Jump to ratings and reviews
Rate this book

Puncak Bukit Kemesraan

Rate this book

95 pages, Paperback

First published January 1, 1980

2300 people are currently reading
28762 people want to read

About the author

Enny Arrow

10 books729 followers
Enny Arrow, adalah nama yang begitu melekat dalam dunia penulisan Indonesia pada tahun 1977-1992, karya-karyanya adalah yang paling banyak dibaca generasi muda Indonesia, terlahir dengan nama Enny Sukaesih Probowidagdo, lahir di Desa Hambalang, Bogor tahun 1924. Memulai karirnya sebagai wartawan pada masa pendudukan Jepang, belajar Steno di Yamataka Agency, kemudian direkrut menjadi salah satu propagandis Heiho dan Keibodan. Pada masa Revolusi Kemerdekaan, Enny Arrow bekerja sebagai wartawan Republikein yang mengamati jalannya pertempuran di seputar wilayah Bekasi.

Pada tahun 1965 Enny Sukaesih menulis karangan dengan judul "Sendja Merah di Pelabuhan Djakarta" karangannya ini merupakan pertama kali ia mengenalkan nama samaran sebagai "Enny Arrow" kata Arrow ia dapatkan sesuai dengan nama toko penjahit di dekat Kalimalang yang bernama Tukang Djahit "Arrow", di toko tempat penjahit itulah Enny Sukaesih pernah bekerja sebagai penjahit pakaian.

Setelah Gestapu 1965, suasana politik tidak menentu, Enny Arrow kemudian berkelana ke Filipina pada bulan Desember 1965, dari Manila ia pergi ke Hong Kong dan kemudian ia mendarat di Seattle Amerika Serikat pada bulan April 1967.

Di Amerika Serikat Enny Arrow belajar penulisan kreatif bergaya Steinbeck, setelah menemukan irama Steinbeck, Enny Arrow mencoba menuliskan beberapa karyanya di koran-koran terkenal Amerika Serikat, salah satu karya Enny Arrow adalah novel dengan judul : "Mirror Mirror".

Pada tahun 1974 dia kembali ke Djakarta dan bekerja di salah satu perusahaan asing di Jakarta sebagai copy writer atas kontrak-kontrak­ bisnis, semasa kerjanya ini Enny Arrow rajin menuliskan karya sastra yang amat bermutu, karya sastranya yang disebut-sebut mengalahkan popularitas Ali Topan Anak Jalanan adalah "Kisah Tante Sonya". Pada tahun 1980 karya Enny Arrow mendapatkan sambutan yang luar biasa di banyak penerbit-penerb­it rakyat di sekitaran Pasar Senen.

Enny Arrow bukan saja penulis yang berkibar karena karya-karyanya,­ ia juga merupakan penantang atas sastra-sastra yang berpihak pada kaum pemodal, sampai pada kematian Enny Arrow pada tahun 1995 tak satupun orang Indonesia tau siapa Enny Arrow, dan dia menolak bukunya dijual di toko-toko buku besar.

Enny Arrow adalah mutiara terbesar Indonesia pada era Orde Baru...........­.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1,560 (37%)
4 stars
855 (20%)
3 stars
709 (17%)
2 stars
448 (10%)
1 star
562 (13%)
Displaying 1 - 30 of 201 reviews
1 review8 followers
July 4, 2014
its ok
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review3 followers
Read
September 22, 2016

Hi,

I want to read a book : Puncak Bukit Kemesraan by Enny Arrow
1 review5 followers
February 21, 2015
tida bisa di baca, gimana caranya
1 review1 follower
March 26, 2020
Gimana buka buku nya
1 review4 followers
May 16, 2021
good
2 reviews1 follower
July 26, 2019
Thanks
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review5 followers
September 14, 2019
Open the Novel
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for gieb.
222 reviews77 followers
Want to read
March 7, 2013
Ternyata, editornya aku kenal. :)
1 review
October 13, 2018
Can't reading
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 201 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.