Terpilih sebagai satu dari tiga buku nonfiksi terbaik tahun 2007, versi Ruang Baca Koran Tempo (tanggal 30 Desember 2007). ____________
"...menggunakan PowerPoint itu seperti menaruh AK-47 yang terkokang di atas meja: kita bisa melakukan hal-hal yang sangat buruk dengan [benda] ini." --Peter Norvig, Direktur Riset Google
Ruang rapat yang gelap. Slide yang penuh sesak oleh bullet point. Huruf-huruf yang terlalu kecil. Atau terlalu gelap. Dengan latar belakang yang terlalu ramai. Teks dan gambar yang berputar-putar. Musik yang mengganggu. Atau bahkan mencuci otak. Presentasi sering kali menjadi peperangan antara penyaji yang tidak kompeten melawan hadirin yang ingin kabur. Korban yang gugur dalam peperangan ini akan bergabung dengan para penyaji untuk melakukan kesalahan yang sama. Dengan kata lain, semakin lama kita berdiam diri terhadap berbagai presentasi yang membosankan, para pelakunya akan semakin bertambah.
Cukup sudah! Manfaatkanlah panduan dan tips dalam Tujuh Dosa Besar (Penggunaan) PowerPoint (7DB PPT) melawan balik! Selain itu, buku ini juga berguna bagi mereka yang belum sadar untuk bahwa presentasi yang mereka sajikan justru menyulitkan orang lain untuk mengerti. Atau bagi para pembicara yang ingin mengetahui lebih dalam tentang penyusunan materi presentasi yang efektif.
"...mulai dari bagaimana menghilangkan boredom alias kebosanan, mengukur waktu yang tepat sehingga presentasi bisa berjalan dengan efisien tanpa membuang-buang waktu, penguasaan 'panggung', sampai dengan menyajikan presentasi yang membangkitkan rasa ingin tahu audiens... Tidak salah lagi, buku ini adalah satu-satunya yang akan menemani saya ketika mengalami kebuntuan dalam merancang dan merangkai presentasi PowerPoint." --Jennie S. Bev, pembicara dan entrepreneur
7DB PPT bukanlah sekadar buku how-to. Ia mengajak pembacanya untuk membuka pikiran dan melihat kembali bagaimana orang-orang sering menyalahgunakan PowerPoint dalam praktik presentasi. Pengguna PowerPoint, Impress, Keynote, maupun software penyaji presentasi lainnya akan dapat menggunakan panduan praktis serta menghibur dalam buku ini untuk menyusun serta menyajikan presentasi secara kuat dan efektif.
"Buku ini bukan hanya tentang PowerPoint tapi lebih ke cara presentasi yang efektif dan menarik. Jika Anda seorang pembicara, dosen, manager, calon pembicara, calon dosen, maupun calon manager, buku ini sangat layak Anda baca." --Samuel Prakoso, mantan pelaku 7 dosa besar
(Click "...more" and scroll down for the English version.)
Isman H. Suryaman adalah penulis humor dan komedian yang mengandalkan humor pengamatan.
Ia menerbitkan buku pertamanya, Bertanya atau Mati, sebuah kumpulan esai humor, pada September 2004. Karya-karyanya setelah itu, selalu mengandung komedi. Bahkan buku ketiganya, 7 Dosa Besar Penggunaan PowerPoint, yang membahas teknik presentasi pun tetap memuat humor. (Buku ini dipilih menjadi 1 dari 3 buku nonfiksi terbaik tahun 2007 versi pembaca Ruang Baca Koran Tempo.)
Pada Ubud Writers and Readers Festival 2007, Isman terpilih sebagai salah satu penulis tuan rumah. Bertanya atau Mati bahkan disebut-sebut di kalangan panitia seleksi sebagai "Parasit Lajang versi Laki". Dalam festival sastra bergengsi ini, Isman menjadi salah satu panelis dalam topik "The Art of Satire" dan tampil pertama kali sebagai komedian tunggal (stand-up comedian) di Jazz Cafe Bali.
Oksimoron adalah novel pertama dan buku kelimanya.
Pada tahun 2012, Isman mengundurkan diri dari posisi direktur utama sebuah perusahaan teknologi informasi untuk terjun penuh waktu sebagai penulis dan komedian.
Karya-karyanya setelah itu lebih banyak menghiasi layar kaca, antara lain Malam Minggu Miko, Lo Banget Gue Banget, Comic Story, dan Marmut Merah Jambu: The Series.
______________
"To paraphrase Lisa Snellings, I didn't make any conscious choice to do comedy. I've simply been drawn to it over and over." --Isman H. Suryaman
Isman is an Indonesian humor writer who also does stand-up and improv comedy. He likes to poke fun at himself and question things that few people care to mind. Such as: + What does it mean when your dog starts singing Nessun Dorma?
+ In wedding receptions, where do telepathic communications occur the most?
+ How can a 21-month-old baby be a good presidential candidate?
+ And when do we need to lose our weight for the sake of the world?
Bertanya atau Mati is his first book; a collection of humorous essays. From then on, his work always includes humor--even on his third book, which covers presentation techniques.
Menimbang : 7 Dosa Besar Penggunaan PowerPoint yang dijabarkan Sdr. Isman Suryaman Mengingat : Penggunaan PowerPoint dalam kehidupan kerja saya sehari-hari Memutuskan : Saya mengakui sebagai salah satu pelaku dosa dalam penggunaan PowerPoint.
Khususnya dosa : 1. Menyampaikan Poin-Poin Tanpa Cerita Sebab: Tidak hafal materi di luar kepala, alurnya dan bahan musti ada di slide!
2. Mencetak Rangkaian Slide Presentasi sebagai Handout Sebab: Peserta suka protes kalau yang ditayangkan beda dengan handout
3. Membosankan Sebab: Idem. Yang ada di slide, itulah yang disampaikan.
4. Mengukur Lama Presentasi Berdasarkan Jumlah Slide Sebab: Idem lagi, kita baca slide, jadi semakin banyak slide, semakin banyak yang dibaca, otomatis semakin lama.
5. Berlindung di balik komputer Sebab: Tidak ada asisten & tidak ada remote control untuk mengganti slide jadi alasan yang pas untuk gak jauh2 dari komputer
Dua dosa lagi sebenarnya dilakukan juga, cuma tidak signifikan saja. Tapi terus terang, setelah membaca buku ini belum tentu dosa-dosa di atas tidak dilakukan lagi... ^_^
Wow, never thought that I'll be reading a book that can be considered as 'text-book' for people with the needs to impress other people by throwing a good presentation but with a huge sense of humor thrown in. Very recommended.
A practial and very useful books, especially for those of you whose already been weighted with tonnages of presentation and already know how to properly use the software, but need jussstttt a little bit more information and know-how. This book shall be your powerful tools to conquer it all. NO SWEAT!
Btw, the author himself recommend the book for me, and I actually asked him to give it pro-bono! Hehhe..
Sebagai trainer yang 90% pekerjaannya menyampaikan presentasi dan menjadi fasilitator, buku ini bisa menjadi salah satu acuan untuk saya ikuti. Bahasanya yang simple dan tidak terlalu teknikal, membuat buku ini enak untuk dibaca. Ditambah lagi penulis juga banyak menyajikan gambar-gambar sebagai penuntun praktis yang bisa kita ikuti.
Buku serius yang mudah dipahami. Penulisnya patut diacungi jempol gajah, kalau mereka punya :DD Sekarang bagaimana caranya mempraktekkan di hadapan para dosen yang terbiasa dengan model bullets hehe