Buku ini membantu Anda memperlajari dan menganalisis sebuah tulisan tangan. Meski cukup banyak pernak-pernik dan variasi yang perlu diperhatikan saat menganalisis tulisan tangan, tetapi sebagai awalan, Anda hanya cukup memahami sebelas hal utama berikut:
- margin atau jarak pinggiran tulisan - spasi atau jarak antarkata atau baris tulisan - baseline atau garis dasar tulisan - size atau ukuran tulisan - tekanan penulisan - zona penulisan - kemiringan tulisan - tipe tulisan - kecepatan tulisan - huruf-huruf unik - tanda tangan
Sejauh mana tulisan tangan menggambarkan siapa anda, bagaimana kepribadian anda, bagaimana karakter anda, dan bagaimana konsep diri yang ada tampilkan? Well, buku ini adalah jawaban yang tepat untuk sekian pertanyaan diatas. Ditambahi anak judul ‘Grapho for success’, buku ini rasanya memadupadankan cara menganalisis tulisan tangan dengan segenap materi motivasional. Saya sendiri belum mempraktekkan apa yang diperintahkan buku ini. Maka dari itu, saya sangat penasaran dengan eksperimen ini. Masalahnya, saya belum punya cukup waktu untuk menulis kembali dari awal, mengikuti petunjuk buku.
Kalaupun ada tulisan tangan saya yang bisa dianalisa untuk keperluan eksperimen, saya tidak punya pilihan lagi selain draft surat cinta yang saya tulis untuk sebuah lomba menulis. Dulu, belum ada istilah ‘baper’ (bawa perasaan-red) sehingga rasanya sah bagi saya untuk melupakan segala kejadian setelah ditulisnya surat cinta itu.
Seperti layaknya buku-buku motivasional praktis, buku ini berniat membantu kita untuk menemukan kelebihan dan kelemahan diri kita. Dengan begitu, kita akan mampu memformulasikan tindakan dan reaksi apa yang akan kita lakukan dalam konteks interaksi sehari-hari. Namun, dengan adanya skill analisis tulisan tangan, setidaknya buku ini tidak akan membuat anda menghabiskan waktu dengan percuma. Anda akan belajar banyak. Tentang diri anda, tepatnya.
buku ini, banyak memberikan ilmu mengenai tulisan tangan, dan dengan cepat bisa menganalisis kepribadian seseorang dengan hanya melihat tulisan tangan dan tanda tangganya saja. Hal ini tentu saja mempermudah seseorang untuk mengenali karakteristik seseorang, bukan untuk menghakiminya, melainkan memahaminya dengan lebih baik dan membantu memecahkan masalahnya (jika bisa).
Sebelum baca buku ini memang harus nulis tangan dulu di satu kertas kwarto penuh. My lifetrap ngeri juga. Baru nyadar kalo sisa2 pengaruh masa kecil masih nyangkut di kehidupan saat ini, yg bahkan saya sendiri gak nyadar dan ga ingat kalo punya masa lalu yg menyebabkan lifetrap ini.
Lumayan deh. Mungkin akan dibaca lagi suatu hari nanti. ^_^
Buku yang menelanjangi diri dengan halus, cocok untuk seseorang yang ingin mengenal diri sendiri lebih jauh. Saya ikut seminar dan dapat bukunya. Worth It....