Bukannya aku tak mencintaimu lagi. Hanya saja sekarang, aku punya seseorang yang akan selalu membuatku bahagia, tertawa bersamanya, menjalani sisa hidup bersamanya. Enam tahun lalu, aku memang hanyalah seekor ulat yang menjijikan, tapi sekarang, aku telah melewati semua prosesnya, semua proses menyakitkan, semua air mata. Dan hari ini, aku sempurna menjadi kupu-kupu, kupu-kupu yang menawan.
Buku ini cukup bagus untuk penulis pemula seperti Nadine. Bahasanya mengalir seperti alurnya. Menurutku alur ceritanya nggak biasa, beda deh dari yang lain. Intinya tentang metamorfosis cinta. Udah gitu, di novel ini ngambil banyak setting cerita. Mulai dari Palembang, Singapore, Papua, dll. Quote-quote dalam novel ini juga cerdas. Suka sama analoginya.
Btw, love the cover and the tagline by Diva Press Publishers.
kritik & saranku untuk Nadine: 1. Perdalam detail setting. Ya, sebenarnya ini catatan juga buatku di novel ke-2 nanti :p 2. Romano & Nayla-mu itu karakternya too good to be true Nad (dalam artian: karakternya pintar banget), semoga di novel selanjutnya ada kekurangan di tiap karakternya ya. 3. Hmm, judul per-bab nya lebih catchy dan bikin penasaran lagi ya untuk selanjutnya. I know your weakness is in making the title. me too kok, sometime :p
3 stars yang artinya i like it :)
Belajarlah seperti lotus, Nay. Lihat saja bagaimana dia bisa membersihkan lingkungan kotor hanya dengan hidupnya. Apa dia minta ditakdirkan tinggal di lingkungan yang kotor? Tidak, Nay. Tapi dia beradaptasi dengan sempurna dan membuatnya semakin indah.
Idenya bagus, ceritanya keren. Semangat juang Nayla bagus, menginspirasi. Mampu membawa pembaca ke dalam cerita. Endingnya juga keren, semua indah pada waktunya. Hhaaaaaaa cerita yang berpindah tempat ke sana- sini, itu juga cakep. Pinter, pembaca bisa pindah-pindah tempat
Diceritakan seorang Nayla Jasmine Kirana, siswi salah satu SMA di Palembang yang menjalani hubungan dengan laki-laki dengan jarak umur yang cukup jauh. Pelindungnya, penyemangatnya: Romano. Romano adalah pekerja tambang dalam divisi environment quality control salah satu perusahaan tambang di Indonesia.
Bintang yang selalu menerangi Nayla.
Entah ada alasan apa, Romano menghilang. Tanpa kabar. Nay, panggilan untuk Nayla, berubah drastis, menjadi pribadi yang berbeda. Perubahan yang baru dalam kesendirian.
Ia berhasil menembus salah satu langkah menuju impiannya: masuk ke dalam jurusan pertambangan salah satu universitas negeri di Sumatera Selatan. Ia berjuang keras, tanpa bersosialisasi, tanpa adanya pertemanan, sampai akhirnya Putra mendekatinya.
Apakah Nay bisa berpaling dari Romano yang selalu bisa menghantuinya dengan kehadiran Putra?
Seperti judulnya, ini cerita tentang Romano dari sudut pandang Nayla, pacarnya. Dari segi karakter Romano, saya sempat merasa embrassing karena Romano sangat romantis. Dari segi bahasa, Nadine juga memaparkannya dengan diksi yang ciamik dan manis, meskipun saya sempat mengernyit di beberapa adegan dan dialog karena tidak romantis pada tempatnya. Untuk alur cerita, ada beberapa logika cerita yang sempat membuat saya merasa kurang pas. Terutama cerita tentang Nayla di masa-masanya jadi mahasiswa, yang sempat menyentak dosen dsb. Btw, saya apresiasi penuh terhadap karya Nadine, wajar kalau masih banyak yang bolong sana-sini, berharap karya nantinya akan lebih baik.
Saya memberikan bintang lima untuk novel ini. Alasannya sederhana, karena novel ini sangat menginspirasi saya.
Novel ini kaya akan analoginya yang cerdas, penuh dengan quote yang menarik, dan banyak pelajaran berharga yang bisa kita petik, terutama mengenai metamorfosis Nayla dari ulat yang menjijikkan menjadi kupu-kupu yang menawan.
“… aku siap tak merenggut kebahagiaan apa pun selama aku menjalani proses tahapan ini, sama seperti kepompong yang tak pernah makan di saat dia menjalani proses pembentukan keindahannya.”
Aku kasih 2.5 bintang. Ini pertama kalinya aku baca tulisan Nadine. Tulisannya udah oke banget kok. Tapi isi ceritanya... definitely not my cup of tea ~_~