Jump to ratings and reviews
Rate this book

Simple Lie

Rate this book
a story about a girl who had a perfect life

Cantik, pintar, aktivis, popular, almost perfect di semua bidang, akademis maupun non-akademis. Digilai para cowok dan (diam-diam) dikagumi para cewek. Dan yang makin membuat dia dikagumi adalah karena sikapnya yang low profile, ramah ke semua orang, dan very down to earth.

a perfect mate

“Happy First Anniversary, Re…,” ujar Fedi pelan.
Rere terdiam sesaat. Speechless. Nggak bisa berkata apa-apa. Ia lalu menatap Fedi dengan mata yang berkaca-kaca. How can she forget this day? Fedi ingat. Bahkan melakukan ini semua untuk Rere.

til another unperfect one came into her life

“Emang nggak bisa ganti ban sendiri ya?”
“Ya nggak bisa laaaah…. Gue cuma bisa makenya doang. Urusan bener-benerin mah payah, huehehe....”
“Girls....” Ilham menatap Rere dengan pandangan mencela yang menyebalkan, “Trus apa yang akan lo lakukan seandainya gue nggak muncul dan menyelamatkan lo seperti pangeran di dongeng-dongeng?”

and changed her perfect life

“Gue nggak tau sampai kapan, Re,” jawabnya jujur.
“Tapi, kalau sampai titik di mana gue ngerasa bahwa batas waktu itu akan datang dan lo belum juga bisa memutuskan...”
Rere mengangkat wajahnya balas menatap Ilham yang sedang berbicara.
“... biar gue sendiri yang menentukan pilihan, Re....”

then everything is not as it seems

a novel about love:
find a desired one... without any doubt.

280 pages, Paperback

First published January 1, 2007

10 people are currently reading
198 people want to read

About the author

Nina Ardianti

10 books400 followers
I love reading and writing feel-good romance stories.



Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
47 (17%)
4 stars
58 (21%)
3 stars
97 (36%)
2 stars
49 (18%)
1 star
13 (4%)
Displaying 1 - 30 of 61 reviews
Profile Image for rhidayat.
119 reviews6 followers
January 7, 2017
Kalo udah jodoh memang g akan kemana.
Mungkin itu kutipan yang tepat buat ngedapetin buku ini, yap, buku yang udah jarang, sekalinya ada yg jual pasti pake harga bisa sampe 3kali lipat, dengan embel2 "Langka".
Setelah sebelumnya baca bku Fly to the sky dan restart saya berniat untuk membaca buku ka nina, lebih tepatnya melengkapi koleksi.
Alhmdulilh bisa berjodh dengan buku ini, dan dengan harga yg hemat.
Balik ke review:
Dua tokoh yang sama2 mempunyai "lie" dimana diakhir cerita akan terungkap satu persatu.
Penggambaran tempat detai, dan sarkasnya mungkin sedikit ya hha.
Dibuku ini, bakalan dipuas2in sama cerita ilham.
Ditunggu ka karya berikutnya.
Profile Image for April Silalahi.
227 reviews213 followers
March 4, 2015
Membaca buku ini di tahun 2015 sebenernya ketinggalan ya. Cuma daripada gak sama sekali. hahahahha
Novel awal debut nya Mbak Nina ini emang bisa dibilang keren. Bercerita tentang Fedi dan Rere yang keliatannya udah klop satu sama lain. Fedi dengan penggambaran sosok cowok keren, setia dan romantis, begitupun Rere, cewek cantik, aktif di kampus.
Aku pribadi cukup terlena gemes gitu ngebaca penggambaran kisah cinta Fedi dan Rere. Dan BT saat konflik mulai masuk dalam cerita. Emang ya cewek kalau dicuekin itu lama-lama bakalan merasa kesepian juga. Dan mulai deh nuntut kelebihan.
Munculnya Ilham dalam cerita ini sebenernya ngebuat aku kesel sih. Ilham yang mempunyai karakter beda sama Fedi, ngebuat aku mikir, kok Rere bisa ya berpaling perhatian gitu? Secara Fedi lebih baik.
Alur yang ngebuat aku pribadi-tidak menebak jalan ceritanya seperti apa, cukup menikmati cerita ini secara keseluruhan. Dan gak habis pikir juga ternyata simple lie - Judul novel nya Nina berkaitan dengan ending di cerita ini.
Novel ini mengajarkan setiap pasangan untuk saling jujur satu sama lain, dan tetap meluangkan waktu walau sesibuk apapun.
Sweet! ironic! :(
Profile Image for Fakhrisina Amalia.
Author 14 books201 followers
August 20, 2013
Syebel deh baca buku ini :3

Habisnya, pada akhirnya semua punya rencana masing-masing, punya kehobongan masing-masing, dan dari sudut pandang aku, menempatkan Fedi dalam posisi patut dikasihanin tapi juga pengen ditujes-tujes terus dimaki-maki "Lo kok pasrah amat si Fe?"

Syebel syebel syebel!
Terus si Rere yang plin plan, Ilham yang sok cakep tapi emang capek dan bad boy dimana-mana memang lebih menggiurkan, sih :3 Karakternya bikin esmosi semuah! pantes, Sarah selaku sahabatnya Rere jadi bete buerat dan nggak mau berkomentar apa-apa lagi tentang kehidupan Rere.

Syebel!
Tapi ceritanya segar, walaupun membosankan dan lempeng-lempeng banget di awal. But it was okay.

Tapi sekali lagi, syebel.
Profile Image for Christian.
Author 32 books841 followers
July 26, 2007
Kesan pertama gue: SUMPAH NYEBELIN BANGET. Bukan cuma ceritanya berkesan 'datar-datar' aja, gue sampe pada titik bosen. Tapi, SINTIIIING! Nina memutarbalikkan semua pendapat awal gue itu dan menyunat semua kebetean gue di bab akhirnya yang very-very naughty. Keren, Na! I'm your new fan.
Profile Image for Latiesha.
3 reviews
December 16, 2018
Dan...
Saya suka Ilham, huehehe (pinjem kata2 ngikik ala Mba Nin di novel ini). Dari dulu pas dia nongol di Fly to the Sky terus juga di Restart, saya tau bahwa saya bagian dari timnya Ilham, wkwkwkwk..
Ok back to Simple Lie, ini memang buku lama. 2007. itu udah hampir 11 tahun yang lalu. Dan saya baru baca sekarang? Ga juga sih. Udah pernah baca dulu tapi sekilas (itupun di perpustakaan kampus). Terus tiba-tiba liat aja gitu ini novel nongol di online shop (bukan buku baru sih..jelas lah yah). So, beruntung banget bisa dapetin ini novel yang sangat langka.
Simple Lie menceritakan Rere yang hidupnya tuh nyaris sempurna (yah ga jauh2 lah dari cantik, pinter, supel, ramah, etc) dengan pacarnya yang hampir mendekati tipe Mr. Right bagi semua cewek di dunia bernama Fedi. Kalau saya jadi Rere harusnya tuh bersyukur banget dengan semua yang dia dapet, tapi yah emang sih pesonanya Ilham ga bisa banget dicuekin. Ibaratnya tuh hidup sama Fedi itu selurus dan senyaman di jalan tol. Ga ada tantangannya. Lurus dan terlalu nyaman. Tapi kalau sama Ilham tuh kayak naik roll coaster di tengah pelangi (gini banget yak kiasannya) yah intinya penuh tantangan dan warna. Jadi mulailah cerita ini mengalir soal kebimbangan Rere yang dia sayang Fedi tapi sayang Ilham juga. Ilham yang nyebelin itu. Ilham yang bad boy itu. Iya, Ilham yang pingin saya getok pake sepatu tapi terus dipeluk, hahaha..
Gaya penulisan kak Nin yang lancar, ga ngebosenin bikin saya betah sama ini novel dan ga kerasa aja gitu udah mendekati ending. DAN...rasanya kayak dilempar bom deh baca Endingnya, wkwkwkwk..
Saya adalah fansnya Kak Nina. Dan saya berharap Kak Nina bisa terbitin karya baru lagi (kalau bisa soal Ilham yah). Coz pingin banget liat cewek model apa yang bisa luluhin Ilham dan diajak serius sama dia. Karena kayaknya doi udah ga sama Rere kan (hasil mikir setelah bacar Fly to the Sky, Restart, dan sedikit di Meet Cute karena keburu diapus)..
Profile Image for Ifnur Hikmah.
Author 5 books13 followers
August 4, 2013
Rere: cantik, baik, pintar, populer, aktif di kampus, humble, demenan semua cowok.
Fedi: ganteng, caring, tanggungjawab, pintar, baik, nice, charming, idaman semua cewek.
Ilham: ganteng, nyebelin, jorok, sebenarnya peduli tapi dengan cara ngeselin, minta ditimpuk, pintar, rajin shalat, suka nyela dan ngeledek. Tiap ketemu bawannya minta dipites.
Rere merasa hidupnya sempurna banget ketika pacaran dengan Fedi. Her perfect boyfriend. Iyalah, pas anniversary setahunan tiba-tiba dikasih kado di tengah kantin yang rame, kurang sweet apa coba? Tapi, semuanya berubah ketika Fedi jadi project officer Festival Jazz di kampus dan itu bikin dia sibuk banget. Belum lagi jabatannya di senat, kompetisi manajemen entah apalah itu, jadi waktu buat Rere berkurang. Di lain pihak, Rere akrab dengan Ilham. Ilham bikin Rere nyaman dengan caranya sendiri. Caranya Ilham yang beda banget sama Fedi. Ilham yang, kalau dilihat kasat mata, enggak banget dan mendingan Fedi ke mana-mana tahunya malah munculin butterfly di perut Rere. Sampai Rere bingung milih, Fedi atau Ilham?
Akhirnya gue baca juga novel utuhnya Nina Ardianti, hehe. Di saat orang-orang heboh dengan Ferdian Arsjad, gue malah baca novel lamanya Nina yang udah enggak bisa ditemuin di mana-mana ini. Bukannya bersikap antimainstream—hidup hipster haha—tapi yang tersedia cuma ini, hehe. Gue baru baca cerita Nina di blognya, Meet Cute, and I’m falling in love with her writing style. Tapi, ya, emang belum jodoh sama Restart. Ada aja halangannya pas mau beli buku itu. Janji, deh, abis ini beli. Kenapa? Karena, sama seperti Meet Cute, gue juga jatuh cinta dengan gaya menulis Nina di Simple Lie ini.
Oh ya, buat yang baca review ini, enggak usah iri gitu, deh, lihat gue bisa punya Simple Lie, hehe. Di saat gue bingung nyari buku ini ke mana, ternyata Mbak Yuska punya. Dengan enggak tahu dirinya gue minjem. Eh, dengan baik hatinya Mbak Yuska ngomong, “buat kamu aja, deh, If.” Huwaaa… ditawarin gitu? Dengan makin enggak tahu dirinya ya jelas gue terimalah. Enggak terhitung ini buku ke berapa yang Mbak Yuska kasih ke gue, hehe. Makasih, Mbak.
Back to this book. I love this book. Bahasanya mengalir santai. Sekarang, gue enggak terlalu suka sebenarnya dengan gaya menulis yang sangat santai kayak gini. Tapi, back to these year ya, tahun segitu emang banyakan buku pop gayanya begini. Buku luar pun begitu. Jadi, ya, dinikmati aja. Gue enjoy, kok. Apalagi dialog-dialognya. Real banget.
Soal setting, itu bikin gue kangen kampus. Ini UI, kan, Kak Nina? Secara gue anak UI, jelas aja gue bisa ngebayangin di mana-mana aja lokasinya. Meski gue anak FISIP, gue sering, kok, makan di Kantek. Yah, FISIP, kan, banyakan cewek sedangkan Teknik banyakan cowok. No wonder-lah anak FISIP makan di Kantek. Apalagi pas semester satu, pas ada larangan anak baru makan di Takor. Jadilah kalau enggak ke Kansas ya ke Kantek. Lagian, makanan di Kantek lebih murah dari pada Takor. *kok ini jadi bahas kantin?*
Karakteristiknya juga gue suka. Gue maklum sama kesibukan Fedi. JGTC gitu, lho. Gue dateng, kok, pas JGTC 2007. Itu tahun pertama gue kuliah. Sebagai anak baru ya wajarlah norak-noraknya datengin semua acara kampus. Lagian, enggak hype banget sih, enggak nonton JGTC? (Yakin aja ini JGTC, hehe. Sebenarnya, Festival Jazz FE ya JGTC. Dan secara ini dibikin tahun 2007 jadi gue berasumsi ini JGTC 2007. Dooh, enggak penting, If, haha.)
Anyway, gue cinta ILHAM. Memang, sih, gue suka Ilham sejak baca Meet Cute. Apalagi waktu itu gue lagi suka-sukanya sama cowok Tukang Tambang *enggak enak banget nyebut profesinya begini haha* dan Ilham kerja di pertambangan. Novel ini bawa kita balik lagi ke masa-masa Ilham masih kuliah dan bikin lebih kenal Ilham. Gila, ya, dibalik semua sikapnya Ilham yang annoying, dia, tuh charming-nya enggak ketulungan. Memang, sih, Fedi itu pacar yang baik. Cuma, gue ngerasa kalau pacaran sama Fedi, tuh, ngebosenin. Mending Ilham. Kayak rollercoaster, hehe.
Tapi, gue nanya, nih. Jadi, sebenarnya Ilham itu sama Rere atau sejak dulu jadi frigid gitu sama cewek-cewek karena naksir mati sama Syiana, sih? Itu, Stuck-nya, mohon dilanjutin ya, Kak Nina *dikeplak* hehe.
Ketika gue masuk bab terakhir, gue jadi benci sama semua tokoh. Memang, sih, hidup ini kayak spiderweb. Kita enggak pernah tahu kita bisa berkenalan dengan siapa melalui orang yang kita kenal. Ya, namanya juga nasib. Kita enggak pernah bisa menebak orang-orang yang kita kenal bisa menghubungkan kita dengan orang lain lalu membentuk nasib baru. Tapi, begitu baca buku ini gue jadi benci sama semuanya. Fedi, sih, kasian. Ngenes banget nasibnya. Tapi, gue juga benci karena dia enggak fight. Kesannya, kok, cemen gitu, sih. Rere juga jadi stupid bitch yang sukses bikin gue ilang simpati sama dia. Ilham juga licik, sih, cuma karena dia ganteng jadi dimaafin, hehe.
Sebenarnya masalah mereka, tuh, simple. Cuma egonya tinggi jadinya make jalan licik dan muter-muter enggak penting untuk ngedapetin semua yang mereka mau.
Oh ya, Ilham tinggal di Tanjung Barat. Di Tanjung Mas Raya, ya, kak Nin? Di blok apa? Gila, ya, empat tahun kuliah plus dua tahun setelah lulus sampai sekarang, gue, kan suka bolak balik sana. Coba tahu dari dulu. Kali-kali bisa mampir. Harus makin sering main ke Tanjung Barat, nih *numpang di rumah Rhara*.
Overall, Simple Lie is light book. Page turner banget. Tapi…. Ilham ternyata enggak bisa bikin gue move on dari ETIENNE ST. CLAIR (Anna and the French Kiss. Review di sini). Padahal tadinya mau baca buku lain karena mau move on dari Etienne. Tapi, gagal.
Dooh, kurang charming apa, sih, Ilham. Apalagi sekarang. Ilham udah dewasa. Tapi, tetap aja kalah dari Etienne. Huhuhu… (penutup yang enggak penting).
Intinya, gue abis ini harus baca Restart. Lebih hot mana, sih, Ilham atau Ferdian? Kayaknya, sih, gue bakal setia jadi #TeamIlham. Good job Kak Nin… *uyel-uyel Etienne*
Profile Image for Arutala.
508 reviews1 follower
February 18, 2025
Awalnya lempeng saja ceritanya namun makin lama makin menarik karena ternyata ada persekongkolan semi jahat di setiap aksi yang dilancarkan para tokohnya. Bibit konspirasi kecil mulai tumbuh perlahan tanpa disadari. Ironis. Dibaca tahun ini rasanya asyik saja karena banyak ikon masa lalu yang telah musnah macam Carefour dan kaset muncul dalam novel ini. Okelah.

Sesungguhnya yang lempeng hanya diri Fedi seorang. Peran Ilham dan Rere sendiri menentukan juga sih.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
September 2, 2015
”the easiest kind of relationship is with ten thousand people. The hardest is with the one. CORRECTION. THE TWO.”

Masih tentang cinta, kali ini penulis ingin berbagi kisah tentang cinta segitiga antara Fedi-Rere-Ilham. Rere yang mempunyai hidup yang bagi semua orang sempurna, cantik, pintar dan punya kekasih yang tidak kalah sempurna, Fedi. Hubungan mereka pun selama setahun terakhir berjalan dengan lancar dan mesra, mereka seperti diciptakan bersama. PERFECT COUPLE.

Namun, kehidupan berubah...Fedi yang semakin sibuk dengan proyek barunya dikampus, membuka kesempatan baru bagi Rere. Intensitas pertemuan dan komunikasi yang mulai terganggu, malah makin memperkeruh keadaan. Ya, perlahan-lahan ada pria lain yang hadir dalam kehidupan Rere, dialah Ilham. Kakak tingkat Rere di kampus.

Ilham bagaikan oase di kehidupan Rere, Rere mulai merasakan rasa nyaman yang lain dengan kehadiran Ilham, dan mulai membanding-bandingkan antara Fedi dan Ilham. Padahal keduanya sungguh berbeda, 2 pria yang punya keunikan masing-masing, yang mengisi hati Rere dengan caranya masing-masing. Hingga tanpa disadari, Ilham pun menjadi orang ketiga dalam hubungan Rere-Fedi dan anehnya Ilham sama sekali tidak keberatan. Dimulailah kebohongan demi kebohongan, ya Rere mulai bermain api, untunglah Fedi sangat sibuk, sehingga tidak menyadari bahwa Rere telah berubah.

Tapi, karena Rere masih terus menggantungkan hubungannya dengan Ilham, akhirnya Ilham memilih mundur. Dan ini membuat Rere kehilangan sosok Ilham. Ternyata ada maksud terselubung Ilham atas keputusannya itu, dia ingin Rere bisa memilih dengan hatinya, antara dia atau Fedi. Rere pun mulai mempertanyakan hatinya, tapi dia tidak mau disalahkan dan ketika Rere telah memilih, dia pun menghalalkan segala cara untuk itu...

Aku sangat menikmati membaca novel ini, temanya biasa banget, tapi dengan gaya menulis Mba Nina yang lincah dan mengalir, aku semakin ketagihan buat membaca novel ini, dan tanpa terasa sudah di halaman akhir saja. Walau memang karena ini termasuk novel lama, bahkan langka, novel ini masih membutuhkan editan lebih jeli lagi karena banyak sekali typo yang bertebaran, untungnya karena terlalu menikmati ceritanya, aku sama sekali melupakan urusan yang satu ini ^^

Namun...aku gak suka sekali dengan twist pada endingnya, entah kenapa makin membuatku sangat...sangat tidak menyukai karakter Rere. Tapi itulah CINTA....tidak bisa dipaksakan
Profile Image for tiTa.
516 reviews20 followers
November 9, 2012
dan akhirnya.. selesai juga sama novel ini. Yay!!
Cari novel yang satu ini ya, perjuangannya ampun banget! Masalahnya udah out of print gitu. Dan setelah perjalanan nun jauh yang berliku-liku (oke, yang ini hiperbol abis), akhirnya bisa juga ngebacanya.. Yippi.. Walaupun cuma bakal minjem sama temen yang juga minjem.. hohoo *lambai2 buat mizz.asa*
Dan kenapa segitu ngebet nya pingin baca novel satu ini..
Ceritanya bermula waktu selesai membaca novel Fly To The Sky. Itu loh, salah satu novel duetnya mbak Nina Ardianti bareng mas Moemoe Rizal yang keren abis (Hayoo! udah pada baca belum?hehee). Nah, di FTTS itu kan ada yg namanya Ilham kan ya? Abangnya si Edyt itu! Iya, yang cute itu! Yg kerja di perusahaan minyak itu. Yg keren abis walau kadang nyebelin hingga pingin banget nimpuk ubun2nya pake diktat 1001halaman with a hardcover.
Nah.. ternyata, mbak Nina ini udah punya cerita tersendiri tentang our beloved Ilham.
Dan setelah the rendom walk hingga akhirnya bisa menuntaskan membaca novel ini apakah saya menyesal? oho... tentu saja tidak.
Ini cerita cintanya Ilham loh! Ilham yang geblek bin bengal itu. Cerita cinta segita antara Ilham, Rere, dan -The Prince Charming- Fedi.. Dan Rere juga ngak kalah gebleknya dari Ilham. Gimana bisa dia berpaling dari pacarnya, Fedi, yang udah ngak bisa diapa-apain lagi kesempurnaannya itu, buat orang gila macam Ilham? Oke, memang ngak ada orang yg sempurna. Tapi kalo cowok itu dinilai pake angka dari 1 sampe 90, maka Fedi bakal dapet nilai 95. Well, 94,5 lah paling ngak. Nah, Ilham? Walaupun dia smart, tapi kepintaraannya itu jarang banget dimanfaatkan dengan baik *tepok jidat*
So? Memangnya bakal gimana alur kisah mereka? Edan! Hahaha,,
Buat mbak Nina, U r the best sista!! Hihi,, ditunggu lho Ilham lainnya. Ooops! Maksudnya, ditunggu lo novel lainnya..
Profile Image for Masniaty.
60 reviews
January 18, 2013


Ini buku udah beberapa kali mau baca tapi begitu membacanya dia awa;-awal jadi ilfil. Karena belakangan ini lagi suka baca novel ringan, akhirnya terbaca juga ini buku, ^_^





Well, ceritanya tentang kehidupan kampus. Seorang Rere yang almost perfect di semua bidang, digilai para cowok, mempunyai pacar yang ga kalah perfectnya bernama Fedi. Udah keseringan baca cerita yang seperti ini ya, sebenarnya jadi males. Tapi karena penasaran, lanjut terus akhirnya.





Kehidupan asmara mereka baik-baik saja, sampai kemudian datanglah Ilham yang mempunyai perangai bertolak belakang dari Fedi. Ilham digambarkan sebagai cowok cuek yang amat sangat menyebalkan tapi entah kenapa Rere suka. Karena itu, kebohongan kecil pun mulai terjadi, kebohongan kecil yang menciptakan kebohongan-kebohongan lain dan selanjutnya. Bukannya aku mendukung perselingkuhan kalau aku lebih suka ngerasain kedekatan Rere dan Ilham. Hehe... Seru, Ilham yang cuek dan caranya yang tidak biasa mengungkapkan perhatian dan kasih sayang, i love it.





How about the ending ? Full Surprise !! Banyak kejutan-kejutan yang tidak diungkapkan di cerita sebelumnya, terungkap di belakang. Well, menurutku Fedi cowok baik yang sayang sekali dilewatkan oleh cewek manapun, termasuk aku. Haha...... Pokoknya, buku ini seru, dan tiga bintang ya.





Kalimat favoritku di novel ini, nasehat Alena, kakak Rere, kepada Rere, "Kamu yang memutuskan siapa yang sebenarnya paling kamu sayang. Kalau kamu berani, apapun yang dikatakan hati kamu, kamu akan menjalaninya dengan resiko sebesar apapun."









Profile Image for Jervine.
6 reviews3 followers
February 20, 2009
Fiuh…cerita yang betul2 menipu!! Sebetulnya seru2 aja pas baca. Pengen tau akhirnya si tokoh utama akan mengambil keputusan macam apa.

Penulis betul2 berhasil membangun image yang bikin pembaca akan mengatakan, “oh…ternyata…”. Menyakitkan!! Seperti epilog di cover belakang yang mengatakan, “then everything is not as it seems”. Yupz, it’s totally different, ga nyangka banget. Simple Lie…??? Hm, i don’t think so.

Intinya sih cerita ttg Rere, seorang gadis yang cantik, pintar, aktivis, populer, n segalanya deh. Yang almost perfect in everythings. Punya cowok, Fedi, yang jg ga kalah perfect. Bener2 pasangan perfect deh.

Sampe kemudian muncul Ilham di kehidupan Rere, yg ternyata mampu memberikan warna baru dlm perfect life-nya si Rere. Nah, kehadiran Ilham ini bener2 bikin Rere pusing tujuh keliling. Dia harus memilih di antara Fedi dan Ilham.
Dan…,dari situlah semua berawal.

Sebenernya pembaca mungkin ga terlalu kaget dengan keputusan yg diambil Rere. Cerita yang mudah ditebak. Tapi…..,, caranya itu lho!!!! Ga nyangka banget deh pokoknya. Bikin keki. Seru jg sih. Tp cukup meyebalkan jg. Ah, sudahlah…, daripada jadi spoiler, mending baca sendiri bukunya. Q ga bisa bilang buku ini jelek, tp jg ga bisa bilang bagus. Ya…gitu deh. Nothing to lose-lah bacanya.
Profile Image for Almira Nuringtyas.
99 reviews3 followers
June 9, 2013
Setelah baca FTTS, sempet mupeng banget sama nih buku. Terus keinginannya sempet tenggelam karena banyak wishlist novel2 lain, sampe gak sengaja nemu nih buku di tumpukan buku bekas yg dijual di Pesta Buku Murah. Langsung senengnya kayak nemu harta karun XD hepi, hepi bangett :D :D

Sinopsis ceritanya, kayaknya udah jelas banget ya di belakang bukunya. Awal awal baca nih buku, sempet ngerasa boring, tambah gue gak terlalu suka gaya bahasa Kak Nina disini, yg belum semature buku2 selanjutnya. Tapi tetep lanjut baca deh, karena kepo baca review orang2 tentang endingnya yg unprecditable.

Dan ternyata, gokiiil!!! Bener kayak sinopsis belakangnya, "then, everything is not as it seems". Ckckck, gue geleng2 kepala sendiri bacanya.

Sayang, menurut gue penggambaran Ilham disini malah rada bikin gue ilfeel nih huhu :'( padahal gue udh suka banget sama sosok Ilham semenjak FTTS&Meet Cute yg ada di blog Kak Nina. Dan berantemnya Rere-Ilham itu agak ngingetin gue sama Syiana-Fedrian.

Last, sebel banget sama Rere. Bagus deh dia gak berlanjut sama Ilham HAHAHA (kalo baca dr meet cute, Ilhamnya udh jomblo lagi =p)

3 stars buat debut Kak Nina yg okeh :)
Profile Image for Afifah.
409 reviews17 followers
January 7, 2015
Buku pertama Nina Ardianti yang saya baca, dan seperti sebelum-sebelumnya saya tidak memasang ekspektasi yang tinggi. Kisah cinta segi tiga (atau empat?) ini bukan yang pertama saya baca. Tepat sebelum ini ada buku Crush karangan Veronica Latifiane yang juga menuturkan kisah yang mirip namun dengan setting yang berbeda.

Gaya penulisan dalam buku ini cukup melelahkan untuk saya. Beberapa kali ada suatu cerita yang berkesan humor namun saya tidak mengganggapnya lucu jadi at the end berkesan garing. Belum lagi penjelasan berputar-putar tentang suatu masalah dan lalu tiba-tiba lompat ke hal lain. Biasanya saya suka bacaan yang seperti itu, namun buku ini terlalu abstrak bagi saya sehingga efeknya membuat pusing.

Bagian yang saya sukai dari buku ini saat melibatkan Ilham dan keluarganya. Menurut saya kalau tidak dibumbui dengan kata-kata yang tidak perlu, bagian ini heartwarming.

Bagian hidden yang ada pada akhir cerita sebetulnya cukup bisa wrap-up kisah yang terkesan bolong-bolong ini. Saya pribadi menganggapnya sebagai twist dari cerita karena ada bagian yang tidak saya duga. Overall, 2.5 out of 5 stars for this book.
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
July 15, 2011
hohooo asyik deh ceritanya , yah walopun sempet bete karna di awal2 cerita yah biasalah , tentang cewe perfect yang punya hidup ala princess gt .tp saat konfliknya dateng dan BOOM ! jalan ceritanya makin seru aaja !
mugkin bner ya kata orang kalo orang yg kita sangka2 sebelumnya bakalan sering nongol di hidup kita hanya karna kejadian yang bener2 simple aja. mungkin bukan orang aja sih, bsa aja barang dalam hal ini gw yang ngalamin senndiri :D

well, simple lie cocok banget ama isi novel ini sendiri . yah karna kebohongan kecil itulah sampe bkin hubugan so perfect RERE-FEDI sampe harus bubaran . wohoooo bener2 yah , COOL banget deh cara mereka bohongnya >> ILHAM-RERE maksud gw .
yah walo harus gw akuin hub rere-ilham lebih menarik dr pada rere-fedi . *bner2 yah gw pendukung perselingkuhan hahahah*

dan secara mengejutkan, di akhir cerita penulis memaparkan kebohongan2 yang tak disebutkan di cerita2 sebelumnya. dan well, cukup menusuk aja rasanya . dan harus gw bilang, POOR FEDI :(
Profile Image for Viktoria.
135 reviews1 follower
August 24, 2012
Berawal dari review seseorang dan jadi penasaran banget, sebagus apa sih ceritanya?

Well, bab-bab awal emang datar-datar aja, perkenalan siapa itu Rere, kegiatan di kampus, pacarnya yaitu si Fedi, temen-temennya Rere, sekitar kuliahnya... dan *bam!* segalanya mulai berubah ketika sosok Ilham datang, mengantar Rere pulang ketika Fedi ga bisa anter Rere balik.

Kemudian semuanya terasa enjoyable, menarik, sampe ga bisa lepas sama buku ini hahaha. Dan, mulai berprasangka jelek sama beberapa tokoh yang (sepertinya) antagonis.

Mendekati ending, yang saya pikir bakalan ketebak, cuma degdegser gimana gitu pas bacanya (apaan sih), tapi... *bam!* penulis bener-bener jago merangkai ending yang... unpredictable, dan memutarbalikkan keadaan. Serius, saya antara ketawa, speechless, kagum, kaget, dan geleng-geleng pas baca endingnya... Mengapa? Karena, sesuai banget sama taglinenya : "then everything is not as it seems". Great!


PS : by the way, kadar suka sama Ilham jadi bertambah sejak baca di Fly To The Sky. Cuek tapi sebenernya care, of course, in his own way!
Profile Image for Dian Putu.
232 reviews9 followers
January 31, 2015
Simple Lie, novel lawas karya Nina Ardianti. Novel yang setahu aku, di tahun 2014 sampai sekarang dicari banyak penggemar Nina Ardianti, tapi novel ini udah kayak barang langka aja. Susah banget nyarinya. Kalaupun ada yang jual, harganya udah kayak novel best seller yang tebelnya bisa buat ganjel pintu.

Untungnya, aku punya satu, nih. Udah lama nyempil di pojokan rak buku tapi nggak aku sentuh-sentuh. Tapi, beberapa hari yang lalu, aku merasa pesona novel ini berpendar-pendar dan akhirnya mutusin buat membacanya. *Hehehe….alay, ya? Ini efek baca Simple Lie, lho.

Gaya berceritanya masih Nina Ardianti ala jadul, kayaknya. Meskipun, udah terasa banget khas penulis satu ini – heboh. Tapi, novel ini bertebaran typo dan beberapa kalimat tidak baku.

Rating 3,4 dari 5 bintang

Baca resensi selengkapnya disini >> http://dianputu26.blogspot.com/2015/0...
Profile Image for Retha Aryudhanti.
253 reviews17 followers
September 2, 2013
baca awal2 msh flat, cewek macem Rere: cantik, baik, pinter, terkenal di kampus, slengean, pny pacar ganteng dan sm terkenalnya pula... Fedi.

nyampe di tengah2, lah.. laah... siapa pula ini Ilham?? issshh, ga kalah kecenya dr si Fedi. Klo Fedi rada kalem, nrimo. si Ilham bnyk omong dan pedes makjleb bikin orang kesepet.

Rere sm Fedi anteng2 aja selama pacaran. Keduanya memang sibuk, tp disempet2in klo buat ketemuan mah. Nah, sampai suatu hari, si Fedi kepilih jd PO buat acara musik di kampusnya gitu, makin sibuklah dia. Rere yg semula pengertian jd kesel juga akhirnya. Keadaan genting begini, nyeliplah si Ilham. (jeng.. jeng.. jeng..)

Sisanya baca sendiri aja yaa, klo dilanjutin di jamin gue bakalan spoiler! heheheee
Dapet buku ini baru banget, iyaa telat bacanya pdhl terbitan 2007. Urutan bacanya jd mundur gitu, gpplah drpd ga bc sm sekali. (apeulah ini...)
Profile Image for Fitriii.
54 reviews3 followers
October 3, 2013
ketemu!!!!!!! yeeeaaay! :))
kayaknya emang udah terlanjur suka sama karya2nya ka Nina.. meski baru dua siiiih yg sy baca, FTTS dan akhirnya karena FTTS inilah sy akhirnya rela ngubek2 seisi Jakarta buat nyari Simple Lie yg udah ga mungkin ditemuin di Gramedia (hiperbola to the max)
suka karya ka Nina karena tulisannya asik, apa ya kata yg tepat??? yaa pokoknya asik lah, karena novel yg buat saya bagus adalah novel yg bisa bikin saya me-narasikan-nya atau seolah2 saya lagi proses reading buat syuting sebuah film, hhehe;p
dialog yg dibuat ka Nina tuh, asik (lagi).. tak-tek-toknya enak diikutin.. guyonannya juga ga garing..

aaaah, ka Nina.. suka sama Ilham meskipun dia ternyataaaa ehm, tapi ttp SUKA! pake "S" bukan "C"..

Project Meet Cute-nya lanjutin ya kaaaa, itung2 sedekah sama kita2 yg suka sama Si Unpredictable Ilham Fernando Fauzi.. :)

Fedi apa kabarnya yaaa???! kasian dia.. :(
Profile Image for Halida Hanun.
325 reviews13 followers
February 1, 2017
baca ulang buku ini dan masih sebel sama endingnya yang kampret itu



kalo ada yang bilang kak Nina mirip Ika Natassa atau aliaZalea karena tokoh utamanya di Restart adalab seorang bankir dan anak band, maka bacalah buku ini. karena di buku ini, kakNin lepas dari bayang-bayang mereka dan bisa membuktikan kalau kakNin emang keren.
mungkin kalau bisa dicari kemiripan antara kakNin dan kak ika atau aliaZalea adalah ceplas-ceplos dialog antar tokohnya.

kalau sebelumnya udah jatuh cinta sama Ian di Restart, ternyata Ilham di Simple Lie ini mampu bikin gue berpaling. boook, ian itu terlalu tenang. sementara Ilham orangnya asyik dan penuh kejutan. kayaknya kalau sama Ilham selalu aja ada kejadian menarik. jadi, setelah baca buku ini, gue resmi jadi #teamIlham. yeah!

yang bikin sebel dari buki ini adalah......ending. endingnya bikin pengin garuk-garuk tembok. apa-apaan sik itu kaknin????
Profile Image for Tika.
10 reviews
July 30, 2007
Mulanya aQ pikir novel ini bagus tapi standar karena ceritanya mudah ketebak,,,tapi itu sebelum aQ baca bab terakhir.

Setelah aQ baca sampe abiz,,,sumpah bener2 novel yang out of the box,,,ga streotip kaya novel percintaan pada umumnya, justru lebih mirip sama skenario film2 thriller nya hollywood.

Mungkin novel ini lebih tepat kalo dikasih judul Cruel Intention.

Tanpa bermaksud spoiler but I really hates Rere so much ( tokoh utamanya ) n I really fallin love with Fedi, thanx udah nyiptain tokoh ini, Fedi bener2 jadi tolak ukur aQ buat menilai kaya apa sebenernya Mr.Right itu.
Profile Image for Mellisa Assa.
144 reviews9 followers
February 17, 2014
First time baca karya mbak Nina dan langsuuuung suka. Temanya sih umum soal cinta segitiga antara Rere, Fedi dan Ilham. Tapi aku memang menyukai gaya bahasa yang ringan dan cara mbak Nina bercerita yang asyik jadinya nggak mau berhenti baca sampai akhir. Aku juga jadi penasaran pada siapa Rere menjatuhkan pilihan dan ikutan bingung juga saat dia dilanda dilema harus memilih antara Fedi atau Ilham. Daaaan mbak Nina juga berhasil membuatku jatuh cinta pada sosok Ilham hehehe. Walaupun banyak typo dan endingnya agak gimanaaa gitu but overall aku suka novel ini.
8 reviews
May 30, 2013
My First young adult novel, dan aku baca pas SMP hehehe. suka banget banget deh ya langsung sama karakter Fedi, yang oh so perfect dan penyabar, yang bahkan ga sadar kalau sampe di khianatin.

Rere dan Fedi are so lovely couple, sampe akhirnya dateng Ilham yang ganggu semuanya.

Asli deh ga suka Rere dan Ilham disini mungkin karena badboy banget dan antagonis. tapi di Fly to the Sky. I love him so much! hahaa
Profile Image for P.P. Rahayu.
Author 1 book37 followers
February 5, 2020
Simple Lie
oleh Nina Ardianti

3 dari 5 bintang

Baca ulang di tahun 2019

Saya tahu, kok, novel ini tidak serapih karya Nina lainnya. Tapi, saya masih tetap jatuh cinta dengan ceritanya.

But well, I don't want to be like Rere.. or Ilham. Even though Ilham is cute as hell, but just couldn/t accept what he did to Fedi.

...I still love you. But I know, if I really, really love you, I have to set you free... -- Fedi

Profile Image for Rendi Febrian.
Author 5 books82 followers
March 6, 2014
Membosankan! Cerita pertama Mbak Nina ini bener-bener boring, sigh! Untung minjem, huehehehe.

Nah, sama itu jga, terlalu banyak huehehehe di sini. Please deh, sepanjang mata gue memandang isi cerita selalu ada aja huehehehehe. Jadi males bacanya.

Ini nggak gue habisin sampe selesai, gue langsung buka 3 bab terakhir dan gue langsung tau inti ceritanya apa.

1 bintang untuk Ilham (Oh, my GAY!!!)
1 bintang untuk Mbak Nina (yg ngakunya masih muda!!!)

Huehehehehe...
Profile Image for Diah Didi.
689 reviews142 followers
November 4, 2007
It's soooo BORING and so STANDARD!! Males banget! Jadi nyesel beli novel ini.
That's my first thought. Until I found it myself.

IH!!!! Kenyataan memang bisa sangat Menyakitkan dan MENYEBALKAN!! Gue jadi sebel BUANGET ama RERE, and Ilham of course!!
FOUR THUMBS UP deh buat kenyataan yang tak pernah terpikirkan olehku. Menyebalkan, tapi justru di situ indahnya.
COOL!


Profile Image for Annamaria Apria.
28 reviews
March 18, 2011
ini buku yg sebenernya ga pengen g baca. berhubung dipaksa mulu, jadi g baca juga..
shok abis pas endingnya...
gila ga nyangka bgt...
bener2 penuh kebohongan. g sampe bingung siapa yang boong n siapa yg diboongin...
g yakin, 7 dari 10 org yang baca buku ini pasti mangap n speachless pas sampe ending...
keren juga pengarangnya bisa bikin ending kayak gini
Profile Image for Anita Carolina.
94 reviews6 followers
September 9, 2012
wow, baca bukunya sih udah dari masa sma, dan jujur aja dulu itu salah baca judul bukunya gw bacanya simple life padahal tulisannya simple lie which is cocok banget sama isi nih buku hehehe
well, bukan cerita yg romantis, suci, bla-bla,bla tpi ceritanya tetep enak diikutin dan tau2 di ending... surpriseee!!!! nb. bersiap2lah manggil si rere bitchy di akhir cerita ;)
Profile Image for oshiruka.
5 reviews2 followers
August 4, 2014
errrr...novel yang nyebelin. hampir semua tokoh karakternya evil. bahkan saya nggak suka sama ke 3 karakter utama-nya.
untungnya saya masih bisa kecantol sama edyta.
tapi saya suka sama gaya penulisan nina, saya suka sama novel yang dari awal udah bikin nyaman bacanya sekalipun cerita di dalam novel tersebut biasa" saja.
Profile Image for Sorayya.
33 reviews2 followers
October 8, 2007
The only interesting part of this book was the place setting: my college (same faculty, different major). It's nice to read a story that took place in somewhere you know very well. I could imagine every place written there.
Despite the twisted ending, the story bored me most of the times.
Profile Image for Nona.
51 reviews
June 19, 2008
a story about a girl who had a perfect life
a perfect mate
til another un-perfect one came into her life
and changed her perfect life
then everything is not as it seems

a novel about love:
find a desired one... without any doubt.

Just loved this novel.. :)
Displaying 1 - 30 of 61 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.