Buku puisi penyair senior ini berisi 77 puisi yang mayoritasnya bertarikh tahun 2012. Ini berarti dia tak pernah berhenti berpuisi, dan tak dihalangi oleh kegiatan lainnya yang cukup banyak. Penyair Sapardi Djoko Damono menyebut bahwa Eka memilih bahasa yang lurus, tanpa harus meninggalkan ambiguitas, ciri yang umumnya ada pada puisi modern.
Christophorus Apolinaris Eka Budianta atau lebih dikenal dengan sebutan Eka Budianta adalah seorang penulis Indonesia, terutama puisi, dan juga menulis tentang lingkungan hidup, pariwisata, pendidikan, dan kolom sosial politik.
Puisi-puisi karya Eka Budianta, sederhana sifatnya. Mengalir laju bagai membaca sebuah jurnal peribadi. Simbol dan perlambangan yang nampak telus dan bersahaja. Dari langit boleh lahir berpuluh-puluh puisi-puisi indah. Saya sudah mula suka dengan Eka Budianta.