Nod’s Limb, sebuah novel karangan Charles Ogden ini merupakan salah satu dari kumpulan kisah kenakalan Edgar dan Ellen, adik kaka yang tidak mengetahui dimana dan seperti apa orang tua mereka. Kisah petualangannya dimulai saat Edgar dan Ellen meluncurkan aksi kenakalannya saat syuting berlangsung di belakang pabrik lilin, dengan menyalakan mobil dan membiarkannya berjalan sendiri tanpa pengendara. Dan tanpa sengaja sang aktor kota Black Glide berhasil menemukan secarik kertas coklat kuno dengan tali emas di balik lukisan Augustus Nod yang ia tabrak. Surat tersebut merupakan pesan yang ditinggalkan sang pendiri kota sebagai surat wasiat. Ia menuliskan teka-teki yang sekiranya dapat dipecahkan bagi seorang Nod sejati. Dan teka-teki tersebut mengarah pada beberapa potongan emas yang sempat ia sembunyikan.
Kota Nod yang terkenal akan kedamaiannya, berubah menjadi kota dengan penuh ketegangan setelah ditemukannya surat wasita tersebut. Semua warga kota berlomba-lomba ingin menjadi ahli waris dari pendiri kota dan mendapatkan potongan emas yang tersembunyi.
Menanggapi hal tersebut Edgar dan Ellen tidak tinggal diam, mereka juga berusaha memecahkan teka-teki tersebut dan berusaha untuk mendapatkan potongan emasnya. Yang mereka harapkan, dengan potongan emas tersebut mereka bisa mendapatkan kembali rumah mereka dan juga mengobati peliharaan mereka (Pet) yang kini sedang sekarat.
Novel Edgar dan Ellen dengan judul Nod’s limb ini merupakan edisi ke-6 dari kisah Edgar dan Ellen karangan Charles ogden ini sungguh novel yang sangat mengesankan, dengan petualangan dan misteri penuh tanya. Seperti kisah-kisah Edgar dan Ellen dalam novel karya C. Odgen lainnya, ia bisa membuat pembaca penasaran akan kisah kenakalan adik kaka tersebut. Selalu penuh dengan misteri dan juga petualangan serta akal cerdik dari Edgar dan Ellen.
Pada awalnya, pembaca bisa saja tidak mengerti mengenai jalan awal cerita, karena bahasanya yang berupa bahasa terjemahan dan baru mengenal akan karakter dan semua latar yang ada (bagi pembaca yang baru membaca edisi ke enam ini). Namun, tidak perlu khawatir, dan tak perlu menyerah dan berhenti membacanya. Karena semua kisahnya akan menjadi sangat menarik di tengah perjalanan.