Jump to ratings and reviews
Rate this book

Haram Keliling Dunia

Rate this book
Aku tidak pernah menyangka kalau keputusan spontan menggunakan aset kekayaanku satu-satunya, yaitu hasil pembagian tanah dari orangtua, untuk membiayai ibadah haji bersama Ayahandaku 6 tahun silam, menjadi berkah yang luar biasa dalam hidupku.

Berhaji dalam usia muda, siapa yang tidak suka. Apalagi untukku yang penuh jiwa bertualang. Selain mengumpulkan buku-buku panduan haji, aku juga melengkapi diriku dengan kamera, handycam, buku catatan harian, dan bergulung-gulung kertas doa titipan "orang sekampung". Selain doa "sapu jagat" minta bahagia dunia akhirat, doaku yang paling sering kuulang-ulang pada setiap tempat makbul adalah S2 di luar negeri dan keliling dunia.

Dan... Tuhan mengabulkan permintaanku itu.

296 pages, Paperback

First published March 25, 2013

6 people are currently reading
51 people want to read

About the author

Nur Febriani Wardi

2 books4 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
23 (25%)
4 stars
34 (37%)
3 stars
29 (32%)
2 stars
3 (3%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 28 of 28 reviews
Profile Image for Haryadi Yansyah.
Author 14 books63 followers
April 2, 2013
“Kadang kusesali betapa pendek tubuhku, tapi kemudian aku tersenyum mengingat betapa panjang langkahku,” Nur Febriani Wardi.

Ketika secara tidak sengaja tersasar di blog Haram Keliling Dunia dan mengetahui bahwa cerita yang ada di blog tersebut akan dibukukan saya termasuk salah satu orang yang menunggu dengan antusias. Keliling dunia kok haram? Kenapa? Kan orang berhak dong jalan-jalan kemana pun mereka mau? tentu jika urusan dompet dan waktu memungkinkan. :)

Setelah baca beberapa tulisan di blog, secara sekilas saya akhirnya paham bahwa ‘haram’ yang dimaksud bukan berarti sebuah larangan, namun semua perjalanan yang ada di buku ini ternyata bermula dari tanah haram, Arab Saudi. Ceritanya, di usia 22 tahun, Enefwe –panggilan akrab penulis berkesempatan melakukan ibadah haji dari dana hasil bagi penjualan tanah. “Mau dibawa kemana uang ini? Entah bisikan dari mana yang memberiku ide, malam itu aku menghadap bapakku kembali. Pak, saya mau…ikut naik haji…” hal.265.Dari sinilah perjalanan dimulai. Berbagai cerita terurai di tanah suci ini. Misalnya saja kenekatan Enefwe mengelabuhi petugas dan diam-diam menyelundupkan handphone ke dalam masjid. Sebagai peserta haji yang paling muda, Enefwe juga diandalkan jemaah haji lain untuk membantu beberapa hal. Diantaranya yang berurusan dengan bahasa dan teknologi. Seru!

Di negeri para nabi dimana doa akan di ijabah, kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Enefwe untuk berdoa macam-macam. “Selain masuk surga dan doa-doa spiritual lainnya, salah dua (bukan salah satu) doa prioritasku yang selalu kusebut berulang-ulang adalah agar mimpiki bisa terwujud, yakni S2 di luar negeri dan keliling dunia.” Hal. 267. Luar biasa! Berkat doa (dan tentu saja usaha dan kerja keras) akhirnya Enefwe mendapatkan beasiswa S2 Institute of Social Studies of Erasmus University Rotterdam di Belanda sana.

Makkah Perjalanan-perjalanan itu dimulai dari sini

Tapi ya, karena pada dasarnya Enefwe suka jalan-jalan, ada saja sela-sela waktu yang digunakan untuk keliling Eropa. Bahkan, beberapa teman satu kuliah berhasil ‘diracuni’ agar bisa diajakin menjelajahi tanah Eropa. Salah satu pengalaman menyenangkan terjadi di atas kapal Henry Dunant. Di sini, Enefwe tidak sepenuhnya jalan-jalan, sih. Karena di kapan ini ia menjadi relawan. Lucunya, di awal-awal pertemuan dia sempat dijuteki oleh kru kapal lainnya dikarenakan belum bisa bahasa Belanda. Tugasnya pun hmm… jadi pembersih toilet, hehe. Namun untung kemudian Enefwe dipindahkan di bagian restoran. Di sini, kru-krunya lebih bersahabat sehingga seminggu menjadi relawan dilalui dengan kesan mendalam.

Sebagai pengagum berat kota Praha, aku iri bukan kepalang mendapati Enefwe bisa jalan-jalan ke sana. Walaupun di sini dia diterpa prahara (karena dicurigai oleh petugas di imigrasi) tetap saja perjalanan di Praha dilalui dengan asyik. Bahkan di Praha Enefwe menemukan fans sejati di sini. Duhai, aku kepingin banget bisa ke sana, euy! “Jangan melewatkan Praha kalau diberi kesempatan jalan-jalan ke Eropa Timur.” Hal 69.

Haram Keliling Dunia tentu tidak hanya menampilkan kisah perjalanan saja. Berbagai macam informasi diselipkan secara apik nan jenaka di sini. Kisah Ratu Sisi di Austria. Melalui kisah ini pun aku bisa mengambil hikmah bahwa menggali banyak informasi sebagai bekal perjalanan itu jauh lebih baik sehingga bisa memaksimalkan kunjungan di negara tersebut.

capri Keindahan Pulau Capri, Italia

Salut juga dengan Enefwe yang nekat mengunjungi Capri Island yang berada di ujung Italia. Padahal, tempat ini lumayan jauh dan teman-teman yang rencananya akan ikut mengunjungi pulau ini perlahan satu persatu mengundurkan diri. “Sebagian besar teman-temanku tidak memiliki hasrat petualangan sebesar dan senekat aku…” hal. 116. Perjuangan yang dilakukan berakhir sempurna karena Capri Island memang sangat indah.

Sebagaimana kisah-kisah perjalanan yang kerap aku baca, di Haram Keliling Dunia pun terselip cerita cinta. Di cerita ‘Ada Love di Berlin’ Enefwe buka-bukaan dengan kisah perjalanan romantis bersama ‘teman’nya di Jerman. Si lelaki India yang, “…keren, berdada bidang, pintar, mapan…” hal. 212, itu seyogyanya akan mengajak Enefwe makan malam nan romantis, namun sayang berakhir (sedikit) kacau. Haha, walaupun endingnya tetap hepi sih :)

Ah, banyak sekali cerita seru beserta foto-foto apik (beberapa bahkan berwarna) yang ada di Haram Keliling Dunia ini. Secara pribadi, Enefwe mengakui bahwa pengalamannya ini belum pantas jika disebut perjalanan keliling dunia. “Total, dalam 16 bulan, aku telah mengunjungi 13 negara di Eropa, termasuk Turki yang berada di benua Asia dan Eropa… Belum bisa dikatakan keliling dunia, sih, tapi insya Allah kesempatan-kesempatan itu akan segera tiba” hal. 268.

Kaver buku ini juara. Aku suka sekali dengan warna-warna ceria yang ditampilkan. Secara fisik buku ini juga gagah. Keunggulan lain buku ini adalah terdapat quotes di masing-masing pembatas judul cerita. Sayang, sumber link yang ditempatkan pada halaman yang sama sedikit mengganggu. Menurutku akan lebih baik jika dibuat halaman khusus di bagian belakang. Untuk typo, seingatku hanya terjadi satu kali. Tapi, tidak masalah kok. Buku ini tetap enak dibaca (karena memang bahasanya ringan dan jenaka) dan tentu saja banyak pelajaran yang aku dapatkan dari kisah-kisah di dalamnya. At least, Haram Keliling Dunia adalah sajian yang menyenangkan!

Catatan : Ulasan ini juga dimuat di blog pribadi saya di sini
Profile Image for Obi nanda.
1 review
March 31, 2013
salah satu bukti bahwa kekuatan doa dan usaha mengantarkan seseorang mewujudkan cita-citanya, tak hanya bertutur tentang pengalamannya di luar negeri tapi di setiap cerita memberikan kita motivasi untuk terus menjadi orang yang lebih baik lagi. Membacanya sampai tak sadar tiba-tiba saja sudah dilembar terakhir daaan saya sampai di celetukin orgil karna ngikik tak berkesudahan. GOODREADS!!! 4 JEMPOL MENGUDARA :D
Profile Image for Enefwe.
1 review4 followers
March 31, 2013
Umm... Penulis boleh ngasi review kan?
Ooh gak boleh ya?? Yaah.. yawdah deh, yang penting udah nyematin 5 bintang.
It is amazing! Gak bakal nyesal beli (apalagi minjem!). Kalo gak percaya baca aja sendiri ;)
Profile Image for Atique euqita.
150 reviews6 followers
December 13, 2016
Berani!. Itu yang saya tangkap dari sosok penulis yang mungil ini. Bertubuh kecil tapi langkahnya panjang.. ☺

Modal nekat dan peta, bisa jalan-jalan di belasan negara eropa.
Tapi ada yang bikin gemes..meski nekat,..haruskah 'mengharuskan diri' ke hamam saat ke turky, padahal sudah jam malam, tidak ada teman dan tidak tau pasti keberadaan tempat tersebut? Mungkin bagi pembaca yang lain ini adalah tantangan dan mengejar kesempatan dalam kesempitan waktu. Namun bagi saya konyol.
Begitupun saat mencari sesi party bersama sanjay di suatu malama di Berlin Jerman..saya sangat sepakat dengan si sanjay mendingan pulang dan tidur di hotel. Aman.

Selebihnya, ok ok saja...mengingat saya juga punya cita2 keliling dunia tapi tidak pernah berusaha

Haram..Tanah Haram yang selalu dirindukan umat muslim..kekuatan doa disana memang luar biasa. Saya sangat yakin doa-doa disana begitu cepat diijabah sebagaimana saya pernah mengalaminya sendiri..
1 review
April 4, 2013
Beda dg buku traveling yg lain, di buku ini penulis dg santai menggambarkan keberanian utk mewujudkan mimpi dan tekadnya yg luar biasa, berani untuk berbeda, berani untuk bersikap, yg tentu saja itu semua jg menggambarkan penulis yg memang cerdas:)Recomended banget deh... inspiratif, khususnya utk yg muda2, yg msh takut2 bermimpi, see Febri yg telah dg sukses membuktikan bahwa keliling dunia tdk dg modal sendiri itu tdk haram, meski di tengah beratnya kehidupan mjd mahasiswa di negeri londo, good job Feb!
Profile Image for Rahmadiyanti.
Author 15 books174 followers
April 15, 2013
Buku traveling makin banyak. Beragam pengalaman para traveler ditulis dengan beragam metode penulisan. Ada yang menggunakan teknik travelogue, how to, semi-memoar, atau sekadar informasi tempat. Yang satu ini lumayan menyegarkan deretan buku-buku traveling. Covernya unyu, judulnya jeng-jeng (eye catching maksudnya). Gaya penulisannya renyah dan lumayan kocak. Nggak jaim gitu. Banyak pembelajaran juga untuk tak mudah menyerah dan fight for dreams. Bagus buat dibaca anak-anak muda. Anak-anak tua juga boleh, hehe. Tak ada kata terlambat untuk mewujudkan mimpi kan...?
Profile Image for Damara.
6 reviews
May 11, 2013
Suka sama cara bercerita mbak Enefwe. Kocak dan narsisnya yang nggak ketinggalan jadi semacam penyedap di buku ini. Semoga sebelum mbak Enefwe nerbitin HKD 2, aku udah bisa keliling Eropa biar nggak sirik-sirik banget pas baca ceritanya. Hueheheh :p
Profile Image for Nur Aulia.
5 reviews
July 3, 2013
Dari covernya sih bagus banget, dan lucu pula. Sekilas, saat saya membaca di Bab-bab tertentu lumayan bagus. Jadi pengen beli, dan pengen kayak mba NFW juga, bisa keliling eropa dan umroh tentunya :')
Profile Image for Debby.
41 reviews14 followers
May 23, 2013
Someday I wanna be like the author, study abroad and travel the world then I write my experience into a book. aminn
Profile Image for Yuki.
39 reviews6 followers
June 7, 2013
Covernya super lucu *w*
Profile Image for Iss.
100 reviews7 followers
June 27, 2013
ngiriiiiiiiiii...

bermimpilah dan berdoa, Allah akan mengabulkannya..

masalahnya mimpi si ada tapi ga ada keberanian:(
Profile Image for Fahdii Ajmalal Fikrie.
23 reviews
August 12, 2025
Dulu pas SMP dipinjemin buku ini sama Mbak. Kalau gak salah inget, ada tanda tangannya di halaman pertama. Kebetulan authornya temennya, katanya?

Dibaca sekitar 60%-an, belum selesai. Ketika dibaca lagi, masih inget banyak sekali bagian dari yang udah dibaca dulu.

Tahun pertama kerja (masih kaget baru dapet gaji kali ya wkwk, masih petantang petenteng lagaknya kaya bisa lunasin utang negara), ngobrolin mau jalan-jalan ke JP sama temen kantor. Awalnya "gas ikut deh taun depan, bisa nabung dulu", tapi waktu itu karena temen pada mundur, gua juga mikir kayanya lebih pengen umroh dulu deh (meskipun sampe jalan tahun ketiga gawe ini masih belum hehe). Pikir gua, kayanya sedikit banyak pikiran itu terinspirasi dari baca buku ini pas kecil dulu, deh.
Profile Image for Endah April.
36 reviews
November 21, 2021
Mbak NFW ini lulusan S2 Institute of Social Studies of Erasmus University Rotterdam, Belanda. Di buku 'Haram Keliling Dunia' ini mbak NFW menceritakan petualangannya jalan-jalan di beberapa negara Eropa sewaktu masih berkuliah di sana. Bermodalkan uang, tekad, doa, dan semangat yang nggak pernah padam, mbak NFW berhasil menjelajah negara-negara Eropa selain Belanda seperti Jerman, Spanyol, Republik Ceko, Austria, Hungaria, Italia, Inggris, Perancis, Swiss, dan Turki. Saya nggak bosen baca buku ini karena mbak NFW kocak dalam menyampaikan ceritanya, kocak tapi padat makna dan hikmah. Dan satu lagi, maksud 'Haram' di buku ini bukan berarti "haram" nggak boleh ya, tapi mbak NFW terinspirasi dari ibadah rukun Islam yang kelima.

Selengkapnya: https://aprilendah.blogspot.com/2018/...
Profile Image for Nurbaya Nuby.
32 reviews
August 22, 2014
Buku ini ternyata telah lama menjadi salah satu penghuni kosan kami..Setiap hari saya melalui buku ini tanpa pernah sedikit pun terpikir untuk membacanya,,sesekali melihat sampulnya namun belum juga saya tertarik,,Buku ini adalah hadiah ulang tahun untuk kakak kosanku,,Namanya Rizka PD (One of My Besties Sista) .. Itupun saya tau setelah membaca buku ini,,

Hari itu saya sangat galau,,sebenarnya sudah beberapa hari..ini karena saya sedang sibuk mempersiapkan diri dan segala berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mendapatkan beasiswa USAID PRESTASI,,Ini pertama kali saya mengirimkan aplikasi beasiswa untuk lanjut kuliah S2..Dan dalam kegalauan,,memang bukulah yang selalu menjadi tempat pelaraianku..

Seperti biasa, pukul 06.45 kami telah siap berangkat ke kantor.. Sambil menunggu mobil jemputan kami, saya membaca buku ini,,di halaman-halaman pertama, dadaku mulai sesak,,mataku pun mulai menghangat,,ada air mata yang sulit kubendung..saya pun akhirnya menangis..Ohh God,,It's Me,,pikir dalam hati,,

Seharian saya membaca buku ini di kantor,,lembar demi lembar..dan hampir setiap bagian selalu membuat dadaku sesak dan air mata keluar..teman kantorku berpikir saya sedang ada masalah pribadi.. "Yaa..saya memang sedang ada masalah..Masalahku adalah saya belum mampu mewujudkan mimpiku satupun." jawabku dalam hati saja.

Buku ini adalah buku pertama yang membuatku menangis haru sejak halaman pertama hingga akhir..Betapa tidak,, semua yang dikisahkan oleh si penulis ada cita-citaku..buku itu menggambarkan kehidupan yang ingin kunikmati sejak dulu,,

Penulis ingin kerja di NGO,,saya pun demikian,,namun saya malah memilih kerja di pemerintahan dengan menjadi seorang dosen.. Menjadi dosen pun sebenarnya adalah cita-citaku sejak kecil manum bukan seperti yang rasakan saat ini,,dimana setiap hari berkutat dengan rutinitas kantor yang sangat padat tanpa pernah memberi kesempatan sedikitpun padaku untuk melakukan inisiatif di masyarakat.

Penulis ingin kuliah di luar negeri dan keliling dunia,,saya pun demikian,,namun saya masalah belum melakukan apapun untuk mengejar cita-citaku yang satu ini,,kecuali saat ini saya sedang mengejar beasiswa USAID namun sayang saya memilih program incountry..

Penulis ingin menulis dan menerbitkan buku,,saya pun demikian,,namun saya malah belum menulis apapun untuk memulai membuat sebuat sebuah buku,,blog prabadi pun tidak terurus..

Hmm,,di saat saya menuliskan semua ini,,dadaku masih rasa sangat sesak,,betapa tidak,,buku ini menjadi sebuah tamparan besar bagiku,,cita-cita sama,,namun proses berbeda,,tentulah hasilnya pun akan berbeda,,Penulis dengan segenap kerja keras dan doanya berhasil mewujudkan satu per satu mimpinya,,sementara saya masih tenggelam..

Well..ini bukanlah resensi atas buku ini..tulisan ini lebih mirip curahan hati,,jika ingin tau bagimana isi hatiku bacalah buku ini,,di antara semua quotes-nya saya paling suka yang satu ini..

“Kadang kusesali betapa pendek tubuhku, tapi kemudian aku tersenyum mengingat betapa panjang
langkahku,” Nur Febriani Wardi.

Ini pun mewakili diriku yang pendek,,tapi saya belum berani membuat quote ku sendiri,,tunggu saja..
Dan akhirnya saya harus berterima kasih kepada penulis telah menulis buku ini dan membangunkanku tidur panjang,,dan berusaha mewujudkan mimpi satu per satu..
Profile Image for Zuhria Husna.
27 reviews7 followers
May 27, 2015
Buku ini tidak hanya mengajak kita berkeliling dunia ke 13 negara yang ada di Eropa, tapi juga memberi motivasi kita untuk tidak pernah menyerah pada mimpi-mimpi kita. Mengambil pelajaran hidup dari setiap tempat yang pernah disinggahi. Buku ini juga mengajarkan kita tentang jiwa sosial dan kemanusiaan. Aku sangat terharu saat Mbak NFW menjadi relawan di Kapal Henry Dunant Belanda. Banyak sekali pengetahuan baru yang aku dapatkan setelah membaca buku ini. Aku dag dig dug ser pas baca bagian waktu Mbak NFW dan Kak Oda numpang sholat di masjid milik Ahmadiyah yg ada di Inggris. Banyak sekali petualangan seru dalam buku ini. Benar sekali kata Mbak NFW "Kadang kusesali betapa pendek tubuhku, tapi kemudian ku tersenyum mengingat betapa panjang langkahku". Cewek mungil pun bisa menaklukkan dunia lho. Gak tanggung-tanggung keliling ke 13 negara loh. Salut! Oh iya dengan membeli buku ini kita juga bisa berdonasi loh karena sebagian royalti dari penjualan buku ini akan disumbangkan ke Palang Merah Indonesia (PMI)=D
Profile Image for Dewi Kusuma.
69 reviews
November 17, 2014
Berawal dari naik haji dan berdoa disana, akhirnya impian Febri yang ingin melanjutkan S2 diluar negeri dan keliling dunia terkabul, wah benar2 sebuah perjalanan spritual yang membawa berkah. Febri adalah muslimah yang easy going, bisa keliling dunia dan tetap bisa berabur dengan budaya disana, jiwa sosialnya juga tinggi, sehingga hidup febri penuh keberuntungan, membaca buku ini membuat saya bertekad untuk ke Mekkah, insyallah..
Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
December 9, 2013
Secara keseluruhan, buku travelling ini enak dibaca dan perlu( seperti iklan ya).Bahasanya renyah, pembicaraannya mengalir.Banyak tip- tip menarik yang ditulis, yang banyak manfaatnya buat yang pingin berkelana di atas bumiNya. Sederhana tapi kena.Ternyata kadang kadang, apa adanya pun jadi menarik yaa..salut buat penulisnya.Menunggu karya- karya selanjutnya..
Profile Image for A N P.
59 reviews4 followers
July 11, 2015
I really can not bear a book with a conversational phrases. Pretty much annoyed me. But despite all the words and plot, I really love the writer who's being so realistic, cause it's a pure documentary book, not a fictional-documentary-that-you-expected-book. I love how she could light up your passion and show you that trying hard is not a deal for reaching your dreams. It's a must.
Profile Image for Rizki.
86 reviews1 follower
March 10, 2014
Beli karena pengarangnya orang Singkawang,hehee.
Untuk tulisan sih biasa aja, masih kurang bisa membuat saya pengen baca dan habisin buku itu saat itu juga.
Salut buat pengarangnya yang full effort dalam studinya :)
Profile Image for Sinta Agustina.
18 reviews
Read
October 31, 2013
sangat menarik! perjalanan, petualangan, dan pengalaman yg dikemas dengan sangat apik. recommended!
Profile Image for Aimi Sarah Abdullah.
7 reviews
July 1, 2014
The first Indonesian book I read.
Good reads for beginner.
Language use easy to understand for Malaysian.
Displaying 1 - 28 of 28 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.