Un plat réussi est un plat mortel ! . Satoru, que Dogma veut transformer en grand chef cuisinier, intègre Sup Agro, une école de cuisine digne des plus grandes universités. Parmi les nombreux génies de la cuisine qui l'entourent, Satoru fait figure d'amateur. Mais, grâce aux efforts de Dogma, il commence à progresser. C'est alors que « l'odeur » de Dogma, caché dans l'ombre de Satoru, est repérée par un génie des épices au redoutable nez !. Gumi Amazi . Voilà à quoi ressemble toujours le petit-déjeuner chez moi. Non, je rigole.. Mitsuru Nishimura . Ce qui est intéressant avec la cuisine, c'est qu'il n'y a pas de bonne façon de la faire. Prenons, par exemple, les spaghettis. On peut tout aussi bien les cuire al dente et les napper de sauce tomate que les cuire trop et les faire sauter dans du ketchup. Les deux sont aussi bons. La cuisine est entièrement affaire de sensibilité de la part du cuisinier. Alors, donnons libre cours à notre inventivité !. Courage, Satoru !.
Saya memang bukan ahli dalam memasak, tapi hei,yg menarik dari manga ini adalah selain menikmati bacaan yang bagus, kita juga belajar banyak hal di bidang memasak hha. Dan selalu senang mengetahui beberapa tip dan trik kecil, bukan? Lagi2, karakter yang baru muncul di volume kedua ini kembali menarikhati hho. Singkatnya, tidak akan menyesal membaca lanjutan ini hha. Buku ini adalah hidangan yang menggugah selera tetapi ringan. ;)
There’s some really awesome cooking mangas out there and I always love a good cooking genre manga but thought this wasn’t really good, just a dull story😟🍖✌️❤️❤️❤️
“Lidahmu ini masih belum kenal hebatnya cita rasa makanan.” (Dogma)
Demi meningkatkan kemampuan Satoru, Dogma menyeretnya ke kantin sekolah untuk mencoba segala makanan. Ternyata, setiap siswa mendapat tugas menjual masakan di kantin dengan target penjualan 1000 porsi. Salah satu stan terlihat sepi, Satoru penasaran dan menemukan seorang gadis pemalu penjual nasi goreng Akiyama Elle. Elle sudah putus asa dengan jualannya, tapi Satoru yakin dia bisa menjual masakannya karena rasa nasi gorengnya sangat enak. Tantangan dimulai dan Satoru harus menemukan jawaban apa yang merangsang selera makan demi mencapai target 1000 porsi dalam 3 hari.
Alur cerita kali ini tokoh-tokoh yang muncul aneh-aneh, Tachibana yang sangat hebat dalam penciuman dan tergila-gila dengan segala rempah-rempah. Bernafsu untuk mendapatkan ‘aroma’ misterius Satoru hingga rela jika harus membunuhnya, meski kemudian tantangan Dogma yang merasuk ke tubuh Satoru harus menjadi penentu keputusan Tachibana dengan memperlihatkan rasa masakan yang melebihi kenikmatan dari bumbu rahasia rempah Tachibaca.
Selain itu, masih ada Minami Sagane yang mengoleksi pisau dan mengatakan rasa masakan sangat berpengaruh pada pisau yang digunakan (benarkah?! #seriustanya). Seri kali ini Satoru menemukan ‘teman dan fans’ yang mempunyai karakter-karakter “ajaib” meski dogma selalu berkata, “temanmu cukup memasak saja!”