Siapa bilang Food Combining bikin kita ga bisa datang ke pesta makan, mahal, harus sarapan buah, makan menu khusus protein dan karbohidrat?
Itu hanya mitos dan salah kaprah tentang FC. Food Combining Itu Gampang: - Bisa makan kenyang; - Ga pusing ngitung kalori, - Tubuh sehat, - Berat badan pun ideal
FC bukan cuma diet untuk menurunkan berat badan. Tapi mengubah pola makan kembali ke alam dan goal untuk mendapatkan jiwa dan raga yang sehat.
Baca tahun lalu dan sempat terhenti di tengah jalan lalu ketika mendapati hidup mudah terserang penyakit-penyakit ringan seperti batuk, flu, dan demam. Keingin tahuan tentang kesalahan dalam pola makan pun memuncak dan berhasil membaca buku ini hingga garis akhir.. Hasilnya sangat terasa ketika penyakit tahunan (mag) udah ga muncul lagi itu rasanya syukur Alhamdulillah banget ditambah sekarang jarang batuk pilek lagi kecuali kalo bandel makan yang ga sesuai juklak .
Plus minus dari buku ini adalah pejabarannya yang mudah dipahami karena menggunakan bahasa sehari-hari. Dan mungkin kekurangannya adalah orang yang baru ingin memulai FC akan terkecoh dengan contoh menu yang ditampilkan hehe.. Sempet bingung karena ini apa iya setiap hari makan siangnya harus protein hewani dan sayuran. dan lagi-lagi itu mungkin karena kurang teliti juga sih pas baca awal-awal. Begitu juga untuk menu waktu makan lainnya mungkin bagi beberapa pemula akan membingungkan apa iya makannya ini-ini terus? Hehe ya enggalah masa iya tiap hari makannya cuma tomat sama timun aja itupun yang familiar di lidah.
Ditambah gabung ke grup FB "Food Combining Indonesia" yaa walaupun hanya sebatas silent reader/member jadi semakin banyak info-info aplikasi juklak FC yang lebih mudah dipahami pemula. xoxo..
Secara naluriah ternyata aku sudah menerapkan food combining, dalam bentuk tidak memadukan karbohidrat dan protein hewani, alias hanya mengkonsumsi lauk dan sayuran saja... khususnya dalam acara jamuan prasmanan :D
Menuju tubuh ideal nan sehat itu mudah. Perlu sedikit tambahan ilmu dan keyakinan untuk meninggal semua pola makan yang nyaman dan telah sekian lama dilakoni.
Bukunya ringan banget dan mudah dipahami. Jadi kalau ada yang tertarik sama Food Combining dan butuh info cepat tentang Food Combining, buku ini bisa membantu.
Buku ini cukup oke buat memperkenalkan apa itu FC. Saya jadi tau apa itu FC, karena nama ini cukup awam di telinga saya. Kenapa dikasih bintang dua, soalnya buku ini terasa sangat singkat, dan masih banyak hal yang belum dijelaskan disini. Mungkin karena memang tujuannya sebagai pengenalan saja kali ya, dan memang di buku ini sang penulis merujuk kepada dua buku lainnya, yang dianggap lebih dulu dan lebih lengkap dalam menjabarkan mengenai Food Combining.
Setelah membaca buku ini saya jadi penasaran dengan cara makan Nabi Muhammad saw. Kenapa? Soalnya beberapa hal yang disebutkan di buku ini adalah cara makan yang biasa dilakukan oleh Rasulullah. Misalnya saja makan buah sebelum makan berat, makan perlahan dan dikunyah dengan sempurna, juga makan sambil duduk. Jadi, saya penasaran seperti apa Rasulullah makan dulu, karena pasti itulah cara makan yang terbaik yang patut dicontoh oleh manusia. Soalnya, apa yang dilakukan Rasulullah diajarkan langsung oleh sang pemilik segala pengetahuan di muka bumi ini, yaitu Allah SWT. Makanya nggak mungkin salah dan pasti baik untuk manusia.
Saya pernah membaca kalau tubuh memang membutuhkan air dalam jumlah besar, tapi jumlahnya tidak harus dari meminum air putih. Bisa saja dari buah, atau dari sayuran yang kita makan. Jadi katanya sih minum 8 gelas air per hari itu nggak sepenuhnya benar. Tapi bagi saya yang doyan minum sih, nggak masalah. Saya biasa minum air dalam jumlah besar (berasa onta), meskipun kadang di tempat-tempat yang salah, seperti di antara makan. Bener kata ibu saya, kalo makan jangan sambil minum. Tapi saya sering banget ngeyel... Huhuhuu
Oh iya, yang di bagian susu hewan, saya setuju sih kita nggak perlu banyak-banyak minum susu, karena sebenarnya itu bukanlah budaya kita, dan pengonsumsian susu sekarang ini lebih banyak karena efek iklan yang berkedok gizi dsb. Tapi saya jadi mendapat anggapan kalau susu, khususnya susu sapi, itu bukan minuman yang sehat. Padahal saya pernah baca tentang manfaat susu, yang sangat banyak, khususnya susu organik bukan susu yang telah mengalami berbagai proses seperti saat ini.
Terus satu lagi di bagian teh. Saya mendapat anggapan kalau kita sebaiknya jangan minum teh terlalu banyak, karena teh mengandung kafein dan bersifat diuretik. Ketika di negeri orang, saya melihat kalau budaya minum air putih dengan jumlah banyak itu hanya ada di orang Asia Tenggara, soalnya cuma saya dan teman saya yang berkebangsaan Thailand yang doyan banget minum air putih habis makan apapun. Saya bahkan selalu bawa bekal air putih kalau kemana-mana. Sementara teman saya yang orang Hongkong, jarang banget tuh minum air putih. Setiap habis makan pasti minumnya teh. Teh hijau yang tawar tentunya. Dan sepertinya orang Jepang pun, jika dibandingkan dengan orang Indonesia cukup jarang minum air putih, tapi mereka menjadi salah satu orang tersehat di dunia. Nah lho, gimana tuh?
Terlepas dari hal itu, saya merasa apa yang ditawarkan buku ini patut dicoba. Soalnya saya juga sedang merasa nggak enak dengan kondisi tubuh saya akhir-akhir ini. Dan memang kita itu apa yang kita makan, jadi kalau mau sehat, ya harus diperbaiki pola makannya dulu. Salam olahraga! #laaahhh
1. Food Combining adalah pola makan yang bertujuan utama membuat tubuh menjadi sehat, bukan pelangsing atau penambah berat badan. Jikapun berhasil menurunkan BB, itu bonusnya :-) 2. Ciri khas FC adalah mengonsumsi buah segar ketimbang makanan lain untuk sarapan. Karena sifatnya yang ringan dan mudah cerna serta cukup lengkap unsurnya. 3. Pukul 12.00-20.00, tubuh membuka kesempatan untuk kita bisa menyerap bahan makanan sesuai dengan kebutuhannya. Pukul 20.00-04.00 tubuh memproses apa yang tadi dimakan, serta menggunakannya sesuai dengan keperluan tubuh. Pukul 04.00-12.00 adalah waktu "sisa proses", dibuang dari tubuh dalam bentuk kotoran, urine, keringat, atau napas. 4. FC mengenal padu padan cocok atau tidak cocok untuk setiap unsur makanan. Protein (hewani) - Sayur--> Paduan Serasi! Pertemuan antara kandungan protein padat dan lemak hewani terimbangi sayur. Protein (hewani) - Pati--> Tidak Ideal. Pati - Sayuran--> Padu padan serasi, normal. Lebih mudah dicerna dan diterima oleh tubuh.
Buku ini terbit dan dibaca setelah saya melakukan Food Combining hampir setahun. Saat ini menginjak tahun ke-2 Food Combining dan selama itu pula tak pernah mengonsumsi obat.
Food Combining adalah satu cara atau metode mengenai pola makan yang sesuai dengan siklus tubuh manusia yang disebut Ritme Sikardian. Konsumsi buah buahan manis saat sarapan hingga menjelang makan siang, memisahkan protein dengan karbohidrat adalah pakem utama.
Food Combining bukan diet, tapi satu cara yang ditempuh jika ingin sehat. Pola yang masih memungkinkan kita makan banyak tanpa takut naik berat badan. Karena Tubuh sudah menyesuaikan berat badan idealnya secara otomatis.
Sehat adalah tujuan, berkurang atau bertambahnya berat badan adalah bonus.
Selamat ber-Food Combining karena Food Combining itu Gampang dan Menyenangkan :)
dah hampir setahun sebetulnya tw soal food combining dari majalah dan selalu ngikutin tweet-tweet dan baca blognya erikar lebang soal food combining.
bwt yang sering baca tweetnya erik mungkin ngerasa klo buku ini cma tweet yang dibukukan lalu ditambah sedikit ilustrasi dan itu yg gw rasain waktu baca buku ini. untungnya buku punya kakak jadi gw gak perlu ngeluarin duit haha seperti yang penulisnya bilang sih, klo buku ini cuma untuk pengenalan singkat soal food combining.
klo mw tw lebih soal food combining gw saranin buku food combiningnya andang w. gunawan. buku itu jauh lebih komplit daripada buku ini sebetulnya sih klo mw tw soal food combining secara gratis ikutin aj tweet-tweetnya erikar lebang. kita juga bisa berinteraksi langsung ama di di twitter, dan bisa juga baca di blognya dia
Erikarlebang memang bukan dokter atau nakes, dia "hanya" praktisi dan instruktur yoga. Tapi dari semua pola makan sehat yang saya tahu, food combining merupakan pola makan yang paling masuk di logika saya (walau saya susah melaksanakannya secara istiqomah ;p). Buku ini memang ringan, bahkan penulispun merekomendasikan buku lain jika ingin mempelajari FC lebih jauh, ini adalah food combining 101. Walau ringan, pembahasan cukup menyeluruh dan mudah dipahami. Sayang, beberapa kali muncul pakar anonim sehingga terkesan "tidak ilmiah" dan "katanya si ini". Yaa, menyebut "Hiromi Shinya" lebih baik (dan tidak menghilangkan kesan mudah dipahami) dibanding menyebut "seorang ahli gastroenterologi".
Btw, susah banget cari buku Erik di Aceh. Mo beli onlen mahal di ongkir #bhahak...
Recomended banget bagi yang mau mulai hidup sehat, bahasa simple, mudah dipahami dan bikin kita ngerti konsep FC itu sendiri. Baca buku ini gara-gara mulai teracuni mbak Noni (nyonya sepatu) setelah ngobrol-ngobrol tentang foodcombining. lanjut follow twitter nya erikar lebang lanjut lagi baca semua isi websitenya dan terakhir beli bukunya. Menurutku buku ini simple dan membuat penasaran untuk beli buku lainnya (walau sampai saat ini belum kesampean). Kayaknya penulis sengaja seperti ini deh soalnya bukti lain suamiku baca buku ini cukup 2 jam dan komentarnya pun sama #tuhh kan bukan aku aja Namun efeknya bagiku cukup ngena , walau gak sim salabim bikin aku hidup sehat nerapin semua ajarannya #jiaahh namun minimal tiap pagi sekarang aku minum air putih yg banyak dan makan buah ;)
Buku ini menjelaskan pengertian Food Combining dengan bahasa yang mudah dicerna oleh awam yang baru mengenal tentang metode Food Combining. Dijelaskan juga pola makan dengan metode sirkadian yang bila rutin dilaksanakan akan menghasilkan kondisi tubuh dalam keadaan homeostatis. Istilahnya agak kurang familiar? Baca buku ini aja..hehehe
Di buku ini juga dicantumkan bbrp testimoni dari para pelaku food combining yang lumayan bisa memacu semangat untuk mau hidup sehat ^_^
*bukan promosiin bukunya, tapi lebih kepada promosiin metodenya **ceritanya lagi nyoba juga...mudah-mudahan bisa disiplin demi hidup dan tubuh yang lebih sehat! ^_^
semangat nyoba! hehe. 5bintang kurangi satu krn buku ini ternyata isinya sama kaya d webnya erikar lebang. *kenapa aku ga tau webnya lebih duluu huhu
yg masih ganjel soal buah sama bubur. di sini bubur itu makanan sulit cerna sdg buah makanan yg paling ringan u/pencernaan-dgn catatan tdk digabung unsur lain.tapi hal ini kontra buat yg skit tipes ya,katanya ga boleh makan buah soalnya 'keras' hmm jd klo nengokin yg sakit tipes bawain apa enaknya nih?
Cukup simple, pagi ganti roti/nasi dengan buah dan minum air hangat lemon. Siang makan nasi skip protein hewani banyak makan sayuran lebih baik yang mentah atau makan protein hewani + sayur (no karbo saat makan protein hewani), kemudian sore makan salad sayur dan buah banyak minum air putih minimal 8 gelas/hari atau ganti air putih dengan kangen water lebih bagus. olahraga teratur 4 kali seminggu.
Cara hidup sehat harus dibiasakan. " kamu adalah apa yang kamu makan" ---> kutipan quote
food combining itu gampang... emmmm.. ya mau jadi sehat itu gampang Jadi food combining itu intinya cuma ngatur jam makan, dan apa yang boleh kita makan secara bersamaan. Kayak karbohidrat nggak boleh dimakan berbarengan sama protein hewani. Entah gimana rumus kimianya. Yang gw tau cm ngikutin pola makan sesuai anjuran yang ada di buku ini. kitanya sehat plus berat badan otomatis turun.. Coba aplikasiin deh.. :)
Those who expect a better quality of life in your old ages, do read this book, change your lifestyle, commit to it..The book is worth reading. Erik has delivered everything about Food Combining as an easy way to have a good health. I have
Buku yang bikin penasaran sampe rela beli buku beginian.. bener2 diluar kebiasaan.. tapi emang pengetahuan tentang pola makan sehat yg ada di buku ini bener2 bermanfaat banget. mulai sarapan sehat dari pagi, siang sampai malem ada disini~
Yang ingin memulai #foodcombining wajib baca buku ini sbg pengantar dan motivator. Tidak tebal dgn bahasa yg mudah plus cepat dipahami...really recommended. *jangan mengharapkan resep di buku ini ya
Cukup sederhana,bahkan terlalu sederhana bagi anda yg tidak asing dgn FC. Saya berkesimpulan buku bu Andang sudah cukup dan tidak perlu membaca "suplemen" lain. Maka saya beri bintang 2