Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dokter Juga Manusia

Rate this book
Sejalan dengan perubahan waktu, eksistensi dan status kemuliaan, profesi dokter makin banyak dipertanyakan, diragukan, dan bahkan digugat oleh masyarakat. Hal ini dipicu oleh adanya kesenjangan komunikasi antara dokter dan pasien. Karena perbedaan cara pandang, tidak jarang masyarakat salah memaknai tindakan dan perilaku dokter dan juga sebaliknya tidak sedikit dokter yang keliru mempersepsi harapan dan keinginan masyarakat terhadapnya.

Buku ini merupakan kumpulan sejumlah tulisan yang membahas berbagai keadaan, kondisi, tantangan, kesulitan, dan perubahan eksistensi yang dialami dokter. Selain itu, ada juga beberapa tulisan menyangkut persepsi dan perspektif masyarakat atau pasien dalam memandang dokter dan dunia kesehatan. Dengan memandang dari dua sisi berbeda, buku ini berusaha mengajak pembaca untuk melihat hubungan dokter-pasien dalam framework yang lebih utuh; melihat alasan-alasan dokter melakukan tindakan medis dan keterbatasan-keterbatasan mereka serta melihat hal-hal yang diharapkan masyarakat dari dokter dan dunia kesehatan.

Penulisnya, yang telah cukup lama berinteraksi dengan pasien dalam berbagai setting, berusaha menguak dan menjelaskan berbagai alasan yang menyebabkan terjadinya "kesalahpahaman dan kesalahkaprahan" antara dokter dan pasien. Buku ini diharapkan akan membawa Anda untuk melihat suatu horizon yang lain saat mencermati eksistensi dokter dan interaksinya dengan pasien dan masyarakat.

239 pages, Paperback

First published September 1, 2009

7 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (12%)
4 stars
2 (25%)
3 stars
4 (50%)
2 stars
1 (12%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
1 review
December 3, 2016
Pikiran pertama melihat buku ini melalui sinopsisnya : 'Ah, paling pembelaannya berat sebelah,' karena penulisnya adalah seorang dokter juga hehe.

dr. Iqbal mencoba memosisikan diri sebagai seorang yang berdiri di antara Dokter dan Pasien, dan saya pikir cukup berhasil mengupas dengan posisi netral
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.