Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cuando Llegue El Manana / When Tomorrow Comes

Rate this book
When Tomorrow ComesKisah indah tentang cinta, kehidupan, dan penemuan diri.Sejak lama Sarah selalu berusaha menyenangkan hati orang-orang terdekatnya, terutama ayahnya. Dari luar hidupnya tampak sempurna, karirnya sukses, dan masa depannya cemerlang. Namun dalam hati ia merasa makin lama makin kehilangan dirinya yang sejati.Kakeknya, Joseph, telah menjalani kehidupan penuh petualangan dan perjalanan, tapi sekarang ia menjelang ajal. Keinginan terakhirnya yang belum terkabul hanya melihat gerhana matahari total.Perjalanan Sarah dan Kakeknya melintasi Australia untuk mengejar gerhana matahari mengubah hidup mereka selamanya.Seeking Daylight’s EndTiap tiga tahun sekali, elang-elang gunung berkumpul untuk berbagi cerita. Seekor elang muda bernama Talan memimpikan melihat matahari padam ditelan samudra. Untuk itu dia mesti terbang jauh melintasi pegunungan. Konon tak satu pun elang dalam klannya pernah berhasil melakukan perjalanan ini. Namun tekad Talan sudah bulat.Medan berat dan rintangan tak terhingga mesti diatasinya, hingga pada satu titik dia sempat bertanya-tanya, adakah gunanya melanjutkan perjalanan. Tapi setiap kali semangatnya mulai pudar, dia teringat nasihat bijak seekor elang tua, "Hanya ada satu yang bisa menghentikanmu. Dirimu sendiri."

122 pages, Hardcover

First published January 1, 2003

6 people are currently reading
49 people want to read

About the author

Peter O'Connor

55 books7 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
54 (31%)
4 stars
53 (31%)
3 stars
43 (25%)
2 stars
19 (11%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 42 reviews
Profile Image for Indira Iljas.
206 reviews10 followers
July 4, 2010
Waktu lulus sma, orangtua bertanya, saya akan kuliah mengambil jurusan apa? dengan mantap saya bilang akan kuliah jurusan sastra atau psikologi. Dalam benak saya itulah jurusan yang saya idam-idamkan sedari dulu. Tanggapan ortu saat itu sangatlah simpel "mau jadi apa kamu kuliah bidang sastra dan psikologi itu " ?

Nyeeeesssssss... hati saya mencelos. Sudah dapat dibayangkan impian sedari kecil dulu pupus sudah. Dan saya sudah tau jurusan apa yg akan disarankan oleh mereka ....: EKONOMI.
Dengan petuah dari mereka yang luar biasa, dan hasil serta kerja yang akan didapatkan dengan titel SE itu, Saya tahu mereka ingin yang terbaik untuk saya. Dan penolakan itu membuat saya nanar, tidak dapat berkata apa2, meskipun berusaha untuk mengungkapan pendapat pribadi, sepertinya itu hanyalah angin lalu buat mereka sehingga pada akhirnya saya bertekad dan berusaha menjalani semuanya dengan sebaik mungkin demi mereka.

Bukannya tidak mensyukuri apa yang telah di dapat, meskipun sekarang saya sudah medapatkan gelar S2 bidang ekonomi pun, nyata sudah saya tidak bangga oleh hal tersebut, karena ibarat tubuh tanpa nyawa, karena nyawanya melayang2 ditempat lain. Tapi sekali lagi, saya hanya berusaha untuk menyenangkan mereka, dan bertanggung jawab dengan apa yang mereka inginkan.

Saya tetap percaya, secara tidak langsung baik fisik dan pikiran kita akan membawa arah yang kita inginkan, baik itu disadari maupun tidak disadari. Meskipun saya lulusan ekonomi, bidang kerjaan saya pun masih wira wiri diseputar dunia jurnalistik. Apalagi saat saya bergabung dalam suatu majalah, terlihat jelas wajah orangtua yang sepertinya tidak ikhlas menerima seperti itu. Memang secara gaji tidaklah sebesar yg mereka harapkan, tapi batin dan pikiran saya menjadi puas dan senang. saya mencintai pekerjaan itu.

Ahhh kenapa jadi curcol disini.... ahhh sudahlah. Tapi berikut ini ada kaliamt yang saya suka dari buku ini :
"Kita hidup dalam sangkar yang terbuat
dari tuntutan, rutinitas, dan kebiasaan, dan setelah begitu lama
hidup dalam batas-batas ini, kita lupa bahwa kita sesungguhnya terperangkap".

"Kalau kita buang semua bagian diri kita yang merupakan hasil dikte orang lain, apa yang tersisa " (hal. 83)
Profile Image for Ana Silva.
1 review7 followers
September 15, 2017
Embora concorde com a mensagem que o livro pretende passar, considero que seguiu o caminho mais fácil e, no fim do dia, acabou por ser um aglomerado de clichés e de comoção gratuita. A tal ponto que até pequenos comportamentos das personagens acabavam por ser completamente previsíveis devido à banalidade com que se assume que 1+1=2.

Não sou apologista de que os bons livros têm que conter uma linguagem demasiado sofisticada ou enredos completamente inovadores, nem tão pouco serem demasiado extensos. No entanto, numa boa obra a mensagem que se quer passar não pode valer por si só e Peter O'Connor possivelmente acreditou que sim.

Um livro que poderia ser bom, mas que acabou por ser só mais um.
Profile Image for Michiyo 'jia' Fujiwara.
429 reviews
September 9, 2012
Tujuan apa yang menggerakkan hidupmu?
Tujuanmu sendirikah, atau tujuan orang lain?


Dalam 2 kisah ini semuanya bercerita.. tentang Hidup..tentang Mimpi..sederhana kelihatannya ya??

Kisah pertama; Seeking Daylight’s End

Ada satu masa dipedalaman Australia berkumpul satu klan..Elang..mereka saling berbagi cerita tentang kehidupan yang sudah mereka jalani. Tahun ini tiba giliran si elang tua..Cael.. yang menceritakan kisahnya. Dia begitu tua hingga tak ada yang ingat dirinya sewaktu masih muda, dan inilah kisah yang dituturkan Cael pada seluruh anggota klan; “Pada awal dunia ini, jauh sebelum burung Elang pertama belajar terbang, Matahari berdiri diam diangkasa dan dunia bermandikan cahaya yang tak pernah pudar. Tak pernah sekejap pun matahari goyah dan panasnya yang tak kenal ampun memanggang Bumi, membakar tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang yang berani berjalan dipermukaan”.

Cerita Cael berlanjut; “Dalam cahaya menyilaukan itu, para binatang dan tumbuhan berseru kepada Dewa. Dewa mendengar penderitaan mereka dan memerintahkan Bumi mengeluarkan air yang banyak. Bumi mematuhi dan terbentuklah sebuah Samudera yang sangat luas. Dewa lalu mendorong Matahari dari tempat peristirahatannya yang tinggi; diapun jatuh ke dalam air dan padam, sehingga tanah bisa beristirahat dan memulihkan diri”.

Cerita si elang tua ini, rupanya amat memesona bagi seekor elang muda yang baru beranjak dewasa..Talan..si Elang muda ini-pun mengeluarkan maksud hatinya untuk melihat matahari padam ditelan Samudera. Semua anggota klan termasuk Cael sendiri menentang ide Talan dan membujuknya untuk membatalkan niatnya..Talan tetap bersikeras dan ia pun berangkat keesokkan paginya terbang jauh melintasi pegunungan, dimana tidak ada satu ekor-pun anggota klan yang pernah berhasil melakukan perjalanan itu..

Perjalanan itu pasti penuh dengan rintangan, hambatan dan pengkhianatan..tapi suara hatinya terus terngiang dibenaknya..”Hanya ada satu hal yang menghentikanmu..Dirimu sendiri..”


Elang [image error] description

Kisah kedua; When Tomorrow Comes

Joseph Williams veteran tua yang sudah kenyang menjalani hidup penuh petualangan dan perjalanan, sayangnya dia tengah menanti ajal.. keinginannya yang terakhir; melihat gerhana matahari total..karena selama hidupnya ia telah mengalami 4 gerhana matahari tetapi dari ke-4 gerhana matahari yang disaksikannya..gerhana matahari tidak pernah terlihat secara sempurna selalu terhalang awan tebal..dan pada 4 Desember 2002, 3 minggu lagi..Ceduna, kota pantai yang tenang akan dibanjiri kurang-lebih 20.000 orang yang akan berdatangan dari seluruh negeri dan seluruh dunia untuk menyaksikan gerhana matahari total pertama di Australia selama 26 tahun terakhir. Walaupun gerhana itu sendiri akan berlangsung selama kira-kira 2 jam, gerhana total hanya akan terjadi selama 33 detik.

Sarah..cucu perempuan Joseph adalah seorang yang selalu berusaha untuk menyenangkan hati orang terdekatnya, terutama ayahnya. Ia lepaskan kenginannya untuk menjadi fotografer National Geography dan memilih jalur karir yang ditentukan oleh ayahnya..Sarah memang sukses dan sempurna dalam karirnya tapi itu cuma tampak dari luar..karena dalam hatinya sendiri ia telah merasa kehilangan dirinya yang sejati.

Dan lewat bujukan Joseph..mereka berdua menggunakan mobil besar dobel gardan melintasi Australia untuk mengejar gerhana matahari..dan percayalah lewat perjalanan ini akan mengubah hidup mereka selamanya..

Naah..kembali ke kalimat diatas:
Tujuan apa yang menggerakkan hidupmu?
Tujuanmu sendirikah, atau tujuan orang lain?


2 kisah diatas merangkum akan apa sebenarnya tujuan dalam hidupmu.. Apakah kamu termasuk orang diarahkan oleh ‘seseorang’ untuk mencapai tujuan hidupmu..? Ataukah kamu termasuk orang yang dapat menentukan sendiri apa yang sebenar-benarnya kamu inginkan..?

Menerima masukan dan pendapat dari oranglain bukan hal yang salah..tetapi alangkah baik dan nyamannya apabila kita bisa menentukan ‘sendiri’ apa yang kita inginkan..apa tujuan hidup kita..karena kalau ada orang lain yang mengatur apa tujuan kita..setidaknya akan muncul kalimat seperti; itu semua salah Bapak? Itu salah Ibu?..selalu akan ada kata ‘salah’ untuk hal yang buruk atau yang tidak sesuai dengan kenginan hati..karena menyalahkan orang lain atas nasib buruk yang menimpa kita jauh lebih mudah bukan?

Daripada kita berpikir dan merenungi apa yang sebenar-benarnya terjadi dalam diri kita..
Profile Image for Rosana Maia.
154 reviews
July 19, 2014
“Quando o Amanhã Chegar” é um livro de leitura simples e clara. Nele vemos uma história bonita, mas bastante previsível. Atrevo-me a dizer que sabemos o fim do livro logo no início. No entanto, considero que o livro não foi escrito com o intuito de nos levar ao fim com curiosidade, mas sim como um relato de vivências e sentimentos que alguém resolveu deixar.

É verdade que nesta obra estão escritas várias verdades. No entanto, não me surpreenderam. Não foi um livro que me deixou com uma lágrima no canto do olho, nem com um sorriso largo nos lábios. Apesar disto, é um livro de boa leitura e com alguns ensinamentos.

A narrativa conta-nos a história do avô de Sarah com um cancro em fase terminal, que possui um desejo por concretizar: assistir a um eclipse total do sol. Para isso tenta pedir ajuda à sua neta Sarah. Mas a concretização deste desejo tem várias implicações, nomeadamente a saída do hospital e a não realização de tratamentos importantes para a sua saúde.

Talvez por lidar com doentes todos os dias, não consiga concordar com tudo aquilo que Peter O’Connor defende. Claro que entendo o seu objetivo, e porque quis mostrar que é importante viver com qualidade acima de tudo. Mas penso que a racionalidade também não deve ser menosprezada como foi neste livro. “Nem tanto ao mar nem tanto à terra”, como diz o provérbio.

"Todos morremos, um dia. É a forma como vivemos que é importante, não o tempo."

http://bloguinhasparadise.blogspot.pt...
Profile Image for Rebeca.
67 reviews12 followers
August 24, 2014
Por vezes não podemos deixar de agradecer quando nos sugerem um determinado livro. Este é um desses! Um livro pequeno em tamanho, mas grande no significado que tem. Fez-me rir, fez-me deitar algumas lágrimas, e fez-me pensar. Uma viagem que eu só posso recomendar!
Profile Image for Lisa Febriyanti.
Author 1 book14 followers
December 25, 2008
Talan, elang pemberani dalam kisah ini, banyak memberikan inspirasi untuk hidup
Profile Image for Risma.
218 reviews
March 13, 2018
Sebuah buku sederhana tentang nilai-nilai hidup. Membawa dua cerita dengan sudut pandang yang berbeda, keduanya dihubungkan oleh niat untuk menjadikan hidup mereka lebih baik dan berharga hingga akhir. 'Seeking Daylight's End' menjadi kisah pertama yang saya baca karena ketertarikan pribadi pada tokoh utamanya dan diakhir saya menyukai kisah perjuangan ini. 'When Tomorrow Comes' membuat saya memimpikan hal yang mungkin diimpikan banyak orang. Latar Australia yang beragam menjadi keindahan yang untuk saat ini hanya bisa saya bayangkan. Akan sangat menyenangkan bisa melihat sendiri keindahan tanah Australia yang disebutkan dalam buku ini.
Sayangnya, saya merasa kurang terbawa dengan cerita versi terjemahan ini. Buku yang menyenangkan untuk dibaca dalam sekali duduk dan istirahat, tapi kurang... nendang. Cukup menghibur saya ditengah keharusan membaca jurnal inggris.
Profile Image for Frederico Daniel.
72 reviews
December 12, 2016
É um livro com uma moral fantástica, que é façam da vida o que quiserem e não se deixem comandar pelos outros.
Sigam o vosso coração, sigam a vossa mente e sigam o vosso sexto sentido.
O livro é comovente, mas poderia ser mais.
O livro poderia ter um final diferente, mas a vida não espera e como diz no livro o amanhã pode ser tarde de mais.
Portanto, vivam a vida como se fosse o último dia que a estivessem a viver.
Profile Image for Aliya.
7 reviews
July 2, 2025
literally buku dari "wise man". loved the book size and also thr font size. a unique book indeed where one book contains of two different stories. satu cerita manusia, satunya fabel.

read it dari pinjem buku ke batoe api, I think I'd like to collect this book myself too.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Indri Juwono.
Author 2 books307 followers
November 10, 2010
When Tomorrow Comes

20. "tapi yang penting bukan berapa lama kita hidup, tapi hidup yang bagaimana yang telah kita jalani. Dan aku beruntung sudah menjalani hidup yang panjang dan mengasyikkan. Tak ada yang kusesali."

32. pikirku aku butuh kebebasan
tapi kata orang aku butuh pengarahan.
pikirku aku bisa membuat pilihan sendiri
tapi kata orang aku punya kewajiban
pikirku seharusnya aku mengikuti impianku
tapi kata orang aku harus mengikuti peraturan

59. Akan ada hal-hal yang tak mampu kau kendalikan, tapi kau baru benar-benar gagal kalau kau membiarkan hal ini mencegahmu mencoba.

60. walaupun orang pemberani tidak hidup abadi, orang yang selalu berhati-hati malah tidak hidup sama sekali.

83. kita hidup dalam sangkar yang terbuat dari tuntutan, rutinitas, dan kebiasaan,
dan setelah begitu lama hidup dalam batas-batas ini, kita lupa bahwa kita sesungguhnya terperangkap.

134. jangan sampai kau lupa hidup karena terlalu sibuk bermimpi..

Seeking Daylight's End

13. Siapa pun berani membayangkan hal yang luar biasa,
tapi hanya sedikit yang benar-benar luar biasa sehingga berani mencoba melakukannya.

24. kita tak bisa mengajari orang lain untuk percaya : mereka harus menemukan sendiri jalan mereka.

31. kebebasan adalah pilihan yang hanya bisa dibuat olehmu sendiri.
kau diikat hanya oleh belenggu ketakutanmu.

49. meski kita semua mempunyai tujuan sama,
masing-masing harus menemukan jalannya sendiri,
sebab tak ada jawaban yang bisa ditemukan,
hanya dengan mengikuti jejak kaki orang lain.

***

aku tidak akan mengubur impianku. walau untuk itu harus menjadi sedikit egois.
bagaimana kita memandang hidup, bukan bagaimana orang lain memandang hidup kita.
Profile Image for nat.
127 reviews
September 6, 2010
Dua kisah tentang pencarian tujuan dan makna kehidupan..

When Tomorrow Comes, tentang seorang perempuan yang mencari tujuan sesungguhnya dari hidupnya, apakah terus menjadi figur yang diinginkan oleh ayahnya, atau mengikuti kata hatinya ?
Menemani sang kakek dalam menjalani hari-hari terakhirnya di dunia dengan mencari gerhana matahari, menelusuri berbagai tempat di Australia, dengan perjuangan dan pergumulan..
Dengan bertemankan buku harian sang kakek, perbincangan sepanjang perjalanan, dan perenungan di depan api unggun beratapkan langit, ia mulai menemukan arah dan mengambil keputusan-keputusan besar bagi hidupnya..

Seeking Daylight's End, kisah Talan, seekor elang yang ingin melihat 'padam'nya matahari ditelan oleh samudera..
Terbang sendirian melintasi jarak yang jauh dan pegunungan yang sulit dilewati..
Mengalami luka dan penipuan di tengah jalan, keraguan dan kelelahan, namunmengatasinya dengan tekadnya, guna memperoleh jawab dari pertanyaan besar yang belum terjawab dalam hidupnya.

Saya suka beberapa kutipan dalam buku ini, walau tak tahu pasti, apakah itu orisinil karya Peter atau bukan.
Ada beberapa bagian yang membuat saya merenung dan mengaca. Adakah diri saya terkadang menjadi seperti perempuan atau elang itu ? Ataukah sampai sekarang pun saya masih berjuang untuk mencari tempat di mana saya seharusnya berada ?
Profile Image for Sam.
184 reviews17 followers
December 14, 2009
berada di cerita kedua,
setelah sebelumnya terbang bersama Talan dalam Seeking Daylight's End melintasi gunung mencari samudera untuk menyaksikan matahari membakar permukaan air... melawan arus dan nasihat tetua yg didengungkan, mengungkung diri dalam tempurung, akhirnya -- jerih payah itu memang sepantasnya!

banyak sisipan kuotasi unik yang membangun, dibalut dalam bisikan angin..

"hanya ada satu orang yang bisa menghentikan dirimu: dirimu sendiri"

next is When Tomorrow Comes,
kakek joseph mengajarkan sarah tentang bagaimana menghargai hidup.. menemukan kehidupan di dalam diri kita sendiri, bukannya apa yg dimintakan orang untuk kita lakukan, bukannya apa yang menurut orang baik untuk kita, bukannya terus berada di titik itu dan menjauhi perubahan..

kakek joseph meninggal dalam senyum,
karena halaman buku usang itu akhirnya bisa dibalik, dan di sana tersimpan cerita esok yang tak akan datang tanpa perubahan...

Profile Image for anik soemarni.
9 reviews41 followers
February 10, 2011
Sebuah buku dengan dua kisah berbeda namun memiliki benang merah yang sama. Sebuah pencarian, penemuan jati diri dan tujuan hidup.

Bukunya kecil...tapi isinya jangan ditanya...mempertanyakan tujuan hidup, apa yang selama ini kita inginkan. Sudahkan kita menjalani tujuan hidup kita, atau hanya mengikuti tujuan yang sudah digariskan oleh orang lain.

Saya sangat suka dengan kutipan-kutipan kalimat bijaknya. Misal saja:
"Kita semua akhirnya harus mati, Nak," katanya lembut, "tapi yang penting bukan berapa lama kita hidup, melainkan hidup yang bagaimana yang kita jalani."

Ada satu lagi yang saya suka
"Ketika rasa putus asa menghancurkan semangatmu dan keletihan menjerat tubuhmu, satu-satunya pilihanmu adalah melanjutkan perjalanan, meski tampaknya kau akan gagal; Karena hanya pada saat itulah kau punya kesempatan untuk berhasil."

Buku kecil yang luar biasa ;)
Profile Image for Anis Rizki.
13 reviews2 followers
March 14, 2011
Cerita tentang perjalanan. Di buku ini banyak kata2 yang cukup menusuk saya, yang selama ini "ketakutan' keluar dari zona aman. Di buku ini ada 2 cerita yang intinya sama, keluar dari zona aman hidup kita untuk tau siapa diri kita sebenarnya. Karna kita terlalu sibuk dengan rutinitas dan hal-hal yang mengikat sehingga kita lupa apa tujuan kita yang sebenarnya dalam hidup. Cukup membuat hati berdesir2 (berlebihan) kalo banyak mimpi2 dalam hidup kita yg jadi tidak dapat kita raih karna terlalu memikirkan apa yg dipikirkan orang lain. Intinya, yang terpenting adalah apa yg kita pikirkan atas diri kita bukan apa yg dipikirkan orang terhadap diri kita.. Tidak berlebihan kalo saya kasih 5 bintang buat buku ini
Profile Image for Pagitta Tarigan.
62 reviews9 followers
December 15, 2012
Sore itu berencana mencari kado ulang tahun untuk seorang teman, sebuah majalah edisi khusus mengenai fotografi yang diterbitkan olh National Geographic Indonesia (NGI), tapi tidak berhasil.

Ketika menuju pintu keluar, mata saya tertumbuk pada tumpukan buku-buku berharga miring dengan kondisi baik sekali, Rp 10.000 sd. Rp 15.000. Sebagai penyuka buku harga diskon, saya langsung asyik memilih dan memilah. Dan salah satu novel yang saya beli adalah novel ini.

Melihat hasil review novel ini di GR, ternyata saya tidak salah memilihnya.



Profile Image for e.c.h.a.
509 reviews257 followers
February 15, 2010
2 kisah yang penuh dengan inspirasi. Dengan tema yang berbeda tapi memiliki benang merah yang sama, mengingatkan kita semua akan mimpi dan harapan. Dan semua dimulai dari diri sendiri. Ketakutan, keberanian itu timbul dari dalam diri kita. Jangan pernah berhenti percaya pada dirimu sendiri dan impianmu. Karena yang terpenting bukan berapa lama kita hidup, melainkan hidup macam apa yang kita jalani.
Profile Image for Diduk.
15 reviews3 followers
March 19, 2011
This book is recommended by my brother. So then I read this book in the middle of my reading of another book, as an 'intermission'. Since it's kinda small and light, I just quickly reach and read it not more than an hour. Eventually, its content, I can say, not as light as its weight. Well, perhaps the words sounds "cliche", but in fact, advice and wisdom lurk within.
Youngsters, it's worth to read! :)
Profile Image for Truly.
2,764 reviews13 followers
February 6, 2010
udah lama pingin beli tapi batal terus.
Akhirnya nemu di bursa murah....
Keunikannya dimulai dari buku yang bisa dibaca dari dua sisi, depan dan belakang.

Untuk isinya, lumayan buat motivasi dan vitamin jiwa.
Cuman karena aku bukan penggemar novel jenis ini
jadi cuman bisa bilang "ok, membuat diri malu kalau cepat menyerah"
Profile Image for Reagan Resadita.
9 reviews
January 2, 2015
" You can read or hear alot of beautiful and amazing things
But being there or seeing with your own eyes is another story "

When the first time read the story, i doubt it gonna be good story, but after brace my self to read all the story, i know, peter is a genius. And i am the dumb who afraid to go out from my comfort zone.
Profile Image for Natasa Tovornik.
334 reviews16 followers
August 8, 2011
A great short tale about how life is important to be lived. It has a lot of deep, wonderful thoughts. Definitely a book, that holds many messages for reading it all over. Inspiration for a life worth living.
Profile Image for Syahroni Prabowo.
4 reviews5 followers
September 8, 2013
Kedua cerita ini sifatnya pasti akan sangat personal dengan siapa pun yang membaca. Konflik yang diangkat penulis sangatlah lekat dalam keseharian.

Bagaimana seseorang harus menguatkan tekad, menghadapi tantangan di usia muda, melawan ketidaksesuaian, sampai memperjuangkan cita-cita.
2 reviews
November 24, 2015
Really enjoyed "When tomorrow comes"
The version I have does not include "Seeking Daylight's End", so must find a copy.
I felt at one with the main character, as I feel the need to experience living not just existing.
Profile Image for Dhena Anggur.
36 reviews2 followers
February 11, 2008
it's a great book, showing us that it's never too late to pursue our happiness and our dreams!! And it's a two-in-one book!!
Profile Image for Tinton.
18 reviews
May 13, 2008
an inspiring books i've ever read..
so much of whisdom for all ye youth people..

u'll never get bored with their passion to pursue an answer of life! tio defeat the chalenges in life!
Profile Image for Phia manalu.
9 reviews
March 31, 2009
i love this book, because this book, tell me so much things especially many advices to not give up in everything you do.
Profile Image for Maria.
35 reviews2 followers
September 27, 2009
Bagus. Petualangannya seru. Banyak sekali pelajaran tentang hidup di dalamnya. Intinya kita harus percaya pada diri sendiri untuk mencapai impian2 kita ;)
Profile Image for Meri.
56 reviews5 followers
April 2, 2010
Ini buku unik juga... 2 in 1. Ada 2 cerita dalam 1 buku.
Profile Image for Agung.
48 reviews9 followers
March 28, 2011
Buku yang bagus :)
*sengaja bikin penasaran jadi reviewnya gitu doang :P
Displaying 1 - 30 of 42 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.