Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cenat-cenut Reporter

Rate this book
Membaca buku ini, pandangan Anda tentang figur seorang reporter akan berubah. Itu terjadi bila para reporter punya nama tengah “Si Blank”, “Ratu Konslet”, atau “Biang Apes”. Keadaan kian ricuh bila
para kameraman ikutan ngehang. Plus, hadirnya Boss yang hobi
acak-acak tanpa dosa hasil liputan para kru. Sudah begitu, ada klien berjiwa mak lampir dan narasumber dengan segala tingkah ajaibnya.

Hanya di sini diumbar tanpa sensor kisah reporter buta peta, sok tahu bikin malu, sodorin pertanyaan sama sampai tiga kali, bingung mem-bedakan playback dan feedback, treble atau trouble.

“Bayangan reporter yang intelek runtuh seketika pas jadi penghuni rumah produksi tempat Boss bercokol... terseret dalam lubang nista dunia media,” demikian pengakuan penulisnya.

224 pages, Paperback

First published January 1, 2013

1 person is currently reading
13 people want to read

About the author

Wuri Nugraeni

5 books2 followers
Si mantan reporter yang sekarang mencicipi dunia penulisan. Menulis buku, mengirim tulisan di majalah, blogger, peresensi buku di blog dan koran, freelance blogger journalist, dan mengurus toko online di www.tokowuri.blogspot.com yang menjual kreasi flanel dan buku. Tulisan Wuri berbentuk fiksi, nonfiksi, artikel, sampai karya tulis,. Entah itu berbau komedi, bisnis, maupun inspiratif.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (11%)
4 stars
6 (35%)
3 stars
9 (52%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Haryadi Yansyah.
Author 14 books63 followers
May 28, 2013
“Hei kamu jangan kurang ajar ya!”

Teriak Chantal Della Concetta murka. Wajar saja Chantal marah seperti itu, faktanya ketika sedang melakukan liputan, seorang pemuda iseng menyolek pantatnya. Kejadian ini aku ketahui ketika stasiun berita tempat Chantal dulu bekerja (sebelum akhirnya dia beralih profesi menjadi model majalah ‘horor’) menayangkan behind the scenes kerjaan para reporter dalam rangka peringatan hari ulang tahun stasiun televisi tersebut.

Kehidupan seputar reporter ini pula yang membuat Wuri untuk menuliskan kisah-kisah konyolnya ketika dulu masih bekerja sebagai pemburu berita. Alih-alih menceritakan dengan serius, Wuri memilih menuliskannya dengan jenaka. PeLit (Personal Literatur) semacam ini memang sedang booming. Namun, karena cerita ini diangkat dari kisah nyata dan… menceritakan sebuah profesi yang memang bagi sebagian orang bikin penasaran, maka lahirlah Cenat Cenut Reporter.

images

Lebih dari satu lusin pekerja kurang waras tampil di buku ini. Dari si Bossman, driver hingga… tentu saja para reporter yang unyu-unyu, hihi. “Sejak Flintstone masih pakai pokok, sudah ada ‘kesepakatan-tidak-tertulis’ perihal sosok reporter yang identik dengan cerdas, berawasan luas, dan update” Hal.9, padahal ya… reporter juga manusia yang punya sisi gokil dan apesnya hahaha.

Misalnya saja ketika ditugasi untuk mewawancarai narasumber bule. Selain ketar-ketir masalah bahasa, mereka harus menghadapi tingkah laku bule yang hanya mau diwawancari oleh laki-laki. *uhuk, you know what I mean* Padahal tim pewawancara yang diutus perusahaan cewek semua! Ya sudah, kameramen cowok deh yang harus ambil alih. Heuheuheu.

Ternyata ya, jadi reporter itu enak juga. Bisa dzalan-dzalan dan bisa jual mahal ding. Kebanyakan orang berpendapat bahwa salah satu tugas berat reporter adalah mengejar narasumber. Namun, di saat-saat tertentu narasumber inilah yang pada akhirnya mengejar-ngejar reporter. “…narasumber yang memohon-mohon untuk diwawancara… wawancara ditolak rayuan bertindak. Maksudnya, setelah liputan maka narasumber memberi jaminan kalau tim bakal dapat makan gratis tiga hari-tiga malam di restoran miliknya.” Hal. 38.

0511-1002-1916-2168_Cartoon_of_a_Female_News_TV_Reporter_on_Camera_clipart_image

Masih banyak lagi pengalaman seru dan sial para reporter ini dalam memburu berita. Dari yang mobil mogok di rumah narasumber, ngadepin narasumber cerewet dan banyak maunya, hingga ketiban rezeki ngeliat narasumber model ganteng yang pamer bodi. Uhlalaaa… sesuai dengan judul bukunya, kisah kehidupan reporter memang bikin cenat-cenut hihi *ngomong ala Smash. Yu no-w mi so wel-lah!*

Kelebihan utama (dan sekaligus jadi bumerang) buku bergenre komedi semacam ini adalah... hasil akhir dari kisah-kisah yang disajikan sangat berpengaruh dengan kondisi psikis pembacanya. Artinya, hal-hal lucu yang mungkin diniatkan untuk memancing gelak tawa bisa jadi tereksekusi biasa-biasa saja. Sebaliknya, hal-hal yang biasa bisa jadi berakhir lucu takkala pembaca merasa bagian itu cukup laik untuk ditertawakan hahaha. Pada intinya, Cenat Cenut Reporter cukup laik memperoleh predikat PeLit komedi :)
Profile Image for putya.
20 reviews
November 15, 2021
Buku pertama yang dibeli saat liburan berkunjung ke Surabaya. Cukup menghibur buatku yang ngga tau harus ngomong apa sama kerabat dalam bahasa Jawa saat itu
Profile Image for Hani Mahdiyanti.
217 reviews37 followers
July 31, 2015
buku ini berisi cerita-cerita seputar kerjaan reporter yang bikin ngakak. pas banget waktu butuh sesuatu yang menghibur. padahal ada beberapa cerita yang menceritakan keapesan si tokoh, tapi tetep aja ketawa. berasa kejam karena ngetawain kesusahan orang. tapi di balik itu, buku ini juga memberi semangat kalau ada hal yang bisa diambil hikmahnya dari tiap kejadian yang dialami sehari-hari.
2 reviews
September 26, 2014
Sama-sama pernah menjadi reporter tapi sepertinya pengalaman memalukan mbak Wuri dkk lebih sadis. Dua jempol deh untuk para reporter yang bisa bertahan. Buku ini cocok banget untuk panduan reporter pemula agar tidak terjebak di "kemaluan" dan teman kocak bagi sesama reporter.
53 reviews
March 11, 2016
Pertama baca kurang ngeh sama komedinya secara saya bukan anak liputan.
Kesini" ketawa ngakak ga berhenti.
Yang bikin salut sama Kak Wuri ini penulisannya yang padahal biasa" aja. ga lebay kayak novel komedi lain, tetapi sukses mengundang tawa ☺
Profile Image for Rahmi Aziza.
Author 1 book1 follower
August 11, 2014
kocaak, menginspirasiku buat bikin cerita tentang kerjaanku dulu jugaak
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.