Jump to ratings and reviews
Rate this book

Macarin Anjing

Rate this book
Libby, tokoh dalam novel ini, adalah tokoh yang sangat lovable. I love her and I love this novel. A page turner!
[Ninit Yunita, istribawel & penulis]

Serasa kena tonjok. Hei, gue juga pernah macarin anjing dan gue rasa setiap cewek pernah jatuh cinta sama cowok tipe kayak gini (Ngaku deh!). Gue masih inget jelas GRRR.... Menyedihkan memang, kadang yang imitasi memang lebih gencar iklannya toh?! Suka deh sama gaya bahasanya Ino. Mengalir, renyah, pedes (ini yang asik...!), dan berani. Pokoknya mesti baca deh!
[Yennie Hardiwidjaja, penulis novel & skenario]

Waktu baca judulnya, saya sempat terloncat. Macarin Anjing. La Madonna Santo Dio, cerita apa ini gerangan? Tetapi baru baca beberapa kalimat saja saya memang sudah senyum-senyum. Dan makin ke dalam makin tak kuasa menahan tawa dengan gaya penuturan yang lugas. Uniknya lagi, novel ini juga memberikan segudang ‘referensi’ tentang berbagai hal. Dan tiba di penutup, saya memang ‘sakit hati’, kok Christian yang muda itu bisa menulis begitu lucu dan menarik (hehehe…, boleh dong ngiri).
[Ita Sembiring, penulis]

Ino, I've read your novel and I think it's great! I think your newest novel is a sample of a new form of post-modern kind of comedy that has flourished well in Indonesia for the past few years. In Australia itself I don't think I've seen this form of comedy as mainstream as in your works. Truly a great works of the new generation of Indonesian writers. Congrats!
[Ari Poespodihardjo, dosen]

Cerita Ino tuh seru banget. Aku suka banget. Beda dari yang sebelumnya. Cinta tuh emang butuh kesabaran. Kita gak tau yang mana jodoh kita, jadi sebaiknya gak perlu terlalu kebawa dalam kesedihan kalo lagi patah hati. Semuanya udah diatur.... Trus, cerita ini tuh nambah pengetahuan, khususnya catatan kakinya, menandakan Ino orang yg kreatif dan seneng baca.
[Dewi Kartika, mahasiswi]

356 pages, Paperback

First published January 1, 2007

6 people are currently reading
157 people want to read

About the author

Christian Simamora

32 books841 followers

Fanpage: https://www.facebook.com/ChristianSim...
Twitter: @09061983
Instagram: @XSIMAMORA


COMPLETE BOOKLIST:

#JBOYFRIEND SERIES (2010-....)
Pillow Talk
Good Fight
With You (dengan Orizuka)
All You Can Eat
Guilty Pleasure

Come On Over
As Seen On TV
Marry Now Sorry Later
Typo
How To Stay Single
What A Boss Wants

Mouth To Mouth
Move Like Jagger
Kissing Strangers
Crying In My Porsche
Jadi Kita Ini Apa?

#VIMANASINGLES (2015-....)
Tiger On My Bed

SINGLE TITLES (2005-....)
Jangan Bilang Siapa-siapa
Boylicious
Macarin Anjing
Kissing Me Softly
Coklat Stroberi
Kepada Cinta (antologi surat cinta)
Shit Happens (dengan Windy Ariestanty)
Meet Lame
Burn Baby Burn
Remuk Redam

#HAWTERVERSE (2020-....)
SOLAR
DIRTY DESIRE
TOO SEXY FOR MY EX
HAPPINESS CAN'T BUY MONEY
BAD BOY FROM HELL
PRETTY LITTLE FLING
PRIVATE PARTS
NIKAH TAHUN INI
JATUH CINTA TAHUN INI

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
33 (13%)
4 stars
38 (15%)
3 stars
95 (37%)
2 stars
66 (26%)
1 star
20 (7%)
Displaying 1 - 30 of 36 reviews
Profile Image for Rose Gold Unicorn.
Author 1 book144 followers
May 21, 2012
Cerita percintaan anak remaja SMA biasa yang masih labil dan doyan galau. Tidak ada twist yang memuaskan. Sangat bisa ditebak jalan ceritanya. Okay, the story goes...

Mengisahkan tentang Libby (Liberache) seorang remaja putri bersama dengan dua orang sahabatnya bernama Bianca dan Miata. Ketiganya sudah bersahabat sejak lama. Mereka bertiga memiliki problem yang sama : pernah dipermainkan sama cowok. Dimulai dari Libby yang punya pengalaman buruk dengan mantan pacarnya bernama Dogma yang doyan selingkuh, Libby mewanti-wanti kedua temannya ini agar waspada sama cowok. Sayangnya, cinta terlanjur membutakan mata Bianca dan Miata.

Bianca punya pacar bernama Nariano. Cowok ganteng, jago basket, tapi sayangnya ga punya otak. Pemakai narkoba, hampir ga naik kelas, berandal kelas akut deh. Berbanding terbalik sama Bianca, cewek pintar, cantik, baik hati, dan berisi (otaknya). Bianca sayang banget sama Nariano bahkan saat teman-temannya meyakinkan kalau Nariano itu ga pentes buat BIanca, dia tetap berikukuh untuk terus jadi pacar Nariano. Sampai akhirnya, Bianca sadar, saat Nariano teler akibat narkoba yang dikonsumsinya dan memukul wajah Bianca. Sejak saat itu dia menutup pintu hatinya untuk Nariano selama-lamanya.

Miata itu ibarat Ladya Cheryl di film Ada Apa Dengan Cinta. Kalem. Dia menyukai satu cowok, namanya Saul. Sayangnya, cinta Miata bertepuk sebelah tangan. Saul hanyalah seorang pemain basket biasa yang menganggap Miata teman sekaligue fans. Gak lebih. Miata kecewa, padahal selama ini dia selalu ada untuk Saul. Herannya, meskipun Miata tahu Saul ga ada perasaan apa-apa terhadapnya, Miata masih sudi lho menonton pertandingan basketnya Saul. Fiuh, cinta... cinta...

Libby, adalah tokoh utama di novel ini. Setelah putus dengan Dogma, Libby bertemu tanpa sengaja dengan Nico, yang tak lain tak bukan adalah sahabat baiknya Dogma. Awalnya, Libby berpikir Nico akan sama saja dengan Dogma. Ternyata Libby salah. Nico sangat berbeda. Tapi... kok Nico deket banget sama Brittany yah? Adik kelas Libby yang blasteran itu. Wah, ternyata Nico sama aja kayak Dogma! Grrr!

Berdasarkan pengamatan dan pengalaman di sekitarnya, Libby berniat menulis list panjang kenapa cowok itu ga lebih baik daripada anjing. That's why judulnya Macarin Anjing.

***

Ada hubungan apa sebenernya Brittany dengan Nico?
Kenapa Libby lebih memilih buat pacaran sama anjing aja daripada sama cowok? Apa sih pembandingnya?
Berarti Libby jadi anti cowok dong?
Yah, pokoknya baca aja!

Yang unik dari novel ini adalah penamaan tokoh-tokohnya yang 'beda'. Seeperti misalnya : Nariano (kenapa ga naribalet?), Lieben, Miata (untung bukan miayam), Saul (tadinya mungkin Raul kali yak, dan masih banyak lagi nama-nama unik di dalamnya. Sayang sekali sampai saya tiba di akhir cerita, tidak ada ending yang mengejutkan. Semua serba standar. Meskipun begitu, seorang Christian Simamora sukses menambah pengetahuan pembacanya melalui footnote dan sudut pandang yang apik dalam memaparkan isi cerita.

Overall, buku ini termasuk jenis buku ringan yang mungkin disukai remaja jaman sekarang. Bahasanya ringan dan ga perlu mikir. Namun dengan berat hati, saya hanya memberi 2 dari 5 bintang yang saya punya. Terlalu datar dan typical sih.
Profile Image for Yoan.
9 reviews2 followers
April 6, 2009
Siapa sih yg mau2 nya jadiin anjing sebagai pacar? Kayak kekurangan manusia aja. Setelah baca novel itu sampe tamat, barulah saya sadar bahwa yg dimaksud dengan ANJING dalam novel itu adalah LAKI-LAKI yang disifatkan dan malah dinilai lebih rendah dari ANJING!

Novel ini sendiri bercerita tentang cewek bernama Libby yang pernah diselingkuhin pacarnya *yg cowok itu* sampe2 dia nemuin artikel di net yang judulnya "15 Alasan Kenapa Anjing Lebih Baik dari Cowok" dan semakin membuat Libby eneg sama cowok. Libby sampe bilang gini: "Kenapa cewek mesti dipasangin sama cowok? Kenapa gak dipasangin sama sesuatu yg lebih mudah diatur aja. Badak, misalnya" *Huahahaha*. Libby setuju banget sama artikel itu karena yah, kalo dibandingin, cowok sama anjing, anjing itu punya banyak sifat dasar yang baik seperti setia en nurut sama majikannya. Nggak kayak cowok yang (kebanyakan) brengsek, tukang selingkuh, en gak berani komitmen.

Nah, pendapat Libby ini juga didukung sama banyak hal sih. Pernah nonton PLAYBOY KABEL dong??? Ini salah satu acara yg bisa bikin saya ketawa ngeliat cowok2 yang tadinya mau ngambil kesempatan tapi malah ditampar ato di jogrokin ke kolam sama ceweknya. Huehehehe…. Sebenernya masih mau saya terusin nih, tapi jari saya geli en gak bisa ngetik banyak2 lagi. Kapan2 deh saya post 15 Alasan Kenapa Anjing Lebih BAik dari Cowok. Kekekeke…

*dalam hati bedoa: daripada saia ketemu laki2 kayak anjing di dunia, lebih baik saia nikahnya entar aja kalo udah di surga. Moga2 masup surga. Amiiin…... Tapi kalo bisa ketemu laki2 yg gak kayak anjing di dunia, saia nikahnya di dunia aja deh ya Allah... :D*
58 reviews
February 20, 2008
cinta butuh kesabaran....
sometimes God wants us to meet a few wrong people before meeting the right one, so that when we finally meet the right one, we would be grateful...
Profile Image for Riris.
36 reviews1 follower
August 18, 2009
Mmmhh,sekilas judulnya serem,tapi ternyata isinya dalem banget!!!
Profile Image for Fany Arfi.
52 reviews49 followers
October 1, 2017
saya baca buku ini pas lagi SMA dan pubertas lagi puncak-puncaknya. hehehe. cocok sih, dibaca untuk seumuran 15-18 tahun lah, ya. tapi untuk 20 tahunan keatas kayaknya akan bilang: duh please. ini tuh too much. lebay banget. nggak jauh dari sinetron remaja saat ini.

tapi jujur, saya tertawa ngakak sendiri baca buku ini. apa yang ditawarkan oleh Bang Ino sebenarnya hanya ingin menghibur dan ingin menjadikan remaja cewek lebih strong dan mandiri, no boys no cry lah ya. banyak hal positif selagi muda yang dapat dilakukan.
Profile Image for Uswatun Hasanah.
23 reviews3 followers
July 30, 2017
masih ada salah eja nama, harusnya bianca eh miata, apa lagi ya, ini tokohnya buanyak buanget sumpah, jd kayak nggak fokus kemana sih, tokoh utamanya malah kesannya dpt peran dikit banget. tapi mayanlah..
Profile Image for Yovano N..
239 reviews14 followers
September 5, 2014
Bisa juga di baca di sini: http://kandangbaca.blogspot.com/2013/...


Macarin Anjing berkisah tentang Libby dan kedua BFF-nya, Bianca dan Miata. Bianca baru saja putus dari pacarnya, Nariano. Untuk mengibur Bianca yang lagi patah hati, Libby dan Miata berinisiatif untuk menghibur Bianca dan membuat cewek itu melupakan Nariano dengan cara membantu Bianca memusnahkan semua barang yang akan mengingatkannya pada Nariano. Akan tetapi, setelah semua usaha yang dilakukan oleh Libby dan Miata, Bianca masih sulit untuk melupakan mantan pacarnya itu. Diam-diam, tanpa sepengetahuan Libby dan Miata, Bianca mulai menghubungi Nariano untuk... minta balik lagi? Ih!

Libby (tokoh utama cerita ini) lain lagi, punya pengalaman buruk dengan mantan pacarnya yang bernama Dogma (saking bencinya sama cowok itu, Libby sampai mengubah nama panggilannya dari Dogma menjadi Doggy). Jadi, untuk sementara Libby nggak kepingin pacaran dulu. Cewek itu juga menemukan artikel dari internet yang memuat daftar "15 Alasan Kenapa Anjing Lebih Baik dari Cowok" dan bahkan menambahkannya lagi dengan daftar yang dibuatnya sendiri. Kemudian Libby bertemu dengan Nico, yang ternyata adalah temannya Dogma. Awalnya Libby ragu terhadap perasaan Nico kepada dirinya. Libby pikir, Nico pasti nggak beda-beda jauh dengan Doggy Dogma. Tapi, setelah mengenal cowok itu lebih jauh Libby merasa Nico jauh lebih baik dari Dogma. Namun, saat Libby mulai mempercayai Nico, gadis itu malah mendapati Nico sedang jalan dengan Brittany, adik kelas Libby. Apakah Nico... selingkuh? Damn!

Lalu ada Miata, yang diam-diam menyukai Saul yang selama ini menjadi sahabatnya. Sebenarnya sejak awal Miata sudah memberi sinyal-sinyal kepada cowok tersebut, bahwa ia menganggap cowok itu tak hanya sekadar teman. Apa daya, Saul tampak dingin-dingin saja dan tak menanggapi pesan-pesan terselubung dari Miata. Apakah cowok itu memang tolol? Atau ia sebenarnya tahu perasaan Miata, hanya saja ia nggak memiliki perasaan yang sama sehingga lebih memilih untuk berpura-pura tolol? Grrrr!

Kalau kayak gini sih, mendingan macarin anjing deh, daripada macarin cowok yang kelakuannya brengsek. Ingin tahu bagimana kelanjutan kisah Bianca, Libby, dan Miata? Baca sendiri ya, dalam Macarin Anjing karya Christian Simamora.

***

Dengan judul yang ngajak berantem seperti yang disandang novel ini, siapapun nggak bakal menyangka kalau buku ini adalah novel teenlit. Sebenarnya saya sudah lama punya novel ini. Dulu pernah nyoba-nyoba baca beberapa halaman, tapi kok nggak sreg ya? Mungkin karena buku pertama Christian Simamora yang saya baca pertama kali adalah Shit Happens (dan langsung jadi favorit saya!), di mana gaya menulisnya sudah jauh lebih matang (mangga kali, matang. Hehe).

Back to Macarin Anjing, saya selalu suka gaya bercerita Christian Simamora yang lincah, ringan, dan mengalir. Cara bertuturnya dalan novel ini sangat ceplas-ceplos dan cewek banget, sampai-sampai saya nyaris lupa kalau penulisnya adalah cowok, hehe... *digampar penulis*. Namun, meski saya menyukai gaya menulis Christian, tapi dalam novel ini, terkadang saya merasa cara bertuturnya terlalu riuh. Banyaknya catatan kaki dalam novel ini bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, catatan-catatan kaki tersebut dapat menambah pengetahuan bagi pembaca (ini membuktikan bahwa Christian Simamora memang penulis yang berwawasan luas). Tapi di sisi lain, catatan-catatan kaki tersebut malah dapat mengganggu ritme membaca.

Tentang ceritanya sendiri, saya memang tidak berharap terlalu banyak. Lagi pula apa sih yang diharapkan dari novel teenlit? Palingan nggak jauh-jauh dari persahabatan dan cinta-cintaan khas remaja yang meledak-ledak. Pun tidak banyak hal baru yang dapat ditemui dalam novel ini (omelin diri sendiri: ya kali Pan, novelnya terbitnya taun kapan, elu bacanya taun kapan). Ending-nya juga tidak memberikan kejutan yang berarti bagi pembaca. Padahal konflik yang dibangun oleh penulis sebenarnya cukup menjanjikan, sayang sekali pemecahan masalahnya terkesan datar. Well, saya seharusnya mengingatkan diri sendiri bahwa ini novel remaja, bukan novel dewasa dengan konflik yang lebih serius. (Again, omelin diri sendiri: siapa suruh milih bacaan yang nggak sesuai sama umur!)

Secara keseluruhan, novel ini lumayan bagus kok, walau nggak begitu 'wah'. Cocok banget dibaca untuk mengisi waktu luang. Gaya berceritanya seru untuk diikuti hingga halaman terakhir. Unsur humornya juga mampu mengundang tawa pembaca, setidaknya bagi saya. (Membaca list alasan kenapa anjing lebih baik dari cowok bener-bener bikin ngakak!). Dan tolong jangan abaikan sampul novelnya yang oh-so-unyu ituh!

Tapi kalau mau jujur, saya pribadi lebih menyukai novel-novel Christian Simamora yang terbit belakangan, yang dikhususkan untuk pembaca dewasa, mulai dari Shit Happens, Pillow Talk, Good Fight, Cinderella Rockefella (dalam GagasDuet bertajuk With You bersama Orizuka), dan terakhir, yang sedang saya baca saat ini: All You Can Eat, yang so far mampu banget bikin saya menggelepar bahagia. Mwahahaha.
Profile Image for Delisa sahim.
274 reviews13 followers
November 30, 2011
suka sama judulnya.
sebenarnya bukan lebih baik anjing daripada pria tetapi itu hanya anggapan wanita yang disakiti oleh pria.
sejomblo-jomblonya gue. gue masih merasa pria lebih baik.

dinovel ini gue merasa kembali lagi menjadi anak sma yang harus mendengarkan semua keluh kesah sahabat-sahabat gue tentang pacarnya.
yang pacarnya ini selingkuhla, yang ini cuek bangetlah dan lain-lain.
dan tanpa gue sadari gue seperti sseorang psikolog yang menenangkan mereka.
*hapus keringet*

walau dikata novel ini teenlit tetapi lumayan membuat gue merasa bahwa semua permasalahan anak remaja hampir sama seperti di novel. baik dari jamanbahela sampai sekarang.
putus-nyambung. selingkuh. dicuekin. nggak pengertian. dan segala macamnya.

sedikit cerita saat gue jaman SMA.
pernah gue diseret sama teman sebangku gue untuk nemenin dia ke toilet.
gue kira mau buang kecil tahu-tahunya nangis dipojokkan kamar mandi.
sejam gue nemenin dia + ngehibur dia.
masalahnya sepele sih beda pendapat saja tetapi liat hasilnya sejam dia nangis.

awalnya gue berfikir pria egois tidak mau memikirkan perasaan wanita.
sampai akhirnya gue tahu memang pada dasarnya saja temen gue yang cengeng.
-___-"

dan novel ini sudah lama gue incer sih tapi baru saat inni saja kesampaian + menemukannya.
salam Del. :)
Profile Image for Rendi Febrian.
Author 5 books83 followers
November 30, 2013
Ceritanya menarik. Gue suka banget--fans berat bang Ino, hampir seluruh bukunya udah saya lahap (emang makanan)--cara bang Ino bertutur. Lucu, modern, asyik dan flow like a water. Hehehehe...

Tapi ada beberapa bagian yang berubah-ubah dialognya.
Misal di page ini si Libby pakek "Apa yang kau mau lagi Nico?"
Tiba-tiba di dialog beikutnya berganti. "Apa kamu nggak puas nyakitin organ di balik payudaraku, eh, hatiku?" Yah, seperti itulah.

Gue suka buku ini, tapi ada beberapa bagian yang buat gue nggak enjoy. Tapi... itu karena gue lagi suntuk. Jadi... blame on me, jangan ke bukunya.
Oke... berharap kalau ngirim naskah nanti yang baca draft nya Bang Ino. Dan editornya Mbak Jia. Hihihihi... dan Proofread nya Mbak Gita *Ngayal boleh kan :p*

Oke... segitu aja deh.
Cium bibir pakek lidah, nggak emut permen :p
Profile Image for Fenty.
33 reviews5 followers
August 19, 2007
Judulnya aja udah catchy banget kan? Saya suka dengan cara penulisannya yang nyantai abis dan nggak maksa. And hellow! Nih 'buku cewek' ditulis sama seorang cowok loh. Heran, soalnya ceritanya lebih banyak menghina cowoknya sih, apa si Ino merasa tau diri atau ???
Well, anyway ini bacaan ringan banget dan yang saya suka, dia tidak jaim untuk bercerita tentang hal-hal yang nggak berat. Telenovela, sinetron, majalah remaja atau tabloid and etc, etc, yang bikin buku ini berkesan remaja banget.
Read this book, dan pikirkan, cowok emang seperti itu.
Profile Image for erchedepe.
15 reviews3 followers
August 28, 2007
Dari judulnya aja udah mengundang rasa penasaran... pengen tau apa sih di dalemnya...
Dan gw beli juga karena penasaran... :P
Christian bagus milih judul buat chapter nya, trus bisa mendeskripsikan secara detil tingkah laku tiap karakter yg ada di buku itu... sampe2 telenovela aja dibahas... :))
Trus apalagi ya... syair lagu.. entah mo ngikutin Jeng Ninit di Testpack... or... yeah.. tapi syair lagunya bener-bener dicari yang pas gitu... (atau sebenernya berangkat dari syair lagu, baru nulis ceritanya ya ?)
Profile Image for Ina.
14 reviews4 followers
November 1, 2007
Macarin Anjing mengisahkan tentang kehidupan percintaan cewek-cewek abege nan gaul tapi hebatnya pengarangnya adalah seorang cowok... Kok bisa? yap bisa-bisa saja buktinya buku ini cukup menarik juga untuk dibaca dan si laki-laki pengarang buku ini ternyata sangat memahami dunia cewek jadi rasanya seperti membaca buku tentang cewek yang dikarang oleh cewek juga. Inti cerita buku ini adalah membandingkan cowok dengan anjing yang dinilai lebih baik daripada cowo. Membaca buku ini, rasanya aku kembali dibawa ke masa abege dulu...
Profile Image for Rita ariestyawati.
1 review
March 6, 2009
Alasan gw beli buku ini adalah krn penulisnya..
klo ga salah christian simamora adalah editornya raditya dika deh, jadi gw pikir, krn dy seorg editor, hasil karyanya pasti menariklah..
tapi...ternyata.... setelah gw baca....
sorry to say...tapi buku ini sangat membosankan..
buku yang bikin gw menguap-nguap tahan kantuk padahal belum ada setengah buku gw baca...
sekarang gw rada2 males klo beli buku2 christian S lagi..
maaf mas christian... mungkin ini masalah selera kali yah...
gw yang ga cocok dengan gaya cerita en bahasanya mas christian..
Profile Image for Prasisty.
35 reviews
October 26, 2013
inikan novel lama banget aku baru baca tahun 2013 ini gara gara nemuin di tempat peminjeman buku gitu dan pas di baca..., ASLI!!! ngakak dengan namanya yg aneh aneh itu, dan cerita tentang anak sma lucuuu ceritanya unyu banget, dan tingkahnya tuh hahaha tapi kerennya ya si cewe pemeran utamanya tuh ya ga di gembor gemborin cantik gimana rambutnya yah... gitu deh agak gendut tapi inner beautynya bikin cowo cowo ganteng suk kerennn.. nah alasan satu ini yg bikin penasarn baca sampe akhir hehehe SALUT!!!
Profile Image for Mellisa Assa.
144 reviews9 followers
March 11, 2014
Sempat rada syok gimana gitu baca judulnya, belum lagi kutipan di sampul buku 'the more i meet guys, the more i love dogs'. Sempat mikir gila apa kaum Adam nggak tersinggung tuh hehehe. Tapi ceritanya cukup bisa dinikmati karena temanya khas remaja yang ringan. Konfliknya pun hanya sebatas rasa nggak percaya Libby karena pernah satu kali dimainin cowok. Satu kali yang cukup membuat Libby berasumsi kalo anjing masih lebih setia daripada cowok. Lumayan menurutku sih meskipun ada beberapa part yang terlalu sinetron.
Profile Image for Edi Dimyati.
Author 7 books2 followers
September 7, 2007
Nggak salah emang, novel ketiga Ino –panggilan akrab si pengarang—ini sungguh sengaja dibikin untuk membongkar borok para cowok yang hobi mainin cewek.
Novelnya cukup menarik. Lainnya, wawasan pengarang terlihat luas di novel ini, baik soal film, musik dan hal lainnya. Hal itu nampak dengan banyaknya referensi pengetahuan yang memperkaya cerita fiksi ini.


Profile Image for Riska Damayanti.
33 reviews2 followers
November 1, 2007
Nggak nyangka Christian bisa nulis! Buku ini ceritanya klise, tapi gaya berceritanya begitu mengalir, sehingga kita bisa ngikutin pengalamannya Libby (sebenarnya gue sedikit ngerasa ini niru Lizzy Mcquire?) sambil deg-degan. Ada beberapa kesalahan eja sehingga nama-nama teman-teman Libby tertukar-tukar, tapi okelah.
18 reviews
December 21, 2007
Ini....cerita ringan seputar kehidupan cinta anak2 SMA gitu deeh....Baca karena judulnya menggelitik...Overall, cukup menghibur...Dan...the best part of the book adalah...The reason why dog is better than man...Hehehe...Seriously...It needs to be considered...Dan beberapa quotes yang pengen dikutip dari buku ini...:p Better post it on my blog I guess...:D
24 reviews
June 26, 2016
Baca novel ini pas kelas dua SMA, kurang lebih tiga tahun lalu,, ngakak parah bacanya. Walau jalan ceritanya ketebak at least aku tetep nikmatin ceritanya, apalagi dengan list-list yang Libby (tokoh utama) buat, makin bikin ngakak. Tapi aku enjoy bacanya, ngalir sama gaya bahasa kak Ino.
Three star for this book ★★★
Profile Image for Nadia.
20 reviews2 followers
March 28, 2008
Since thr first time i see the title, i already curious what the story inside. After i buy and read it, wow this tottally great. Easy to understand. And from this book we can know that the author is smart and knows a lot of things.

This book are light, funny, and GREAT!!!
Profile Image for Ketsia Alaya.
10 reviews2 followers
October 5, 2007
Lagi dibaca sih actually...

Ceritanya abg banget...

dan ternyata pengarangnya lumni IPB juga..halah...

Profile Image for keong nakal.
60 reviews9 followers
November 30, 2007
dahsyattt!!!!

baru sekali ini ada bacaan ringan yang 'nendang' dr rumah sendiri... buat bapak pengarang yang budiman... JANGAN SEKALI2 LO BRENTI NGARANG YAK!!!!!

GANBATTEEEEE!!!!
Profile Image for Laura TH..
1 review1 follower
January 8, 2008
Dgn bahasa yg ringan, asyik u/dibaca, terutama petikan2 lagu di dalamnya serta kata2 yang beneer banget dan ntah gmn menyadarkanku, buat ketawa & sedih karena kok ngena banget...
Profile Image for Deny.
59 reviews4 followers
May 26, 2008
Senyum senyum. Itu adalah hal sering dilakukan selama proses membaca karena banyak fakta yang terkuat tentang LELAKI.
Profile Image for Hasan Sani.
15 reviews
June 14, 2008
sumpah, lu ga bakal nyangka kalo seseorang akan berbuah pikiran lebih baik macarin anjing daripada orang!

the more i meet guys, the more i love dogs ...
(dasar bandel..)
Profile Image for aRee.
91 reviews4 followers
September 16, 2008
too harsh...
bahasanya kasar, seperti baca buku harian anak ABG. Karena terlalu banyak makian, setelah beberapa saat jadi bosen bacanya. I struggled to finish this one..and yes, I did skip pages.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Palsay  .
259 reviews38 followers
July 24, 2009
lumayan lah. keliatan kalo penulisnya berwawasan (ehem), hanya saja umurku sudah jauuuh melampaui masa SMA...

:P

Displaying 1 - 30 of 36 reviews