata punya pacar seorang Cokie yang gantengnya bukan main dan mantan playboy, nggak ngebuat Via bangga. Ya mungkin bangga awalnya, tapi berjalannya waktu malah jadi masalah. Hmm..
Dan satu kisah lagi, menceritakan tokoh baru. Yah, dibilang baru juga nggak, tapi tetep ada kisah dari cowok ini yang menarik untuk dibaca.
Jadi, dengan senang hati gue kasih 5 bintang. Selamat baca ya. ^^
Jadi, novel ini kaya semacam spin-off nya High School Paradise series gitu. Tapi entah mengapa Saya justru makin suka sama ceritanya. Alurnya mix gitu, jadi sometimes kita dibawa kebelakang eh pelan-pelan diajakin jalan ke jalan yang benar, lah?
1st Half.
1. Lando, Kali ini kita dibawa flashback ke jaman F4 masih SMP, iyee pas mereka masih pada piyik. Kembali ke jaman jahiliyahnya Lando lah. Lando yang ditinggalkan emaknya dan harus berurusan sama Sapi tua tukang mabok dan debt collectornya. Lando yang terpaksa gaisa sekolah karena nunggak SPP berbulan-bulan. Lando yang nggak sengaja gabung sama geng SMA tukang palak. Lando dan rokok pertamanya. Lando dan tattoo dibelikat kanannya. Dan Lando yang akhirnya ketemu sama bocah-bocah yang bikin dia ingin melindungi sesuatu yang amat berharga bagi Lando. Iya, dia ketemu sama Rama, Sid, dab Cokie yang sayang sama dia udah macem saudara aja.
2. Rama, Iqbal Ramadan Ah kukiran namanya Rama something gitu, kenapa harus mirip si Iqbwaal sik, gemazzz. Kaya yang saya bilang direview HSP2 kalau porsi si Rama itu dikit banget nget, jadi kelen kudu baca buku ini kalau mau kenalan lebih jauh sama Rama. Masih dibawa flashback ke jaman SMP yaa, kali ini kisah kenapa Rama bisa sama Lara. Jadi si Lara ini kakanya Wisnu temen sekelas Rama yang sakit-sakitan. Dasarnya Rama kelewat baiq yes, dia yang ke Rumah Wisnu dan kasih pinjem catetan pelajaran selama Wisnu nggak masuk dan di Rumah itulah dia ketemu Lara. Singkatnya, Lara itu benci banget sama Wisnu sang anak emas, dia ngerasa nggak disayang dan diabaikan dirumah. Dasar remaja, berontak dan tingkahnya nggak keruan. Parahnya sih sampai dia jadi junkie juga. Padahal, sebenernya orangtua dan adeknya sayang banget, tapi karena udah benci Lara nggak ngelihat semua itu. Pokonya akhirnya Rama dan Lara jadi deket deh, tapi blm pacaran waktu itu. Lara masih ngelihat Rama sebagai bocah karena umurnya yang lebih muda 3th—dan Rama masih kalah tinggi dari Lara, ups. Berita baiknya: Lara berhasil Rehab dan Rama udah lebih tinggi pas ketemu Lara lagi—ini clue guys!
3. Sid, Sidharta Gautama Yah... ini bocah dan pacarnya—Jules suka menuh-menuhin cerita aja deh. Tapi malah bikin jadi seru giyu. Nah kali ini kita diajak jogging sedikit, jaman Sid-Jules udah pacaran. Misi : bilang ke Tasha—adek Jules— kalau sebenernya dia pacarnya Jules. Well misinya nggak mudah yah, saat confession day si Tasha sih dengan “dewasanya” menerima kabar buruk itu. Eh tapi dia masih ada nyuekin Juju pas mereka sarapan esok harinya. Jules mutusin jadi spy dan nguntit adeknya ke SD nya, tapi malah dia yang dibikin shock. Iya, di Tata malah udah punya gandengan baru yang mirip banget ama Sid. Setelah beberapa hari menguntit adeknya dan mini Sid yang ternyata adeknya si Zai—duh kesian bener si Zai, udah “dikalahin” sama Sid, dirumah masi aja dihantuin sama mini Sid. Duh sampai gagal fokus. Intinya selama ini Tasha cuma menguji kadar cinta Sid ke Juju ajasih, wakaka mampus dah Sid ama Juju dikerjain bocah. Kabar baiknya lagi—tapi sial buat Sid—Sid bakalan punya debay, yups Renata hamil guys, bisa bayangin kan hebohnya Renata dan kacaunya Sid pas tau bakalan punya adek dari si Godzilla?
4. Cokie Yatuhan, tetiba aja mereka udah pada kuliah guys! Ceritanya soal Cokie&Via nih! Cokie yang ganteng abis itu nggak pernah bisa bikin Via damai. Iya, punya pacar ganteng emang enak diawal doang, mau dipamerin ke temen-temen? Bisa banget! Tapi lama-lama bakalan makan hati juga. Bayangin deh jadi Via, tiap jalan ke mall mata cewek2 bakalan ngelihatin Cokie dengan segitunya dan begitu tau kalo Via pacar Cokie mereka bahkan langsung Julid layaknya netizen instagram, yatuhan ngenes kan? Kaya Sid yang didatengin Amel, Cokie juga kedatangan orang dari masalalu. Bisa tebak? Betul! Si guru private yang sukses bikin Cokie jadi playboy. Si Brigitta—nama ex guru private—balik ke hidup Cokie lagi, yaya baru sadar buk kalau uang gabisa ngebeli semuanya? Cokie gabisa menampik hatinya masih kebat-kebit pas bareng Bri, apalagi saat itu hubungannya sama Via juga lagi nggak kondusif—sering berantem daripada enggaknya. Agak sedih sebetulnya soal keputusan Via yang minta putus ke Cokie—yaamps mereka cocok banget kok! Berita baiknya, goodbye for now. Via minta waktu dan Cokie let she takes her time. Iya, Cokie bakalan nunggu Via.
2nd Half. Guys, mereka udah pada lulus kuliah aja, yah Juju doang yang belom. Lando dan Aida sih lebih karena mereka kuliah di kedokteran ya jadinya emg takes time buat lulus. Kaya biasa mereka nongs di Hilarious dan mengenang kebersamaan mereka selama ini, dan berjanji bakalan ngadain reuni tiap tahun biat tetep keep in touch. Iya guys sempetin, sebelum semua orang pada sibuk sama urusannya masing-masing.
Added Time. Namanya juga added time, jadi ini cerita soal si Zai. Nggak ada hubungannya? Iya emang gak ada, tambahan aja kayanya dari authornim. Hihi
Unik kan pembagian chapternya? Kaya timing buat main bola, pinter get emang authornya ini. 🖤🖤🖤🖤
Sebenarnya buku ini udah di tangan dari kemarin malam, tapi baru kubaca sore tadi hehe. Alasannya, pertama, semalam aku ngantuk. Memang aneh sih, tidak biasanya rasa ngantuk mengalahkan 'hobi membaca' ku. Apalagi ini karya Orizuka. Sungguh aneh. Hehe
Mungkin salah satu sebab kenapa aku agak-agak lebih milih ngantuk daripada baca, mungkin karena sebelum novel ini terbit aku sudah pernah baca sebelumnya lewat dari naskah e-book yang dikirim kak orizuka via email. Jadi, berhubung sudah tahu sebagian besar ceritanya...jadinya gitu deh hihihihi...jadi rada-rada nggak begitu excited untuk baca dalam keadaan ngantuk hihihi.
Oke, langsung ke sinopsis singkat dulu yaaa :)
Eh, .. nggak usah ding. Saya malas hehehe, dan lagi saya yakin hampir semua yang baca BFF pasti sudah tahu lah garis besar ceritanya..apalagi kalau yang sudah baca dua seri sebelumnya.
Cuap Cuap:
BFF a.ka HSP Golden Goal ini, adalah bisa dibilang seri ke tiga dari HSP the series :). Seri pertamanya bertajuk High School Paradise, atau biasa disebut HSP. Dan seri ke duanya bertajuk Love United. Dan, BFF: HSP Golden Goal adalah seri yang ketiga.
Lumayan jauh juga sih terbitnya, beda 4 tahun dengan dua seri sebelumnya :)
Novel ini masih tidak jauh-jauh lah dari kisah empat cowok ganteng, Sid, Rama, Cokie, dan Lando (ya iyalaahhh..kalau bukan tentang mereka namanya berarti bukan HSP dong ah, ..hehe). Empat sekawan yang biasa digelarin dengan sebutan F4 dengan karakter dan ciri khasnya masing-masing.
Dari e-book via email yg aku baca, dengan buku ini, ternyata ada perbedaan sedikit. Selain ada tambahan cerita baru dari kak Ori, sepertinya ada juga yg diedit kak Ori. Agak kecewa sih saat tahu cerita bagian Lando diedit sama kak Ori :'(. Padahal aku sukaaaaaa banget sama cerita Lando yang versi sebelumnya. Memang sih editannya nggak ngaruh, karena cerita garis besarnya masih sama persis. Tapi, tettteeepp.. aku lebih suka cerita Lando yang versi sebelumnya! *kukuh*
Soal Cokie-Via, banyak yang kecewa karena ternyata cerita tambahan dari kak Ori ternyata tidak sama sekali menjelaskan kelanjutan hubungan Cokie-Via (banyak yang ngarep cerita tambahannya itu menjelaskan kelanjutan hubungan mereka). Mereka tetap menggantung. Tetapi, aku yakin mereka saling cinta ;). Aku sendiri agak-agak kecewa dikit juga sih..hihi..ngarep juga kalau mereka kembali bersama lagi. Tapi kalau dipikir bukankah akan jadi drama banget kalau hubungan mereka semua berakhir happy? :) Aku suka kok ending di cerita khusus Cokie-Via. Kak ori mengakhiri hubungan mereka, tapi tidak bener-bener berakhir. Setidaknya melihat dari chemistry mereka kita tahu masih ada harapan mereka bersatu lagi, dan kak ori memberikan kita ruang untuk mengimajinasikan hal ini :)
Dan soal cerita tambahan kak Orizuka yg clue-nya adalah 'cowok ganteng baru', aku dari awal sudah bisa nebakkkkk! Hahahaha! Aku sudah bisa nebak banget 'siapa' cowok ganteng itu! Hihihihi.
Dan yah...tebakanku benar! Hihi
Dan aku memang ngarep banget cowok ini mendapat peranan cukup besar di BFF Golden Goal. Secara, di HSP dan LU, perannya tuh agak-agak bikin aku kasihan huhuhu :'(. Dan dari lubuk hati terdalam, jujur saja aku dari sejak baca LU sudah mengidolakan cowok 'bengal' ini. Makanya dulu kalau lagi iseng, aku suka nulis gini di buku atau pun posting di grup Orizuka Novels: Sid ♥ Julia, Lando ♥ Aida, Rama ♥ Lara, Cokie ♥ Via, Zai ♥ Eka hihihihihihi #ditendang ke planet Pluto.
Jaahhh...jaahhh..keceplosan deh saya! Kesebut namanya cowok 'ganteng baru' itu! :p
Tapi aku tahu diri lah kalau aku nggak mungkin (dan memang nggak mungkin banget :p) bisa couple dengan Zai. Karena itu aku cuma berharap banget suatu saat kak Ori bikin couple buat Zai huhuhu. Atau minimal buat cerita yang peran utamanya itu Zai.
Saking aku sering kasihan dengan nasib Zai di tangan kak Orizuka, dan juga saking aku mengidolakannya, aku selalu menganggap Zai ini sosok Hero di HSP the series. Dia itu bagaikan Ranger Perak di Power Ranger :p. Maksudku, dia seperti Ranger Perak, walau seringnya bukan bagian dari power ranger, tapi dia nggak kalah kerennya dengan power ranger. Yah...seperti itu lah Zai di mataku. Walau bukan bagian dari F4 Athens, tapi dia sosok hero nan kereeennn.. >_< *peluk Zai*
Kecintaanku pada Zai itu bisa dilihat dari fanfic2 HSP yang aku tulis *yang sebagian aku posting di note facebook dan juga ada yg aku posting di group Orizuka Novels* hehehe. Aku selalu menempatkan peran Zai sebagai the Hero hehehe. Minimal perannya jadi agak lebih keren dibanding waktu di LU hihihi *dijitak kak Ori* *ampuuunnn kakakkk*
Dan di BFF Golden Goal ini, akhirnya ada juga cerita khusus tentang Zai!! Aaahh..aku senanggf bangeettt!! XD
Btw, selain 'sedikit' kekecewaanku pada cerita bagian Lando yg diedit kak Ori, aku juga rada kecewa 'diikiiittt' di cerita Zai ini. Sebenarnya bukan kecewa sih (karena overall aku suka banget ceritanya), mungkin...tepatnya sih nggak sesuai harapan hehe. Jadi gini, pas baca di endingnya cerita bagian Zai.. *sstt awas spoiler*, Zai kan jadi sering ke perpustakaan tuh karena tempat itu bisa dibilang tempat kenang2an dengan someone, dan dia sudah terbiasa nongkrong di situ. Aku pikir awalnya cerita bagian ending ini bakal nyambung ke adegan di LU, dimana Julia yang jadi sering belajar di perpus terus ketemu sama Zai di sana. *nulis ini sambil cek novel LU*
"Jaahh..kemana itu adegan?" *bolak-balik halaman novel LU*
Bentar..bentar..tak check dulu adegannya. Belum ketemu, nih..
... ...
Nahhh..ini dia! Akhirnya ketemu jugaaa. Check Love United halaman 144!
Gilaaa..bener-bener nyambung banget kan dengan adegan di ending BFF, kalau seandainya disambung?? Hehehe. That's why aku merasa bakal keren kalau seandainya pas di ending itu adegannya nyambung ke adegan di halaman 144 itu. Dan aku sendiri sudah mikirnya/ ngiranya gitu. "Nahh..pasti ceritanya dia bakal liat Julia di perpus nih..!" Eh..tetapi ternyata lain..hehehe. Ternyata adegannya masih nyambung ke cerita waktu mereka masih taruhan sepak bola, dimana Julia dan Sid belum pacaran. Bisa dibilang cerita ini terjadi setelah ending HSP dan sebelum LU.
Humm...hum..
Akhirnya pertanyaanku terjawabkan.
Selama ini aku selalu bertanya-tanya, apakah Zai itu benar-benar suka sama Julia, atau dia hanya memanas-manasi Sid saja (seperti yang aku khayalkan :p)? Dan ternyats yaahh..dia memang ada perasaan ke Julia, bahkan sepertinya jauuhh sebelum cerita LU dimulai. Karena di BFF ini sudah jelas ditunjukkan Zai menaruh perasaan tertarik pada Julia jauuuhhh sebelum ekskul Bola didirikan. (Ya iyalaahh..ekskul bola kan didirikan pas mereka kelas 3 SMA).
Jadi intinya, Zai sudah suka sama Julia sejak masih kelas 3 SMA ya? Jauuhh sebelum Julia dan Sid menyadari perasaan masing-masing.
Oh ya..satu hal yang aku penasaran nih.. Aku penasaran pada seorang gadis bernama Aida yang katanya teman sebangku Alia. Awalnya aku pikir itu Aida nya Lando, karena dari ciri-cirinya mirip. Tapi kalau aku ingat-ingat, bukannya Aida itu sebangku dengan Julia di kelas khusus? (walau ada kemungkinan Alia juga anak kelas khusus karena dia kan jenius juga). Lha.. Kalau ternyata Aida temannya Alia ini bukan Aidanya Lando, berarti Aida lain, dong? Nah..pertanyaan berikutnya, kenapa kah kak Orizuka memberikan nama yg sama? Hehehehe. Kan eike jadi bingung gitu..ada dua nama Aida dengan ciri-ciri yang sama hihihi.
Penasaran kedua, tentang Iqbal Ramadhan. Hehe.
Tapi yah itu nggak pentinglah.
Intinya, BFF kereenn. HSP the series selalu keren bagiku. Bener-bener surga untuk anak-anak ABG hihihi.
Tapi saya genapin jadi 4 biar sama kaya sekuel-sekuel High School Paradise sebelumnya hehe.
Best Friend Forever, masih bercerita mengenai 4 sahabat yaitu Lando, Rama, Cokie dan Sid serta para pasangan mereka yang bernama Aida, Lara, Via dan Julia yang penuh lika-liku.
Jika dibuku pertama yaitu High School Paradise, saya disuguhkan kisah persahabatan mereka dan dibuku kedua yang berjudul Love United saya disuguhkan kisah romance mereka, maka dibuku ketiga ini saya seakan mendapatkan keduanya.
Best Friend Forever seolah melengkapi sekuel-sekuel sebelumnya dimana ada banyak sekali pertanyaan yang akhirnya terjawab dibuku ke-3 ini.
Mulai dari bagaimana mereka bertemu pertama kali dan apa yang membuat mereka bisa sekompak sekarang. Tak lupa ada pula bumbu-bumbu kehidupan latar belakang para tokohnya yang penuh kejutan mulai dari Lando dengan keluarganya yang berantakan dan serba kekurangan serta terjerumus ke pergaulan dengan para preman, Rama dengan kisahnya bertemu Lara, Cokie dengan perjalanan cintanya bersama Via dan cinta pertamanya, lalu Sid dengan dramanya bersama Julia serta keluarga barunya yaitu Pak Ghozilla eh Ghozali wkwkw.
Bahkan bukan hanya mereka aja loh, ada juga cerita Zai dengan kisah adiknya bersama adiknya Julia yang sinetron banget hahaha.
Pokoknya buku ini tuh membahas apa yang sebelumnya tidak ada di sekuel ke 1 dan 2. Seru dan masih lucu seperti sebelum-sebelumnya.
Saya suka penggambaran para tokoh dan wataknya yang tetap konsisten dari buku pertama. Dan dibuku terakhir inipun Rama masih menjadi tokoh favorit saya hohoho.
Saya nggak bisa review banyak sih, karena kisah disini tuh seperti tambalan dari kisah-kisah sebelumnya. Jadi plotnyapun maju mandur. Kadang flash back, kadang melanjutkan cerita di buku sebelumnya, kadang pula cerita masa depan mereka. Jadi disini hanya menguak kisah-kisah yang sebelumnya belum pernah diceritakan gitu.
Ya pokoknya buku ini bagus deh, walaupun nggak segreget sekuel sebelumnya tapi tetep aja enak dibaca.
Oh iya saya nggak rela banget Cokie dan Via putusss. T.T Tapi saya seneng banget juga sih karena cinta mereka yaitu Lando dan Sid yang diawali di bangku SMA terus berlanjut hingga 5 tahun kemudian wkwkw. Apalagi Rama udah 8 tahunan sama Lara ya.
Well, well, well ... lihat siapa yang berusaha menebus kesalahan dengan menceritakan latar belakang tokoh yang belum kebagian di dua novel pertama. Ekhem, buku ini lebih cocok dibilang kumpulan cerpen daripada novel. Ya, tapi kisahnya asik, pembawaannya juga oke. Aku sukak.
i'm surprised as i opened my birthday gift and found this novel. Thank you Rifa for this lovely gift. I'm gonna enjoy it a lot, I wish!
BEST FRIENDS FOREVER Persahabatan Sid, Landa, Rama dan Cokie yang memiliki kisah unik ini benar-benar menarik untuk diikuti. Sayang, HSP dan Love United aku belum membaca dua judul sebelumnya. Hehe, karena ini adalah hadiah ulang tahun dari temanku, sungguh gak nyangka kalau aku dapat novelnya Kak Orizuka. Hohoho... Aku pikir kalau ceritanya hanya romance remaja seperti yang sudah-sudah. Tapi aku salah. Aku benar-benar salah. Meskipun ceritanya tentang remaja SMP, SMA dan kuliah sama sekali nggak segampang dan seringan teenlit-teenlit lain. Best Friends Forever cenderung mengisahkan Sid, Lando, Rama dan Cokie melalui masalah mereka masing-masing yang disampaikan oleh penulisnya dengan apik. Ide cerita apa saja pasti akan menjadi luar biasa tergantung bagaimana penulis merangkai dan mengolah emosi jalan ceritanya. Dan Best Friends Forever inilah buktinya. Aku menyukai ide-ide sederhana yang digarap menjadi luar biasa. It’s like making something special from the ordinaries. Dan sekali lagi, kak Orizuka menulisnya dengan pas. Tidak berlebihan dan tidak kurang. Semuanya pas. Hingga saat aku membacanya nggak kerasa udah berakhir ceritanya. Sid Sid diceritakan sebagai si pirang yang entah bagaimana dia mendapat rambut pirangnya itu. (Kak Orizuka, emangnya Sid kenapa ya kok rambutnya bisa pirang gitu?) hehe, karakternya periang, yang selalu jadi ice breaker bersama Julia pacarnya. Keduanya ini benar-benar cocok, si cowoknya cute dan usil, si Julia cerewet dan meletup-letup. Hahaha, mereka bikin suasana jadi nggak garing. Lando Lando. Nggak usah dipanjang-panjangin deh. Lando, ini keren, pinter tapi evil mood on-nya nggak bisa di turn off. Sampai-sampai Sid harus siap-siap kalau si Lando ngamuk. Sosok Lando ini seperti prince of ice, yak bener banget. Jika Sid ice breaker, Lando ini cool karena kepinterannya dan cool karena sikap dingin plus juteknya. Tipe-tipe kayak gini nih yang kadang malah bikin klepek-klepek. Jarang ngomong, sekalinya ngomong bikin orang beku jadi es. Whoa...prince of ice. Rama Si pahlawan kesiangan. Rama. Huuft. Benar kata Lando, Rama emang nggak pernah bisa berhenti mencampuri urusan orang lain. Dan memang Rama selalu bisa memecahkan masalah orang lain. Rama bahkan yang menyelamatkan Lando dari kemungkinan dia tidak bisa sekolah dan terus menjadi anak brandalan. Rama, the Hero. Yak, dia bijaksana dan suka ngasih ceramah ini itu buat nyadarin orang yang dia hadapin. Sampai-sampai Lando eneg liat Rama dan nggak tahan juga, tapi akhirnya mereka berteman juga. Rama, dia ini sosok penengah yang aduh...keren.
Cokie Tampan. Tampan. Tampan. Apa lagi? Tampan. Duh, kayaknya Cuma itu yang bisa kubilang tentang Cokie. Eh, satu lagi. Dari keempat karakter itu. Cokie hanya satu kelebihannya, dia yang paling tampan paling banyak fansnya. -___- Cokie kelewat tampannya sih, jadi aku nggak bisa jelasin lebih. Kak Orizuka bisa menjelaskan tampannya Cokie tanpa harus menjelaskan Cokie punya ini, punya itu tapi ya yang baca pasti bayangin gimana tampannya si Cokie ini. Hebat, Kak Ori! Huh, kayaknya kalau mau review jalan ceritanya nggak asik deh. Hehehe, karena pasti lebih seru kalau kalian dapet kejutan dengan langsung baca aja Best Friends Forever ini. Kisah mereka berempat diawali dengan kisah Lando (mereka masih SMP nih). Mereka jadi berteman karena satu perkelahian dengan geng SMA lain yang malakin mereka. Nah lalu kisahnya masih pas mereka SMP, tapi udah kelas 9 nih ceritanya jadi udah mau jadi SMA. Nah, ini menceritakan Rama yang bertemu Lara dan seperti biasanya Rama mengurusi masalah orang lain (Lara). Setelah itu mereka lulus dan masuk SMA yang sama. Di sini mulai kisah Lando dan Aida (tapi sayang hanya sedikit). Lalu Sid dan Julia yang dapet masalah sama adik Julia. Dan pas kuliah, ganti kisahnya Cokie deh. Tapi dijamin ini keren banget. Sumpah. Kayak nonton film yang ada ‘several years ago...’ lalu berpindah jadi scene ‘several years later...’ keren deh! Aku penasaran sama si Lando dan Aida. Gimana ceritanya mereka jadian? Hm, aku sempat berharap kalau akan ada plot tentang Lando dan Aida, udah ngarep eh ternyata udah ganti cerita. Yah, gak apa-apalah. Siapa tahu ntar kak Ori mau bikin lagi. Wehehehe. Pas baca Best Friends Forever sumpah yang ada di otakku, Harry, Liam, Zayn dan Nial yang One Direction! WHOAAA~~~ Baca BFF ini bikin aku lupa kalau novel ini hadiah ulang tahunku yang ke-20. Berasa umurku balik ke 4-5 tahun lalu deh. Hahaha. Bagi yang suka teenlit BFF cocok banget jadi bacaan pas senggang di liburan. Sekali duduk dan nggak bisa berhenti baca. And Orizuka’s novels make me want to meet her directly!!! @_@
dulu pernah baca ebooknya, tapi di buku ini kayaknya ada penambahan cerita tentang Zai, fun, kocak, mengharukan, salah satu seri yg nggak bisa dilewatin :)
***
Buku ini bisa dibilang sisi lain dari High School Paradise dan Love United, karena ada bagian yang bisa dikategorikan pre dan post kedua seri tersebut. Yang jelas buku ini akan menambah atau mendekatkan kita akan cerita yang udah ada sebelumnya. Dulu saya pernah baca ebook buku ini, yang diberikan penulis ke pembacanya di fanpage facebook, bedanya adalah ada tokoh baru di sini, ada tambahan tentang Zai dan ilustrasi tokohnya. Pertama kali baca buku ini kesan saya adalah Meteor Garden banget, ehehehe, karakter dan ceritanya hampir mirip tapi seri ini dibuat lebih kocak dan banyak konflik di tiap tokohnya.
Cerita di buka ketika Sid pertama kali masuk ke sekolah Athens, tanpa dia sadari dia bertemu orang-orang yang nantinya akan menjadi sahabat setia selama di SMA dan seterusnya, sangat gampang untuk Sid dan Rama beserta Cokie untuk dekat sama lain, Sid yang humoris, Rama yang dewasa dan ingin ikut campur urusan orang lain, Cokie yang kece banget dan digandrungi banyak cewek mereka langsung dekat satu sama lain, lain halnya ketika mereka mendekati Lando yang harus disertai babak belur. Orlando atau yang biasa dipanggil Lando, dia tinggal bersama ayahnya yang pemabuk dan pengangguran sehingga dia kena peringatan supaya lekas membayar uang sekolah kalau masih mau belajar di sekolah Athens. Karena merasa tidak punya harapan lagi, dia pun membolos dan ikut preman di sekitarnya untuk malakin anak-anak sekolah. Rama tahu sebenarnya Lando sangat suka belajar, apalagi pelajaran Matematika, dia menyarankan Lando untuk mengikuti beasiswa, sama seperti dirinya walaupun berasal dari keluarga kaya dia mendapat beasiswa karena selalu masuk peringkat satu. Keikut campuran Rama tidak berhenti pada Lando saja, tapi juga kepada seorang cewek yang berpenampilan 'meberontak' yang sangat membenci adiknya -teman sekolah Rama- karena merasa orangtuanya sangat pilih kasih, padahal sang adik menderita kanker otak. Rama pun berusaha menyelamatkan masa depan si gadis, yang nantinya pada tahu dong siapa :D.
Kalau bagian Sid sudah pasti bisa ditebak, kocak banget. Ceritanya Sid dan Julia udah pacaran dan mereka tidak memberitahukan hubungan tersebut kepada adik Julia, Tasha, yang sangat mengidolakan Sid, bahkan sikapnya sebagai anak kelas 9 jauh lebih dewasa daripada seharusnya. Tasha shock ketika tahu hubungan Sid dengan kakaknya, dia pun mencari kambing hitam, teman sebayanya yang dia dandani mirip dengan Sid, yaitu adiknya Zai, orang yang dulu juga jatuh hati pada Julia. Untuk bagiannya Cokie kita akan mendapati hubungan asmaranya yang lumayan rumit. Tau dong kalau dari semua gengnya Cokie lah yang paling tampan dan dia adalah mantan penjahat kelamin sehingga Via, pacarnya sekaligus sahabat Julia tidak pernah tenang. Banyak yang nggak percaya kalau Cokie punya pacar hanya seorang Via, yang jauh dari mantan-mantan Cokie. Rasa minder membuat dia tidak percaya sama Cokie dan selalu curiga, overprotektiv. Cerita ditutup dengan masa setelah mereka kuliah dan ada tambahan cerita tentang Zai, lebih seru kalau dibaca sendiri :D.
Bagian Lando dan Rama adalah bagian yang penuh emosi dan mengharukan, saya sampai mrebes mili ketika membacanya. Orizuka mencoba menyingung dunia pendidikan di Indonesia, orang yang tidak mampu secara financial tapi sangat pintar seharusnya mendapatkan beasiswa, agar isi otaknya itu tidak mubazir, saya sedikit terbawa emosi karena ada pengalaman pribadi, ada teman saya yang seperti Lando sayangnya dia tidak beruntung. Kalau bagian Rama lebih ke masalah keluarganya, saya emang doyan sama cerita tentang keluarga, apalagi anak-orangtua jadi sangat ngena. Bagian Sid lebih ke humor, setelah memeras air mata dan rasa haru di bab sebelumnya, dibagian ini kita akan dibuat tertawa akan polah tingkah pasangan gokil Julia-Sid, apalagi pas membuntuti Tasha di sekolahnya, kocak banget. Oh ya, Sid juga akan punya adik dari ayah tiri yang sangat dibencinya itu :D. Kalau bagian Cokie lebih ke pasang surut suatu hubungan, cemburuan, dan rasa tidak percaya. Kalau bagian Zai lebih ke sesuatu yang baru. Buku ini sangat menghibur, apalagi buat pembaca setia seri High School Paradise, mengobati rasa kangen.
Recomended banget buat pembaca setia Orizuka dan tentu saja bagi yang udah baca seri High School Paradise, rugi kalau nglewatin yang satu ini ;D
Sepertinya sudah lama sekali ketika aku pertama kali membaca kedua buku terdahulunya. Aku sudah tidak memiliki bayangan tentang apa ceritanya. Yang jelas, aku masih ingat kalau aku menyukainya. Keempat laki-laki ini dulu kuibaratkan sebagai F4. Sid, Rama, Cokie, dan Lando, keempat lelaki yang memiliki pribadi bertolak belakang satu sama lain namun mampu beradaptasi dan akhirnya bersahabat.
Sid, lelaki berambut pirang yang membawa tawa dan keceriaan bagi para sahabat-sahabatnya. Lando, memiliki otak cemerlang namun terhambat finansial dan menyebabkan ia hampir putus sekolah. Rama, lelaki yang tak sadar kalau ia telah jatuh cinta pada kakak temannya sejak pertama kali berjumpa, dan Cokie, yang terkenal paling ganteng dan digilai para wanita di sekolahnya.
Baru kali ini aku membaca buku yang tergolong tipis namun merasa puas. Bagiku buku ini ibarat masakan. Bahannya komplit, bumbunya diracik pas, dan tidak overcook. Kalau ditanya diantara keempat lelaki ini siapa yang paling kusuka, dan siapa yang tidak ingin kujadikan pacar,dll sebenarnya jawabannya cukup mudah.
1. Yang ingin kuhindari / tidak ingin kujadikan pacar = Cokie. Alasan : Terlalu tampan. Memiliki pacar berwajah tampan menjadi tantangan tersendiri buat setiap pasangannya. Mampu nggak menghadapi tatapan-tatapan ganas dari para wanita di luar sana? Atau sanggup nggak ketika para wanita bukan hanya mau melihat tapi juga ingin mengenal lebih jauh? Atau mungkin lebih parahnya ketika sang pacar menyambut rasa penasaran mereka dengan tangan terbuka seolah itu bukan masalah?
2. Yang ingin kujadikan guru les/bimbingan = Lando Alasan : I suck at math. Lando yang baik dan berotak encer tentu takkan pelit untuk berbagi ilmu. Aku yang terkadang soal tambah kurang aja bisa silap apalagi kalau disuruh selesai soal sin cos tan, mungkin harus belajar sehari semalam dulu baru bisa menyelesaikannya. Tapi Lando membuat semuanya kelihatan terlalu enteng. Jadi Lando adalah pilihan yang tepat untuk kujadikan guru les :D
3. Yang ingin kujadikan tempat berbagi ketika sedih = Sid Alasan : Sebenarnya Rama juga cocok untuk dijadikan tempat curhat, tapi ketika aku sedih dan ingin berbagi, aku ingin ada seseorang yang bisa menghibur dan membuatku tertawa. Dan Sid adalah orang yang tepat. Kenapa bukan Rama? Karena......
4. Yang ingin kujadikan pacar adalah Rama :) Alasan : Karena dengan umurnya yang masih muda dia sudah berperilaku dan berpikiran secara dewasa. Kalau ingin memiliki pacar yang sanggup membuatku tertawa terus, Sid adalah orangnya. Tapi tidak, aku ingin memiliki seseorang yang tahu jelas kapan harus serius dan kapan waktunya bercanda. Aku juga tidak ingin Lando sebagai pacar karena aku tidak mau mati kesal karena harus terus curiga atau khawatir ia akan berpaling hati. Bukan karena aku tak percaya, tapi perasaan itu akan muncul dengan sendirinya jika pacarmu adalah lelaki tampan yang jelas bukan hanya dirimu sendiri yang suka tapi mungkin berpuluh-puluh wanita di luar sana. I feel you, Via :) Aku juga tak ingin memacari Lando karena ia akan asyik berkutat dengan soal-soal matematika *alasan*. Intinya, Rama adalah pria yang paling ideal buatku. Karena ia dewasa, tenang, dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan.
Minggu, 6 Januari 2012. Hari ini saya akan bertemu dengan teman-teman BBI yang akan melakukan Super Kopdar 3 Kota : Jogja, Solo dan Semarang. Lokasi yang dipilih adalah yang di tengah-tengah, kota Solo. Sayangnya BBI-ers Jogja hanya bisa diwakili oleh saya dan Dion. Rencananya kami akan ke Solo naik kereta pagi jam 08.30. Tetapi sesampainya saya di stasiun Lempuyangan, ternyata ada perubahan jadwal, jadinya berangkat jam 09.35.
Untungnya saya ditemani empat cowok keren dari SMA Athens. Ada Rama yang sangat bijaksana, ada Sid si pirang imut yang lucu, ada Lando yang cool dan pintar dan ada Cokie yang katanya mantan playboy. Empat cowok ini karakternya beda, tapi bisa nyambung satu sama lain. Keempatnya lagi kuliah bahkan ada yang sudah selesai kuliahnya. Nah... sambil nungguin kereta datang, mereka berempat bercerita tentang bagaimana mereka dulunya bisa ketemu.
Awalnya dari SMP Indonesia Jaya. Sid yang pertama kali kenalan dengan Rama, walaupun sebelumnya dia sudah berpapasan dengan Lando dan Cokie. Ketika di tingkat akhir masa SMP itu, Lando sempat putus sekolah karena tidak bisa membayar uang sekolahnya. Tapi ada Rama yang mengajaknya untuk mencari beasiswa karena tidak mau melihat Lando bergaul dengan preman tukang palak. Akhirnya Lando kembali bersekolah dan bisa sama-sama masuk SMA Athens dengan ketiga sahabatnya.
Sid sendiri bercerita tentang pacarnya Julia. Hubungan antara Sid dan Julia ini paling lucu, kata Cokie. Walaupun pacaran, mereka sering berantem kayak Tom dan Jerry. Rame pokoknya. Tapi habis itu ya sayang-sayangan lagi deh. Beda sama hubungannya Cokie dan pacarnya Via yang membingungkan. Kalau kata Sid, ga heran juga.. Cokie kan mantan playboy, disukai banyak cewek, sementara Via biasa-biasa saja. Rama bilang, menurut Lara (pacarnya Rama), Via sering curhat sama dia soal Cokie yang digandrungi banyak cewek itu.
Ketika lagi asyik-asyiknya bersama empat cowok ini, keretanya datang. Eh.. ternyata mereka berempat mau menemani saya ke Solo. Asyiikk.. ada teman di kereta deh. Ceritanya terus berlanjut mengenai masa-masa sekolah mereka di SMA Athens bahkan sampai ketika mereka kuliah di jurusan yang berbeda dan mulai jarang ketemuan.
Mengetahui cerita empat cowok keren ini saya jadi belajar sesuatu. Persahabatan mereka yang bisa terjalin kuat karena ada hal yang mengikat mereka. Salah satunya adalah kecintaan mereka pada sepakbola. Saya jadi teringat dengan teman-teman yang akan saya jumpai di Solo nanti beberapa di antara mereka belum pernah saya jumpai sebelumnya (meski sudah sering saling menyapa di media sosial, bahkan pinjam meminjam buku padahal belum pernah ketemu). Kalau Sid, Rama, Landon dan Cokie terikat pada kenangan SMA Athens, maka kami terikat akan kebersamaan sebagai pencinta buku
Seru, kocak, gokil, mengharukan.. Lengkap deh. Semua ada di buku ini. Walau kisah-kisahnya sebenarnya hanya tambahan dari dua buku sebelumnya, saya secara pribadi tidak merasa kesulitan untuk menikmati cerita-cerita dalam buku ini karena karakter tiap tokohnya dijelaskan dengan cukup rinci. Yang ada, saya malah jadi makin penasaran membaca High School Paradise dan Love United untuk mengetahui cerita si empat sekawan ini secara lengkap.
Selain berisi keceriaan dan kenakalan khas remaja, cerita-cerita dalam buku ini juga mengandung banyak pelajaran. Cerita berjudul "You're Not Alone", misalnya, mengajarkan pembacanya untuk mencintai dan menerima keluarga kita dan kondisi apapun. Cerita berjudul "Good Bye" mengajarkan pembaca untuk menjadi dewasa melalui peristiwa perpisahan. Cerita-cerita lainnya, walau mungkin tidak sesendu kedua kisah ini, juga bukan sekedar menghibur tapi selalu memiliki pelajaran yang bisa dipetik pembacanya.
Orizuka menurut saya berhasil membuat kisah remaja dengan segala kebadungan dan keceriaannya tanpa harus terjerumus menjadi terlalu "bebas" dan "nakal". Cerita-cerita dalam buku ini tetap nikmat untuk dibaca walau tanpa adegan ciuman bibir atau bermesraan seperti yang sering kali terdapat dalam novel-novel remaja, terutama novel-novel remaja import. Selain itu, pesan-pesan moralnya juga berhasil disisipkan tanpa terkesan menggurui dan menyatu dengan baik dengan jalan ceritanya.
Sebelum me-review buku ini, saya ingin sedikit menceritakan bahwa saya kehilangan dua buku sebelumnya yang saya pinjamkan ke teman SMP saya pada masa awal SMA, bahkan saya sempat melupakan bahwa saya memiliki kedua buku tersebut. Katakanlah saya telat karena pada saat liburan kuliah kemarin saya iseng untuk mencari kembali serial HSP saya yang telah hilang, lalu akhirnya saya mengetahui ada buku ini. Buku terakhir ini benar-benar menjadi pelengkap serial HSP terdahulu yang saya baca. Menjawab beberapa pertanyaan yang bahkan saya lupa pernah menanyakannya. Seperti awal berkumpulnya Fantastic Four dan lanjutan (yang bukan akhir) dari persahabatan maupun kisah cinta mereka.
Tidak terlalu banyak yang bisa saya ceritakan dari pengalaman saya membaca buku terakhir ini, karna sebelumnya saya kira buku ini akan menceritakan kisah mereka setelah kuliah (diceritakan secuil pada beberpa halaman terakhir buku ini). Buku ini semacam seri penutup yang manis dari HSP karena menjelaskan beberapa hal yang sebelumnya missing dari buku pertama maupun kedua tanpa berlebihan sehingga tetap menjaga kisah HSP tetap berada pada tujuan awalnya. Persahabatan.
Kalau diibaratkan, buku terakhir ini seperti dessert yang tidak terlalu manis namun ccocok rasanya untuk berada diperut setelah memakan makanan utama yang sangat lezat. Pas.
Setelah membaca dua seri High School Paradise sebelumnya, seri yang ketiga ini paling asik menurut saya.
Persahabatan dan kehidupan empat sahabat Lando, Rama, Cokie, dan Sid, dikupas lebih dalam. Tokoh yang paling saya suka adalah Lando yang cool dan pendiam, kemudian Rama yang dewasa, Cokie yang playboy, dan terakhir Sid yang lucu dan kekanakan.
Bab yang berkisah tentang pertemuan antara Rama dan Lara bikin saya nangis karena sedih. Saya nggak tahu gimana rasanya punya adik, tapi mungkin seperti yang digambarkan Orizuka.
Membaca novel ini seperti melihat masa remaja dan perjalanan hidup sekelumit orang yang mampu mempertahankan persahabatan hingga bertahun-tahun. Tidak banyak orang-orang yang bisa begitu.
Porsi pembagian cerita keempat orang itu pun pas, hingga saya bisa mengenal mereka satu persatu. Cara berpikir, karakter, dan perasaan mereka. Candaan khas Orizuka juga masih banyak ditemui. Buku ini bisa membuat senyum, tertawa, dan menangis, juga merenung.
Hanya saja, dua bab akhir seperti terburu-buru mengakhiri jalinan cerita mereka. Padahal tidak perlu sampai mereka lulus kuliah juga ceritanya tetap asik, siapa tahu bisa dibikin sekuel keempatnya :)
Buku ini menceritakan kembali 4 sahabat baik; Sid, Cokie, Rama, dan Lando - yang diceritakan di High School Paradise dan Love United. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Buku ini dimulai dengan menceritakan bagaimana keempat sahabat ini bertemu; yaitu saat mereka masih duduk di bangku SMP Indonesia Jaya. Dimulai dari Sid, atau lengkapnya Sidharta Gautama; cowok berambut pirang yang pada hari pertamanya menemui banyak orang. Pertemuan pertamanya adalah ketika ia tak sengaja menginjak sepatu salah seorang murid, yang ia temukan bernama Orlando Aryan - atau lebih akrab disebut Lando. Orang kedua yang ia temui bermaa Cokie - yang berhasil membuat sekumpulan murid perempuan berkerumun di sekelilingnya, mengagumi sosoknya yang tampan. Dan yang terakhir adalah ketika ia melihat seorang murid yang tampak tenang dan terlihat seperti cerminan murid teladan yang bernama Rama....
Sweet novel...ini kayanya side story tentang kisah karakter-karakter tokoh-tokohnya ya... Ada yang flasback....(banyakan flashback) mungkin cuma pas kisah Cokie ama Via aja yang menceritakan mereka pas udah kuliah...(dan kisah Cokie vs Via yang bikin aku paling ga suka dari buku ini...hehe...ya aslinya bukan ga suka tapi ga sesuai bayangan aja...gemesin jadinya pengen tau kisah mereka lebih lanjut hehehe)
Yang pasti kalo pun Orizuka buat kisah mereka trus per satu-satu karakter/couple juga mungkin akan tetap menarik, karena karakter mereka kuat-kuat dan melekat diotak setiap pembacanya...mungkin banyak fans nya juga ngarep gimana kehidupan mereka next....atau ngayal mereka merit dll...hehehe...
Two thumbs deh gregetan smua tiap tokoh yang ada dinovel ini (termasuk dari HSP, LU dan ini BFF)
Mungkin suatu saat kangen pengen baca tentang kisah Lando-Aida, Rama-Lara, Sid-Julia...Cokie-Via/other girl?? hehe
Kapan ada lagi kisah mereka?? we wait and see...ciiaaoo
Masih ingat kisah fantastic four SMA Elite Athens? Bagi penggemar Orizuka yang pernah membaca High School Paradise mungkin sangat mengenal keempat sosok ini. Ada Sid, Lando, Cokie dan Rama yang bersahabat sudah sejak lama dan saling melengkapi. Begitu pula dengan Best Friends Forever. Buku ini merupakan pelengkap dari kedua bukunya yang terdahulu, High School Paradise dan High School Paradise 2nd Half: Love United. Masih bercerita tentang keempatnya, novel ini lebih mendalami kehidupan keempat tokoh superior dalam novel ini.
Aku sendiri menunggu terbitnya novel ini (walau bacanya agak telat). Orizuka masih dapat menghidupkan karakternya lewat percakapan yang ia buat. Inilah yang ku sukai dari setiap novel Orizuka, percakapannya yang membuat tokoh didalamnya hidup. Sayangnya cerita didalam novel ini diceritakan seperti terburu-buru.
Entah kenapa, saya kurang terkesan sama buku ke-3 ini, entah karena saya belum. baca buku ke-2 nya atau memang kurang dapet feelnya. Terlebih saat saya baca bagian Sid dengan Julia, saya malah jadi bingung. Saya gak ngerasain apa-apa ketimbang saat saya baca bagian Lando dan Rama. Kalo mau diurutkan ceritanya, mungkin seperti ini : 1. Lando (Things To Treasure) 2. Rama (You're Not Alone) 3. Cokie (Good Bye) 4. Sid ( Cofessions of the Drama Queens)
saya pun gak baca sampai tuntas, hanya sampai 2nd Half, The Journey. Saat mau baca bagian Zai, saya sudah gak terlalu nafsu lagi buat baca heheh
tapi overall, menghibur banget buku ini. Dan sama seperti buku sebelum2nya, sangat ringan buat dibaca :)
lucu. seru. koplak. gokil. emosi. haru. semua campur aduk. bahkan saking nyampur aduknya, ada beberapa yg agak nggak masuk akal sih hehehe. kayak bagian adiknya Julia, Tasha, yg sampe bisa ngerancang strategi untuk menguji kekuatan cinta Sid dan Julia. kalo menurut saya pribadi, hal itu agaknya mustahil deh untuk ukuran anak umur 8 tahun.
anyway, over all ceritanya seru. bisa bikin terhanyut sekaligus ngakak sendirian gak jelas haha. part fav saya itu bagian ceritanya Rama, waktu dia kenal sama Lara. kisah Wisnu dan kakaknya, Lara, bikin terharu banget :(
dari semua seri HSP, baru ini dan cuma ini yg bisa bikin saya mewek :( top deh pokoknya! :)
Selesai dengan GRI readathon-day-2015~ 15 menit sebelum waktu batas. Hehe. Sengaja memilih buku ini karena tipis dan sudah cukup lama tertimbun. Cerita di novel ini masih sama,tentang keempat cowok remaja. Tetapi pada seri ketiga ini, lebih menceritakan masing-masing kehidupan mereka berempat. Bagaimana masa lalu yang mereka punya,dan tentunya menjelaskan semua hal yang tidak dijelaskan pada seri sebelumnya. Nah,walaupun tidak se bagus di seri sebelumnya,tetapi aku tetap menikmatinya. Dan kapan-kapan GRI harus mengadakan readathon lagi ^^
Agak terlalu indah di depannya, tetapi semakin ke belakang semakin menyeret saya untuk menyukai buku ini. Cerita persahabatan yang manis, ada haru juga, dan jelas banyak sekali cinta. Membaca novel ini membuat saya sedikit menyesal karena di SMA dulu saya tidak seberani Rama yang dengan kerennya nembak kakak kelas. Masa-masa SMA memang punya kesan tersendiri, yang sedikit banyak mengingatkan saya pada ucapan Lord Henry: "Karena masa muda hanya bertahan tidak lama—sungguh sangat sebentar.” (Lukisan Dorian Gray) #shamelesspromotion
akhirnya,selesai juga baca buku ke 3 Love United ini *bener gak sih itu nama serinya?,dan akhirnya gak gitu ngecewain,walaupun aku ngerasa kehilangan, karena setelah kenal Sid dan Julia *pasangan favorit ku* rasanya jadi sedih deh kalo inget gak bisa baca cerita mereka lg u_u.
Cerita nya keren abis, Orizuka emang jago nya bikin aku nangis,ketawa,nangis dan ketawa lagi.. baru baca setengahnya aja air mataku udah berlinang2 kayak gini T,T. Gak ragu deh buat ngasih buku satu ini 5 bintang.
Always love their story :) tapi masih gregetan sama cerita tentang Cokie dan Via.. itu akhirnya mereka jadian lagi apa enggak sih? :| kan Via ke bali kan? trus Cokie gimana? huweeee padahal kalo Cokie gak balikan lagi sama Via, aku mau sama aku aja :D wkwkwk kalo masih ada lanjutannya lagi, aku pasti beli. give an underline and bold AKU PASTI BELI
oya, si Zai juga itu gimana? Alia balik lagi apa enggak? *kemudian mati penasaran
Buat bacaan cepat yang bikin senyum-senyum sendiri, aku rekomendasikan novel ini. Lebih seperti kumpulan cerpen sebenarnya. Menceritakan sisi tiap cowok Athens. Orizuka seperti tahu bagaimana menyelipkan dialog kocak di tiap novel dan karakternya. Ilustrasi cowok Athens menjadi nilai plus novel ini. Ga bikin kenyang tapi bolehlah sebagai cemilan gurih.
p.s : aku mau dong punya guru privat ganteng dan cool macam Orlando Aryan *_*
Sebenarnya saya pengen ngasi rating 2,5 bintang. Tapi karena gak bisa, jadi 2 aja. Ceritanya lumayan baik, walau ada beberapa yang menurut saya agak terkesan 'maksa'. Saya suka kisah persahabatannya, apalagi karakter Sid yang lucu dan menggemaskan--mirip anak kucing. Haha, semoga orizuka lebih banyak membuat kisah persahabatan seperti ini lagi ke depannya :)
kalau milih sih cerita sid dkk lebih suka yang ketiga ini. walaupun ceirtanya singkat tapi, bahsanya mengalir dan lebih sastra daripada yang sebelumnya. mungkin karena penulisnya sudah lebih 'matang'. cerita persahabatannya lebih kerasa karena disini ada alasan kenapa mereka berempat bisa bersahabat sangat erat. suka sama karakternya rama kalau disini. :)
trilogi dari hsp series yang nyeritain tololnya sid, diemnya lando, playboynya cokie sama bijaknya rama. kehidupan anak sma yg jenius tapi gaada di kehidupan asli. pokoknya keren, bikin gue ngakak mulu. dan pastinya dari setiap bukunya ada hikmah atau moral valuenya. last, HSP SERIES HARUS JADI FILM!
Seketika menyesal saat mengetahui ini buku ketiga dari seri High School Paradise. Aku belum baca buku pertama dan keduanya. Tapi ternyata nggak ada masalah dengan hal itu, asik-asik aja bacanya. Asik banget malah, Orizuka gitu (y) Ceritanya ringan, tokohnya asik, apalagi pas bagian Sid sama Julia itu bikin cekikikan bacanya.
maksud hati mencoba membaca karya pengarang ini (gara2 blank sama sekali pas ditanya di irf kmrn) apa daya salah ambil buku.... ternyataaa ini adalah buku ketiga dari seri apagitu.... yasudlah, berasa kecebur nonton deramah yg gak tau ujung pangkalnya dan penuh dengan kebaperan bocah2 abegeh.... *sigh*
setiap orang punya jalan cerita dalam hidupnya masing-masing yg berbeda. Tapi dg berbagai masalah yg dihadapi, tentu akan membuat tiap orang menjadi lebih dewasa & lebih memaknai hidupnya agar menjadi lebih baik. Banyak banget pelajaran berharga yg bisa kupetik dr novel terakhir HSP ini. Semoga kita selalu menjadi orang yg selal bersyukur & saling membantu. 😊
I always. Always love HSP series! Sure, my main reason to buy this book is the author herself. But the motivation itself is my curiosity on the story itself. I miss this version of F4 by Orizuka.
Penasaran juga? Bagaimana Orizuka meramu cerita F4 ala dia? Check this novel out! :D