What do you think?


Antologi Cinta
Aku mendengar langkah kakinya menuju kamar mandi. Lalu, insting perempuanku meliar. Aku menggeledah isi tasnya dengan degup jantung yang bergemuruh. Tanganku gemetar dan berkeringat. Di dalam tasnya, hanya ada kertas-kertas pekerjaan yang biasa ia bawa dan dompet dengan isi beberapa lembar uang dan kartu-kartu. Namun, saat aku menarik tanganku untuk keluar dari tas itu, kelingkingku menyentuh sesuatu. Napasku sejenak berhenti. Sebuah kotak dengan permukaan halus khas beludru. Aku menggenggamnya dengan gemetar dan mengeluarkan kotak itu. Jantungku melorot. Karena, di dalam kotak itu ada dua cincin. Emas putih dengan berlian yang kilaunya indah sekali. Benarkah suamiku akan menikah lagi?
Sekembalinya dari kamar mandi, suamiku terkejut. Dia memandang kotak cincin itu cukup lama. Mulutnya membuka, lalu dia menghela napas panjang dan mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Sejenak aku mengamati rambutnya yang sudah mulai tertutup uban. Jantungku merosot. Bagaimana bisa laki-laki masih berpikir untuk menikah lagi saat rambutnya sudah tidak lagi hitam.
Dia terkekeh. “Ini cincin pengganti cincin kawin yang dulu kita jual untuk nambah-nambah uang beli rumah ini, Ma. Juga sebagai rasa terima kasihku serta permohonan maaf atas kesalahan-kesalahan sebagai suami dan bapak yang tak sempurna, dan rasa cinta yang tidak pernah menua.” Aku sesenggukan. Pipiku memanas. Sekali lagi kecurigaanku salah dan tidak pada tempatnya.
Sekembalinya dari kamar mandi, suamiku terkejut. Dia memandang kotak cincin itu cukup lama. Mulutnya membuka, lalu dia menghela napas panjang dan mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Sejenak aku mengamati rambutnya yang sudah mulai tertutup uban. Jantungku merosot. Bagaimana bisa laki-laki masih berpikir untuk menikah lagi saat rambutnya sudah tidak lagi hitam.
Dia terkekeh. “Ini cincin pengganti cincin kawin yang dulu kita jual untuk nambah-nambah uang beli rumah ini, Ma. Juga sebagai rasa terima kasihku serta permohonan maaf atas kesalahan-kesalahan sebagai suami dan bapak yang tak sempurna, dan rasa cinta yang tidak pernah menua.” Aku sesenggukan. Pipiku memanas. Sekali lagi kecurigaanku salah dan tidak pada tempatnya.
- GenresIndonesian Literature
224 pages, Paperback
First published April 1, 2013
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 14 of 14 reviews
May 2, 2013
Buku ini seperti banyak lubang yang diatur berjajar. Saat pembaca melewatinya, mungkin saja ia tak mampu terjatuh ke semua lubang. Namun, ada beberapa yang mampu membuatnya jatuh dan tinggal di dalamnya.
Perjuangan Klub Buku Indonesia untuk memilah ratusan cerita pendek yang ia sayembarakan menjadi prakata pembuka untuk Antologi Cinta. Empat belas cerita pendek pilihan, sepuluh hasil karya sahabat Klub Buku yang diseleksi, dan empat karya penulis : Khrisna Pabichara, Adenita Priambodo, Sefryana Khairil dan Loryta Chai.
Saya tak meletakkan diri saya sebagai salah satu kontributor dalam buku ini. Sebagai pembaca, 'lubang' di mana saya terjatuh ada di (berdasarkan urutan penempatan kisah pada halaman buku) :
- "Cinta yang Tak Pernah Menua" milik Nina Nur Arifah
Kekuatan cerita ini ada pada pengangkatan hal sehari-hari yang kecil menjadi bernilai besar. Kisah ini terasa dekat dan manis apa adanya. Penyampaian ceritanya pun tak rumit, namun saya yakin banyak pembaca yang merenung seusai menikmati kisah ini.
- Setelah "Gadis Pakarena", Khrisna Pabichara masih memikat saya dengan "Kedai Kopi Ceu Enah". Saya tak ragu mengatakan, ini kisah paling berkarakter dalam buku ini. Baik dari sisi diksi, permainan kalimat, tema yang diusung, maupun twist. Masih melekat kuat, meski saya telah berjalan jauh untuk mencoba jatuh ke dalam 'lubang' yang lain.
- "Dinda Kencana" milik Lidya Pawestri Ayuningtyas
Terlepas dari sisi 'kebetulan' dalam adegannya, saya rasa kisah ini ditulis dengan "tidak semudah itu". Penulis mesti menuturkan tokoh B, melalui tokoh A. Menghidupkan dan menyinggungkan "tokoh di dalam tokoh" ini yang saya rasa tidak mudah. Bagian itu yang membuat saya memfavoritkannya.
Saya yakin, setiap pembaca akan jatuh di 'lubang' yang berbeda. Anda suka kisah cinta ala anak sekolahan dengan gaya penuturan ringan, anda akan menemukan. Anda suka dimanjakan kisah cinta mahasiswa yang mulai mencari makna, ada juga. Anda hobi dengan kisah cinta pada pasangan dewasa dan matang, tentu ada. Dan juga berbagai pertimbangan lain dari sisi gaya bahasa dan penyampaian. Beragam. Sangat beragam. Setidaknya pembaca mampu memilih satu 'lubang' dan mengatakan bahwa itu favoritnya.
Perjuangan Klub Buku Indonesia untuk memilah ratusan cerita pendek yang ia sayembarakan menjadi prakata pembuka untuk Antologi Cinta. Empat belas cerita pendek pilihan, sepuluh hasil karya sahabat Klub Buku yang diseleksi, dan empat karya penulis : Khrisna Pabichara, Adenita Priambodo, Sefryana Khairil dan Loryta Chai.
Saya tak meletakkan diri saya sebagai salah satu kontributor dalam buku ini. Sebagai pembaca, 'lubang' di mana saya terjatuh ada di (berdasarkan urutan penempatan kisah pada halaman buku) :
- "Cinta yang Tak Pernah Menua" milik Nina Nur Arifah
Kekuatan cerita ini ada pada pengangkatan hal sehari-hari yang kecil menjadi bernilai besar. Kisah ini terasa dekat dan manis apa adanya. Penyampaian ceritanya pun tak rumit, namun saya yakin banyak pembaca yang merenung seusai menikmati kisah ini.
- Setelah "Gadis Pakarena", Khrisna Pabichara masih memikat saya dengan "Kedai Kopi Ceu Enah". Saya tak ragu mengatakan, ini kisah paling berkarakter dalam buku ini. Baik dari sisi diksi, permainan kalimat, tema yang diusung, maupun twist. Masih melekat kuat, meski saya telah berjalan jauh untuk mencoba jatuh ke dalam 'lubang' yang lain.
- "Dinda Kencana" milik Lidya Pawestri Ayuningtyas
Terlepas dari sisi 'kebetulan' dalam adegannya, saya rasa kisah ini ditulis dengan "tidak semudah itu". Penulis mesti menuturkan tokoh B, melalui tokoh A. Menghidupkan dan menyinggungkan "tokoh di dalam tokoh" ini yang saya rasa tidak mudah. Bagian itu yang membuat saya memfavoritkannya.
Saya yakin, setiap pembaca akan jatuh di 'lubang' yang berbeda. Anda suka kisah cinta ala anak sekolahan dengan gaya penuturan ringan, anda akan menemukan. Anda suka dimanjakan kisah cinta mahasiswa yang mulai mencari makna, ada juga. Anda hobi dengan kisah cinta pada pasangan dewasa dan matang, tentu ada. Dan juga berbagai pertimbangan lain dari sisi gaya bahasa dan penyampaian. Beragam. Sangat beragam. Setidaknya pembaca mampu memilih satu 'lubang' dan mengatakan bahwa itu favoritnya.
April 14, 2013
Novel yang berisi kumpulan cerpen Yang mengisahkan kalau cinta itu banyak rasa
Cinta itu manis tapi
Ga selamanya cinta itu Berjalan lurus
Banyak kerikil n lubang
Ya semuanya ada disini
Fiksi tapi menambah kepercayaan q tentang kekuatan cinta
Cinta itu manis tapi
Ga selamanya cinta itu Berjalan lurus
Banyak kerikil n lubang
Ya semuanya ada disini
Fiksi tapi menambah kepercayaan q tentang kekuatan cinta
Read
April 14, 2013Akhirnya salah satu buku di mana saya ikut menyumbang cerpen terbit juga :') Enjoy!
July 19, 2013
sebuah kumpulan cerpen dengan 14 cerpen di dalamnya. aku paling suka cerpen yang berjudul 'Cinta yang tak pernah menua' dan 'Pangeran tidur'. cerita-cerita yang begitu cantik dan penuh cinta yang ditulis oleh orang-orang yang berdedikasi untuk cinta.... :)
April 16, 2013
Ini adalah buku pertama yang memuat cerpen saya di dalamnya. Semoga para pembaca dapat menikmati rangkaian cinta di setiap lembarnya :)
April 16, 2013
WAJIB BACA!
April 9, 2013
Cinta tak sebatas kepada cinta kepada lain jenis (bukan cinta sesama jenis juga), definisi cinta itu luas, yang disuarakan para Anggota Klub Buku Indonesia dalam Kumpulan Cerpen Antaloogi Cinta berkolaborasi dengan beberapa penulis yang namanya sudah cukup tenar dikalangan remaja, yaitu Khrisna Pabichara, Sefryana Kharil, Adenita, dan Loryta Chai. Meski mereka cukup tenar, tetapi saya belum pernah membaca karya mereka sama sekali >,<
Terdiri dari 14 Cerpen, Novel ini memang bagus dari segi ejaan, tetapi dari cerita hanya beberapa menurutku, salah satunya adalah yang berjudul Tel[ov]ephone, nuansa di Novel ini memang remaja banget, tetapi saya suka pesan moralnya. Sebuah sentilan buat remaja yang suka main gadget sampai ga inget mana jalan raya, mana trotar.
Terdiri dari 14 Cerpen, Novel ini memang bagus dari segi ejaan, tetapi dari cerita hanya beberapa menurutku, salah satunya adalah yang berjudul Tel[ov]ephone, nuansa di Novel ini memang remaja banget, tetapi saya suka pesan moralnya. Sebuah sentilan buat remaja yang suka main gadget sampai ga inget mana jalan raya, mana trotar.
June 12, 2014
14 kisah cinta dengan berbagai latar belakang dan situasi. Ada bahagia, ada duka. Selalu ada hal indah yang terjadi karena cinta.
Dan selalu suka dengan puisi yang diselipkan di setiap pergantian bab. Sukak!
Dan selalu suka dengan puisi yang diselipkan di setiap pergantian bab. Sukak!
July 19, 2013
kumpulan cerpen yang bener2 menceritakan kisah cinta baik kisah cinta lawan jenis maupun keluarga.. really good.. :)
July 25, 2013
Kumpulan cerpen yang mengisahkan kekuatan cinta. Bagaimana sebuah cinta mengubah cara pandang seseorang. Kisah cinta yang ajaib.
November 10, 2014
Yang paling nempel diingatan itu "Kedai Kopi Ceu Enah". Yang lain bagus-bagus, tapi yaa Ceu Enah tetep juara hehe
Read
February 25, 2015cara downloadnya gimana dan membacanya
February 15, 2016
isinya 14 cerita cinta.
January 5, 2014
14 kisah yang penuh cinta, siap membuat pembacanya jatuh cinta lagi dan lagi ditiap ceritanya
Displaying 1 - 14 of 14 reviews













