Hans Prasnan tanpa sengaja menemukan sebuah portal yang menghubungkan dunia manusia dengan dunia para penyihir, Homework. Hanya gara-gara dia berkenalan dengan Hugme, seorang penyihir putih, Hans terlibat dalam konflik antara penyihir hitam yang dipimpin oleh Volkwagen dengan para penyihir putih yang dipimpin oleh Albud Dancefloor.
Hans dalam bahaya besar. Namun, dia memiliki sebuah kacamata ray ban yang konon memiliki kekuatan sihir dahsyat. Petualangan seperti apa yang akan dialami oleh Hans di dunia penyihir itu? Siapa pula Happy Porter yang misterius itu?
Kisah para penyihir dan dunia dunia sihir ini merupakan parodi yang renyah dan mampu membuat pembacanya terbahak dalam kisah seru.
Sebenarnya, di Inggris sudah ada buku-buku plesetan dari novel Harry Potter. Salah satu judulnya Barry Trotter, novel yang memparodikan tokoh rekaan JK.Rowling dengan kisahnya yang lucu. Nah, sekarang di Indonesia ada novel lokal yang juga memparodikan kisah-kisah dunia sihirnya JK.Rowling itu. Happy Porter, sebuah novel imajintaif gubahan Yokie yang bisa membuat pembacanya tergelak. Ceritanya sih sederhana. Tinggal mengadaptasi dari kisah Harry Potter beneran. Lalu plotnya diplesetin dan mengubah nama-nama tokohnya. Tapi, dengan kelihaian pengarang, novel ini mampu menciptakan suasana komedi yang bikin gerrrr. Gimana nggak, diantara ceritanya ada pertarungan antara kelompok penyihir jahat dan penyihir putih yang melangsungkan perang lewat permainan Quidbogg. Bedanya, permainan olahraga sapu terbang ini menggunakan bola gebok. Ha...ha...
Tiba - tiba teringat buku ini, dulu asal beli saja, yang aku ingat sewaktu membaca buku ini adalah ternyata ceritanya menyenangkan sekali, menghibur, porsi parodinya sungguh pas, rasanya tidak ingin berhenti membaca, lain waktu mau baca ulang, semoga bukunya masih ada untuk dibaca ulang.
Waktu itu aku ingin sekali punya buku Harry Potter. Tapi karena harga buku yang mahal, Ibuku tidak membelikannya. Tanpa disangka, Ibu membelikan aku novel plesetan, judulnya Happy Porter. Jujur ketika pertama melihat covernya aku senang karena akhirnya punya buku yang aku idam-idamkan hingga aku membaca ulang judulnya. H-A-P-P-Y__P-O-R-T-E-R, bukan Harry Potter. Aku bingung harus menangis atau tertawa. Akhirnya aku memilih membaca.
Ceritanya sungguh lucu! Tentu saja karena ini novel plesetan maka nama tokoh, tempat, dan benda-benda mirip dengan yang ada di Harry Potter. (bersambung...)
Boleh juga sih sebenernya ide-ide dari Yokie Adityo ini dalam mengganti beberapa, koreksi banyak hal di novel Harry Potter itu. Kadang lucu, kadang juga gak nyambung, tapi honestly kebanyakan garing banget. Sebenernya cukup menghibur sih, kalau nggak ada kerjaan dan ingin sesuatu yang bikin kita rada mikir-mikir gak jelas. Yeah, you can exactly read this book.
It's hilarious! I mean, the writer Yokie Adityo makes an imaginative and twisted parody about Harry Potter. What a smart parody! Everyone who loves HP must read this book. Youl'll enjoy it and be crazy with it!