Buku yang ditulis, dan sudah terbit, mungkin sekitar empat puluh judul, di antaranya : Yang Tegar di Jalan Dakwah, Pernik-pernik Rumah Tangga Islami, Fikih Politik Perempuan, Di Jalan Dakwah Aku Menikah, Di Jalan Dakwah Kugapai Sakinah, Izinkan Aku Meminangmu, Agar Cinta Menghiasi Rumah Tangga Kita, Rekayasa Masa Depan Dakwah, Dialog Peradaban: Islam Menggugat Materialisme, Kitab Tazkiyah, Media Massa Virus Peradaban, Menjadi Pasangan Paling Berbahagia, Panduan Ibadah Ramadhan, …dan lain-lain……
Judul: Wonderful family Penulis: Cahyadi Takariawan Penerbit: Era Adicitra Intermedia Dimensi: xxii + 250 hlm, 14.5 cm, cetakan kelima januari 2015 ISBN: 978 602 8237 82 6
Banyak orang mengibaratkan kehidupan setelah pernikahan itu samudra yang luas dan dalam. Keluarga adalah kapal yang tengah melintasinya. Pada awal mengawali, kapal berjalan aman dan lancar. Ada pemandangan indah dan menyenangkan hingga membuai semua penumpang kapal. Setelah perjalanan semakin jauh, mulailah bertemu angin kencang, cuaca tidak tetap, gelombang ganas bahkan badai! Lalu bagaimana menghadapinya agar tidak oleng, berubah haluan atau bahkan karam?
Buku ini menyajikan 10 catatan penulis mengenai wonderful family, sesuai dengan pengetahuan dan pengalamannya selama menjalani pernikahan 20 tahun yang dikaruniai 3 pasang anak. Wonderful family adalah sebuah keluarga yang selalu merasakan kebahagiaan karena dilandasi oleh syukur. Mereka merasakan ketenangan dalam kehidupan berkeluarha karena dilandasi hati yang bersih. Mereka mendapatkan keindahan karena selalu berpikir positif dan mereka kuat karena bersandar hanya kepada Dzat Yang Maha Kuat.
Catatan pertama mengulik tentanf motivasi menikah dan perumpamaan bahwa menikah bukanlah seperti memakai sepatu, yang bila tak sesuai bisa diganti atau dibuang. Catatan kedua berkisah tentang visi keluarga yang seharusnya diletakkan sangat jauh, yakni visi akhirat: surga. Catatan ketiga mengenai peta kasih, yaitu mengenali jalan menuju hati pasangan. Catatan keempat tentang cara memandang dan menikmati positif betapa banyak kebaikan pasangan kita hingga tetap menjaga rasa suka. Catatan kelima mengenai kesepakatan tentang pembagian peran hingga hal terkecil, sehingga di antara anggota keluarga tidak ada yang merasa terbebani dan paling banyak kerja di antara yang lain. Catatan keenam mengenai fitrah perbedaan wanita dan pria, bahwa sampai kapan pun memang tidak akan pernah sama sebab penciptaannya memang berbeda. Catatan ketujuh mengenai kuantitas dan kualitas komunikasi, dengan memperbanyak ngobrol bersama pasangan. Catatan kedelapan tentang menyongsong badai dimulai dari tindakan pra, saat, dan pasca konflik. Catatan kesembilan tentang meredakan ketegangan dan menghadirkan kehangatan yang tidak mengabaikan hal kecil serta memperbesar rasa toleran. Catatan kesepuluh tentang menyelamatkan generasi. Ada delapan sisi yang harus ditanamkan dalam proses pendidikan integratif keluarga: pendidikan iman, pendidikan moral, pendidikan fisik, pendidikan intelektual, pendidikan emosi/psikis, pendidikan sosial, pendidikan seksual, dan pendidikan politik.
Secara kemasan buku ini unik, bentuknya memanjang, landscape dengan hard cover. Secara isi pun menarik, penulis sering membuat perumpamaan dan analogi yang memudahkan pembaca paham. Tentunya buku ini pun spesial sebab berawal dari sebuah karya yang dipersembahkan sebagai hadiah bagi sang istri untuk anniversary 20 tahun usia pernikahan mereka. Di tiap lembaran catatan awal disertakan foto penulis dengan istri atau keluarganya dan ilustrasi komikal. Dan ternyata buku ini berseri. Ada wonderful wife, wonderful husband. Oke sip, saya akan melanjutkan wonderful wife, karena husbandnya belum ada hahahaha.
Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.
"Mencoba merasakan apa-apa yang dia berikan sebagai sesuatu ungkapan cinta dan kerinduan. Belajar memahami ungkapan kemesraan yang tak selalu sempurna terucap lewat kata-kata dan tingkah laku istri kita. Menikmati keluguan demi keluguan orang yang tengah belajar mencinra dan dicinta." (Hlm. 67)
"Diungkapkan oleh Virginia Satir, terapis keluarga dari Amerika bahwa pelukan bisa menjauhkan dari perceraian. Ia menyatakan, Kalau rumah tangga Anda di ambang kehancuran maka peluklah pasangan Anda 20 kali setiap hari. Saya yakin Anda berdua tidak akan bercerai. Menurut studi psikologis, setiap orang memerlukan 4 kali pelukan setiap hari untuk tetap hidup, 8 kali sehari untuk sehat, dan 12 kali untuk awet muda serta bahagia." (Hlm. 209)
buku yang sangat direkomendasikan bagi yang akan menikah maupun yang sudah menikah. Buku ini sangat dalam isinya namun menggunakan bahasa yang mudah dipahami dengan contoh2/cerita yang dikisahkan di dalam bukunya sehingga bukunya sangat menyenangkan ketika dibaca.
Dengan senang hati aku ksh 5 bintang utk buku ini dg alasan; 1. bahasanya baku tp enak dibaca 2. dapet byk ilmu berumah tangga yaitu jd bljr memahami karakter laki2, cara komunikasi suami istri, cara menangani konflik, cara pembagian tgs kerumahtanggaan, dan cara mendidik anak 3. bukunya tidak terlalu tebal tp isinya dapet 4. sukses bikin aku iri mau dipraktekkan ilmunya...hehe
so, buku ini disarankan tuk para jomblo biar pernikahannya wonderful alias samara.. awas hati2 efeknya bisa bikin ga jomblo lagi (jd kepengen nikah) hehehe.. see u..\^®^>
sebenarnya pengen kasih lima bintang tapi ternyata isi buku ini banyak yang mirip sama wonderful husband (gur baca wonderful husband duluan)
hohohoho
tapi pelajaran dari buku ini ngena banget tentang memberikan yang terbaik bagi pasangan fokus pada kebaikan pasangan bila pasangan melakukan kewajiban harus dihitung sebagai kebaikan, jangan taken for granted mau mengalah satu visi, kalau ada masalah kembali ingat visi... jangan meributkan hal kecil harus saling memaafkan
ada banyak hal seru lainnya
This entire review has been hidden because of spoilers.
Yang saya suka, buku ini cukup runut dalam memaparkan. Meski dengan bahasa baku, namun masih terasa ringan dan tidak membosankan. Apalagi juga dilatarbelakangi oleh penulis yang sudah memakan asam garam dalam kehidupan rumah tangga juga telah ‘melahirkan’ lebih dari 40 judul buku yang juga tidak jauh dari tema rumah tangga. Selain itu dari segi cover, cetakan terbaru ini lebih fresh dengan warna ungu yang terlihat lebih manis :D
Bagi anda yang sering membaca buku selfhelp mengenai keluarga atau pasangan, buku ini mungkin akan biasa-biasa saja. Membahas hal-hal yang mungkin sebagian dari kita sudah tahu, juga hal-hal biasa yang sering dilalaikan dan dilupakan namun sering menjadi kerikil dalam kehidupan berumah tangga
Buku-buku semacam ini seperti stater kit, bacaan awal. Kondisi riil di depan bisa sangat beragam.