Merupakan seri tulisan marketing karya Hermawan Kertajaya, CEO dan Founder MarkPlus, Inc. Kumpulan tulisan ini merupakan perjalanan pemikiran Hermawan tentang pemasaran kontemporer yang disebut New Wave Marketing dan pemasaran masa depan yang disebut Marketing 3.0
Hermawan Kartajaya is an Indonesian author and public speaker in the area of marketing studies. In 2000, Kartajaya co-authored "Repositioning Asia: From Bubble to Sustainable Economy" with Philip Kotler. In it they analysed why the Asian crisis of 1997 occurred, and outlined what the governments and companies of the region could do to develop more sustainably in the future. Kartajaya’s expert analysis, in-depth knowledge, and strategic thinking, won him acclaim from many of his peers. Al Ries said of him “The positioning of Hermawan Kartajaya in marketing is unique. He is a combined ‘product’ of Western mind, Asia heart and Indonesian soul. Every company must get his advice.” 2002 saw him team up with Kotler again in their book "Rethinking Marketing: Sustainable Marketing Enterprise".
Awalnya saya memandang rendah buku ini. tapi setelah saya baca, wah lumayan juga. Tulisannya pendek-pendek tapi memberikan pengalaman yang baru. Pak Hermawan sering keluar negri dan mengisi seminar di berbagai tempat di dunia. Dia banyak menceritakan pengalamannya ke berbagai tempat.
Setelah membaca buku ini, ada kesan bahwa praktik kapitalisme melalui korporasi dan industri tidaklah buruk. malahan mengandung nilai-nilai yang memanusiakan manusia. Seperti yang selalu Hermawan katakan soal marketing 3.0. tujuan marketing saat ini tidak hanya profit tapi juga menyasar human spirit. seorang marketer tidak menjadikan profit sebagai tujuan utama, ada 2 tujuan sebelumnya yaitu people dan planet. dalam setiap kegiatan bisnis, harus ada pengembangan kualitas untuk orang dan pemeliharaan terhadap bumi yang kita tinggali.
Saya makin tertarik untuk menjadi entrepreneur sosial. hehe. Seorang yang otak kanannya accounting dan otak kirinya marketing. bicara soal bisnis berarti bicara soal kreatifitas. Semakin kreatif semakin maju bisnis kita. Sekarang pahlawan bukan lagi orang yang megang senjata, tapi seseorang yang membuka lapangan usaha, melakukan pembinaan pada manusia-manusia, dan memberikan kontribusi bagi banyak orang (konsumen) melalui produk-produk. Dalam buku ini sering disebut nama Muhammad Yunus yang mendirikan Grameen Bank sebagai contoh orang yang berhasil mewujudkan kemulian dari marketing 3.0. Dia mendirikan bank yang membantu perempuan untuk berusaha dengan memberi pinjaman ringan.
buku ini hanya menceritakan sisi baik dari kapitalisme. iya sudah pasti akan bicara begitu. haha. Tentu tak akan menceritakan bahayanya konsumerisme, lelahnya manusia mengejar gadget baru setiap bulan, nasib buruh yang tak kunjung sejahtera, penggiat ekonomi kecil yang kalah saing oleh raksasa. tapi, saya setuju, usaha menjadikan kapitalisme menjadi lebih manusiawi dan memberdayakan manusia secara utuh patut kita dukung. semoga sistem korporasi dan industri semakin baik dan kesadaran untuk membuat manusia menjadi lebih baik terus berkobar sehingga dampak buruk dari kapitalisme bisa hilang.
inilah 10 kredo marketing 3.0 1. Love your customers, respect your competitor 2. Be sensitive to change, be ready to transform 3. Guard your name, be clear of who you are 4. Costumers are diverse, go to who can get benefit from you 5. Always offer good package at a fair price 6. Make yourself always available, spread the good news 7. Get the costumers, keep, and grow them 8. Every business is a service business 9. Always refine your business process, in terms of quality, cost, and delivery 10.Gather relevant information, but use wisdom in making your final decision