Jump to ratings and reviews
Rate this book

Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi

Rate this book
Buku ini merekam hampir semua tema penting pemikiran keislaman Kuntowijoyo, terutama mengenai realitas historis dan empiris Islam di Indonesia. Dengan mengkaji sejarah sosial umat, secara brilian Kutowijoyo melihat adanya koherensi historis Islam di Indonesia sebagai suatu fenomena yang unik, dan oleh karena itu dia menyarankan perlunya interpretasi-interpertasi tematik untuk memahaminya.

Analisisnya mengenai proses transformasi sosial umat Islam dalam suatu kurun panjang sejarah—sejak zaman Demak hingga Orde Baru—merupakan temuan yang paling penting dari kajian historisnya itu. Dari sinilah, Kuntowijoyo tidak saja berhasil menawarkan semacam pendekatan baru dalam kajian-kajian keislaman yang selama ini cenderung didominasi oleh pendekatan normatif, tetapi juga memberikan kerangka paradigmatik untuk menafsirkan apa yang sedang terjadi, dan ke mana gerakan transformasi tersebut sebaiknya diarahkan.

“Buku ini menggugah kesadaran tentang berbagai masalah Islam dan bangsa, dan dipertanggungjawabkan Kuntowijoyo sebagai seorang sejarahwan yang matang. Jadilah buku ini sebuah karya ilmiah yang senantiasa relevan dalam memahami dinamika permasalahan umat dan bangsa.”

—Prof. Dr. Taufik Abdullah

“Pesan Kuntowijoyo cukup jelas: Hanya dengan pemahaman yang tepat atas konteks sosio-historisnya wahyu Islam bisa kita tangkap ruhnya. Untuk penerapannya, dibutuhkan pemahaman yang tepat atas konteks sosio-historis di mana ia hendak ditegakkan. Jika tidak, boleh jadi Islam yang kita maksud hanya huruf-hurufnya, bukan maknanya; atau meminjam istilah Bung Karno hanya abunya, bukan apinya.”

—Masdar Farid Mas’udi

672 pages, Paperback

First published January 1, 1991

32 people are currently reading
356 people want to read

About the author

Kuntowijoyo

39 books132 followers
Kuntowijoyo was born at Sanden, Bantul, Yogyakarta. He graduated from UGM as historian and received his post-graduated at American History by The University of Connecticut in year 1974, and gained his Ph.D. of history from Columbia University in year 1980.

His father was a puppet master (dalang) and he lived under deep religious and art circumstances. He easily fond of art and writings and became a good friend of Arifin C. Noer, Syu'bah Asa, Ikranegara, Chaerul Umam, and Salim Said.

His first work was "Kereta Api yang Berangkat Pagi Hari".

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
52 (46%)
4 stars
32 (28%)
3 stars
20 (17%)
2 stars
5 (4%)
1 star
3 (2%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Alfisyahrin.
7 reviews3 followers
June 20, 2013
Menurut saya, sebagai seorang mahasiswa sosiologi, buku ini menyajikan temuan menarik bagi perkembangan sosiologi historis dan upaya konstruksi "sosiologi Indonesia". Bagian paling menarik adalah ketika Kuntowijoyo menyusun tahapan evolusioner ummat Islam di Indonesia: kawula, wong cilik, dan warga negara. Buku ini merupakan sebuah upaya intelektual utk menyadarkan kita semua ttg marginalisasi yg selama ini dialami ummat Islam di Indonesia, membongkar mitos mayoritas jumlah, dan memberikan pijakan sejarah lewat kisah tentang Syarikat Islam: bagaimana ummat Islam beraksi.

Kesulitan saya saat mencari buku ini menunjukkan bahwa (jangan2) jarak antara buku berkualitas dan buku populer semakin jauh. Semoga saja tidak.
Profile Image for Molen Mini  Watugong.
1 review
December 23, 2019
Buku memberikan sebuah paradigma baru tentang keIslaman kita, cocok sebagai referensi untuk kalangan ativis sosial sebagai landasan berpijak dan berpikir, kekuatan Prof kuntowijoyo disini adalah Islam sebagai landasan akhirnya lepaslah dari tudingan ektrem kanan atau kiri karena beliau mampu menyajikan kita kesadaran, bagaimana suatu kesadaran yang normatif harus diaktualisasiskan dalam bentuk kesadaran historis-empiris, kita kaji ulang bahwa islam sebagai agama juga sebagai ummah maka tuntutan sebagai ummat agama dijadikan sebagai panji perejuangan rakyat jelata, untuk membangun ekonomi, sosial dan polllitik kerakyatan yang mampu memilki nilai tawar. Disini juga dijelaskan historis Islam di asean dari muangthai, filipina, singapura, Malaysia, Indonesia. Keuatan pak Kunto dibuku ini tidak terjebak pada teoris soial barat tetapi beliau mampu merepresentasikan soial ummat Isllllam dengan teori sendiri, dan beliau menyajikannya sangat menakjubkannya.
Profile Image for Nasir Syar'an.
3 reviews
July 28, 2018
kesan saya tentang tulisan dalam buku ini, pengamatannya cermat dan hati-hati dalam melihat persoalan, proaktif dengan nilai-nilai Islam sehingga pak Kunto menawarkan penggunaan ilmu sosial untuk membantu agar nilai islam lebih operasional.
Profile Image for Halimcahaya.
1 review
Currently reading
January 25, 2014
Organisasi Masyarakat seyogyanya menjadi garda terdepan dalam mengaktualisasikan gerakan sosial profetik. Misi kenabian merupakan tugas abadi bagi setiap generasi penerus ummat. Transendensi, Liberasi, dan Humanisasi adalah literasi sosial profetik yang mampu diaplikasikan ke ranah aksi.
Displaying 1 - 10 of 10 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.