Jump to ratings and reviews
Rate this book

Madu Racun

Rate this book

99 pages, Paperback

First published January 1, 1980

1030 people are currently reading
12327 people want to read

About the author

Enny Arrow

10 books729 followers
Enny Arrow, adalah nama yang begitu melekat dalam dunia penulisan Indonesia pada tahun 1977-1992, karya-karyanya adalah yang paling banyak dibaca generasi muda Indonesia, terlahir dengan nama Enny Sukaesih Probowidagdo, lahir di Desa Hambalang, Bogor tahun 1924. Memulai karirnya sebagai wartawan pada masa pendudukan Jepang, belajar Steno di Yamataka Agency, kemudian direkrut menjadi salah satu propagandis Heiho dan Keibodan. Pada masa Revolusi Kemerdekaan, Enny Arrow bekerja sebagai wartawan Republikein yang mengamati jalannya pertempuran di seputar wilayah Bekasi.

Pada tahun 1965 Enny Sukaesih menulis karangan dengan judul "Sendja Merah di Pelabuhan Djakarta" karangannya ini merupakan pertama kali ia mengenalkan nama samaran sebagai "Enny Arrow" kata Arrow ia dapatkan sesuai dengan nama toko penjahit di dekat Kalimalang yang bernama Tukang Djahit "Arrow", di toko tempat penjahit itulah Enny Sukaesih pernah bekerja sebagai penjahit pakaian.

Setelah Gestapu 1965, suasana politik tidak menentu, Enny Arrow kemudian berkelana ke Filipina pada bulan Desember 1965, dari Manila ia pergi ke Hong Kong dan kemudian ia mendarat di Seattle Amerika Serikat pada bulan April 1967.

Di Amerika Serikat Enny Arrow belajar penulisan kreatif bergaya Steinbeck, setelah menemukan irama Steinbeck, Enny Arrow mencoba menuliskan beberapa karyanya di koran-koran terkenal Amerika Serikat, salah satu karya Enny Arrow adalah novel dengan judul : "Mirror Mirror".

Pada tahun 1974 dia kembali ke Djakarta dan bekerja di salah satu perusahaan asing di Jakarta sebagai copy writer atas kontrak-kontrak­ bisnis, semasa kerjanya ini Enny Arrow rajin menuliskan karya sastra yang amat bermutu, karya sastranya yang disebut-sebut mengalahkan popularitas Ali Topan Anak Jalanan adalah "Kisah Tante Sonya". Pada tahun 1980 karya Enny Arrow mendapatkan sambutan yang luar biasa di banyak penerbit-penerb­it rakyat di sekitaran Pasar Senen.

Enny Arrow bukan saja penulis yang berkibar karena karya-karyanya,­ ia juga merupakan penantang atas sastra-sastra yang berpihak pada kaum pemodal, sampai pada kematian Enny Arrow pada tahun 1995 tak satupun orang Indonesia tau siapa Enny Arrow, dan dia menolak bukunya dijual di toko-toko buku besar.

Enny Arrow adalah mutiara terbesar Indonesia pada era Orde Baru...........­.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
741 (39%)
4 stars
381 (20%)
3 stars
301 (16%)
2 stars
207 (11%)
1 star
237 (12%)
Displaying 1 - 30 of 83 reviews
1 review2 followers
Want to read
April 18, 2014
bingung gmana mau baca buku nya di buka jga susah
3 reviews2 followers
January 2, 2019
Madu racun by enny arraw
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review1 follower
August 14, 2018
Hghj
Jue
This entire review has been hidden because of spoilers.
2 reviews1 follower
July 26, 2019
Erotis
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
September 1, 2019
Gimana bacanya
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
April 2, 2020
Pred....
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 83 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.