Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cara Cerdas Menulis Artikel Ilmiah

Rate this book
Apakah menulis artikel ilmiah harus ditaburi istilah yang berat dengan ungkapan bahasa yang kaku, dingin, ngejelimet? Ternyata tidak. Ada cara cerdas agar artikel ilmiah tampil komunikatif yang dilandasi proses berpikir kritis-reflektif, bagaimana caranya?
Melalui buku ini penulis menguraikan dengan mudah jalan baru menulis artikel ilmiah yang selama ini dianggap sebagai pekerjaan yang menyiksa. Seperti halnya bagaimana memanfaatkan tata permainan bahasa, tindak tutur dalam penulisan, penalaran, dan sebagainya.
Buku ini patut dimiliki dan dibaca akademisi, dosen, peneliti, mahasiswa, serta masyarakat umum yang berminat dalam tulis-menulis karya ilmiah

180 pages, Paperback

First published January 1, 2011

10 people are currently reading
151 people want to read

About the author

Wahyu Wibowo

16 books7 followers
Dr. Wahyu Wibowo dilahirkan di Kampung
Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 8
Maret 1957. Setelah menamatkan S-1 dalam
Ilmu Sastra dan S-2 dalam Ilmu Manajemen,
ia merampungkan S-3 dalam Ilmu Filsafat
di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah
Mada Yogyakarta dengan disertasi mengenai Filsafat Bahasa
dan relevansinya terhadap etika pers nasional.
Minatnya berorganisasi, berkesenian, dan berjurnalistik
tumbuh subur selama menjadi mahasiswa FSUI kampus
Rawamangun, Jakarta (1976-1984). Sebagai aktivis, ia adalah
pendiri Ikatan Keluarga Sastra Indonesia (gaya baru) FSUI
(1978) dan penggagas berdirinya Ikatan Keluarga Mahasiswa
Sastra Jawa FSUI (1979). Wahyu Wibowo pernah aktif
sebagai sekjen BPM FSUI (1978), ketua Bengkel Sastra Ibu
Kota (1980), dan anggota MPM-UI (1983). Sebagai penyair,
ia dikelompokkan ke dalam Sastrawan Indonesia Angkatan 2000. Sebagai kritikus, ia membidani Aliran Kritik Sastra
Sawo Manila di Kampus Universitas Nasional, Jakarta (1988).
Sebagai jurnalis, Wahyu Wibowo adalah penerima Sertifikasi
Wartawan Utama dari Dewan Pers (2011). Ia pernah pula
memeroleh Sastra Award sebagai dosen terbaik Fakultas Bahasa
dan Sastra Universitas Nasional, Jakarta (2004 dan 2008).
Karier jurnalistiknya berangkat dari pers kampus, yakni
sebagai redaktur majalah kebudayaan Tifa Sastra (1976-1984),
kontributor koran Salemba (1979-1980), dan redaktur majalah
kebudayaan Bende (1977-1985), kemudian terjun ke pers
umum menjadi reporter majalah berita umum Fokus (1982-
1984), redaktur majalah musik IHE (1984-1985), redaktur
majalah Video (1985-1987), redaktur majalah remaja Monalisa
(1987-1989), redaktur majalah berita ekonomi Prospek (1989-
1992), wakil pemimpin umum/pemimpin redaksi tabloid
Paron (1992-1997), redaktur pelaksana harian umum ABRI
(1998-1999), wartawan senior majalah Solusi Investasi (sejak
2003), dan penasihat manajemen majalah Hortiku (sejak 2008).
Selama kariernya Wahyu Wibowo sudah berkeliling Indonesia
dan juga sudah melanglang jagat ke sejumlah negara Asean,
Asia, Eropa, dan Australia. Sementara itu, karier akademiknya
dibangun sejak 1985 dengan mengajar di sejumlah PTS Ibu Kota
dalam mata kuliah, di antaranya Bahasa Indonesia, Penulisan
Kreatif, Kemahiran Menulis, Manajemen Pers, Filsafat Ilmu
Pengetahuan, dan Filsafat Bahasa.
Karyanya yang sudah diterbitkan, di antaranya kumpulan
puisi (bersama Hendry Ch. Bangun) Ken Mokar Ikan dalam Kaca
(IKSI-FSUI, 1980); Katarsis: Kumpulan Esai Sastra (Nusa Indah,
1984); Menyingkap Dunia Kepenyairan Subagio Sastrowardoyo (Balai
Pustaka, 1984); novel Merajut Angan-angan (Serajaya, 1986);kumpulan puisi Liang Luka (Serajaya, 1989); kumpulan puisi
Cinta Batu, Batu Cinta (Serajaya, 1992); Mitos Bahasa (Paronpers,
1994); Konglomerasi Sastra (Paronpers, 1995); Model Waktu
dalam Perahu Kertas Sapardi Djoko Damono (Balai Pustaka, 1997);
kumpulan cerpen Glasnots (Balai Pustaka, 1999); Manajemen Bahasa
(Gramedia Pustaka Utama, 2001), Otonomi Bahasa (Gramedia
Pustaka Utama, 2001); Enam Langkah Jitu Agar Tulisan Anda Makin
Hidup dan Enak Dibaca (Gramedia Pustaka Utama, 2002); Sihir Iklan
(Gramedia Pustaka Utama, 2003), Membangun Kultur Perusahaan
Melalui Kesadaran Komunikasi Adab (Gramedia Pustaka Utama,
2004), Berani Menulis Artikel Jurnalistik (Gramedia Pustaka Utama,
2006), Menjadi Penulis & Penyunting Sukses (Bumi Aksara, 2007),
Piawai Menembus Jurnal Terakreditasi (Bumi Aksara, 2008); Menuju
Jurnalisme Beretika (Penerbit Kompas, 2009); Tata Permainan Bahasa
Karya Tulis Ilmiah (Bumi Aksara, 2010); Cara Cerdas Menulis Artikel
Ilmiah (Penerbit Kompas, 2011); kumpulan puisi Pangeran Katak
& Sang Putri bersama Hendry Ch. Bangun dan Frieda Amran
(Pustaka Spirit, 2011), dan Linguistik Fenomenologis John Langshaw
Austin: Ketika Tuturan Berarti Tindakan (Bidik-Phronesis Publishing,
2011). Buku yang tengah dipersiapkan dan segera diterbitkan
oleh BPP adalah tentang revitalisasi teori Framing dan Filsafat
Ilmu Pengetahuan.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
11 (45%)
4 stars
4 (16%)
3 stars
4 (16%)
2 stars
1 (4%)
1 star
4 (16%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Gama Ramadhan.
157 reviews5 followers
January 7, 2013
Anda tidak akan menemukan cara praktis pandai menulis artikel ilmiah di buku ini, bukan hal itu yang hendak disampaikan oleh penulis. Bahwa bagaimana pola berpikir kita dalam menulislah yang sepertinya menjadi titik tekan penulis. Maka tidak heran jika kita akan menemukan penulis membahas dari filsafat bahasa biasa hingga penalaran dan kekeliruan nalar, tentunya dibingkai dalam koridor penulisan artikel ilmiah, dimulai dari pendahuluan hingga simpulan.

Layak disimak sebagai referensi bagaimana cara berpikir ketika menulis karya ilmiah :))

give it 3 stars
Profile Image for Yogi.
20 reviews1 follower
February 6, 2016
Buku ini mengajak kita untuk berpikir kritis-reflektif untuk menulis artikel ilmiah. Ada tiga hal model analisis diri kemampuan berpikiri kritis reflektik yaitu lokusi (landasan pikir), ilkousi (otoritas keilmuan) dan perlokusi (efektivitas penyimpulan). Tiga model analisis ini bisa dikatakan sebagai tiga tahap yang dilalui dalam menulis artikel ilmiah.

Pertama, lokusi menentukan pemilihan topik/judul penelitian, penjabaran keputusan pada bagian pendahuluan (latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, hingga metode penelitian dan sumber pengambilan data) dan hubungan keputusan dengan unsur aksiologis.

Tahap kedua adalah ilokusi, yaitu bagaimana kejelasan analisis (apakah peneliti menyajika secara deskriptif atau penafsiran dalam analisi datanya), kejelasan pembahasan dan kejelasan hasil pembahasan (apakah peneliti melakukan pengolahan data melalui deksripsi yang baik atau melakukan komparasai dengan fakta lain).

Tahap ketiga perlokusi, yaitu bagaimana kejelasaan interpretasi di dalam bagian simpulan, koherensi dan kohesi di dalam bagian simpulan, dan penalaran dalam bagian simpulan. Intinya dalam tahap ketiga ini bagaimana menampilkan simpulan di dalam tulisan ilmiah.

Selain itu, buku ini memberikan kita informasi sekaligus mengajak kita memilih kata-kata yang tepat dalam menulis artikel ilmiah, Tulisan artikel ilmiah di setiap bidang keilmuan mempunyai ciri khas kata-katanya sendiri. Menulis artikel ilmiah juga berbeda dengan menulis di koran.

Penulis mengajak kita untuk menulis dengan jujur, elegan, kritis, jelas dan etis.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.