Saya menyesal karna terlambat baca ini, Gelombang Lautan Jiwa, Benar benar sebuah medan kontemplasi, betapa briliannya anta samsara seorang dengan penderita skizofrenia bisa survive dan berjuang dalam kehidupan ditengah keterbatasan mental, Psikomemoar yang dia tulis setiap hari ini bisa membuka mata hati kita meihat orang dengan gangguan jiwa ternyata tidak seburuk apa yang dikira, Dia sama memiliki kehidupan juga seperti kita, punya rasa sakit hati, cinta dan segala macam bentuk emosi, terbukti ketika dia sampai dua kali gagal ekspedisi bunuh dirinya dan diselamatkan Tuhan, hari demi hari lembaran lembaran pahit terlewati sehingga sampai pada suatu titik dia menemukan tentang makna hidup yang sebenarnya, ibarat sebuah harapan ditengah tengah keputus’asaan. Hellen Keller pernah Berkata:” Ada orang yang mendengar, tetapi tidak memperhatikan, melihat tetapi tidak menangkap makna yang dilihat, dan merasakan tetapi tidak menghayati, Aku menyadari bahwa orang yang buta adalah orang yang buta mata hatinya, bukan penglihatannya” great.
Note: Di salah satu catatannya dia mengungkapkan keinginannya untuk siapa saja harus mengadakan sebuah Inovasi Psikoterapi yang berbasis Islam, Insya Allah itu jadi PR bagi saya dan siapa saja yang ingin terlibat dalam bidang Kesehatan Mental.