Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mamamo

Rate this book
“Sebuah novel tentang persahabatan, cinta, dan dendam...”

Gara-gara Freya, boneka monyet Nerisa tersangkut di pohon. Saat Nerisa menangis, Freya malah menyuruhnya memanjat dan mengambil Momo sendiri. Tapi Nerisa, yang tak bisa memanjat, akhirnya jatuh dari pohon dan kakinya patah...

Sebelum pergi berobat ke luar negeri, Nerisa menitipkan Momo pada Freya, sahabatnya itu. Dia bilang dia akan kembali untuk mengambil Momo.

Dan bertahun-tahun kemudian, Nerisa memang kembali. Namun, kakinya pincang. Banyak orang mengolok-olok dan menatapnya dengan iba. Wajah cantik tapi kaki tidak sempurna. Bahkan Billy, pria yang sangat dicintainya, memutuskan hubungan karena kaki Nerisa yang pincang.

Semua itu gara-gara Freya!

224 pages, Paperback

First published September 1, 2012

1 person is currently reading
26 people want to read

About the author

Sara Tee

10 books7 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
10 (22%)
4 stars
7 (15%)
3 stars
14 (31%)
2 stars
9 (20%)
1 star
5 (11%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
141 reviews19 followers
January 18, 2015
Namun Freya juga menyadari ia tak mungkin bisa bersama Nerisa. Jika terus bersama, mereka akan saling menyakiti. Kenangan tujuh tahun yang lalu tak akan terhapus sampai kapan pun, dan kaki Nerisa adalah buktinya. - hlm 207.


TeenLit dengan cerita persahabatan tuh jarang loh *biasanya cinta-cintaan wae*, dan Mamamo itu keren untuk pembawaannya. Dimulai dengan kisah Prolog, dimana Freya sengaja melempar Momo (monyet-montok, boneka kesayangan Nerisa) ke pohon. Edannya, si Freya nyuruh ngambil Momo sendiri. Setelah didorong dan dibantu oleh Freya, Nerisa berhasil sedikit-demi sedikit memanjat.

Namun, Nerisa jatuh dan kakinya patah hingga gadis itu pingsan di tempat. Sepulang dari rumah sakit, Freya segera menjenguknya. Tapi Nerisa malah menitipkan Momo, dan akan pulang. Karna dia berpamitan untuk berobat ke Singapura dan tidak tahu hingga kapan berada di sana. Setelah kepergian Nerisa, para orang tua menjauhkan anaknya dari Freya. Tidak ada satu pun yang menginginkan anaknya terluka gara-gara Freya seperti kasus Nerisa. Itu merupakan hukuman sosial terberat untuk gadis berumur 9 tahun.

"Nggak lah... Menurut gue kalian berdua nggak ada yang salah. Waktu itu kan lo masih kecil. Jadi nggak ada unsur kesengajaan. Cuma masyarakat aja yang suka mendramatisir peristiwa. Maklumlah, kalo ada gosip, makin digosok biar sip." - hlm 74.


Bertahun-tahun kemudian, Nerisa pulang ke Jakarta untuk menemui sahabat lamanya lagi, Freya. Ketika ibunya bertanya apakah ada hubungannya Nerisa dengan mantan pacarnya, Billy, Nerisa berkata tidak. Jadi dengan bantuan Om Frans, kerabat ayahnya, dia bisa sekolah di tempat dan kelas yang sama dengan Freya.

Sedangkan, tanpa diketahui Nerisa, Freya telah berubah, dia tidak bergaul lagi, mainnya sama komputer doang. Saat mereka bertemu, Freya selalu merasa bersalah dengan kejadian itu. Nerisa yang akhirnya sadar bahwa Freya berubah, berusaha meyakinkan dan mendapatkan kembali sahabatnnya.

Tapi sanggupkah ia? Ketika Freya cuman ngacangin dia selama dia ngomong, dan tidak merespons apapun. Hanya di Mamamo kamu bisa menemukan artinya persahabatan sejati. ~

"Sahabat sejati adalah orang yang selalu mau membuka hati untuk bisa memaafkan kesalahan sahabatnya. Seberapa pun besarnya kesalahan itu." - 212.

Baca review selengkapnya di artrevoir.blogspot.com
Profile Image for Titish A.K..
Author 1 book133 followers
October 22, 2012
Saya mengernyit sewaktu membaca sinopsis & judulnya. Mamamo = Mama Momo? Kok kayaknya konfliknya bakal kekanak-kanakan banget, rebutan boneka doang. Tapi..... ternyata baguss! Saya pake nangis juga, ish! --"
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
November 1, 2023
Bintang 2!!

Nggak nyangka sih dalam sehari saya nyelesein 2 buku teenlit jadul dan dua-duanya bintang 2 wkwk. *maaf gak penting*

Jadi judul Mamamo ini singkatan dari Mama Momo? Ya ampun..

Bercerita tentang persahabatan Freya dan Nerisa. Saat masih kecil Nerisa jatuh dari pohon dan mengalami patah kaki ketika dirinya berusaha memanjat pohon untuk mengambil boneka monyet kesayangannya yang bernama Momo karena dilempar oleh Freya. Setelah kejadian itu, Nerisa dibawa ke Singapura untuk berobat sedangkan Freya dikucilkan oleh orang-orang karena dianggap telah mencelakai Nerisa. 7 tahun berlalu dan Freya berubah menjadi pribadi yang tertutup dan galak. Setiap saat ia selalu merasa bersalah pada Nerisa dan hanya kepada Momolah (boneka yang dititipkqn Nerisa) dirinya bicara.
Hingga suatu saat Nerisa menjadi siswa baru di sekolahnya dan bahkan duduk satu bangkit denganya. Namun Freya yang terlanjur merasa bersalah justru selalu membuat Nerisa sakit hati agar membencinya. Namun Nerisa pantang menyerah, ia selalu mendekati Freya hingga akhirnya Freya luluh. Namun sesuatu terjadi Nerisa bukanlah sahabatnya yang dulu. Ternyata setiap perbuatan gadis itu ada maksud terselubung. Lalu bagaimanakah akhir dari persahabatan mereka?

Well, sebenarnya saya suka premisnya sih, persahabatan dan luka masa lalu. Tapi saya nggak suka sama adegan psycopathnya Nerisa yang tiba-tiba. Kaya apaan sih? Kok wataknya ujuk-ujuk begitu, emang uang kaget. Niatnya mau plot twist malah berujung krik..krik..

Saya juga nggak sreg sama tokoh Freya yang katanya pintar lah, hecker lah atau ahli komputer lah. Ya gimana ya, karakterisasi dia nggak kuat gitu loh, bagian mana sih yang menunjukan kalau Freya itu pinter, cerdas bin jenius. Disitu cuma dikatakan bahwa Freya nggak pernah mendapat nilai jelak. Tapi dari jara bicara, tingkal lagu nggak ada sisi yang menunjukan bahwa dia jenius dan berintelek luas. Ini hecker loh! Pernah meretas jaringan sekolah juga! Lagian dia juga belajar dari mana? Nggak mungkin kan ujuk-ujuk bisa ngehack segala komputer sampai diajakin kerja sama disana sini? Kaya nggak connect aja sih antara karakter dia yang begitu tapi jadi hacker. Lagian jadi hacker yang dijelasin juga cuma scanning, attack, backdoor, dan sebagainya. Itu sih cukup search di gugel ya buibuu.

Terus saya juga nggak suka sama gaya dialognya yang bertele-tele dan repetitif
"Gini, dia itu dijauhi teman-temannya karena blablabla"
“Lho, kok bisa?”
“Ya ampun... Jangan main potong dong"
"Sori... Lanjut!”
"Kata tetangga yang gue tanya, dia blablabla"
“Tapi itu kan bukan alasan buat ngejauhin dia,”
“Ya ampun... Dipotong lagi...”
“Sori... Lanjut!”
Aduh cuma menuhin halaman doanggg.

Dan blurpnya omegat..

Sebuah novel tentang persahabatan, cinta, dan dendam...

Ini yang disebut Cinta yang mana sih? Hubungan antara Neira dan Billy itu? Bahkan Billy itu antar ada dan tiada -_- wujudnya kaya apa aja nggak tau.

Saya fikir novel ini akan menjikan tapi ternyata engga. Konflik terlalu flat, banyak plot hole dan latar belakang tokohnya dangkal. Dynamic karakter dari semua tokoh di novel ini juga penuh tiba-tiba dan berantakan.

Peace, Love and Gaull ✌️
Profile Image for Hayati.
261 reviews
December 26, 2012
Karena kejailan Freya sewaktu kecil, Nerisa menjadi cacat.
Setelah kejadian itu, Nerisa berserta keluarganya pergi ke luar negeri untuk mengobati kaki Nerisa. Sebelum pergi, Nerisa menitipkan Momo kepada Freya dan berjanji akan mengambilnya lagi.
Selama bertahun-tahun Freya menunggu kedatangan Nerisa untuk menepati janjinya. Setelah menunggu lama akhirnya Nerisa kembali ke Jakarta untuk menemui Freya. Tapi sayang, Freya sahabatnya semasa kecil dengan Freya yang sekarang telah berubah jauh. Freya yang sekarang sikapnya dingin, dan dia menjadi anak nakal di sekolahnya. Nerisa sempat ragu apakah dia adalah Freya sahabatnya semasa kecil atau bukan. Tapi saat bertemu langsung dengan Freya, Nerisa tahu kalau itu adalah Freya, sahabatnya waktu kecil yang telah menyebabkan kakinya cacat.
Dengan sabar Nerisa mulai mendekati Freya, dia ingin merubah Freya seperti Freya waktu kecil yang ceria dan memiliki banyak teman. Awalnya Freya masih tidak memperdulikan usaha Nerisa untuk bisa dekat dengannya tapi setelah kejadian Freya yang di keroyok oleh orang-orang dan Nerisa telah menyelamatkannya Freya mulai membuka diri untuk mulai berteman dengan Nerisa.
Mereka pun berteman seperti dahulu kala. Tapi ada satu hal yang tidak di ketahui oleh Freya. Ternyata alasan Nerisa kembali ke Jakarta bukan untuk mengambil Momo melainkan untuk membalas dendam...
Bagaimana kelanjutan ceritanya? Silahkan di baca selengkapnya.
Jujur, awalnya aku tidak tertarik dengan novel ini karena judulnya yang menurut aku agak aneh tapi saat membaca sinopsis di belakangnya, hmmm sepertinya menarik karena tentang dendam dan persahabatan. Dan saat di baca yeah not bad teenlit banget pastinya yah. Pesan moralnya dapet banget dan banyak hal bisa kita pelajari dari novel ini.
Profile Image for aya.
43 reviews19 followers
March 7, 2014
Review soon :)
Profile Image for Sulin.
345 reviews56 followers
May 7, 2016
Kalau nggak dikasih nggak mungkin saya baca buku ini.
Setidaknya lebih baik dari teenlit yang sebelumnya.
Meskipun ada beberapa bagian yang tidak logis, tapi untungnya masih memberi masukan positif.
Dimaafkan karena ceritanya menye. Menye saja. Tidak pakai pengulangan.
Mengusung tema persahabatan, bukan percintaan remaja cengeng kurang belaian.
Displaying 1 - 7 of 7 reviews