Dua anak manusia yang seharusnya tidak pernah bersinggungan dalam perputaran dunia ini, dipertemukan oleh suratan takdir yan penuh sandiwara dan rencana.
Kiara dan Joshua seharusnya tidak pernah bertemu, mereka ada di dua dunia yang berbeda sebelumnya Joshua merasa nyaman dengan kesendiriannya dan Kiara sibuk dengan masa lalunya yang kelam.
Tetapi ketika takdir berkehendak, mereka tidak bisa menghindar dan kemudian, Joshua mengambil kesempatannya bersama Kiara untuk menyusun sebuah sandiwara kejam, demi membalas dendam kepada orang-orang yang pernah menyakitinya
"Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (Mama, Anak Semua Bangsa, 84)- Pramoedya Ananta Toer -
Beda banget dari 4 cerita pertama yang saya baca (A Romantic Story About Serena, dkk). Crush In Rush tak ada adegan erotis sama sekali. Yang ada kisah cinta yang lembut dan sabar (?). Tapi tetap saja emosinya mengaduk-aduk perasaan (tentang latar belakang kedua tokohnya yang "sepi"). Ceritanya juga cukup memuaskan.
PS: dan tampaknya memang tokoh pria tak jauh-jauh dari sosok yang posesif dan cemburuan, haha! ;)
Sebenernya sih ceritanya klise... cuma.... penggambaran karakter Jason banyak mengingatkanku pada seseorang.... jadi yah bintang 5 aja.. buat melepas kesesakan di hati ini.... ^.*
hanya butuh waktu sehari untuk membaca setiap karangan santhy agatha, buku ini tidak seperti karangan santhy yang lainnya, buku ini sedikit berbeda. saya rasa kurang romantis.
This entire review has been hidden because of spoilers.