Yoris Sebastian mampu menunjukkan bahwa kreativitas bisa membuat seseorang sukses walau hanya lulusan SMA. Spesialis penerima award ini banyak memberi inspirasi dari karya-karyanya." — Andy F. Noya (Kick Andy)
"Bagi Yoris, kreativitas perlu dilatih asalkan kita mau berpikir dan tidak terperangkap oleh kebiasaan, maka setiap saat hidup akan dipenuhi gagasan-gagasan." — Rhenald Kasali
Creativity berbeda dengan Intelligence Quotient (IQ) karena IQ sudah menjadi bawaan lahir dan tidak berubah saat kita dewasa. Sementara kreativitas adalah skill yang masih bisa diasah dan dikembangkan. Buku ini akan memberikan cara-cara simpel dan praktis dari seorang Yoris Sebastian sehingga menjadi sosok kreatif di Indonesia. Berbagai program signature dilahirkannya, sebut saja: "I Like Monday" dan "Destination Nowhere" atau konsep bisnis unik seperti "Broadcast Bar", yang semuanya membuat orang bergumam "Oh My Goodness"
Ide kreatif kadang ibarat sebuah titik kecil. Dia berevolusi bertumbuh menjadi sesuatu yang sangat luar biasa karena melewati serentetan proses. Anda pun dapat melatih diri Anda menjadi pribadi yang kreatif. Tuangkan imajinasi Anda dengan menggoreskan pena dari titik di tengah sampul buku, yang mungkin membuat orang-orang di sekitar tercengang dan bergumam "Oh My Goodness...!" Atau sesederhana mewarnai sampul buku ini dengan kreasi paling kreatif Anda. Ingat, waktu kecil kita suka mewarnai ;) Itu bibit kreativitas yang sebenarnya sudah ada dalam diri kita.
Yoris Sebastian adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang dikenal bergerak dalam bidang industri kreatif. Pada usia 26 tahun, Yoris terpilih menjadi GM (General Manager) Hard Rock Cafe Indonesia, menjadi GM termuda se-Asia dan termuda kedua di dunia. Pada usia 34 tahun, selepas keluar dari Hard Rock, ia mendirikan sebuah perusahaan konsultan kreatif OMG (Oh My Goodness).
Yoris terkenal dalam hal inovasi dan ide kreatif. Pria yang suka minum air putih ini menunjukkan konsistensinya dalam membuat ide-ide kreatif yang tidak biasa yang dalam bahasa Inggris dikenal juga sebagai berpikir "out of the box". Menurutnya, ide kreatif akan segera berkembang bila dimulai dengan hal yang kecil (start small).
Ngambil buku ini (yang sudah mulai berjamur) dari rak buku karena lagi bosan. Baru chapter satu, penulis sudah menyebut Drump sebagai contoh teladan (hoek). Kemudian, yang lebih bikin ilfil, penulis menyamakan ide yang tidak terjual sebagai gadis cantik yang belum menikah, keduanya sama-sama percuma! I thought this book is from 2010, not the 10th century!
Secara isi sebenarnya materinya lumayan, tapi karena dua hal di atas jadi dikurangi 3 bintang. Nah, karena saya 'baik', jadi saya jadikan satu bintang.
Semakin antusias dengan ditampilkannya kisah dibalik kesuksesan orang-orang besar. Paling interest pada chapter ke berapa saya lupa, judulnya thingking out of the box. Execute in the box. Ada cerita Fernando Cortez saat dia diperintah kerajaan spanyol untuk menginvasi mexico hanya berkekuatan 500 pasukan, dan peralatan seadanya. Sedangkan suku aztec mexico berpenduduk sekitar 5000 jiwa. Jelas tak sebanding, tapi Cortez berani berpikir di luar kebiasaan, dia malah membakar kapal-kapal yang membawanya menepi di mexico, karena dengan begitu mereka tidak bisa pulang dan pasukannya harus berpikir bagaimana mengalahkan mexico dengan minim kekuatan. Akhirnya bersekutulah cortez dengan penduduk mexico yang anti aztec. Dan berhasil, pasukan cortez menang. Masih banyak kisah inspiratif lainnya. Sayang dilewatkan. Be creatif, from nothing for something.
Semua tips menjadi kreatif ada disini, dikupas secara mendetil ditambah contoh-contoh yang langsung diberikan oleh Yoris menjadi amat mudah dipahami.
Sayang, buku ini pake kertas yang menurutku kualitasnya kurang bagus, kayak kertas burem gitu, dan ditambah lagi dengan alasan kreatif pulalah Yoris tidak membubuhkan nomer halaman yang menurutku sebenernya tidak perlu. Karena nomer halaman sangatlah diperlukan untuk apdet Goodreads bukan? :D
Dibuku ini disebutkan bahwa setiap orang itu bisa menjadi kreatif karena kreativitas bukanlah bawaan tetapi suatu keterampilan yang bisa dan harus dilatih. Tetapi banyak yang tidak tau bagaimana caranya untuk melatih kreativitas. Hal itu dikarenakan banyak faktor seperti rutinitas pekerjaan ataupun lingkungan. Untuk melatih kreativitas kita bisa belajar dengan siapa saja karena semua orang adalah guru kita. Cobalah untuk berpikir di luar kebiasaan (out of the box), tetapi harus disesuaikan dengan target dan tujuan yang sebetulnya ingin dicapai. Jangan sampai asal kreatif tapi tak menghasilkan apa-apa selain sensasi.
Sinopsis: Kreativitas bukanlah sesuatu yang given, melainkan sebuah keterampilan yang dapat dilatih dan dimunculkan. Namun ketika tumbuh dewasa, manusia cenderung menjadi tidak kreatif. Hal ini bisa terjadi karena rutinitas kerja, faktor lingkungan, dan mungkin memang tidak tahu bagaimana caranya mengasah kreativitas. Dalam buku ini, Yoris Sebastian---pakar kreativitas Indonesia---membocorkan tips dan trik menjadi kreatif di segala bidang dan dalam setiap situasi. Karena ditulis berdasarkan pengalaman langsung Yoris saat mengerjakan proyek kreatif atau ketika menjadi konsultan sejumlah brand, langkah-langkah yang dipaparkan telah teruji serta dapat dipraktikkan dengan mudah. Selain teori-teori, buku ini dilengkapi kuesioner yang mengukur kadar kreativitas seseorang, soundtrack di tiap bab, dan ilustrasi menarik. Tidak hanya itu, buku ini juga dilengkapi dengan augmented reality yang dapat menghubungkan pembaca langsung ke link facebook buku OMG. Membuatnya menjadi buku pertama di Indonesia yang memakai teknologi quick response code. Sampul bukunya pun didesain unik dengan konsep bisa diwarnai sendiri oleh pembaca. Semua itu membuat buku ini memberikan pengalaman membaca yang kreatif dan OMG! bagi pembaca untuk menjadi creative junkies yang berhasil di segala bidang.
Review: You know, aku belum pernah menemukan buku non-fiksi yang memang sangat-sangat bagus dan menggugah perubahan dalam diriku atau bahkan menginspirasiku and this book was no different. Di buku ini
Yoris Sebastian menceritakan perjalanan karirnya dan juga memberikan tips & trik yang sangat menarik tentang mengasah kreatifitas kita.
Kreatifitas sebaiknya dilakukan dari hal terkecil, sesuai kapasitas yang kita miliki. Saya termasuk orang yang percaya bahwa "every big step starts with an inch"-setiap langkah besar selalu dimulai dengan satu inchi, Keberhasilan saya saat ini sebagai pelaku industri kreatif merupakan hasil langkah demi langkah pencapaian yang dimulai dari hal terkecil.
Yoris Sebastian dulunya bekerja di majalah HAI!, Hard Rock Cafe Jakarta, dan sekarang telah mendirikan OMG! sebuah creative consulting firm. Memang konten di dalam buku ini menarik dan patut untuk dibaca, tetapi bagiku buku ini kurang inspiratif.
Hal menarik yang saya temukan di buku karya Yoris Sebastian ini
@ Kreatifitas bisa dilatih dan memerlukan pembiasaan.
@ Proses memicu kreatifitas bisa dimulai dari mengembangkan pengetahuan dengan cara yang menyenangkan, misalnya, membaca buku, mendengar lagu, bermain game, mengikuti seminar dan workshop, serta menonton film.
@ Jadilah YOUNIQUE! Jangan asal berbeda tapi tidak sesuai dengan diri sendiri. Kenali diri sendiri dan berangkatlah kreatifitas dan inovasi dari sana.
@ Lawan kelaziman, lakukan brainstroming, dan buatlah banyak-banyak oksimoron. Tiga hal tersebut bisa membuat kita kreatif.
@ 70 : 20 : 10 rule. Kreatif bukan berarti karya kita harus 100% baru. Bukan juga sekedar kreatif tapi tidak menghiraukan penghasilan (duit). Paling efektif dan efisien, kita mengalokasikan 70% uang dan waktu kita untuk membuat karya yang berada di zona aman atau hijau, maksudnya karya yang menghasilkan uang. Kemudian 20% uang dan waktu kita investasikan untuk berinovasi pada sebuah karya yang sudah ada dan 10% sisanya kita bereksperimen dengan ide yang sama sekali baru.
@ Think out of the box - execute inside the box. Berpikirlah dengan kreatif dan ciptakan ide-ide spektakuler, tapi ingatlah tujuan, posisi, objek yang mau diraih. Eksekusi harus berangkat dari tiga hal tersebut. Percuma kalau kreatif tapi tidak sejalan dengan strategi bisnis kita.
@ Kreatif tidak bisa berkembang pesat tanpa dukungan lingkungan yang kondusif. Kita harus masuk ke dalam sistem yang memacu kita untuk kreatif dan penuh dengan orang-orang hebat yang bisa dijadikan mentor.
Menjadi kreatif berarti membuka mata dan telinga terhadap hal-hal yang kita temui setiap hari, kemudian menanyakannya dengan 1001 pertanyaan. Mudah bukan ? Ternyata tidak semudah itu. Semua itu tergantung sekali lagi dari diri sendiri maukah kita melatihnya setiap hari. Buku ini cocok bagi siapa saja, entah itu pekerja kantoran atau mahasiswa ataupun pelajar. Kreatif dalam bekerja tidaklah berarti harus mengeluarkan produk yang dikenang seumur hidup ataupun menghasilkan suatu event yang spektakuler. Baru-baru ini saya ditanya oleh salah seorang team saya, bagaimana caranya bisa membuat langkah-langkah perbaikan ke depan atau bagaimana bisa memiliki ide untuk membuat suatu proses menjadi simple. Saat itu saya hanya terdiam, bingung menjelaskannya dari mana. Tetapi semenjak saya membaca buku ini, saya menemukan inspirasi baru, bagaimana menjelaskan suatu proses kreatif kepada team saya, bagaimana melatih mereka untuk mulai sekarang membuka mata dan telinga serta untuk selalu mempertanyakan suatu proses.
suka bagian terakhirnyaa . creativity butuh bensin yang bernama passion . deal with it, hidup memang penuh keterbatasan, justru dengan kreativitas kita harus melihat opportunity di setiap problem yang ada . do it for positive reason, kebanyakan sebagai problem solver dari kejadian di sekeliling saya, yang pasti selalu diawali dengan niat baik . last but not least, kita bisa berusaha namun Tuhan yang menentukan
fyi, yang saya baca ini CJ loose leaf edition :D
are (very) goodreads ;)
This entire review has been hidden because of spoilers.
akhir nya nemu juga buku nya om Yoris yg memohok baca review di belakang buku dari Andy F Noya "Kreativitas bisa membuat seseorang sukses walau hanya lulusan SMA", maklum yoris nga tamat kuliahnya :P
di buku ini kita di ajarkan bagai mana cara berfikir kreatif ternyata semua orang bisa menjadi pribadi2 yang kreatif tergantung bagai mana kita mengolahnya saja
di setiap selesai pembahayan 1 chapter(maklum bukunya nga ada halnya) ada latihan bagaimana kita mengolah kreativitas kita dengan memperhatikan hal2 yg ada disekeliling kita yang paling sederhana pun
"bukunya dah selesai di baca,mudah2 nular kreativnya bang yoris ke saya"
Asyik, dengan cara yang ringan, tapi menggugah. Pokoknya, rasanya jadi pengen do somethin setelah baca buku ini :) Bahasanya lugas, santai, kalau orang Jawa bilang, rada nggaya -menunjukkan ke-pede-an dari si penulis. Tapi, dengan pencapaian yang sudah didapat Yoris, rasanya kok sah-sah saja.
Rumus 70:20:10 jadi bagian favorit saya dari buku ini. Yang pasti, buku ini jelas wajib untuk dibaca. Well, keep being creative!
buku ini masuk kategori, teori-stratejik. artinya, materi-materi di dalamnya, sangat bermanfaat sebagai kiat sukses untuk menjadi seorang yang kreatif. ada banyak kiat-kiat yang sangat menarik untuk diterapkan, yang hasilnya akan sangat luar biasa bagi anda bila diterapkan secara bersamaan.
yang paling saya ingat adalah: -avoid me-too-ism, serta -risk calculating culture
Need to be creative person? Read this one. This will tell us about story one of successful creative individual in Indonesia, Yoris Sebastian. Most of point shared by Yoris is be unique in different with others.
Banyak disertai contoh-contoh kasus nyata yg pernah dialami yoris, sangat membangun dan memberi masukan mengenai bagaimana cara membangun kreativitas...
Beberapa waktu lalu, ada diskon di Gramedia online. Biasanya, jenis buku yang didiskon bukan tipikal buku yang saya butuhkan. Kebetulan, kali ini ada dua yang pas. Salah satunya, Oh My Goodness! Buku Pintar Seorang Creative Jungkie (selanjutnya ditulis OMG) yang ditulis Yoris Sebastian. Menurutku, buku Yoris terasa praktis. Sampai sekarang, saya masih aplikasikan tips dari buku 101 Creative Notes. Salah satunya: pasang jam tangan gantian kiri-kanan. Nah, dengan ekspektasi serupa, saya beli Creative Jungkie dengan diskon 70 persen. Lumayan.
OMG ini sebenarnya rilisan tahun 2010. Meskipun yang saya beli ini versi updated version yang dirilis tahun 2016, penggunaan contoh di dalamnya nggak diupdate. Masih ada istilah blackberry yang bikin bahasan di dalam buku ini terasa so last decade. Padahal bahasannya tetap relevan.
Ada 9 bab yang dibagi dalam tiga bagian. Masing-masing bab berisi contoh kasus yang beberapa di antaranya dilengkapi halaman interaktif. Dalam judul “Creativity is a Habit, not Genetic”, ada kuis yang melatih pembaca “untuk mengukur sejauh mana kemampuan imajinasi Anda”. Sumbernya dari buku Madelyn Burley-Allen berjudul Memory Skills in Business.
Di awal, saya kira buku ini juga akan berkaitan dengan orang-orang yang digambar di cover buku. Memang, profil mereka disebut di lembar ketiga dan keempat pertama buku tanpa nomor halaman ini. Ternyata, dalam bahasan utama buku, contoh kreativitas nama-nama semacam Blake Mycoskie sampai Ben Drury ini disebut sekilas. Meski banyak nama lain juga yang dibahas, Yoris terasa lebih banyak menyebut subjek “saya”—dan gak masalah juga sebenarnya.
Sebelum ini, saya juga baca buku Yoris lain berjudul Generasi Langgas. Dalam buku yang dirilis di tahun yang sama dengan tahun edar buku OMG itu, Yoris banyak menggunakan kisah narasumber sebagai bahan analisanya terkait karakter generasi pemuda Indonesia yang populer disebut millenials. Garis merah buku-buku Yoris tetap sama: mengajak pembaca menjadi kreatif. []
Karena penulisnya terlalu kreatif, bukunya tanpa halaman donggg!
Yoris Sebastian menekankan bahwa setiap manusia memiliki kreativitas. Kreativitas bukanlah bakat genetik, tapi bakat bawaan wajib yang pasti dimiliki setiap individu.
Bedanya, tidak semua orang mengembangkan sisi kreatif dalam dirinya. Dan beranggapan, kreativitas hanya milik individu tertentu. Salah besar!
Kreativitas dapat dibangunkan dengan melakukan hal-hal yang di luar kebiasaan atau rutinitas, break the norm dan menjadi pembeda dari yang lain in positive way. Kreativitas yang bernilai adalah yang mendapat apresiasi dari orang lain dan menyelesaikan permasalah disekitar.
Menjadi kreatif dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan di sekitar kita! Contoh, ketika ingin meningkatkan sales, ketika ingin melakukan perombakan sistem, keadaan terdesak dan masih banyak lagi.
Yoris menjelaskan segala hal terkait kreativitas dengan penggunaan kata yang mudah dipahami, tidak berbelit dan seperti sedang mengobrol dalam sebuah seminar. Cerita-cerita singkat tentang proses dan hasil dari pengalaman kreatif orang-orang terkenal menjadi bumbu paling pas dalam melengkapi essay kreativitas di buku ini.
Aku sebagai si paling otak kiri dan ingin belok ke aktifitas-aktifitas otak kanan jadi merasa tercerahkan dan mendapat banyak solusi dari pertanyaan-pertanyaan yang sering berputar di kepalaku soal kreativitas. This book enlighten me!
Buku Oh My Goodness menurut saya menawarkan panduan untuk mengasah kreativitas dengan cara yang mudah dipahami. buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa kreativitas bukanlah sesuatu yang diberikan secara alami, melainkan keterampilan yang bisa dilatih dan dikembangkan. Seperti yang ditulis dalam buku ini "Kreativitas bukanlah sesuatu yang diberikan, melainkan sebuah keterampilan yang dapat dilatih dan dimunculkan." karena kita berpikir bahwa kreativitas hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. Padahal setiap orang bisa mengasahnya dengan latihan yang terus-menerus. Buku ini juga menekankan pentingnya berpikir di luar kebiasaan, namun dengan tetap mempertimbangkan nilai dan tujuan yang jelas. Salah satu kutipan yang menarik adalah "Jangan hanya asal beda. Boleh saja keluar dari pakem, asal tetap punya nilai." Buku ini juga mengajak pembaca untuk langsung mempraktikkan konsep-konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Buku Oh My Goodness menurut saya menawarkan panduan untuk mengasah kreativitas dengan cara yang mudah dipahami. buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa kreativitas bukanlah sesuatu yang diberikan secara alami, melainkan keterampilan yang bisa dilatih dan dikembangkan. Seperti yang ditulis dalam buku ini "Kreativitas bukanlah sesuatu yang diberikan, melainkan sebuah keterampilan yang dapat dilatih dan dimunculkan." karena kita berpikir bahwa kreativitas hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. Padahal setiap orang bisa mengasahnya dengan latihan yang terus-menerus. Buku ini juga menekankan pentingnya berpikir di luar kebiasaan, namun dengan tetap mempertimbangkan nilai dan tujuan yang jelas. Salah satu kutipan yang menarik adalah "Jangan hanya asal beda. Boleh saja keluar dari pakem, asal tetap punya nilai." Buku ini juga mengajak pembaca untuk langsung mempraktikkan konsep-konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari
Pada dasarnya, setiap manusia usia produktif selalu melalui proses pembelajaran peningkatan kreativitas dalam setiap sendi kehidupan mereka. Memadupadankan pakaian dan mencari jalan “tikus” saat terjebak macet merupakan beberapa contoh kreativitas kecil yang sering Anda lakukan tanpa sadar. Untuk menjadi seorang creative junkie, Anda dapat melakukan hal-hal kecil sebelum memulai hal yang lebih besar.
Di buku ini, menggunakan bahasa yang santai dan tidak terkesan menggurui. Anda akan dibimbing untuk melakukan brainstorming, mencari berbagai hal baru yang bisa Anda lakukan untuk mengasah jiwa kreatif Anda.
Oh MY Goodness by Yoris Sebastian, The first baca buku ini, menurut saya buku ini sangat bagus, ada ilustrasi" dari pengalaman pribadi dan orang lain yang memang menurut saya kreatif, benar untuk jadi kreatif harus membuat langkah yang membuat orang berfikir "oh iya, bagus juga, kenapa ga terpikirkan ya". dan juga perlu ada latihan antara otak kiri dan kanan bisa balance dalam arti kata di aktifkan. hal ini mungkin bisa ,ebih efektif di ajarkan ke anak-anak agar dapat melatih otak kiri dan kanan, sehingga tumbuh generasi yang kreatif dan mandiri. terimakasih atas ilmunya semoga bisa jadi inspirasi bagi saya untuk lebih kreatif dan positif.
Buku ini sangat inspiratif bagi yang tertarik pada dunia kreatif dan bisnis. Buku ini berisi pengalamaman pribadi penulis dalam menjalankan bisnis dan mengembangkan kreativitas. Di dalam buku ini membahas tentang bagaimana menjadi kreatif dan mengembangkan kreativitas. Bagaimanacara membangun brand dan jaringan yang kuat. Bagaimana cara membagun tim yang solid serta cara untuk mengatasi rintangan pada bisnis.
Setelah selesai membaca buku ini dan menurut saya secara keseluruhan dari isi "Oh My Goodness" adalah buku yang memotivasi dan penuh dengan tips praktis. Buku ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga pengalaman nyata penulis, sehingga mudah untuk dipahami dan dipraktikkan. Buku ini cocok untuk siapa saja yang ingin menjadi pribadi yang lebih kreatif, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.
Buku ini sangat menarik karena memberikan pandangan bahwa kreatifitas itu bukan bakat dari lahir melainkan sebuah keterampilan yang diasah. Banyak inspirasi yang bisa didapatkan dibuku ini untuk mengasah kreatifitas kita karena buku ini memberikan contoh dan poin-poin yang dapat kita lakukan untuk mengasah kreatifitas kita
buku ini mengajak kita berpikir untuk menjadi kreatif, dengan tips-tips mudah juga menarik hingga kegiatan analisa seperti kuis-kuis yang biasa kita ikuti di berbagai majalah. Tidak hanya itu, buku ini memberikan contoh-contoh dari keseharian kita ditambah dengan pengalaman pribadi Yoris yang banyak berkunjung ke berbagai negara dan memenangkan banyak penghargaan karena kreativitasnya.