Jump to ratings and reviews
Rate this book

Satria November

Satria November

Rate this book
Cuma mo pengakuan aja.

Sebenernya tiket itu gue beli buat gue nonton berdua sama lo.
Tapi dipikir-pikir, kayaknya lo bakalan lebih seneng kalo nontonnya sama Gian.
Sebagai cowok yang berjiwa besar, bertanggung jawab, dan heroik
kayak gue, ya gue ikhlasin deh.
Kalo habis ini Gian masih maju-mundur gak nembak-nembak, bilang sama gue.

Biar gue aja yang nembak lo. Soalnya... sebenernya gue juga nggak keberatan kok punya cewek bawel, judes, galak, suka demo, dan hobi jerit-jerit kayak lo. :
Sekali lagi, maafin gue ya, Mi, selama ini udah bikin lo susah. :

PS: Awaaasss... jangan macem-macem sama Gian di dalem bioskop yaaa....


---INOV---

Idih! Mima mendelik kesel. Ihhh! Siapa juga yang mo punya pacar robot korslet?! Mima mendekap surat dari Inov sambil senyam-senyum sendiri.

Inov. Semua kenangan, ketengilan, dan rahasianya yang bikin repot dan nyaris membahayakan mereka itu, nggak mungkin bakal Mima lupain seumur hidup.

Rahasia Inov bikin Mima sadar bahwa nggak semua rahasia seharusnya disembunyiin.

248 pages, Paperback

First published October 1, 2009

40 people are currently reading
603 people want to read

About the author

Mia Arsjad

21 books124 followers
Mia Arsjad memulai kariernya sebagai penulis novel setelah naskahnya, Mak Comblang membawanya menjadi salah satu penulis berbakat "Lomba TeenLit Writer GPU" tahun 2004. Naskah tersebut kemudian diterbitkan tahun 2005 dengan judul baru, Miss Cupid.

Tahun 2005 Mia mencoba mengikuti Lomba Penulisan Novel Metropop GPU, dan berhasil menjadi juara ketiga dengan naskahnya yang berjudul Cinlok, Accidentally In Love?

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
203 (29%)
4 stars
221 (31%)
3 stars
205 (29%)
2 stars
53 (7%)
1 star
16 (2%)
Displaying 1 - 30 of 54 reviews
Profile Image for Saptorini.
Author 5 books12 followers
November 15, 2011
Buku pertama Mia Arsyad yang saya baca.
Satu bintang utk nama tokohnya: Inov alias Satria November, karena saya termasuk orang yang sulit memberikan nama utk tokoh yang saya tulis.
Satu bintang untuk dialog kocak yang bergizi dan membuat orang di dekat saya terheran-heran dengan tingkah saya yang terkikik-kikik sendirian.
Satu bintang untuk pesan moralnya ttg narkoba.

Quote:
"Di dunia ini kayaknya nggak ada yang siap untuk malu, untuk dimarahin, untuk kecewa, bahkan mungkin nggak ada orang di dunia ini yang siap untuk bahagia. Semua yang ada di dunia ini kejutan--paket yang dibungkus rapi." (hal.200)

"Nggak, manusia nggak pernah siap. Kita memang bisa tahu. Tapi kita nggak pernah siap. Kalau kita selalu siap, buat apa ada emosi?!" (hal. 200)
Profile Image for Eksa.
292 reviews25 followers
February 9, 2020
4.5🌟 Haaaaa sumpah setelah hari ini aku pasti bakal kepikiran sama nama "Satria November" seumur hidup😭😭😭 punten ini ga ada niat di-filmin apa? Ceritanya bagusssss😭😭😭
Kalau ga ada SN 2 mungkin aku suda ngamuk2 sama endingnya yg cakep tp "nyesek" juga wkwkw
Kadang agak capek aja sih sama mima yg kayaknya ngegas terus, dan kasian sama gian yg selalu tersingkirkan sama alasan yg sama. Tapi aku tetep mima-inov shipper😭 ga sabar baca buku keduaaaa😭😭
Profile Image for Asri Azizaa .
8 reviews
September 12, 2022
Ceritanya super ringan. Buku yang bisa dibaca sekali duduk; di kereta, bus, nunggu antrean kamar mandi😄 Beda sama cover yang ada di sini, cover yang baru aku baca is much better, lebih membuat penasaran para readers.

Satria November or Inov is actually the name of the main character of the story. Due to one condition, Inov had to live in Mima's house.

One day, Mima knew Inov's secret that later would be boomerang for themselves. So, for a while, they went through the obstacles as the consequences for what they hide from their parents.

It's actually my types of genre of book I usually read karena terlalu ringan and it mostly consists more dialogs than the narration. Ada beberapa line and such a problem is so rare to found in real life. But it's just a taste and it's clearly written "teenlit" on the cover while I'm over 20 rn🙃 and What I like abt this book besides the cover is though it's teenlit but the story doesn't really give romance life among teenager that nowdays is somehow disgusting😁
Profile Image for Idawati Zhang.
Author 4 books7 followers
September 12, 2014
Depannya agak... syok, dan nggak suka membaca gaya bercerita yang super duper lincah begini. Padahal gaya menulis gue aja udah dibilang lincah, ini jauuuh lebih lincah. Dan gue jadi ngerti kenapa dulu gue disuruh belajar menggemukkan paragraf kalau nulis.

Tapi makin ke tengah makin terbiasa, dan asyik juga bacain pemikiran Mima yang ajubileh cablak dan bocornya hahaha... Mana metafora yang dipake juga kocak dan unik-unik. Apalagi ada beberapa adegan yang bikin nangis.

Jadi, ya sudahlah. Saya beri 3.5 bintang. Meski mengernyitkan kening karena lagi-lagi peran orangtua nyaris nol di sini, as if mereka nggak exist. Dan kesannya jagoan/ mulia banget si Mima nemenin Inov ke mana-mana gitu. Jagoan/ mulia apa goblok tapi sih? Nggak mikir dirinya cewek dan lebih bisa diapa-apain gitu ya? Yah, tapi berhubung novel buat remaja memang musti begitu, ya jamaklah.

3.5 bintang dibulatkan jadi 4.
Profile Image for Dyah Rinni.
Author 13 books75 followers
March 15, 2013
Tema ceritanya bagus. Nggak banyak penulis cerita remaja yang mengangkat tema narkoba dan aku rasa penting banget buat remaja tahu soal ini.
Hanya saja, aku ngerasa tokoh utama ceweknya terlalu ceria sehingga membuat ceritanya jadi malah membuat novel ini terkesan kurang serius. Seandainya cerita ini dibuat dari POV Inov (atau gonta-ganti, deh), mungkin saya akan menambahkan satu bintang lagi.

Penulis udah bagus dalam menggambarkan detil masalah narkoba. Adegan ketika Inov kehilangan ceweknya akibat overdosis itu juga bagus.

Kalau mau cerita remaja dengan tema serius, buku ini layak dibaca. :D
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Adek Fbree.
159 reviews
July 9, 2016
(Agak) ketipu ama blurbnya, kirain tokoh cowonya (Inov) tipe yg over pede nan kocak kaya Dilan, ternyata... robot terminator rusak (julukan si Mima nih). Dialog2x-nya sukses bikin banyak nyengir lebar. Inov, Cowok irit kata (sayangnya bukan krn sifat cool) vs Mima, Cewek grand sale kata (knalpot bocor) terlibat "dunia farmasi bagian distribusi" (yg dah baca bukunya pasti paham). Untungnya sy baru baca setelah sequelnya dah keluar jg, jd ga misuh2x dgn ending di buku 1 yg bikin ga rela klo cuma sampe situ aja.
Profile Image for Ruly Marifanti.
61 reviews20 followers
August 19, 2013
Aaaaaaakkk sukaaaaa :D
nggak bisa berhenti baca novel ini :D

Tema yang diangkat bagus banget, tentang narkoba. Tapi di kemas dengan kata-kata yang santai, kayak bahasa sehari-hari, jadi enak bacanya, gak terkesan berat.
Joke-joke-nya walaupun agak lebay dan maksa, tapi cukup menghibur kok.
Lumayan deh, bacaan ringan di sela-sela waktu sibuk aku :D

Oh iya, Inov, ada salam dari aku. Cepet sembuh ya. Kalau ternyata Mima udah jadian sama Gian, kamu sama aku aja ya, aku tunggu loooh ;)
Profile Image for P.P. Rahayu.
Author 1 book36 followers
February 22, 2013
sebenernya cukup tertarik dengan karakter Inov. ceritanya cukup gak biasa. dengan tokoh utama yang junkiest. Cuma, sayang banget akhirnya gantung. Kurang pas kalau gak ada penyelesaian
Profile Image for Hana Feberia.
88 reviews3 followers
March 14, 2013
pokoknya ini my lifetime fav book ever ever ever deh!!
jalan cerita nya mia ardsjad selalu ringan, lucu dan menyentuh.
Profile Image for Sally Anggraeni.
22 reviews1 follower
August 16, 2021
3 stars untuk moral value-nya.
2 stars untuk alur ceritanya

Bertele-tele.

1. Namanya novel teenlit yaa target-nya untuk remaja, jadi maklum saja dengan alur ceritanya. Yang penting unsur utama percintaan unyu-unyu gemeshnya tersampaikan.

2. Untuk dari segi remaja, ya, ini memang khas anak remaja gaya bicara & penulisan serta alurnya. So-so lah yaa.

3. Dari segi realita. Well, yang diceritakan disini semuaya hanya surface ajaa. Untuk dedek2 di luar sana seandainya jadi Mima, tolong banget jangan pernah ambil keputusan seperti Mima. Totally stupid.

4. Di ending cerita, memang Mima dan Inov adalah pihak yang menang. Tetapi di realita, well.. Tidak semudah itu ferguso. Pihak kepolisian sudah pasti memegang data jaringan narkoba beserta 'tersangka-tersangkanya'. So, I'm sure si preman2 yang suka nodong Inov, besar kemungkinan sudah menjadi DPO.

5. Makadari itu, Mima & Inov sesungguhnya diposisi paling buruk & paling dirugikan. Kenapa? Sandainya ending tidak seperti yang dibuku. Polisi memang sudah memantau preman2 itu sejak lama untuk kemudian diringkus. Apa yang terjadi ketika para preman justru memang sudah diintai bahkan sebelum Mima lapor polisi? Ya. Masa depan Mima & Inov yang akan hancur berantakkan, apabila tepat saat Mima & Inov mengambil Narkoba itu justru saat dimana Polisi datang.

6. Meski Mima bukan pemakai, dan Inov sudah bukan pecandu, dengan barang bukti ada ditangan mereka sudah pasti mereka yang tertangkap. And whalaaa... DO dari sekolah adalah konsekuensinya.

7. Ya, we never know bahwa preman2 yang naro narkoba sebelumnya sudah diringkus setelah mereka meletakkan barang tsb di tempat perjanjian, dan giliran para polisi yang sedang 'menunggu' siapa sih orang yang ambil 'barang tsb'.....

8. Makadari itu, keputusan Mima is so stupid. Langkah terbaik adalah melaporkan ke ortu Mima apapun keadaannya soal Inov yang diancam & masih terlibat dengan jaringan tsb bla bla.

9. Soal latar ceritanya sendiri. Baik rumah maupun sekolah, tidak ada detail yang diinfokan. Misal kamar Inov adanya diatas, diatas mananya? Sebelah mananya dapur? Tangganya disebelah mana dari rumah itu? Bentuk rumahnya seprti apa? Dari pintu masuk dimana letak masing2 kamar Mima, Mika, Inov, ortu dsb... Semuanya tidak ada detail. Cuma buka pintu, masuk kamar Inov diatas dsb...

10. Peran orang tua yang terlau janggal disini. Sejauh ini, jaraaaaang ada ortu yang nitipin anaknya ke orang lain yang bukan kerabat. So, disini juga suda terlalu janggal.


Overall, saa baca ini untuk bisa di review bareng sama ade sepupu yang baru beranjak remaja serta sedang senang-senangnya baca buku. Dan poin2 diatas adalah poin2 yang saya sampaikan ke doi. Bahwa jangan sampai menjadi seperti Mima.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
May 24, 2022
Bintang 3,5!

Entah novel keberapa karya Mia Arsjad yang saya baca. Kayanya hampir seluruh novel karya beliau udah pernah saya baca deh dari jaman sekolah, cuma nggak sempet review aja wkwk.

Yup, sama seperti novel-novel karya Mia Arsjad yang lain yang gaya penulisanya selalu lincah, heboh, ceplas-ceplos, tabrak sana-sini dan dialog keimutan terutama untuk karakter ceweknya. Novel Satria Novemberpun hampir memenuhi seluruh ciri khas tersebut.

Novel yang bercerita tentang Mima, seorang gadis kelas 1 SMA yang doyan nyerocos kaya kenal pot, berisik, heboh, crewet dan grasa-garusu yang tiba-tiba saja haris tinggal satu atap dengan seorang cowok mantan pemakai narkoba yang kalau bicara sangat irit, dingin dan seperti robot bernama Satria November alias Inov.

Serius deh, karakter Mima ini memang heboh banget, cenderung lebay malah. Dan sejujurnya saya sedikit terganggu dengan Mima yang doyan banget bicara nyerocos kaya kereta yang bukanya terlihat pintar tapi malah bodoh. (Maaf Mimaaa)

Tapi ya memang begitu gayanya Mia Arsjad sih, hampir disetiap novelnya pasti heboh. Tapi ya saya suka-suka aja kok. Malah Mia Arsjad menjadi salah satu novel favorit dari jaman baheula.

Oke kembali ke review. Novel Satria November ini mengusung tema yang lumayan beda dari pada novel-novel teenlit pada umumnya yaitu tentang Narkoba. Walaupun sebenarnya ada banyak hal yang kurang detail alias pembahasan tentang narkobanya itu standarrr banget. Tapi ya maklum, namanya juga teenlit. Pasaranya kan remaja. Jadi hal dasar dan standarpun rasanya sudah cukup untuk mengedukasi para generasi muda supaya jauh-jauh dari barang yahud tersebut. Wkwkw.

Novel ini ceritanya lumayan seru sih dan kocak karena Mima. Tapi saya sedikit bosan karena sepanjang cerita Inov itu sakittttt melulu. Bener-bener nggak ada sehatnya nih bocah. Jadi kurang gregett, terutama untuk interaksi Mima-Inov. Karena sepanjang cerita hanya Mima yang menonjol.

Ya mungkin itu aja sih review saya, mau lanjutin baca Satria November #2. Semoga aja dibuku ke-2 nanti karakter Inov lebih berkembang.

Oh iya, saya juga pengin tau gimana kelanjutan hubungan Gian dan Mima karena menggantung banget endingnya.

Em.. mungkin bisa juga ditambah sedikit cerita tentang kehidupan Mika, si saudara kembar Mima. Karena kasin banget dia nggak dapet part yang WOW wkwk.

Untuk Safira, mantan Inov. Engga tau deh, dia kaya come from somewhere gitu. Tiba-tiba aja dateng terus mati. Bingung saya jadinya bukanya sedih. T.T
14 reviews
July 3, 2021
Yang disayangkan, sampul bukunya bagiku kurang menarik. Terlalu horor untuk jenis teenlit yang sebenarnya lumayan slice of life dan ada bucin-nya juga. Di awal terdapat kejadian terlalu datar atau mungkin dipaksakan. Ada beberapa kata yang kurang pas buat kaidah kebahasaan (sebenarnya disarankan), seperti kata “bug” serupa pukulan orang.

Kelebihan buku ini tentu saja banyak. Walau ada beberapa yang kurang pas tadi, menuju konflik ini lebih dari kata seru. Novel yang awalnya dibaca malas-malasan ini akan cepat selesai dibaca jika sudah terkait konflik baru yang terus bertambah, dan ya ini tidak bikin pusing. Ada paniknya, adapula sedih yang bahkan di tenggorokan rasanya tercekat sendiri karena plot twist bukan main-main. Kisah Satria November merupakan buku misteri yang dapat dibaca santai untuk semua kalangan umur, memberikan banyak pengetahuan tentang pemeriksaan rehabilitasi, dan ending dijamin tidak mengecewakan.
Profile Image for Jeon Dani.
132 reviews64 followers
February 12, 2020
Kuketipu sama blurb-nya. Gue kira gue bakal menemukan karakter setipe Dilan. Eh gak taunya malah disuguhkan sama karakter terminator soak macem Inov :v

Ceritanya bagus sih, tentang Inov (aka Satria November) yang anak Jakarta sama Emaknya (Tante Helena) dipindahin ke Bandung buat dititipin sama keluarganya Mima karena kasus Narkoba (biar dia jauh sama gang-gang gak jelasnya dulu).

Well, disini entah kenapa gue gak suka aja gitu sama karakter Mima yang bawel dan nyablaknya gak karuan, sok vokal yang malah jatohnya tolol, tapi kalo gak ada bacotan Mima barangkali certianya gak bakal rame juga sih.

Well, gue suka cerita gantung aka open ending gini. Entah gue bakal baca yang ke dua atau kagak. (Tapi penasaran)
Profile Image for Ayu Welirang.
Author 17 books93 followers
June 28, 2020
Pertama baca karya Mia Arsjad justru yang Runaway Ran. Akhirnya coba baca Satria November dan ternyata asyik. Selain karakter Mima yang oke banget--bawel, suka mengeluarkan isi hatinya kayak knalpot bocor dan blak-blakan, plot dan konflik remajanya juga beda, yaitu tentang narkoba di kalangan remaja. Tema kayak gini bisa jadi berat banget kalau eksekusinya salah, tapi dalam TeenLit ini malah jadi bumbu yang apik. Banyak hikmah yang didapat dan kita bisa merasakan sedih sekaligus senang waktu baca (apalagi bacanya pas bagian Mima yang mencerocos mulu). Bakalan baca sekuelnya Inov dooong pastinya. Thanks Gramedia Digital yang udah bantu gue mendapatkan buku ini dan bisa baca cepat sambil tiduran jadinya.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews142 followers
September 13, 2019
4.5 🌟

Gaya cerita kak Mia ini selalu menarik! Apalagi ditambah tokohnya yang seru abis, bacanya gak berasa. Tapi gemes sih sama Mima ini, kalau udah ngomong dia selalu panjang lebar. Tapi perhatian dia, duuhhh top lah meski kadang terlalu lebay, piss ya Ma.

Inov, remaja yang mencoba narkoba sama terjerumus ini kasian sih ya. Di saat dia mau jauh, masih aja godaan itu datang. Untungnya niat berubahnya kuat, meski ya akhirnya dia malah menyakiti dirinya. Sedihh banget pokonya, serasa pengen melukin dia.

Konfliknya khas anak remaja banget.

Buat yang suka teenlit, bolehlah dibaca. Rekomen banget nih~
Profile Image for Cinthia Sanusi.
32 reviews
March 20, 2022
ini novel lebih cocok sama remaja yang masih sma😂jadi masih bisa berasa feel nya karena jujur di umur 23 baca ini karena dikasih temen bacanya agak gimana gitu🤣tapi ceritanya santai untuk dibaca , diawal2 sempet bosen bacanya karena cerita nya gitu2 aja alur nya pun sama. makin ketengah dan akhir yah mendingan tapi kurang greget karena bisa ketebak ceritanya bakal kayak gimana
Profile Image for Suci Noorjannah Novianti.
171 reviews3 followers
October 28, 2022
Cukup effort buat menyelesaikan buku ini, aku kurang suka dengan cara penulis mengungkapkan ekspresi tiap tokoh di dalamnya, mostly kata-kata yang ditulisnya terlalu banyak tanda baca dan hurufnya:( tapi lumayan mengobati rindu di masa remaja
Profile Image for satine..
23 reviews
January 27, 2024
AKU SUKA BANGETTTTT, pas awal awal tuh aku cekikikan muluu sama tingkahnya Mima. Aku juga ga ngeh kalo Mika itu cowo t______t. Pas mau endingnya aku kesel banget soalnya Inov belum mau jujur untung ada Mima yang bicara semua.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Maulida.
30 reviews
May 22, 2019
3,5 sebenernya.
suuuukaaaaa gaya menulisnya. walopun si mima agak lebay tapi lucu. 😂
Profile Image for Raven Roth.
29 reviews
May 11, 2020
Buku kedua yang aku baca setelah Dil3ma. Aku lebih suka yang ini heheh.
Profile Image for ima.
102 reviews3 followers
July 6, 2015
Review :
Ada orang baru di rumah Mima!!
“Gue harus protes nih sama Nyokap!”
“Dasar aktivis. Dikit-dikit protes. Tanya dulu baek-baek dong ke Nyokap,”
“Ya telat dong. Keburu orang itu dateng dan mondok di loteng gue. Lagian Mama Papa gue kok bisa gitu sih? Ini kan hal besar. Harusnya didiskusikan dulu dooong…” (hal. 14)

Mima yang sangat menganut paham demokrasi langsung menyatakan ketidaksetujuannya setelah kakak kembarnya, Mika, memberitahu kalau akan ada orang asing yang menempati loteng rumahnya.
Bukan orang asing yang benar-benar asing, tetapi orang itu adalah anak teman Mama. Inov. Satria November.
“…. Mama tau kamu anak Mama yang selalu jujur dan terbuka. Dan anti kebohongan, kan? Kamu tau Inov kenapa? Siapa yang mukulin dia? Kamu kan tau, sindikat narkoba itu bisa ngejer dia sampe sini. Dan bunda Inov udah nitipin di sama keluarga kita. Jadi kalau memang betul begitu, kita harus lapor polisi, Mi.” (hal. 104)

Setelah kedatangan Inov ke rumah Mima–bahkan di sekolahkan di sekolah yang sama–, Mima jadi tidak tenang hidupnya. Apalagi setelah tahu rahasia terbesar Inov, kalau ia masih berhubungan dengan komplotan pengedar narkoba. Iya, Inov mantan junkie. Setelah keluar dari panti rehabilitasi, Inov masih direcoki oleh komplotan Revi, sang bandar narkoba.
Nggak, manusia nggak pernah siap. Kita memang bisa tahu. Tapi kita nggak pernah siap. Kalau kita selalu siap, buat apa ada emosi?!


^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Pertama kali baca kisah Inov dan Mima ini tuh sekitaran tahun 2012, eh pas tahu bakal terbit ulang (ditambah ada sekuelnya) langsung aja mutusin untuk beli.
Dan sensai saat baca untuk kedua kalinya enggak jauh berbeda, tetap menegangkan dan banyolan-banyolan ke-keki-an Mima tetap bikin ngakak.
Mima tuh tipe-tipe orang yang kritis. Kalau ada sesuatu yang nggak seharusnya pasti deh mulutnya akan ‘bocor’ dan satu-satunya yang bisa menghentikannya cuman dengan bekapan di mulut.
Berkebalikan dari Mima, Inov tuh robot korslet yang somplak. Jarang ngomong, sekalinya ngomong, omongannya malah nyelekit. Jarang berekspresi, kalaupun senyum, senyumnya bakalan tipiiis banget dan orang malah mengira dirinya sedang berhalusinasi.
“Dari sini, karena banyak, terangnya sama, gemerlapnya sama, yang redup nggak kelihatan. Tapi kita nggak pernah tahu, mana yang bakal mati duluan. Belum tentu yang redup itu mati duluan. Mungkin yang itu… yang paling terang.” (hal. 193)

Di luar itu, novel ini menampilkan bagaimana kehidupan remaja yang tercemplung ke dalam dunia narkoba. Mereka-mereka itu pasti butuh uang untuk beli barangnya. Dan kalau nggak ada mereka enggak segan-segan untuk mencuri dan berbohong. Selain itu, fisiknya pasti juga akan terlihat mengerikan. Tubuh yang kelewat kurus, mata cekung kayak orang kurang tidur, dan jalan sempoyongan. Pokoknya sangat menyeramkan seakan ‘hidup-segan-mati-tak-mau’.

Recommended banget untuk yang butuh bacaan ringan ‘kelewat serius’.
Profile Image for ❥ LADY BUG ☄. *. ⋆.
71 reviews3 followers
July 22, 2024
Nyari bacaan ringan karena lagi reading slump (and teenlit always helps me get over reading slump). Ketemu novel ini dan baca sinopsisnya, langsung mikir ini novel romantisme anak remaja biasa. Tapi teeeernyata tidak sepenuhnya biasa, konflik yang diambil cukup berbeda dan terbilang jarang, tentang bahaya narkoba pada remaja.

Bercerita tentang siswi SMA (luar) biasa bernama Mima, dan Satria November alias Inov yang dititipkan Ibunya untuk tinggal bersama keluarga keluarga Mima setelah keluar rehabilitasi narkoba (agak gak make sense buat saya, but okelah).

Awal baca, saya langsung nggak nyaman sama gaya penulisannya, lebay. Ditambah lagi karakter utamanya adalah Mima, si knalpot bocor tukang protes yang luar biasa lebay-nya.

Menurut saya, terlalu banyak hal janggal di alurnya, terutama kenapa Tante Helena (Mama Inov) nitipin Inov ke sahabatnya hanya karena takut anaknya diikuti/ikut-ikut geng narkoba itu lagi. And a bit spoiler, ujung-ujung geng itu berhasil nemuin Inov di Bandung dan maksa Inov buat ikut ngedarin narkoba.

Interaksi antar tokohnya juga agak flat, tapi kadang ada bagian seru dan kocak. Jadi lumayan menghibur, meski lebih banyak dialog kosong yang isinya hanya ocehan Mima.

Tapi (lagi) makin saya baca buku ini, makin sebel juga saya sama Mima yang kelihatan 'bodoh'nya. Semua tindakan dia bikin saya tarik napas dalam-dalam. Saya juga bertanya-tanya kenapa orang tua mereka hanya dimunculkan di awal dan menjelang akhir cerita, they need to watch their problematic children more imo. Satu-satunya karakter yang saya suka di sini hanya Mika (saudara kembar Mima yang kalem dan hidupnya lurus).

Yah, karena namanya juga teenlit, pasarnya untuk remaja, dan saya sudah biasa nemu karakter macam Mima di novel lain, it's still a good read. Pesan moralnya juga dapet, "jauhi narkoba, hindari pergaulan bebas" dengan TAMBAHAN, jangan lakukan hal ekstrim seperti yang dilakukan Mima. Melawan geng narkoba sendirian itu cari mati, kamu bodoh kelewatan kalo gak lapor masalah seserius ini ke orang dewasa.
Profile Image for Orinthia Lee.
Author 12 books123 followers
January 8, 2015
4,5 bintang dibulatkan jadi 5 karena buku ini sudah menghibur saya dan lebih dari itu memberi saya muse untuk melanjutkan naskah saya sendiri. Aneh, sih. Karena naskah saya nggak bocor dan kocak begini gayanya, tapi ya, kok bisa bikin saya jadi mood nulis. Wkwkwk... keajaiban Mima? =))

Gaya tulisan Kak Mia yang lincah dan centil berhasil membuat buku bertema berat seperti ini jadi enak banget dibacanya. Cocok banget buat yang lagi butuh bacaan ringan yang bisa bikin ketawa-ketawa plus nangis juga. Bagus juga buat remaja-remaja untuk mengenal sejahat apa setan yang bernama narkoba itu. Sekali terjerumus, bakal susah banget buat lepas. :( Don't you ever try for whatever reason it is. Penyesalan selalu datang belakangan.

Akhirnya, saya jadi beli lagi buku ini dengan cover baru sekaligus buku keduanya. Mumpung bokap lagi murah hati membiarkan saya ngegesek debit BCAnya. *senyum manis*

*lupasamatantanganbabattimbunan*

*inikananggapannyakadoya*

Dan, saya suka sekali sama Mima yang jalan pikiran dan mulutnya sama-sama hiperbolis serta bocor. Kocak parah, tapi nggak terkesan dipaksa lucu. *angkat jempol buat Kak Mia*
Profile Image for Tiara Orlanda.
201 reviews18 followers
September 16, 2015
Menceritakan tentang Inov -btw nama panjangnya November gaes, which is cool- yang sempat ‘make’ narkoba, akhirnya keluar dari rehab. Inov tinggal di rumah Mima (karena mama mereka berteman).

Inov memang udah gak ‘make’ narkoba lagi, tapi bukan berarti dia bisa lepas gitu aja dari kelompok pengedar narkoba itu.

Buku ini rasanya tepat sekali ada di genre teenlit, yang mana sasaran bacanya anak-anak yang baru remaja yang biasanya masih sibuk nyari jati diri *azeq.

Buku ini membahas tentang narkoba. Yang sangat berbahaya bagi generasi kita khususnya generasi muda. Bahwa ketika kamu mulai memakai narkoba, masalah akan selalu datang padamu. Bahkan mungkin setelah kamu tidak lagi memakainya -seperti kisah Inov-.

Cover buku ini kalem sekali. Teduh liatnya. Karakter tokoh-tokoh di dalamnya menyenangkan. Menggunakan POV 3. Alurnya maju. Ceritanya make sense dan dekat dengan hidup sehari-hari kita.

Jadi para remaja, berhati-hatilah memilih mana yang baik untukmu :)
Profile Image for Emmanuella Elma.
66 reviews
July 22, 2016
Pertama kali liat judulnya rada geli sendiri, satria november. Gimana kalo satria januari aja, soalnya aku ultahnya tanggal 20 januari (malah promosi-__-) setelah dibaca dan jadinya suka banget, ternyata satria november itu nama orang! Kirain satria november itu sebutan bagi pahlawan yang beraksi hanya dibulan november aja makanya namanya satria november hehehe. Mia Arsjad emang master of teenlit lah pokoknya, gimana ceritanya si inov (panggilan si satria november) berusaha menyembuhkan dirinya sebagai mantan junkies.Tapi rada antiklimaks ya endingnya, well sila baca sendiri untuk membandingkan dengan review saya. Matur nuwun :)
Profile Image for Herma.
81 reviews
January 21, 2015
wah yakin bngt ini mah ngasih five star bwt nih buku,
lucu, kocak dan agak ga biasa sih,
pas baca senyum2 sendiri, pengen ngakak juga kadang2, tapi di buku ini juga ada pesan moral nya, tentang betapa bahayanya narkoba dan seseorang yang udah terjerumus narkoba itu ga bisa segampang itu keluar, akan ada lingkaran setan dimana bakalan narik seseorang untuk terus ada di lingkaran ini hiiii.... jangan coba2 deh bersentuhan ama barang haram itu

ada juga yg paling gw demen disini, kata2 mima yg intinya kurang lebih "penyesalan emang dateng belakangan, tapi kalo nyesel terus dan ga ngapa2in ya ga akan ngerubah apa2, mesti ada tindakan supaya ngerubah apa yg ada di depan,,," mantep deh
Profile Image for Alya N.
306 reviews12 followers
August 9, 2014
Inov dan Mima.

Hmm. Nama Inov bagus. Mbak Mia menjatuhkan pilihan tepat pada diksi 'Inov' dan 'Satria November'. Judulnya juga memancing. Memancing orang untuk "Eh, ini buku tentang apa sih?"

Tema yang diambil juga nggak kalah keren. Kalau biasanya tema narkoba ini dibuat dalam bentuk pemberantasan dengan cara yang normal, ini dengan cara yang tidak normal. Siapa sih yang kepikiran untuk bikin tema narkoba dengan jalan seperti ini? Must read lah. Gaya bahasa Mia yang ceplas-ceplos dan lugas juga selalu jadi ciri khas.
Displaying 1 - 30 of 54 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.