Jump to ratings and reviews
Rate this book

Lupus Kecil #1

Lupus Kecil

Rate this book
LUPUS selalu ada-ada saja ternyata. Dia selalu ada bila di situ banyak kembang gula. Anak ini suka sekali kembang gula. Tau kembang gula? Itu lho, makanan yang terbuat dari kembang, yang diatasnya ditaburi gula.hihihi...

Dan sekali caplok, mulut Lupus bisa memuat lima atau enam kembang gula. Bukannya serakah, biar rasanya meriah kayak taman ria, ujar Lupus.

Mungkin di antara kalian sudah ada yang pernah mendengar cerita dia setelah besar. Setelah kelas dua SMA. Nah, ini memang catatan saat Lupus masih kecil. Masih kelas satu SD. Wow, ceritanya tak kalah seru. Simak aja...

112 pages, Paperback

First published January 1, 1989

51 people are currently reading
611 people want to read

About the author

Hilman Hariwijaya

113 books218 followers
JAGO NGOCOL SE-INDONESIA
Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.

Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \"normal\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.

Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.

Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
247 (20%)
4 stars
306 (25%)
3 stars
513 (42%)
2 stars
116 (9%)
1 star
21 (1%)
Displaying 1 - 30 of 40 reviews
Profile Image for Pulung.
68 reviews12 followers
July 14, 2007
wakakakkak...

Jadi pengen baca lagi! sebenernya buatku lebih seru baca lupus kecil ketimbang lupus ABG! Ha ha ha...

-Ria-
Profile Image for Sondang.
203 reviews18 followers
September 15, 2007
ehm, just like me and all my books, I always put my self as one of the character. This one not an exception.Of course, I will pretend I'm Lulu. Just because one simple thing, I can't spell R right.
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
February 3, 2023
Menemukan buku ini di lapak bekas, dan rupanya ini adalah buku pertama Lupus Kecil. Waktu SD, buku Lupus Kecil yang kubaca adalah Lupus yang sunatan hihi. Adikku yang masih SMP membacanya lebih dulu, katanya di sini Lupus belum seru karena masih umur 7 tahun dan kelas 1. Memang sih, di sini Lupus masih lebih lugu, tetapi tetap lucu dan menghibur. Segala penyiar radio mau dikasih minum, sampai bongkar radio karena rusak. Yuhuu, jika ingin hiburan ringan, baca lagi lupus pasti menyenangkan!
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
July 5, 2020
Novel eh buku fiksi pertama yang saya baca (di luar buku-buku novel Balai Pustaka) yang wajib baca kala SMP. Belinya di depan pasar Kalasan. Luar biasa, bahkan kala itu kota kecamatan kecil ini punya sebuah toko buku kecil (walaupun separuhnya toko alat tulis)
7 reviews
September 14, 2023
Walaupun saya sudah 28 tahun, tapi masih tertawa membaca karya Hilman dan Boim ini 😂

Lumayan untuk membunuh waktu.

Meski beberapa jokes sudah sering didengar tetapi masih tersenyum dan tertawa membacanya. 👍
1 review
April 23, 2020
Jd inget dulu kalu baca lupus..seru terus kocak jg bhs jg bagus
Profile Image for Rahma Rahmad.
1 review
October 2, 2022
Xbzbzvs
This entire review has been hidden because of spoilers.
2 reviews
August 25, 2019
good
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Anisa Haryono.
11 reviews3 followers
July 17, 2013
Sumpah! Bikin ngakak!
Pepon: Bulu apa yg gampang marah?
Lupus: bu lurah
P: Bulu apa yg bisa di tangkis?
L: bulu tangkis
Lupus: skrang gw pon..bulu apa yg kayak pepon?
Pepon: apaan pus?
Lupus: Bulukan!!

Wuahahahahaha :D
Lebih natural, anak kecil banget, seru :D
Pepon mengingatkanku akan si Boim.
Profile Image for Budi Donk.
18 reviews2 followers
September 20, 2007
Tetep Lucu and Gokil. Kalo Pas Gede Lucu Karena Gokilnya. Nah, Kalo Yg ini Karena Kepolosannya..Hi.hi..hi
Profile Image for Fibrina  Damayanthi.
121 reviews2 followers
January 5, 2008
Gue berharap buku ini selucu Lupus yang biasanya...nggak taunya nggak menarik ah! Lebih baik baca Lupus remaja aja
Profile Image for Ori.
101 reviews6 followers
April 1, 2008
ni buku wktu msh kecil bgt.. lucu,kocak,konyol banget deh..hehehe...
Profile Image for Dipta Dharmesti.
43 reviews1 follower
May 6, 2008
Buku Lupus pertama yang saya baca...hihihi...lucu!! Gambarnya Lupus masih imut!!
Profile Image for Agi.
24 reviews
September 7, 2010
Bacaan favorit jaman SMP dulu. Paling suka baca serial lupus kecil, karena tingkah si lupus dan lulu serta teman2nya asli masih pada polos banget. Tapi tetep gokil sih. Jadi pengen baca lagi.
Profile Image for Agung.
48 reviews9 followers
December 2, 2010
Ini juga salah satu buku yang sering aku baca waktu masih ingusan dulu hihihihi...
habis lucu-lucu sih ceritanya.
Displaying 1 - 30 of 40 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.