Jump to ratings and reviews
Rate this book

A Werewolf Boy

Rate this book
Cinta adalah bahasa pertama yang dikenalnya

Sepanjang malam aku menunggu matahari terbit di luar jendela
Karena begitu pagi tiba, aku bisa bertemu dengannya
Terima kasih karena menggenggam tanganku
Terima kasih karena menatap mataku
Terima kasih karena kau yang kunanti-nanti akhirnya tiba di sini
Sepanjang hari aku menunggu bulan muncul di langit
Karena begitu malam tiba, aku bisa berbicara denganmu
Jangan lupakan janji kita
Jangan lupakan rahasia kita
Jangan lupakan betapa jantungku berdebar keras
Ketika menatap matamu
Betapa aku mencintai senyummu

Diangkat dari film melodrama paling sukses di Korea, A Werewolf Boy menceritakan kisah menyentuh Cheol Soo (diperankan Song Joong Ki) dan Kim Sooni (diperankan Park Bo Young). Cheol Soo yang selalu bertindak mengikuti naluri serigala, pelan-pelan berubah ketika diperkenalkan pada cinta oleh Kim Sooni. Akankah kisah mereka menemukan akhir bahagia?

208 pages, Paperback

First published October 31, 2012

24 people are currently reading
379 people want to read

About the author

Kim Mi Ri

1 book7 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
135 (50%)
4 stars
68 (25%)
3 stars
41 (15%)
2 stars
14 (5%)
1 star
12 (4%)
Displaying 1 - 30 of 44 reviews
Profile Image for Winna.
Author 18 books1,967 followers
April 28, 2013
Sebenarnya membaca bukunya karena sudah nonton dan suka dengan filmnya. Membacanya merasa seperti melewati kembali adegan-adegan filmnya, dan bisa dibilang buku ini 100% sama dengan film, karena ditulis berdasarkan film, bukan sebaliknya. Hanya saja ada beberapa perasaan karakter yang lebih jelas tereksplorasi di sini.

Bahasanya (terjemahannya pun) mengalir, sederhana dan tidak berbelit-belit. Ada sedikit typo yang membuat bingung, tapi keseluruhannya menarik dan enak dibaca.

Love the movie, love the book :)
Profile Image for Kevin.
129 reviews20 followers
March 13, 2015
A Werewolf Boy by Kim Mi Ri (translated by Kimchi Press) was an interesting novel (or novelization). I haven't watched the movie yet, but this book got my attention.

Aesthetics:
The cover of this book is really stunning and that piqued my interest to give this book a shot. The illustration is just cute and it sets such a beautiful tone for the book.


Characters:
Truthfully I was really annoyed with Suni (the MC). I don't know if it is how the book was translated, but I just didn't connect with her on any level. She was bossy, rude and just bland.

Cheol-Su was interesting and I hoped that the book (or the movie) kind of dealt with how he came to be. It could have elaborated more on how he was created (I know that there were hints, but c'mon I needed more).

The rest of the ensemble fell flat.

Story:
The plot was really simple and easy to get into, which was something I found enjoyable.

Writing:
The writing or, to be more accurate, the translation of this novel wasn't spectacular. As I mentioned, it was flat and bland.

Emotional Impact:
There is only one moment in the book I felt a glimmer of emotion and that was the ENDING. Aside from that, nada.

To Sum It All Up:
I still enjoyed reading the book, but I wish it could have been more heartfelt.

Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews297 followers
August 21, 2014
Film melodrama paling sukses di Korea. Embel-embel itu yang membuat saya sangat penasaran ingin membaca buku ini, selain cerita utamanya tentu saja, kisah cinta antara manusia serigala dan gadis biasa :D. Awal-awal baca saya jadi teringat akan buku yang bertema sama, Shiver by Maggie Stiefvater (yang sangat saya tunggu kelanjutan terkemahannya).


Karena penyakit TBC, Kim Sooni menjadi berbeda, dia tidak bersekolah dan keluarganya harus pindah ke desa terpencil yang berudara sejuk agar penyakitnya tidak bertambah parah, bersama ibu dan adiknya, mereka tinggal di sebuah rumah yang diberikan oleh sahabat mendiang ayah. Di rumah itulah pertama kali Sooni bertemu dengan anak yang berpenampilan seperti gelandangan, yang dia temui di sebuah gubuk di belakang rumahnya. Awalnya Sonnie membenci anak lelaki itu karena penampilannya yang sedikit menakutkan, tidak pernah bicara dan makan banyak. Karena kasihan, ibu Sooni merawat dia sama seperti yang anaknya yang lain, dia seperti anak yang ditelantarkan, toh dikeluarga mereka semuanya perempuan, ibunya merasa perlu ada pelindung. Lelaki aneh bermata kebiruan itu diberi nama Cheol Soo.

Penilaian Sooni terhadap Cheol Soo berubah ketika dia menolong sewaktu diganggu Ji Tae, anak sahabat ayahnya, yang menganggap kalau Sooni adalah miliknya. Karena tidak bisa menulis dan berbicara, Sooni melakukan pendekatan terhadap Cheol Soo seperti melatih anjing, dan dia berhasil menjinakkannya. Cheol Soo juga pernah menolong keluarga Sooni ketika ada balok baja yang mau menimpa mereka ketika berada di pasar, dia memeluk mereka sehingga dialah yang terkena balok baja dan tidak terjadi apa-apa padanya. Sejak saat itu mereka tahu kalau Cheol Soo bukan manusia biasa dan menjadi dekat, menjadi sebuah keluarga.Tanpa kata, Cheol Soo sedikit demi sedikit mulai mengerti kalau keluarga Sooni sangat berarti untuknya.

Tapi masalah tidak sampai disitu saja, rupanya sejak Cheol Soo menolong Sooni dia jadi dendam, terlebih dia melihat adanya perubahan terhadap Cheol Soo ketika marah, ketika Ji Tae membawa preman untuk memukulinya. Dia membeberkan kalau Cheol Soo adalah monster kepada penduduk desa tapi tidak ada yang percaya. Kemudian dia mulai menyelidiki siapa Cheol Soo dari sebuah surat yang dia temukan ketika Sooni membersihkan gubuk Cheol Soo.

Sebelum ditempati keluarga Sooni, rumah di desa terpencil itu dulunya milik seorang profesor yang sedang melakukan penelitian. Dia ingin menciptakan tentara yang kuat, penelitian itu dilarang karena melibatkan percobaan manusia, yang melanggar etika dan moral.

Usaha Ji Tae membuahkan hasil, berkat penyelidikannya terhadap masa lalu Cheol Soo dan berkata kalau dia menculik Sooni, anggota militer datang dan mengurung Cheol Soo. Sooni takut terjadi apa-apa dengan Cheol Soo, dia menyuruhnya pergi jauh dan dia sendiri memilih meninggalkan Korea. Sampai 47 tahun kemudia, dia kembali lagi.

Bagian yang membuat saya terharu:
Cheol Soo membelai wajah Sooni dengan kedua tangan dan membuka mulut.
"Ti...dak."
Sooni terkejut mendengar Cheol Soo berbicara dengan jelas untuk pertama kalinya.
"Tetap sama... tangan... mulut...mata... Sekarang juga... cantik," kata Cheol Soo dengan mata berkaca-kaca. "Aku... sangat... rindu... padamu."
Buku Korama tercepat yang saya baca, karena alurnya juga cepat, diceritakan dari sudut pandang orang pertama dan flashback, sedikit membuat penasaran dengan apa yang terjadi di masa lampau, ada bagian yang membuat terharu tapi saya nggak suka endinya :(

Cinta bisa membuat seekor hewan pun patuh kepada majikannya, seperti itulah yang dilakukan Sooni, dia melakukan dengan cara yang berbeda agar bisa berkomunikasi dengan Cheol Soo. Berkat perhatian keluarga Sooni pun Cheol Soo luluh, dia punya insting melindungi. Kalau dari segi karakter Sooni tidak selemah kondisinya, bahkan dia juga berani untuk melindungi Cheol Soo balik walau berakhir perpisahan bagi mereka. jangan tanya gimana karakternya Cheol Soo, flat, hahaha karena ya dia hanya bertindak, tapi tanpa bicara pun bisa ketahuan kok kalau dia sayang sama keluarga Sooni. Kalau dari segi cerita sebenernya biasa, apalagi werewolf, fantasy barat seabreg cerita ceperti ini, namun versi Asia ternyata nggak terlalu mengecewakan walau banyak banget bagian klise.

Buku ini diadaptasi dari film yang berjudul sama, dibintangi oleh Song Joong-ki (Cheol Soo) dan Park Bo-young (Sooni). Karena saya nggak Korean addick, sebelumnya saya belum pernah melihat korama atau film yang dibintangi mereka berdua. Kalau dari menonton trailer filmnya, saya rasa feelnya dapet banget. Saya jadi pengen nonton film yang rilis pada 31 Oktober 2012 dan sebelumnya pernah diputar di 2012 Toronto International Film Festival dan busan International Film Festival, sejak itu, film ini dinobatkan sebagai film melodrama paling sukses di Korea


Buku ini saya rekomendasikan bagi pecinta Korea dan tentu saja bagi pecinta fantasy romance :)

3.5 sayap untuk bahasa cinta.

review di http://kubikelromance.blogspot.com/20...
Profile Image for Jessica Ravenski.
360 reviews4 followers
April 17, 2013
*nyiapin ancang-ancang buat nulis review*

Review ini saya buat untuk buku & film-nya sekaligus (padahal udah buat di blog).

Sejujurnya saya udah nonton filmnya. Kenapa saya nonton film ini? Faktor utamanya karena lead actor-nya itu Song Joong Ki, aktor Korea yang sangat saya suka.

Setelah membandingkan dengan film-nya, saya rasa ga beda jauh kok. Bahkan ada beberapa bagian yang dijelaskan lebih mendetail. Banyak yang menyebut film A Werewolf Boy ini sebagai Twilight-nya Korea. Menurut saya film & buku ini sangaaaaaat bagus dan berhasil ngebuat saya nangis (terlepas dari Song Joong Ki-nya loh).

Jadi, buku & film ini menceritakan tentang seorang wanita tua bernama Kim Soo Ni yang menetap di Amerika, mendapat telepon bahwa ia harus kembali ke Korea. Sesampainya di Korea, ia dijemput oleh Eun Joo (diperankan oleh Park Bo Young), cucunya. Soo Ni pun pergi ke rumah di desa terpencil, tempat di mana ia menghabiskan masa mudanya bersama seorang manusia serigala yang bernama Cheol Soo (diperankan oleh Song Joong Ki). Singkat cerita, ia bernostalgia masa mudanya.

Soo Ni muda (diperankan Park Bo Young juga), bersama ibu dan adiknya pindah ke suatu rumah di desa terpencil. Rumah itu adalah milik Ji Tae (diperankan Yoo Yeon Seok), anak mitra bisnis almarhum ayah Soo Ni yang angkuh. Alasan keluarga Soo Ni pindah ke rumah itu karena dokter berkata bahwa Soo Ni bisa mendapat udara segar yang bagus untuk penyakit TBC yang dideritanya.

Soo Ni sendiri tidak terlalu senang atas kepindahannya ke desa ini dan ia juga pesimis terhadap dirinya sendiri. Di malam hari, ia mendengar suara aneh dari gubuk/gudang di samping rumah mereka. Saat Soo Ni menghampiri gubuk itu ia malah ketakutan dan kembali ke rumah ditemani ibu dan adiknya.

Di pagi hari, ketika ia dan ibunya sedang menjemur pakaian, mereka melihat sosok laki-laki berpenampilan seperti gelandangan yang kelaparan dan tak terurus. Karena ibu Soo Ni tidak tega untuk menelantarkannya, anak laki-laki itu pun tinggal di rumah mereka. Soo Ni sangat tidak senang dengan keputusan ibunya, apalagi setelah tahu kalau kelakuan laki-laki itu condong terlihat seperti binatang ketimbang manusia.

Namun lama kelamaan, perasaan Soo Ni mulai berubah. Dimulai dari ibunya yang memberikan nama Cheol Soo untuk anak laki-laki itu, sampai Soo Ni berniat untuk menganggap Cheol Soo sebagai hewan peliharaannya sendiri. Ia mengajari Cheol Soo bagaimana cara menulis, berbicara, bahkan menyanyikan lagu untuk Cheol Soo.

Suatu insiden dimulai ketika Ji Tae berusaha berbuat jahat kepada Soo Ni. Cheol Soo yang marah melihat Soo Ni diganggu, langsung berubah wujud menjadi serigala. Karena Ji Tae diserang oleh Cheol Soo, ia melapor kepada polisi. Namun ketika polisi bertanya kebenaran laporan Ji Tae kepada Soo Ni, ia malah menutupi apa yang sebenarnya terjadi pada Cheol Soo. Berbagai cara dilakukan Ji Tae untuk memisahkan Soo Ni dan Cheol Soo.

Berhasilkan Ji Tae memisahkan mereka berdua? Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya? Baca & tonton kisah selengkapnya di buku & film A Werewolf Boy ;)

---

Ngga ada kesulitan sedikit pun dalam membaca bukunya, mungkin karena saya udah ada bayangan tokoh-tokohnya. Ada bagian yang tidak ada di film, tapi ada juga bagian yang ada di film. Saling melengkapi menurut saya. Dan menurut saya bagi yang mau baca & nonton filmnya harus nyediain tissu karena banjir air mata. Setidaknya, itu saran dari beberapa teman saya yang udah nonton film ini, termasuk saya juga sih.

Sekian mungkin review saya untuk buku ini. AKhirnya impian saya untuk menjadi reviewer pertama buat buku ini terwujud (:

Dan bagi yang penasaran dengan film & beberapa scene di filmnya bisa cek review film A Werewolf Boy di blog saya -> http://rvchikacool.blogspot.com/2013/....

Totally, love this book so much! <3 <3
Profile Image for Aiza Melorins.
126 reviews9 followers
May 24, 2018
okay, so Im not really a fan of novels like this. You will normally see me reading Sci-Fis, or Thrillers or Love stories and Poetry. But I was too hang-up with Perfect by Ellen Hopkins that I had to read something that is easy-read. I checked my shelves again and found i havent read this book I bought back in 2016. I was quite agitated reading this before cos it looked boring but decided to read it until
Now just to find out that it was really is boring. The writing is okay, but couldve done better. This is the only boook ive ever read that I wanted to be over right away. Its like a story you can find on wattpad. Not happy at all.
Profile Image for Loraine.
4 reviews
December 15, 2017
(Book Translated by Kimchi Press) This book is great especially for young adults. The story is really simple yet heartbreaking the only thing I didn't like about this book is the writing. I'm not a writer myself but the writing is not the best. It doesn't show any emotions or stuff like that and the writing is so plain. But overall, I really liked the book and would recommend it to people who likes science fiction and teen fiction combined.
Profile Image for Anya.
9 reviews
February 9, 2023
I had read this book any years ago when junior high school I guess. I’m not buy it, but in my dorm, my senior have this book and allowed me to read it.

And, i love this book, I read this book before I watch the film by the way, so when I watch the film, I can heared every conversation in the novel, I remembered every moment in the novel, I enjoyed the visualisation. i think it’s so wonderful when I watched the film after read the book at first.
4 reviews
April 12, 2024
First novel korea yang aku baca, sebelum nonton filmnya udah suka sama novel nya, baru lanjut ke film. Semua hampir sama namun ada beberapa yang berbeda tapi ngga mengurangi sesuatu hal apapun. Kisah pertemuan dan penantian yang bikin melow. Sedih baca novel nya karna terhanyut dalam kesepian cheol soo yang nungguin soo ni.
Profile Image for 1128_XXXX.
13 reviews
July 14, 2021
I probably read this like 8 years ago yet the pain is still fresh when I think about it 🥲 it was really easy to read it’s not a masterpiece but it just has that special place in my heart it was one of the first books I’ve started to read before I really became a “bookworm” ( well not anymore)
2 reviews
December 26, 2019
This is so freakin' good, cried a lot even though I have watched the movie. Read this if you haven't!
Profile Image for Ariel.
19 reviews
April 9, 2020
I think if I watched the movie I would be satisfied somehow than on the book.
Profile Image for 直子.
55 reviews2 followers
January 20, 2022
to be honest the cover got my attention so much but my expectation not really high and TURNS OUT it was one of the best book ive ever read. im so emotional reading this book bye
Profile Image for Hobby.
1,062 reviews2 followers
August 12, 2013
Judul Asli : A WEREWOLF BOY
Text Copyright © 2012 Kim Mi Ri
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Juliana Tan & Iingliana
Cetakan I : April 2013 ; 208 hlm
Rate : 3,5 of 5

Sepanjang malam aku menunggu matahari terbit di luar jendela
Karena begitu pagi tiba, aku bisa bertemu dengannya
Terima kasih karena menggengam tangnku
Terima kasih karena menatap mataku
Terima kasih karena kau yang kunanti-nanti akhirnya tiba di sini
Sepanjang hari aku menunggu bulan muncul di langit
Karena begitu malam tiba, aku bisa berbicara denganmu
Jangan lupakan janji kita
Jangn lupakan rahasia kita
Jangan lupakan betapa jantungku berdebar keras
Ketika menatap matamu
Betapa aku mencintai senyummu

Alkisah di sebuah tempat terpencil di Korea, hidupnya seorang pria, seorang ilmuwan, menyendiri, tak pernah berhubungan dengan siapa pun termasuk tetangga terdekat yang hanya segelintir. Ia menjalani kehidupan pribadi yang sunyi dan sepi hanya ditemani kawanan serigala yang dikurung dalam sebuah gubuk di dekat rumahnya. Hingga pada suatu hari, tepatnya di awal musim gugur tahun 1963, mendadak sang ilmuwan terkena serangan jantung dan tewas tanpa ada seorang pun di sisinya, meninggalkan warisan serta rahasia yang tak diketahui oleh siapa pun.

more about this book, just check my review at here :
( http://asian-literature.blogspot.com/... )
Profile Image for Rahayu Adriani.
Author 5 books6 followers
November 18, 2014
Cinta adalah bahasa pertama yang dikenalnya

Sepanjang malam aku menunggu matahari terbit di luar jendela
Karena begitu pagi tiba, aku bisa bertemu dengannya
Terima kasih karena menggenggam tanganku
Terima kasih karena menatap mataku
Terima kasih karena kau yang kunanti-nanti akhirnya tiba di sini
Sepanjang hari aku menunggu bulan muncul di langit
Karena begitu malam tiba, aku bisa berbicara denganmu
Jangan lupakan janji kita
Jangan lupakan rahasia kita
Jangan lupakan betapa jantungku berdebar keras
Ketika menatap matamu
Betapa aku mencintai senyummu

Diangkat dari film melodrama paling sukses di Korea, A Werewolf Boy menceritakan kisah menyentuh Cheol Soo (diperankan Song Joong Ki) dan Kim Sooni (diperankan Park Bo Young). Cheol Soo yang selalu bertindak mengikuti naluri serigala, pelan-pelan berubah ketika diperkenalkan pada cinta oleh Kim Sooni. Akankah kisah mereka menemukan akhir bahagia?

Sebenarnya karena ketidak sengajaan saja saya membeli novel ini.
Tapi setelah membaca halaman demi halaman, feelnya benar2 dapat !
Karena penasaran dan ingin menyamakan dengan novelnya, akhirnya memilih untuk menonton filmnya. Dan, saya merasa seperti masuk dalam setiap lembaran yang pernah saya baca dalam novel ini ketika menonton filmnya.

Benar juga jika "A Werewolf Boy adalah Twilight versi Korea".
Walau terdapat banyak perbedaan tentunya...
Profile Image for Shaine.
8 reviews3 followers
March 11, 2015
/hugs book/
I really really really love this story. I've watch the movie because it was Song Joong Ki. (Yeah, sometimes I watch movies because of my favorite artist) and I'm not disappointed! Love the plot, the characters, the twists the comedies, literally everything! So when I found an English translation of this book, I bought it without second thoughts. And like the movie, I was not disappointed too.
About the author's writing style I can't say much for what I've read is a translated one. But if it's translated literally (I don't mean literally as in literal, because the verbs comes first before its subject in Korean sentence structure. I mean that literal, no cuts or the only thing they edit was the structure) then it's somewhat thumbs up for me. Well, it's not that hard to read, but maybe if you are somewhat an enemy of grammatical errors and such, I don't know if you would like this translation.
I like the build up of the characters. From Suni and Cheol-Su to all the minimal characters. The way they changed throughout the story.

All in all, I recommend everyone to read this (btw, what I've read is the translated version which was released by Kimchi Press, an imprint from Summit Books here in the Philippines) or if the country you lived in doesn't have a translated version of this book. Please watch it. It's really worth the time.
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
May 20, 2013
"Tapi walaupun 50 tahun sudah berlalu, kenangan rumah ini tetapi tak terlupakan. Rumah tempat insiden itu terjadi. Insiden yang telah dilupakan, bukan, yang berusaha dilupakannya seiring berlalunya waktu, seiring pertumbuhannya dari gadis kekanak-kanakan menjadi wanita dewasa. Seolah membuka kembali album lama, Kim Sooni teringat kembali pada kejadian saat itu."

Tahun 1965, keluarga Kim Sooni pindah ke pedesaan karena tubuh Sooni yang lemah disebabkan oleh TBC. Di tempat itu ada juga seorang lelaki bernama Ji Tae - yang Ayahnya adalah teman baik Ayah Sooni dan membuat keluarga Sooni bisa tinggal di rumah baru mereka. Ji Tae adalah seorang lelaki yang licik dan kurang ajar. Selama ini ia bisa mendapatkan gadis manapun karena kekayaannya, tetapi lain halnya dengan Sooni. Oleh karena itu Ji Tae semakin berkeras untuk mendapatkan gadis itu. Rumah baru Sooni sebelumnya ditinggali oleh seorang profesor yang memelihara serigala, akan tetapi kemudian meninggal karena serangan jantung. Tidak perlu lama bagi Sooni untuk menemukan serigala tersebut, yang ternyata adalah seorang lelaki dalam wujud manusia....

Baca review selengkapnya di:
http://www.thebookielooker.com/2013/0...
1 review
August 14, 2015
I've watched the movie before the English version was released in the Philippines by Kimchi Press. Even though I already now what will happen in the movie, I still planned to buy it. I was so excited when I knew that they released an English version of A Werewolf Boy and immediately purchased it on Book Sale for 200 pesos.

I was a big fan of the movie but for the English version of the book, I am kind of disappointed. I can say that the book is quite expensive for 200 pesos with all those typographical, grammatical and layout errors that I saw and read. I pointed out more than 10 errors on the book! No periods, no quotation marks, ungrammatical sentences, missing prepositions etc.

I haven't read the Korean version and I am not a translation expert so I can't say something on the translation of the book from Korean to English. However, the translation of 정 씨 (Mr. Jeong) was not consistent throughout the book. Sometimes they are going to use Jeongssi, but sometimes they are going to use Mr. Jeong.

Except all the errors, I think it was still a good read if you want to be entertained and if you want to reminisce the scenes of the movie. Reading the English version makes me want to read the Korean version too. lol
Profile Image for Widya Ningrum.
22 reviews
December 27, 2015
Saya membaca buku ini sebelum saya nonton filmnya. Awalnya penasaran karena ini termasuk film yang digembar-gemborkan kala itu oleh para pecinta hallyu wave. Berhubung di kota saya tidak ada Blitz ketika film ini hadir dan bukunya nampang di Toko, saya pun mengambilnya.

Awal-awal baca saya menikmatinya sebagai bacaan ringan. Bahasanya tidak bertele-tele dan tidak terlalu banyak penjelasan latar, tapi tidak membuat alur terasa cepat. Namun, begitu mencapai klimaks, saya tidak tahan untuk tidak menamatkan buku.

Air mata saya sukses keluar ketika membaca adegan si Gadis dan si Werewolf Boy bertemu kembali setelah bertahun-tahun berpisah. Bagaimana si Werewolf Boy (Saya rada lupa namanya karena saya baca ini sudah lama sekali) tetap menunggunya. Meminta sang Gadis untuk membelai kepalanya ketika ia berhasil membaca. Bagaimana si Gadis sudah tua sementara ia masih muda.

After All, buku ini cocok dibaca ketika ingin menjernihkan pikiran karena tidak sulit dipahami. Ini adalah buku yang mengajarkan tentang kesetiaan dan cinta

Bagaimana dengan film? hmm... saya justru tidak menangis ketika menonton filmnya. Baik ketika sang Gadis menyuruh Werewolf boy untuk pergi maupun ketika mereka bertemu kembali...
Profile Image for VeenAuthor.
58 reviews1 follower
July 15, 2013
Alur cerita di novel ini tidak jauh berbeda dari movienya itu sendiri. Oleh karena itu, saya yang sudah menonton movienya terlebih dahulu dibanding membaca bukunya, sudah mengetahui adegan tiap adegan dan alur ceritanya sendiri. Namun, tentu menonton dan membaca mempunyai perbedaan yang signifikan. Dimana, saat menonton movienya, saya merasakan perasaan Sooni dan Cheol Soo melalui akting para pemainnya yang patut diacungi jempol. Sedangkan, untuk novelnya, saya dibawa larut dalam keharuan mendalam melalui tulisan yang mengalir. Tidak banyak quote-quote yang menarik perhatian saja. Hanya saja, buku ini, seperti pelengkap. Jujur, banyak sekali yang saya baru "ngeh" setelah membaca novelnya. So.. 5 bintang untuk Sooni dan Cheol Soo yang tidak pernah saling melupakan namun juga tidak bisa bersama.. ^^
Profile Image for Maria.
262 reviews22 followers
April 14, 2015
I've seen the movie first. I know I'm bad, right? But you can't blame me, they only translated the book a few months ago so there's no chance for me to read it first.

So, with that said, I recommend to watch the movie instead unless you know how to read Hangul and have the book on that original language, then maybe you can try reading it first. I can't say because the translated version sounds so dull!

The thing is, I didn't enjoy reading it. Maybe the translation was just bad or the narration is so shallow. This version has lots of grammatical error too. The editor clearly didn't do well. However, I like the cover art. That's one reason why I bought this book and the only reason why I finished reading it was because the movie did well! Seriously, if you haven't seen the movie then do it! It was amazing and Joong Ki's performance is unbelievably good!

Profile Image for Kara.
628 reviews17 followers
January 27, 2015
I honestly loved the movie than the book, or maybe because the translation made was just really not. . .errr. But then, remembering how much I cried watching the movie, it was stupid I end up crying reading on that KAJIMA part too in here, wtf.

Outside the window, I've been waiting for the sunlight
to come down from the nightime.
Because when the morning comes I can see that person.
Thank you for taking my hand.
Thank you for looking into my eyes.
Thank you. I was longing for you, and you came like this,
In the sky was born Mr. Moon, whom we've waited for the whole day.
Because when the night comes, I can talk with you.
Do not forget our promise.
Do no forget our secret.
Do not forget the sparkling in your eyes.
And how fast my heart did run.
And how much I love to see your smile.
Profile Image for Hadissa Primanda.
242 reviews3 followers
December 30, 2013
karena ditulis berdasarkan film yang sudah dirilis, maka tidak ada perbedaan cerita antara buku dan filmnya. hanya pada bagian awal yang punya urutan berbeda.

membaca buku ini seakan mendengar seseorang menceritakan kembali isi film dg bahasa yang lebih sederhana. hanya saja saya merasa buku ini terkesan kosong karena bahasanya yang ringan dan tidak ada tambahan apapun. namun, ada beberapa detail terutama emosi dan perasaan yang lebih dimengerti saat membaca buku.

saya suka dengan ide ceritanya, kisah cinta yang tulus dan tidak dramatis. bagian akhir adalah bagian favorit saya. mengharukan meskipun tidak bisa dibilang sad ending, namun adalah penyelesaian yang baik dan tidak dibuat.

i love both of book and film. :)
Profile Image for Ridha U. Rizky.
4 reviews
February 2, 2014
Jujur, ini pertama kalinya aku nulis review untuk novel yang pernah aku baca dan "A Werewolf Boy" ini yang pertama.
Sebenernya kepngen baca novel ini tuh gara-gara nonton filmnya yang asli sumpah bikin galau semalaman saking "ga happy" banget endingnya. Awalnya aku kira film itu diangkat dari novelnya, jadi aku belai-belain deh beli karena aku yakin pasti novelnya lebih menggigit. Tapi ternyata, yang ada film diangkat jadi novel, dan isinya hampir sama persis alurnya kaya di film. Agak kecewa sih, tapi tetep naksir berat sama ceritanya. Apalagi kalo pas baca novelnya keinget Joong-ki terus, wah tambah semangat.
Saran aku sih, kalo pengen baca novel ini nggak usah nonton filmnya dulu deh, ntar nggak surprise soalnya, hehe :D
Profile Image for Adissti.
28 reviews12 followers
April 26, 2013
DIambil dari mellowdrama yang ditonton berjuta-juta orang di Korea Selatan dan akhirnya dinovelkan. Yihaaaaaaa

Bintang pertama buat Oppa aku Song Joong Ki yang karenanya lah aku membeli novel ini

Bintang kedua buat Kim Sooni a.k.a Park Bo Young yang udah totalitas banget aktingnya di film

Bintang ketiga, keempat buat jalan cerita dari filmnya dan pas dibukukan itu jadi udah punya bayangan nyata.

Bintang kelima buat yang udah ngejadiin film ini dalam bentuk novel. Makasih ya! :')

Jalan ceritanya bener-bener mellow, sedih se sedih-sedihnya.
Kesetiaan Cheol Soo buat nunggu Sooni sambil terus belajar membaca dan menulis, ah terharu sekali.

Recommended !
Profile Image for Skye.
591 reviews
February 9, 2017
Read this in Chinese...

Boy the evil is strong in the villain, wanted to throttle him to death from the first page. An okay story but I really hated how the werewolf was treated
Profile Image for Vivian Lin .
13 reviews43 followers
May 16, 2016
This review is based on the movie. Since I watched the movie, i can't really read the book. Also... I dunno how to get a hold of it :D Anyways. THIS. THIS. THIS MOVIE WAS WONDERFUL. I LOVEDDDDDD IT SOOOOOO MUCH! OMG THE ACTORS!!!! This movie was so sad! I rarely cry when it comes to anything (I'm a heartless person :P) but this movie just gave me unexpected tears man! OMG.The end. I would recommend this movie (or book but i dunno how it goes) to EVERYONEEEEEEE! Nuff said.
Displaying 1 - 30 of 44 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.