Duh! Papaku ada-ada aja deh! Gara-gara kepindahan dinasnya ke luar kota, Masa aku mau ditinggalin begitu aja hidup sendirian di kota ini? Memang sih, itu juga karena alasan sekolahku, kan aku sudah kelas tiga. Tapi, yang bikin aku makin kaget adalah aku harus dititipin ke keluarga teman baik papa! Bayangin aja! Aku harus hidup di keluarga asing, bukan keluargaku sendiri. Nggak hanya itu, teman papa itu punya anak cowok yang superaneh dan nyebeliiiin. Masa aku harus hidup satu atap dengan anak cowok teman papa yang rese itu? Pasti hidupku nggak akan tenang. Huaaa, aku pengin kabur ajaaaa T.T
Tuhan, tolong aku, semoga aku bisa kuat menghadapi cobaan yang justru berasal dari papaku sendiri T.T
Lumayan loh ini. Kalau diukur pake skala penilaian OWL di Harry Potter saya bakalan kasih nilai E, Exceed Expectation . Saya suka sama latar tempatnya yang sangat lokal. Pati, yah, kalau enggak salah? Meski konfliknya cukup klise, dan tokohnya juga tipikal novel teenlit pada umumnya, tapi saya lumayan terhibur membaca novel ini.
Baru banget selesai baca ini , minjem dari perpus sekolah , ceritanya mudah dicerna , memang ending nya agak kurang greget aku pikir bakal lebih panjang , tapi overall aku suka!
Ini buku giveaway dari penulis I Found You in Natuna. Buku ini bercerita tentang percintaan remaja yang dilatarbelakangi oleh kekhawatiran ayah Citra (tokoh utama) lantaran harus ditinggal pergi selama setahun untuk tugas di luar daerah.
Ini genre teenlit (banget). Kejadiannya emang konyol dan kadang harus tidak masuk akal. Citra hidup bersama ayahnya saja, ibunya sudah meninggal. Saat itu kenaikan kelas tiga. Ayahnya menawarkan Citra untuk tinggal bersama teman satu instansinya di Pekalongan, sementara rumah mereka sendiri di Jogja. Sekalian dijodohkan bahkan ditunangkan dengan anak temannya yang bernama Arza (si cowok bengis, kaku, nakal, dan kejam).
Lucunya, keluarga Citra yang lain tidak ada yang tinggal di Indonesia, semuanya di luar negeri (kalau ini sih jalan pintas penulis biar Citra tetep ditinggal papanya). Akhirnya Citra tinggal serumah dengan Arza, papa Arza (Aba), dan Mbok Ijah (pembantu keluarga Arza). Ini juga aneh lagi, ibunya Arza sudah meninggal sewaktu anaknya berusia 9. Kok, ya, gampang sekali bikin orang-orang meninggal. Atau jangan-jangan emang penulis enggan memunculkan peran ibu dalam ceritanya biar tidak pusing bagaimana mengatur jalan cerita? Semakin sedikit tokoh, semakin mudah dikendalikan, bukan?
Selanjutnya terjadilah lika-liku itu, dari yang semula Citra tidak membayangkan akan bertunangan dan menyukai Arza hingga akhirnya ia cinta mati sama Arza meski si cowok itu tetap ketus. Dan menyenangkannya, Citra suka dengan sikap itu.
Saya sempat bertanya, genre teen emang harus lebay gitu, ya? -_- Yang saya temui beberapa memang lebay tokoh utamanya, seperti yang ada di novel 4R punya Orizuka. Namun, tokoh-tokoh dalam novel Falling for You ini bener-bener kelewatan lebaynya. Ada adegan pukul-pukulan yang sudah dianggap lumrah, ceweknya nonton tenang-tenang aja, padahal berantem itu ada jiwa pembunuh yang sedang bergejolak (eh). Lalu, baru saja masuk rumah sakit gara-gara dipukulin, tiba-tiba keluar ikut tawuran lagi dan MENANG! Padahal sih, katanya tangan sama kaki diperban. Lucu, deh.
Semestinya saya memaklumi kejadian-kejadian itu sebab buku ini genre teenlit, ya? Tentu saja saya memaklumi. Dan tentu saja masih ada hubungannya dengan selera pembaca. Namun, yang sekarang masih saya sesalkan, kenapa penulis suka sekali menggunakan ... (elipse) !!!! (4 tanda seru)? (Lalu tiba-tiba, "Ah mungkin bagi penulis itu adalah style nya")
Saya tidak bilang buku ini buruk. Hanya saja, segmen buku ini bukan saya. :)
Saya beli buku ini karena tertarik dengan harga diskonnya.
Satu bintang untuk buku ini. Banyak dialog / kalimat yang acakadut. Di awal bab, banyak bertebaran tanda seru "!!!!", tanda tanya "???", dan titik "....", ganggu banget, dan itu jujur bikin saya capek bacanya. Terlebih cerita di bukunya sangat Klise.
endingnya kurang greget, gue kira azra bakalan berubah dan gak bersikap dingin lagi ke citra tp ternyata enggak dan menurut gue ada juga beberapa cerita yg kurang masuk akal disini