“Rindu merengkuh jiwa, merasuk kalbu, dan mengunci pikiranku di dalamnya. Menerbangkan anganku tentang dirimu yang tak terjangkau oleh pandangan mataku. Apakah kau baik-baik saja? Aku tidak sedang baik-baik saja karena sakit merindukanmu.” -Marcus Cho-
****
Yarica Eryana, lahir di Palembang, 14 Januari 1992. Terdaftar sebagai mahasiswi kelas ekstensi STIKES Bina Husada Palembang, Jurusan Kesehatan Masyarakat. Di tengah kesibukannya yang berprofesi sebagai Bidan, ia selalu menyempatkan diri untuk menulis cerpen dan novel. Penggila warna pink ini sangat menyukai cokelat dan milkshake strawberry. Bisa dihubungi melalui, E-mail : yoonyeonhyo@yahoo.co.id, Facebook : Icha Yarica Eryana, atau Twitter : @IchaGaemGyu
Apa yang harus kukatakan tentang buku ini? Kukasih dua bintang karena penulisannya yang rapi. Yarica Eryana memang tidak perlu diragukan tentang teknis menulis. Tapi... buset bosen abis baca ini! Lompat sana lompat sini sampai lompat ke bukit bersama dora -_- Di luar... sangat jauh dari ekspektasiku dulu. Hadeeuuuhhh -_______- Tapi, kulihat yang nge-rate bagus-bagus. Ngasih bintang banyak. Nah, kalau begini, setiap begini--maksudku saat aku menilai sebuah buku ini kurang bagus sementara yang lain katanya sangat bagus--aku merasa aneh sendiri T.T Well, kayaknya waktu aku membaca novel ini juga kurang tepat. Maafkan aku cuma ngasih 2 bintang :3