Pada musim dingin kala itu, kau genggam erat jemariku. Hangat meresap sampai ke dalam hatiku—mengingatkanku pada satu masa bahagia yang pernah kurasa dulu, dan aku pun jatuh cinta. Tapi, aku tahu, cerita kita hanyalah kisah yang direka, tak akan mewujud nyata. Aku yang salah membiarkan diriku jatuh begitu mudah, dalam pesonamu.
Kukemasi rindu dan harap ini. Tak ada tempat untukku dalam kisahmu. Kau dan dia, telah lama saling berbagi hari bahagia bersama. Hangat pelukmu hanyalah untuknya.
Aku hanyalah sebuah jeda dalam napasmu, sementara dia adalah udara yang kau hirup dalam setiap hela. Aku putuskan untuk berhenti berharap, dan aku tahu bahwa luka akan mendewasakanku.
Namun, kadang malam membuatku meragu dan kembali bertanya, benarkah dirimulah cinta yang selama ini kucari sepanjang waktu? Kau, berilah aku isyarat. Satu kali lagi saja….
Novel ini seperti menonton drama korea, klise banget. Namun, entah kenapa aku tetap suka walau dari awal aku sudah tahu ceritanya seperti apa.
Novel ini tentang pria dan wanita yang ternyata sudah dijodohkan sejak kecil oleh kedua orangtuanya. Ketika besar, ayah dari sang pria sakit keras, sehingga mereka harus menikah secepatnya. Dengan kesepakatan bersama, akhirnya mereka memutuskan untuk menikah, tapi "menikah secara palsu", hanya status saja. Mereka hidup serumah, tapi seakan-akan orang asing dan tidak boleh mengganggu kehidupan pribadi masing-masing.
Si wanita, Kiran sejak awal memang sudah jatuh cinta kepada suaminya "Jong Hyun", tanpa dia tahu kalau Jong Hyun pun mempunyai rasa yang sama. Namun, karena Jong Hyun pun telah mempunyai kekasih, Sherrin akhirnya mereka pun berpura-pura tidak ada rasa. Tapi ternyata sulit, lama kelamaan rasa itu malah makin menguat, awalnya yang hanya "pernikahan palsu" mereka pun tidak ingin pernikahan itu berakhir, apalagi ternyata mereka telah saling jatuh cinta sejak kecil, tapi karena tidak pernah bertemu akhirnya lupa tapi rasa itu tetap ada.
Overall, aku suka novel ini ^^ walau bisa ditebak jalan ceritanya, namun penulis bisa meramu cerita ini hingga tidak membosankan. Setting koreanya juga cukup detail, walau masih banyak typo sama sekali tidak mengganggu jalannya cerita =)
Nothing special. Kisahnya sudah sering gua tonton di drama2 Korea. Bahkan ada beberapa adegan yang gua rasa emang sengaja diambil dari drama2 tersebut. Misalnya adegan waktu Sherin muntah di baju seorang cowok (sumpah, gua lupa namanya. Padahal baru selesai bacanya). Adegan tersebut mirip dengan adegan di Hanayori Dango serta Full House. Dari segi kata-kata, penulis cukup mumpuni merangkai kata-kata sehingga kalimat yang disajikan dapat dicerna dengan baik dan feel romantic-nya jg dapet. Lucunya, di akhir-akhir novel entah kenapa makin banyak typo. Entah editor yang kecapaian atau bagaimana. Latar cerita pun kurang tergambar dengan baik. Padahal penulis (sepertinya) sudah melakukan cukup banyak riset, sebab nama-nama tempat di Korea ia gunakan sebagai latar. Sayangnya, penggambaran latarlah yang terasa kurang dapet. Sebenarnya buat gua, kekurangan2 karena typo dsb dapat ditebus dengan penggambaran latar yang baik. Namun hal tersebut tidak gua dapatkan di novel ini. Dengan berat hati, gua cuma kasih dua rating.
Novel ini dikasih sama kakak guru les pas aku ulang tahun. Kalo harus jujur, novel ini agak membosankan di awal. Sampe aku gak baca nih novel berbulan-bulan. Tapi karna bosen gak ada lagi novel yang dibaca, akhirnya aku selesain sampe abis.
Tema cerita yang diangkat cenderung umum ; perjodohan karena orang tua kedua mempelai berteman baik. Dan mereka mau menerima perjodohan ini karena tidak ingin mengecewakan orangtua---apalagi karna ayah si Cowok (Jonghyun) yang sakit. Ternyata mereka juga teman masa kecil yang saling suka. Well, latarnya di Korea tapi aku gak merasakan feel Korea sama skali. Trus, alur ceritanya juga agak membingungkan. I mean, aku gak ngerti kenapa tokoh-tokoh yang diperankan dalam cerita ini mengambil langkah yang menurutku tidak sewajarnya. Lalu proses tertarik-menyukai-mencintai juga terlalu cepat.
Misalnya, si Jonghyun udah nikah palsu nih, walau dia udh punya pacar. Tapi gak begitu lama...kayaknya seminggu gitu deh ''istri palsunya'' pergi dari rumah. Dan disitu Jonghyun udah merasa kehilangan dan dengan cepat menyimpulkan kalo dia suka beneran sama Istri palsunya walau dia udah pacaran sama cewek lain selama 3 tahun.
Tapi baguslah kalo cerita ini disantap sebagaai bahan cerita yang ringan :)
Ini karya pertama Adeliany Azfar yang saya baca. Not bad, ibarat cita rasa makanan, rasanya itu pas,layak dinikmati tapi gak puasin hati makannya.
Temanya tentang Cinta pada pandangan pertama dengan teman masa kecil. Klise. Penantian sembilan belas tahun. Sebenarnya kalau dari tema cukup menarik ya, tapi sepertinya penulis kurang mampu mengembangkan tema dengan cukup baik.
Konflik yang diciptakan terlihat hanya berputar-putar dari awal hingga akhir.
Bicara tentang Kiran dan Park Jong Hyun, entah kenapa saya gak dapat feel antara mereka bedua. Malah saya lebih suka Kiran dengan Yuu Jun. Saya lebih suka baca part Yuu Jun nya. Lebih nyata gitu kalau dia benar-benar sayang sama Kiran
Then,about Jong Hyun dan Sherrin, di awal diceritain kalau Jong Hyun sangat menyayangi kekasih nya itu-Sherrin tapi di akhir terkuak kalau dia menerima Sherrin hanya karena alasan gak masuk akal. Cinta palsu blablablabla. Memusingkan.
Dan kenapa bagian ini : Dongnae-gu 1994 ini harus diulang lagi dipertengahan. Jujur saya gak baca lagi ini. Lucu deh kalau satu part diulang kembali. Ini kesalahan siapa?
Meski gak pernah ngikutin drama korea. Tapi kenapa saya mengaitkan novel ini dengan drama korea? Hah. Lupakan lah.
Tapi saya berterima kasih karena novel ini membantu saya membunuh waktu di liburan ini. Terima kasih kak Adel :)x
Mungkin buku ini kebilang basi buat dibaca sekarang (read:2015). Waktu dan Momentnya udah ga pas. Pertama buku ini terbit tahun 2012, disaat Kpop dan Korea lagi booming banget di Indonesia. Tema yang diangkat novel ini juga terbilang mainstream banget, perjodohan, suka jadi cinta, cinta segi - segi,dll. Kedua, mungkin juga faktor umur, tapi kalo denger curhatan temen blog yang umurnya dibawah aku, mereka juga ga terlalu menikmati novel ini.
Ceritanya terlalu Drama Korea. Perjodohan, terus yang awalnya cuma nikah palsu tanpa cinta tiba - tiba jatuh cinta beneran. Ketika udah sadar saling cinta eh ternyata ada cinta lain yang bikin kisah makin bercabang. Belum cukup disitu, ternyata mereka dulu punya masa lalu - masa kecil yang bikin mereka tersadar ketika sudah dewasa.
Fiuh~ So sory, but... Novel ini boring. Aku bahkan speedread buat segera tamatin.
Kutekankan saat itu aku belum gunakan Goodreads dengan baik, atau bahkan belum punya? entahlah. Aku membeli ini saat baru saja melangkahkan kakiku dari parkiran motor, saat itu ada semacam tenda gramedia di pelataran parkir. Kupikir tidak ada salahnya melihat yang diluar dulu sebelum aku masuk ke gramedia di lantai atas. Sialnya, aku tertarik novel ini saat lihat sinopsisnya, jujur bagus. Saat mulai bacanya di rumah, aku ingin sekali menutup novel ini kalau aja gak berpikir uang yang lumayan ku keluarkan jika ku sia-siakan gitu aja, nama tokohnya korea, aku benci. Bukan benci embel-embel koreanya, aku benci karena aku sulit mengingat nama korea. Konyol jika aku harus bolak balik kertas hanya untuk tahu kalau si A tuh yang ini, si B yang ini. Meski begitu, kupaksakan juga membacanya sampai habis. Nothing special. Jika ku lihat diriku sebagai pembaca yang butuh uang banget, ini adalah novel pertama yang kujual.
Seujurnya saya belum membaca karya lain dari mbak Adelia. Namun, untuk novel ini saya merasa ada yang kurang dari gaya penulisan mbak Adelia. Perasaan karakternya kurang menyentuh (atau mungkin saya yang kurang peka). Selain itu, problem yang diangkat terkesan sedikit di-complicated-kan. Saya merasa berputar-putar dan bingung dengan alur ceritanya. Meskipun demikian, saya tetap tertarik dengan novel ini.
Tema drama yang mungkin mainstream disajikan dengan sederhana. Ketika sepasang insan yang dipertemukan kembali, masih menyimpan rasa yang dulu pernah ada namun tak pernah terucap harus menjalani kebohongan dalam suatu hubungan yang sebenarnya sakral. Tetapi hati selalu tahu lebih banyak, meski pikiran mungkin melupa tak lagi saling mengingat, hati selalu tahu rasa yang pernah ia kecap. Hanya saja segalanya tak semudah itu, ketika hati yang lama terpaut jauh telah meraba-raba hati lainnya. Tentunya aka nada hati yang harus terluka, merelakan kebahagian yang tak dapat ia rasa.
cover serta lay out novelnya sendiri menarik, terus juga ada beberapa kalimat yg bagus. like quote but not._. awal baca emang ngebosenin, dan terlalu makasain, malah sempet nemuin bagian yang gak ngaruh sama sekali dengan cerita alias di gak adain juga gak apa-apa._. tapi kalo dilanjutin ke halaman-halaman selanjutnya yakni pas mereka kembali ke Seoul dari Busan, cerita mulai menarik. karakternya cukup kuat, ceritanya juga mengalir. cukup ngaduk emosi walau gak sampe nangis.
entah ini kesalahan siapa, aku nemuin paragraf yg diulang, kata yg diulang, tiba-tiba ada tanda strip (-) pada kata yang bukan seharusnya, beberapa kata yang salah arti, beberapa kalimat yang tidak nyaman dibaca atau tidak sesuai bahasa indonesia, jadi kalo disatuin cukup banyak juga ya._.
saat pertama kali lihat buku ini jujur saya sudah jatuh cinta dengan desain sampulnya di tambah penulisnya adalah mbak adeliany azfar. sebelumnya saya pernah membaca karya mbak adel yang pertama yaitu love is you dan jujur saya suka dengan cara penulisannya serta ceritanya. untuk novel ini hmm... saya suka di tambah ada unsur koreanya tapi sayangnya ceritanya mudah ketebak jadi mau namatin bacanya agak males gitu karna udah tau jalan ceritanya walaupun begitu saya tetap suka dengan ceritanya yang memang sangat korea menurut saya ceritanya seperti di drama korea kebanyakan. ini ada quote yang saya dapat dari novel ini dan yah jleb banget "mencintai sepihak itu sangat menyakitkan dan... sia-sia"
Ini fanficton (FF) yang dinovelin? Gak heran deh, fanfiction sekali Well, baca dari awal sampe akhir tetap gak dapet feel antara kiran dan Jong-Hyun. Entah apa yang salah, chemistry-nya kurang, scene jatuh cinta nya juga terkesan cepat, tapi yah, namanya juga FF Aku gak tau dimana klimaks ceritanya, oh setiap cerita fiksi tentu punya klimaks, cuma untuk ini kurang kerasa aja, mungkin karena alur cerita yang udah ketebak, juga tema yang diangkat mainstream. Sebenernya tema yang mainstream itu bisa ditutupi dengan plot twist. Tapi, yah, tetap gak ada twist makanya aku bilang ini Fanfiction sekali Well, tapi aku suka cover-nya, aku suka quotes-nya
Overall, I think this novel is not bad... I recommend you guys to read this :) This isn't the best romance novel I've read, tapi ceritanya nggak merugikan pembaca!
Jalan ceritanya emang mainstream, just like any other romance novels. Ceritanya cukup detailed and asik buat dibaca. Tapi aku agak nggak puas sih sama chemistry between the couples :\
yaa, for those of you who have a bunch of free time, baca aja buku ini :)
Saya pribadi agak bosan waktu awal membaca buku ini. Tapi seiring setiap lembar yang berganti, saya jadi sangat menikmatinya. Buku ini sangat "drama korea". Membacanya seperti menonton sebuah drama. Ada tawa, ada suka. Juga ada sedih dan pahit. Semuanya bercampur dengan manis. Selamat membaca ^___^
Emm... Aku kok ngerasa novelnya ke-drama korea-an banget ya? Menghibur sih. Tapi proses jatuh cinta si cewe kayaknya agak janggal gitu deh. Terus kenangan masa kecilnya juga nggak istimewa sampai harus teringat terus. Kalau aku yang punya kenangan masa kecil kaya gitu pasti udah lupa deh. Haha. Nggak romantis ya? Sorry deh.
Seperti komentar-komentar yang sudah ada sebelumnya, novel ini memang seperti drama pada film-film korea. Walaupun begitu saya tetap menyukainya walau mungkin masih ada beberapa kekurangan dan juga ada typo yg cukup mengganggu. Saya tidak bosan membacanya walau sudah tertebak alurnya karena gaya bahasa penulis yang membuatnya tidak bosan.
novel pinjeman..semalem..dan skrg sdh kelar baca... baca novel ini emang spt nonton drama korea pd umumnya..bahasa yg ringan membuatnya cepet kelar bacanya..krn ga smpe mmbuat kening berkerut2.. ada bahagia,ada luka,persahabatan..
Buku ini ceritanya lumayan enak dibaca,ringan dan ngalir ,tp gk ngebosenin jg kok. Bersetting di Korea,tp gk lupa jg ada Indonesia2 nya.. Jd,kya g yg gk gtu suka K-pop gtu jd gk mslah bca nih buku slma ceritanya bagus dan menarik.. Jd g ksih 3 bintang buat nih buku deh. Keren punya ceritanya ^^
Untuk dibaca saat ada waktu senggang... bolehlah. Walaupun ada beberapa scene yang agak mirip Drama Korea yang pernah saya tonton. Walaupun tema ceritanya agak biasa, tapi buku ini saya baca sampai habis (yang jarang saya lakukan kalau temanya sudah terlalu pasaran).