Jump to ratings and reviews
Rate this book

Explicit Love Story

Rate this book
Semua orang menganggapku ahli dalam berpacaran. Bahkan, pertanyaan mendetail tentang cara berciuman dan melakukan hubungan intim juga datang menghampiriku. Sejujurnya, aku merasa sedih setiap kali pertanyaan seperti itu muncul karena sebenarnya aku adalah "tong kosong yang nyaring bunyinya". Ucapan vulgar yang keluar dari mulutku sesungguhnya adalah hasil dari pengetahuan yang kudapat melalui Internet dan majalah.

Lalu, suatu ketika... saat sedang menonton film sendirian di klub film yang kuikuti, film yang tak kuketahui judulnya itu tiba-tiba macet. Sialnya, adegan yang tampil adalah adegan dewasa yang bisa membuat malu siapa pun yang melihatnya.

Sialnya lagi, satu-satunya cara mematikannya adalah mencabut colokan kabel listrik TV yang berada tepat di belakang TV berukuran besar ini. Saat aku sedang bersusah payah memeluk TV itu untuk memindahkannya, seorang pria tiba-tiba masuk.

Mati aku! Mau ditaruh di mana mukaku?

386 pages, Paperback

First published July 1, 2013

55 people are currently reading
576 people want to read

About the author

Lee Sae In

1 book5 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
96 (25%)
4 stars
117 (31%)
3 stars
112 (29%)
2 stars
33 (8%)
1 star
18 (4%)
Displaying 1 - 30 of 57 reviews
Profile Image for Padma.
174 reviews34 followers
May 12, 2021
Mungkin karena terlalu sering nonton drama korea, apalagi novel terjemahan ini juga dibuat oleh pengarang yang menulis Personal Taste (Lee Min Hooooo), tiap adegan, dialog atau imajinasi heroine nya bisa dengan mudah dibayangkan gimana kalau diadaptasi jadi drama (ya kecuali ).

Kecuali bagian prolog yang bikin ngakak (Lee Seon masih kelas 3 SD waktu itu tapi sudah demen baca majalah eroro meski gak tau arti metafora2 porno yg dibacanya. Bisa dibilang prolog ini menceritakan asal mula dia mendapat julukannya sbg 'ahli seks') dan awal-awal yang membahas tentang '69', aku cukup bosan pada 100 halaman pertama. Persoalannya berbelit-belit dan terjemahannya yang kadang gak jelas dan kaku jadi mengurangi minatku terhadap ceritanya. Setelah Lee Seon mulai berpacaran dengan Gyu Jin yang dikenal sebagai casanova di kampus mereka, barulah ceritanya mulai mendingan. Adegan dimana kertas catatan yang berisi petunjuk tentang oral sex yang ditulis secara eksplisit oleh Lee Seon untuk temannya tapi ketinggalan terus dibaca Gyu Jin, priceless deh hahaha.

Rasanya garis besar ceritanya lebih berpusat pada bagaimana Lee Seon yang seorang pakar seks tapi ironisnya masih virgin, menemukan pacar dan melepas keperawanannya. Ditambah dengan bumbu drama kesalahpahaman akibat munculnya mantan pacar Gyu Jin, perasaan insecure si Lee Seon dll dll. Yang aku suka ya adegan sweet dan unyu ala drama korea yang dilakuin Gyu Jin untuk Lee Seon.

Yang harus kusarankan bagi siapa yang minat membaca novel ini, don't think or expect too much. Shut your brain and just enjoy the story. Jangan kebanyakan mikir kalau membaca novel ini, bisa-bisa malah emosi, seperti aku ini. Karakter Lee Seon yang plin-plan dan nggak konsisten bikin gregetan (di satu sisi bilang kalau nggak mau menganut seks bebas, eh beberapa halaman kemudian karena dirayu dikit, dia menelan ludahnya sendiri), Gyu Jin yang biarpun awalnya sangat gentleman dan perhatian tapi tetep bikin ilfeel karena dia kesannya maniak seks. Chemistry mereka yang nggak berasa, rasanya novel ini jadi kurang ber'isi'.

Secara pribadi aku nggak merekomendasikan novel ini, better nonton drama korea aja sekalian. Seenggaknya kalau nggak sreg dengan ceritanya, paling nggak masih bisa ditolerir dengan cuci mata liat aktor&artisnya (semacam *ehem..The Heirs...ehem*).
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
August 21, 2014
Sebelum kita mengulas isinya, peringatan dulu untuk yang mau baca buku ini, buku ini ada label novel dewasa jadi buat kamu yang belum cukup umur tidak saya sarankan baca buku ini :). Sejak awal kita akan disuguhkan cerita yang 'nakal', hahaha, tapi serius, buku ini kocak banget.

Lee Seon, dia adalah perempuan berumur 24 tahun yang terlambat masuk universitas, dikalangan teman-temannya dia terkenal ahli dalam hubungan pria dan wanita, tidak jarang teman-temannya meminta saran, tips dan trik agar hubungan mereka tetap harmonis. Keahliannya ini sudah dipelajari Lee Seon sedari kecil dengan membaca majalah dewasa, jadi dia tahu seluk beluk, bagian-bagian tubuh atau istilah-istilah yang sering dipakai dalam hubungan pria wanita. Puncak keahlian Lee Seon diketahui banyak orang ketika menghadiri meeting atau kencan buta bersama temannya Seon Ju yang cantik, pada saat kencan berlangsung Lee Seon mendapat telepon seorang lelaki yang mencari Seon Ju, lalu lelaki itu memberikan nomor teleponnya. Nomor telepon yang berakhiran 6969 itu mengundang tawa dan menjadi obrolan panas para lelaki yang datang. Bahkan ada yang mengajak Seun Ju melakukan 6969. Lee Seon jengkel karena perbuatan para lelaki itu merendahkan kaum wanita, dia tidak bisa diam dan hanya jadi penonton. Sebagai pembalasan, dia meminjam tangan lelaki paling pendiam di meeting tersebut dan berkata kalau ukuran tangan mereka berpengaruh juga dengan besarnya 'anu' mereka.

Setelah berbicara banyak tentang teori 69 dengan lelaki pendiam sebagai kambing hitamnya, Lee Seon langsung melarikan diri. Tidak tahunya ketika sudah berada di bus, lelaki pendiam itu mengejarnya dan ingin melanjutkan pembicaraan searah yang terputus tadi, dia ingin diajari posisi 69. Setelah mengungkapkan itu, lelaki itu gantian yang meninggalkan Lee Seon dengan berbagai pertanyaan, gimana mengajarinya???? Keesokan harinya, ada gosip (selain tragedi 69) kalau senior di kampus Lee Seon (yang juga berumur 24 tahun) yang bernama Ma Gyo Jin yang terkenal di klub baru pulang dari wajib militer dan melanjutkan studinya, seseorang yang tidak hanya menarik tapi juga pandai memikat hati wanita. Dia dijuluki Ma Gyo Ju, salah satu tokoh dalam cerita berlatar era kerajaan Korea yang karakternya hampir sama dengan Cassanova dalam cerita fiksi Barat, tipe laki-laki playboy. Lee Seon jadi penasaran dengan orang itu, yang katanya dengan ciumannya saja bisa mebuat seorang wanita pingsan.

Kejadian yang memalukan, ketika tidak sengaja Lee Seon menonton 'blue film' di klub film dan kasetnya macet pas adegan uhuk-uhuknya, datanglah si Ma Gyo Ju yang ternyata adalah si pendiam di meeting kemaren dan berkata di film tersebut tidak ada adegan 69, wakakaaka. Simplenya, kalau Lee Seon ahli teori dalam seks, Gyo Jin ahli dalam mempraktekkannya XD.

Cerita nggak berhenti sampai di situ, cuplikan di atas hanya pas awal-awalnya aja, makin kebelakang bakalan butuh kipas, kalau perlu AC dengan suhu minimum, bagi yang jarang baca buku bertema dewasa sepeti ini. Sebenarnya nggak vulgar banget, lebih ke bahan obrolannya saja yang sering membahas seputaran hubungan pria dan wanita, cuman dua atau tiga kali ya yang beneran dipraktekkan, hahaha, nggak ngitung. Lalu konfliknya apa dong? Apakah hanya membahas stensilan mulu? Nope. Itu hanya sebatas keahlian para tokohnya aja, yang mungkin menjadi hal paling menarik di buku ini. Tentang kepercayaan dalam sebuah hubungan. Gyo Jin ini dulunya anak orang kaya raya, punya pacar cantik lalu semuanya hilang. Keluarganya bangkrut dan pacarnya dikatakan hamil kemudian melajutkan sekolah di luar negeri, lalu Gyo Jin memilih ikut wajib militer. Ketika hubungan Lee Seon dan Gyo Jin semakin dekat, si pacar lama ini muncul kembali dan Gyo Jin seperti meyembunyikan sesuatu, membuat Lee Seon mempertanyakan beneran cinta nggak sih ini orang? Klise banget emang, yang membuat saya suka dan sangat menikmati membaca buku ini adalah chemistry antara Lee Seon dan Gyo Jin, mereka sangat-sangat lucu dan menghibur sekali.

Banyak banget adegan yang saya suka terlebih kalau Lee Seon dan Gyo Jin ketemu, seperti saling bayar membayar hutang, ketika Lee Sen ingin mengucapkan terimakasih atas plester pemberian Gyo Jin, sampai-sampai datang ke jurusan seni keramik, yang tentu saja tidak diketahui Gyo Jin karena ucapan tersebut ditempelkan di soda yang dingin yang membuat tulisan mengabur, hahaha dasar Lee Seon. Trus yang paling disuka tentu saja adegan pas naik gunung, Gyo Jin menunjukkan rasa cemburunya pertama kali ketika kebingungan mencari Lee Seon yang menghilang dari rombongan ketika ditemukan sedang tertawa bersama dua laki-laki. Di bagian itu juga saya sangat merasa kasihan sama Gyo Jin karena nafsu besarnya tak tersalurkan, hahahaha kocak banget pokoknya. Suka juga dengan epilognya, rasanya benar-benar terpuaskan XD.

"Sepertinya aku sudah jatuh hati pada gadis yang berbicara lantang tentang posisi 69 ini."


Covernya tidak usah diungkit lagi, seperti biasa, cover dari Haru selalu sweet dan enak dipandang, untuk terjemahannya saya merasa tidak kaku, entah sudah mulai terbiasa membaca buku terjemahan Korea atau Jepang yang kaku atau emang terjemahannya yang oke, yang jelas tidak ada masalah dalam mencerna kalimat-kalimat yang ada di buku ini. Untuk typo masih ada beberapa, contohnya ada di halaman 6 paragraf kedua; beda diri yang seharusnya bela diri. Selebihnya buku ini mengasikkan.

Awalnya saya lupa-lupa ingat drama Personal Taste itu yang mana, baru sadar ketika mbak Dani menginggatkan yang dibintangi sama aktor Korea yang kece itu loh, Lee Min Ho. Setelah menginggat-ingat kembali ternyata dulu saya suka sama korama tersebut, yang sedikit berbau dewasa juga. Nggak tau apakah Lee Sae In emang semua karyanya apakah berbau dewasa atau hanya bergenre rom-com yang hangat-hangat kuku, yang jelas pengalaman pertama ini sungguh mengesankan, pengen juga Personal Taste diterjemahkan sama Haru ^^

Buku ini saya rekomendasikan bagi kamu yang udah punya KTP.

4 sayap untuk Gyo Jin yang mesum :p

read more: http://kubikelromance.blogspot.com/20...
Profile Image for Ifnur Hikmah.
Author 5 books13 followers
August 1, 2013
Han Lee Seon, cewek 24 tahun yang terlambat masuk kuliah karena keadaan ekonominya gabung di klub Movie Nest. Buat orang yang mengenalnya, Lee Seon ini dikenal ahli soal tips and trik making love, padahal dia masih virgin. Semuanya karena Lee Seon suka baca majalah atau buku dewasa sejak kecil. Meski vulgar dan biasa-biasa aja, Lee Seon ini sering dimintai nasihat sama teman-temannya, pintar, baik hati, dan diam-diam dianggap jadi calon menantu idaman.
Di suatu meeting—sejenis acara perjodohan gitu—karena ingin nyelametin temennya, Seoun Ju, yang polos, lugu, dan lagi dimainin cowok-cowok karena nomor handphonenya 6969, Lee Seon menjabarkan keterkaitan antara panjang telapak tangan dengan panjang itu-nya cowok di depan umum. Kejadian ini sampai ke klub Movie Nest dan dia dibilang sebagai penerus senior yang disebut-sebut sebagai Ma Gyo Ju—tokoh Cassanova-nya Korea—yang terkenal playboy dan ciumannya jago banget.
Ternyata, Ma Gyo Ju itu adalah Ma Gyu Jin yang datang pas meeting, hihihi.
Enggak cukup sampai di sana, ketika Lee Seon datang ke klub dan ada dua junior cowok lagi nonton. Junior itu meninggalkan ruangan klub dan Lee Seon lanjut nonton. Akhirnya dia tahu itu sejenis film X-rated. Semakin menambah kesialannya, film itu macet di tengah-tengah dan satu-satunya cara buat matiin tv dengan mencabut colokan di belakangnya. Enggak disangka-sangka Gyu Jin datang.
Selanjutnya, Gyu Jin melakukan aksi PDKT kocak dan pacaran sama Lee Seon.
Sesuai judulnya, isi cerita ini memang eksplisit banget. Mulai dari posisi, penyebutan anggota tubuh, tips, dan semua-semuanya. Tapi, semuanya disampaikan dengan kocak, khas Drama Korea. Adegan-adegannya lucu dan bikin ngakak. Ya, tipikal drama Korea-lah di mana cowoknya ganteng banget bak Adonis dan ceweknya biasa aja cenderung bodoh.
Enggak ada konflik yang cukup berasa selain perjalanan Lee Seon dan Gyu Jin untuk having sex pertama kali yang sering gagal karena kejadian lucu. Karakteristiknya cukup kuat. Chemistry Lee Seon – Gyu Jin ini unyu banget, tipikal drama Korea bangetlah. Begitu juga tokoh pendamping yang sifatnya unik-unik.
Ternyata penulisnya ini yang nulis Personal Taste yang dimainin Lee Min Ho dan lucu juga.
Mau curhat dikit. Ada yang nanya kenapa gue mau baca padahal gue anti Korea. Geez! Gue enggak anti Korea kali. Gini-gini gue suka Endless Love apalagi Stairway to Heaven. Selama drama ini dimainin oleh aktor Korea, gue suka. Full House, Boys Before Flower, Coffee Prince, Style itu gue suka. Gue cuma enggak suka sama cowok cantik yang joget di panggung, haha.
Balik lagi ke buku ini, ceritanya lumayan menghibur untuk waktu senggang. Meski sempat bikin panas dingin juga, sih, hehe. Adegan yang paling gue suka waktu Gyu Jin berdiri di pinggir jalan dengan jari membentuk love di atas kepala sambil melihat bus yang membawa Lee Seon pergi. Aw…
Tapi, ini novel kayaknya enggak bakal difilmin, deh. Skinship di mana-mana, bo.
Gue direkomendasiin buku ini sama mbak Yuska. Ada satu yang bikin gue related sama buku ini dan mutusin mau baca. Gue hampir mirip dengan Lee Seon. Virgin baby yang kecemplung baca Cosmo dan Harlequin sejak SMP, hehe. Masih ingat, kok, gue waktu salah beli buku kelas 1 SMP. Ternyata itu Harlequin. Gue sampai buang itu buku karena takut dibaca nyokap, haha—ternyata dulu gue polos. Sebenarnya gue enggak sevulgar Lee Seon. Semua gara-gara teman gue yang terlanjur melekatkan gelar itu. Padahal, kan, gue baca Cosmo demi tugas akhir yang bikin majalah *alasan*. Intinya, enggak selamanya yang lo lihat itu benar. Kayak Lee Seon yang vulgar tapi masih virgin. Ciuman aja baru pas pacaran sama Gyu Jin.
Soal terjemahan, not badlah. Cukup mengalir meski penempatan tanda baca masih amburadul dan typo lumayan banyak. Gue pernah kapok baca terjemahan Korea karena pengalaman pertama gue, Shock, yang diterbitin penerbit lain terjemahannya enggak banget. Ini juga buku Penerbit Haru pertama yang gue baca dan hasilnya lumayanlah. Mungkin, kalau mau baca terjemahan Korea lagi, gue ngelirik Haru aja.

Profile Image for Rachel Yuska.
Author 9 books246 followers
July 14, 2013
Lee Seon, gadis yang memiliki penampilan fisik biasa-biasa saja, sering mengintip artikel di majalah dewasa sejak di bawah umur. Ketika beranjak remaja, ia dianggap ahli dalam bidang seks, sering dikerubuti tetangga, bahkan diminta untuk menjadi menantu teman-teman ibunya.

Gyu Jin, dijuluki Ma Gyo Ju (salah satu tokoh legendaris Saeguk, semacam Cassanova-nya Korea), playboy tampan bermata sipit panjang yang menolak Seon Ju, adik kela Lee Seon yang tergila-gila padanya.

Gyu Jin mendekati Lee Seon dengan ‘ganas’, membuat Lee Seon menjadi salah tingkah dan menghindarinya. Banyak adegan lucu berbau seks yang bertebaran di novel ini. Sepertinya novel ini memang cocok untuk usia 21 tahun ke atas, karena sesuai dengan judulnya, banyak adegan seks yang dijelaskan secara eksplisit. Juga banyak istilah-istilah seksual yang dijadikan footnote. Namun, hubungan cintanya juga apik dan sweet banget.

Gue belum pernah membaca Korean sex literature. Hanya teringat dengan (mungkin) novel seks yang dibaca diam-diam oleh mahasiswa Sungkyunkwan dalam serial ‘Sungkyunkwan Scandal’. Mungkin ini versi modernnya.

Style menulis Lee Sae In mengalir, blak-blakan hingga nggak terasa sudah sampai halaman terakhir. Terus terang, novel ini bikin nagih. Bukan karena konten seksnya, namun karena cara bertuturnya yang mudah dicerna dan asyik banget untuk dibaca.

Untuk pembaca dewasa, novel ini sangat menghibur dengan berbagai tips dan istilah-istilah baru yang bisa menambah sex knowledge kita ^^

http://lustandcoffee.wordpress.com/20...
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
August 22, 2016
Warning!!!! Novel ini khusus pembaca dewasa atau 21tahun keatas

Ini pertama kalinya aku membaca karya penulis dan ini salah satu novel terjemahan korea yang kusuka, bukan karena banyaknya "adegan dewasa" yang diceritakan, tapi aku suka dengan gaya bercerita penulis yang mengalir, blak-blakan dan buat aku tersenyum-senyum sendiri. Jujur novel ini membuat aku ketagihan ingin membaca lembar demi lembar hingga tak terasa sudah sampai di ending.

Ini tentang kisah Han Lee Seon, wanita 24tahun yang cukup ahli dalam urusan "seks", tempat curhat sekaligus bertanya bagi orang-orang disekelilingnya terkait masalah hubungan pria dan wanita. Ini bukan karena Lee Seon itu seorang playgirl atau sangat ahli, yang ada dia hanya tahu teori tapi tidak pernah praktek (ya, Lee Seon belum pernah berhubungan dengan seorang pria).

Karena celetukannya yang terkesan agak nakal di sebuah ajang perjodohan, membuat Gyu Jin tertarik kepadanya dan selalu ingin dekat dengannya. Gyu Jin adalah kakak tingkat yang terkenal dengan citra playboynya dengan segala skandal yang menimpanya dengan mantan kekasihnya, Hyeon Jin yang diberitakan aborsi.

Dengan segala sepak terjangnya Gyu Jin mendekati Lee Seon, akhirnya mereka pun berpacaran tapi tetap backstreet dari teman-temannya, karena mengingat Gyu Jin yang punya banyak penggemar wanita. Kisah cinta Lee Seon dan Gyu Jin pun tidak berjalan mulus, karena Hyeon Jin mantan kekasih Gyu Jin hadir kembali dan Seon Ju, teman Lee Seon yang juga menyukainya. Bagaimana akhir kisah Lee Seon dan Gyu Jin?

Overall, novel ini cukup membuatku terhibur ^^
Profile Image for Athaya Irfan.
187 reviews72 followers
August 11, 2016
Baru pertama kali baca novel Korea senyaman ini. Buku ini sudah terbit cukup lama. Dan si ayam Haru juga kelihatannya belum berniat untuk mencetak ulang buku ini, jadi saya meminjamnya dari seorang teman di Karawang.

Warning: Buku Dewasa

30% hot features, 20% Gosip, 50% romance-komedi.

Kisah 2 orang anak kuliahan yg beda kasta dan dipertemukan di sebuah kafe saat sedang sesi mencari jodoh. Si wanita yang tidak pernah berhubungan badan menyindir telak seorang pria tepat di kelaminnya. Belum sampai di situ rasa malu dan gugup yang ia terima, Lee Seon si tokoh utama diminta untuk mengajari Gyu Jin -playboy di kampusnya bagaimana posisi 69 yang sesungguhnya. Di mulailah hubungan kisah cinta mereka yang penuh drama.

Seriously buku ini kocak dan panas. Nggak kalah dengan Chris-Mor yang berani menunjukkan adegan vulgar.

Pilihan kata dari penulis lembut dan luwes, sampai tidak ada bosan saat membacanya. Walaupun agak cheese drama kisah cinta mereka, dan agak klise karena disisipi kisah masa lalu Gyu Jin dan perjodohan Lee Seon, buku ini sangat Recommended untuk dibaca.
Profile Image for Priscilla.
41 reviews1 follower
July 20, 2013
Need a long time to finish this book coz of working. But truly enjoy it after all. At the beginning, it was a li'l bit boring. But after reach the middle, not bad.

If possible, i really want this book to be a movie. A kind of 'explicit' scenes too course. I'm curious who would be Gyu Jin and who would be Lee Seon. Haha...
Profile Image for Jessica.
1,219 reviews40 followers
September 14, 2021
WARNING!!! Buku ini bener-bener sesuai labelnya, BUKU DEWASA. jangan baca deh kalo kamu belum 21 tahun ke atas. ga yakin this book is safe for 18+, soalnya adegannya bener-bener eksplisit kayak judulnya.

tidak menyangka bakalan nemu buku label dewasa dari terjemahan Korea yang bener-bener deliver the mature story. ceritanya sih tentang dua anak dewasa yang masih kuliah karena masalah ekonomi yang mereka hadapi. Yang 1 nunda kuliah karena keluarganya bangkrut, dan yang 1 lagi baru mulai kuliah karena setelah lulus SMA langsung kerja demi nabung buat S1.

susah juga sih cari buku ini, karena ga dicetak ulang dan karena saya telat tau haha. penasaran sama label dewasa dari Penerbit Haru, jadi saya ada ngumpulin beberapa yang menurut saya recommended sih.

untuk Explicit Love Story, jujur saja ya, saya kurang enjoy membacanya. terlalu mementingkan bagian seks. banyak adegan eksplisit yang bikin saya mikir, kenapa plotnya kayak ga ada gitu ya. if you are here for the explicit content, this is for you, but if you want a story plot, please try other book. Bahkan kebanyakan novel Harlequin/Historical romance yang banyak adegan eksplisit saja masih jauh lebih enjoyable dibanding ini. ELS kurang greget konfliknya. tapi untuk komedi, mayan sih, banyak adegan lucunya.

meskipun kurang greget, karakter Han Lee Son agak bikin saya merasa relatable (kecuali kalimat2 di dalam tanda kurung). meskipun still a virgin, she educated herself with the knowledge (meskipun dy sombong amat jirrr bagi2 "ilmu" ke temennya, padahal dia sendiri belom pernah praktekin), trus keputusan dia untuk ga mau doing it because of lust karena dia percaya keperawanan itu cuma untuk 1 orang aja, suaminya kelak (tapi sebel sih dia akhirnya luluh juga karena Ma Gyu Jin jago banget sampe bikin Lee Son lupa namanya sendiri. like heyyy where's your principle?? did you throw it to dustbin so fast??)

satu adegan favorit sih (atau mungkin 2?) pas Lee Son membela temennya yg dibully dengan joke mesum cowo2 saat meeting (aka kencan buta) sama Lee Son yang stand up to herself saat dibully sama Seon Ju si primadona. sumpah keki banget sama si Seon Ju, sampe akhir dia tuh pengecut banget. the last straw is when she left Lee Son in the mountain when they went to pee. pas giliran Lee Son, eh si Seon Ju malah ninggalin Lee Son di hutan sendirian. kesel! ternyata di epilog si Seon Ju kayak kena karmanya.

overall, it was okay, dengan bumbu cerita eksplisit bertebaran.
Profile Image for Ratna Sari.
308 reviews12 followers
July 6, 2017
"Kau ini... playboy juga punya ketulusan, kau tidak tahu ya?" (hlm. 130)
💕
Huft... baca buku ini bikin aku kipas-kipas. Hot boooo! Dari awal aja sdh diberi sex education. Wow! (Duh, jd kelihatan histeris bgt 😂😂) Jd pengen ngasih warning nih buat yg mau baca buku ini, khusus kamu yg sdh dewasa ya (baik usia maupun pikiran 😅 takut ngeres. hehe)
💕
Oke, kembali fokus. Di luar ttg sex education, aku senang bgt dgn gaya penulisan buku ini, ringan dan seru. Pdhl aku termasuk orang yg susah bgt menikmati dan menyukai buku yg bertemakan K-drama. Interaksi antara Han Lee Seon dengan Ma Gyu Jin jg lucu banget! Yg satu blm prnh pacaran & berpura2 punya pengetahuan yg luas ttg "gaya pacaran" dan yg satunya lagi playboy yg pengalamannya segunung 😂 Pokoknya bikin senyum-senyum deh bayangin tingkah laku keduanya, abis chemistry diantara mereka terasa banget.
Profile Image for Oktabri.
147 reviews4 followers
July 18, 2017
'EXPLICIT LOVE STORY' KARYA LEE SAE IN

Spoiler : Panasnya nanggung.
Profile Image for Tammy Rahmasari.
Author 1 book32 followers
September 16, 2013
Bacaan Han Lee Seon sudah sangat dewasa sejak kecil, sehingga pada umurnya yang 24 tahun ia tampak sangat ahli masalah seks padahal ia sama sekali belum pernah mengalaminya. Dalam acara meeting (pertemuan jodoh ala Korea), demi melindungi temannya Seon Ju, ia terpaksa menunjukkan dirinya sebagai wanita serba tahu dan terkesan liar.

Ma Gyu Jin adalah seorang cassanova yang banyak membuat gosip. Kedatangannya kembali ke kampus setelah selesai wamil membuatnya selalu dikerubuti oleh para wanita yang terpesona oleh ketampanannya. Ia diajak oleh temannya dalam meeting dan menemukan bahwa ternyata Lee Seon sangat menarik.

Lee Seon bergabung dalam sebuah klub bernama Movie Nest semata-mata agar ada tempat nongkrong pada saat waktu luang di kampus dan juga agar dapat teman makan siang. Tujuannya kemudian berubah sejak ia mengetahui ternyata Gyu Jin juga adalah anggota se-klubnya. Kejadian memalukan pada saat ia meneriakkan dengan lantang apa soal 69 di saat meeting ternyata berlanjut dengan kejadian tak terduga saat ia disangka menonton film dewasa di ruang klub pada siang hari oleh Gyu Jin.

Lee Seon tidak menyadari menyukai Gyu Jin. Ia pikir Gyu Jin itu adalah seorang playboy yang suka berbuat seenaknya. Sampai suatu saat Ju Hyeok yang baik hati mengajaknya berpacaran. Lee Seon menyadari bahwa ternyata hatinya sudah tertuju pada Gyu Jin dan menolak Ju Hyeok dengan sopan.

Dengan tak diduga oleh Lee Seon sebelumnya, Gyu Jin menciumnya dan mengajaknya berpacaran. Tapi untuk menghindari gosip, mereka sepakat tidak akan membeberkan hubungan tersebut.

"Baiklah, hari ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan hasil latihan dari teknik yang kupelajari dari buku-buku yang sudah kubaca selama ini!" - hal. 158

Lalu, saat pacaran ala mereka sedang hangat-hangatnya, pacar masa lalu Gyu Jin muncul kembali. Dia adalah Hyeon Jin yang cantik dan seperti sebuah boneka di mata Lee Seon. Lee Seon yang tidak percaya diri jika dibandingkan dengan Hyeon Jin yang sempurna itu langsung menarik diri. Ia padahal ingin mempercayai Gyu Jin.


"Seketika itu juga, aku terharu. Ada kalanya seorang wanita akan berpikir 'inilah pria untukku', dan aku sedang mengatakan hal itu dalam benakku saat ini. Sejak pertama kali bertemu dengannya, hatiku sudah berdegup, bergetar, dan dipenuhi rasa percaya padanya." - hal. 196

Dari sampul buku ini pun terlihat bahwa buku ini adalah buku dewasa. Namun, saya langsung tertarik untuk membacanya setelah membaca sinopsis pada belakang bukunya. Alur maju pada buku ini dan kalimat-kalimat yang mengalir membuat saya cepat dalam membacanya. Walau pada halaman-halaman awal terasa membosankan, setelah menuju bagian tengah dan akhir banyak adegan lucu yang membuat buku ini semakin menarik.

Ada beberapa bagian buku yang membuat saya bertanya-tanya. Ini maksudnya apa ya? Tapi untungnya, catatan kaki yang bertebaran membantu saya memahaminya :p

Dari awal Lee Seon dan Gyu Jin berpacaran, mereka sudah sering melakukan skinship. Sehingga saya dapat menarik kesimpulan. Ternyata orang Korea itu gaya berpacarannya memang seperti ini. Walaupun pada beberapa sikap tertentu mereka enggan dan merasa malu melakukannya di depan umum.

Nilai plus dari buku ini adalah pada sisi keluarganya. Lee Seon itu tipe-tipe anak yang menurut pada kedua orang tuanya. Makanya waktu ayahnya minta dia datang ke perjodohan dengan anak kenalannya, dia mau saja dan bersikap baik karena tidak mau mempermalukan ayahnya. Dia pun sangat sayang pada ibunya yang berjuang membesarkan kedua anaknya dengan menerima pelanggan salon dua sampai tiga kali lebih banyak, walaupun harganya separuh harga jasa salon lainnya. Dari sini saya bisa katakan, bahwa karakter yang saya suka dalam buku ini adalah Lee Seon.

Lee Sae In juga menggambarkan chemistry antara kedua tokoh utamanya dengan baik. Walaupun sudut pandang memang terletak pada Lee Seon, tapi melalui kacamata Lee Seon saya pun bisa merasakan emosi Gyu Jin.

Ada satu hal yang lolos pada saat penyuntingan. Pada halaman 338, baris ke enam belas, ada typo yang membuat saya agak bingung waktu awalnya. Seharusnya pada adegan itu Gyu Jin lah yang berbicara, tapi di buku tercetak Hyeon Jin. Selebihnya saya pikir oke saja.

Ratingnya 3.5 bintang sebetulnya, tapi karena tidak ada saya bulatkan jadi 4 saja :)

Bisa dibaca juga di sini: http://teatimeandbook.blogspot.com/20...
Profile Image for Ana Indriyani.
87 reviews19 followers
November 2, 2014
Han Lee Seon, wanita yang berumur 24 tahun ini adalah tokoh utama novel. Dia dikenal sebagai seorang yang dianggap ahli dalam bidang percintaan dan juga terbiasa dengan omongan yang “vulgar”. Pokoknya kalau kalian bertanya tenang percintaan, lelaki dan (emh) seks, Lee Seon akan senang hati menjelaskannya. Tapi kalian tahu pepatah tong kosong berbunyi nyaring? Nah sebenarnya Lee Seon hanyalah tong itu, teorinya tidak tertandingi tapi aslinya ia benar-benar baru dalam dunia ini alias nol besar di pengalaman. Lee Seon bahkan belum merasakan first kiss-nya di usia yang sudah tidak muda lagi.

Awalnya Han Lee Seon hanya tertarik sekilas dengan lelaki bernama Ma Gyu Jin itu dalam acara meeting yang membosankan itu. Tapi seolah takdir apa yang mengikat mereka berdua, Lee Seon selalu merasa dipermalukan di depan lelaki itu. Ingin sekali Lee Seon membenci tingkahnya yang menyebalkan dan suka menggodanya itu, tapi pesona lelaki itu membuat Lee Seon seolah kalah. Tidak salah jika Gyu Jin disebut sebagai playboy nomor satu di sekolahnya.

Lee Seon menyadari bahwa dirinya tidak memiliki pesona ataupun kecantikan seperti gadis-gadis lain yang mengelilingi Gyu Jin. Gyu Jin juga sepertinya tidak pernah memberikannya perhatian tapi justru kasar padanya. Tapi dari semua sikapnya itu, tenyata Gyu Jin justru memiliki perasaan pada Lee Seon dan mengajaknya pacaran.

“Aku akan percaya pada Seonbae sepenuhnya. Seonbae harus bertanggung jawab kalau aku sampai terluka hanya karena percaya pada Seonbae” (hal. 143)

Lee Seon memikirkan dampak yang akan ditimbulkan dengan lelaki yang playboy dan memiliki ratusan gosip tidak sedap itu. Tapi ia memilih untuk percaya pada Gyu Jin.

Apakah kepercayaan Lee Seon akan terbalas dengan perasaan sakit hati juga?

Lee Seon benar-benar merasa cemas dan khawatir. Ia sebenarnya tidak ingin memikirkan gosip-gosip itu namun saat ia benar-benar jatuh hati dan menyerahkan semuanya pada Gyu Jin, wanita dari masa lalu itu kembali mengusik hubungan mereka berdua. Apa mampu Lee Seon bersaing dengan gadis yang sesempurna itu? Bahkan saat Lee Seon pergi ke apartemen Gyu Jin, wanita itu ada di sana.

Ini tidak mudah….

Apa yang harus di lakukan Lee Seon?

Apa yang sebenarnya terjadi antara Gyu Jin dan wanita itu?

Ah benar-benar rumit!

Novel ini adalah novel terjemahan dari Korea Selatan. Dari segi cerita, sebenarnya novel ini mempunyai daya tarik tersendiri dengan tokohnya yang benar-benar diluar dugaan, karakter yang kuat. Penulis juga mengemasnya dengan cerita yang lucu dan berani mengungkapkan setiap kata-katanya. Aku suka bagian ini,

“jika kita menyulut api, pada akhirnya pekerjaan kita akan terbakar juga” (hal 145)

Aku pikir-pikir makna dari kalimat itu universal dan bisa diterima, sebab akibat, tidak ada yang bisa lari dari hukum alam bahkan ujung negara sana pun percaya akan hal itu. Harus hati-hati deh kita pada setiap perkataan dan perbuatan kita. Kapan pun dan di manapun!

Tapi.. tapi.. tapi… sekali lagi ini adalah novel dewasa. Banyak adegan dan bab yang kurang pas dengan budaya kita, inget lo budaya kita orang Indonesia,,, banyak yang perlu diambil sebagai pelajaran tapi banyak juga yang harus kita waspadai pengaruhnya, apalagi tentang seks pra nikah. Bener kawan? Jangan kepengaruh budaya ini ya? Kata nenek itu berbahaya… (sok wise). Hayo temen-temen yang mau baca novel ini kudu pasang fiter dulu ya, terlebih lagi jika melihat adik atau kerabat kalian yang belum cukup umur. Saling mengingatkan.
Jika kita membuka berbagai review yang ada di dunia maya, kita akan melihat banyak komentar tentang novel ini. Banyak yang bilang ini adalah kitap yang tidak seharusnya masuk ke Indonesia. Saya sendiri juga kurang paham kenapa novel semacam ini bisa masuk ke Indonesia.

Nah itu tadi kelebihan dan kekurangan dari novel ini, pilihlah yang baik untuk di jadikan pelajaran dan yang buruk menjadi pengalaman agar kita tidak menjadi bagian terburuk itu.

also see in http://komunitasanaknyasar.blogspot.com/ and http://idws.in/500058
26 reviews3 followers
February 5, 2017
bukunya agak bikin kipas-kipas..
tapi saya suka..jalan ceritanya apalagi ending.nya, klo bener Gyu Jin mirip So Ji Sub, cewek.nya jangan Song Hye Kyo-lah, saya aja gimana? pliiisss #puppyeyes
Profile Image for ABO.
419 reviews47 followers
November 8, 2013

http://ariansyahabo.blogspot.com/2013...

Han Lee Seon, perempuan yang mengetahui banyak hal tentang masalah cinta-cintaan mulai dari percintaan sampai bercinta. Dan… surprise! Lee Seon mengetahui segala macam hal itu bukan dari pengalamannya sendiri melainkan dari majalah dan artikel-artikel internet yang dibacanya.

Kemudian Lee Seon bertemu dengan Gyu Jin alias Ma Gyo Ju. Pria yang juga merupakan mahasiswa universitas tempat Lee Seon kuliah.

Dan singkat cerita, seperti yang sudah bisa ditebak, Gyu Jin yang tampan, seksi dan sempurna di mata orang-orang(termasuk Lee Seon) menyatakan cintanya pada Lee Seon.

Tapi kemudian Lee Seon merasa ragu karena cap player yang diberikan orang-orang kampus ke Gyu Jin. Juga ketika Lee Seon mengetahui gosip lama tentang Gyu Jin dan cinta masa lalunya.

Berhasilkah Lee Seon mempertahankan kisah cintanya dengan Gyu Jin? Ataukah Lee Seon malah memutuskan untuk mundur? Baca selengkapnya di Explicit Love Story…

“Dasar orangtua… pokoknya, kalau mereka melihat anaknya memegang buku, pasti beranggapan kalau anaknya sedang belajar. Padahal, kalau saja ibuku melihat buku yang sedang kubawa, ia pasti langsung tahu kalau buku yang selalu kubaca ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pelajaran.”


Hal-hal yang saya suka dari buku ini:

- Covernya menarik. Walaupun, errr… warnanya pink ._.

- Terjemahannya bagus. Salut dengan penerjemahnya yang berhasil menyampaikan cerita buku ini dalam bahasa Indonesia yang tidak janggal.


- Salah satu nilai positifnya, cetakannya rapi, typo-nya sedikit.


- Suka dengan POV Gyu Jin di bagian akhir walaupun hanya sedikit. Mungkin akan lebih bagus kalau Lee Seon dan Gyu Jin bergantian bercerita dari awal kali ya?


- Endingnya lumayan lucu.



Dan hal-hal yang tidak saya suka:

- Karakter utamanya, Lee Seon, lebih menyebalkan dari Didi(karakter utama Miss Pesimis) dan setingkat di bawah Rie(karakter utama The Scent of Sake). Saya benci dengan sifat pin-plan binti labilnya, contoh: kadang-kadang memuja Gyu Jin tapi belum lama malah menyumpah-nyumpahi(dalam hati) Gyu Jin .__. Dan ini tidak hanya terjadi sekali -____-


- Tidak hanya itu sodara-sodara, Lee Seon ini juga sesumbar,


- Adegan dewasanya terlalu digambarkan dengan detail *atau mungkin itulah maksudnya dengan label “Novel Dewasa”?* sehingga jatuhnya hal-hal seperti itu annoying. Bahkan adegan (sorry yak xD) cipokannya pun dideskripsikan berlembar-lembar.



Intinya buku ini sama sekali bukan selera saya. Yaaah… mungkin karena ini novel dewasa dan tidak cocok jiwa muda saya #dikeplak xD

Jika harus menggambarkan karakter Lee Seon dalam 5 kata, jawaban saya: cewek sesumbar yang berlibido tinggi :D

Sekian review singkat dari saya. Dan selamat buat Lee Seon karena telah menjadi salah satu karakter fiksi paling menyebalkan yang pernah saya “kenal” xD
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
August 23, 2013
Ketika menonton film Korea,saya lebih sering memperhatikan alur ceritanya dan karakter tokohnya daripada dialognya. Terkadang saya mesti mencari spoiler/sinopsis dulu sebelum menonton, supaya paham jalan ceritanya. Soalnya dialog dalam film Korea terkadang seperti peribahasa yang agak susah saya pahami. Si A ngomong apa, dijawab sama si B dengan ngomong lain. Tapi tetap aja bikin ketagihan, apalagi kalau serial :))

Sama halnya dengan membaca buku penulis Korea. Meski sudah diterjemahkan, tetap saja rasanya seperti menonton film Korea, dengan dialog-dialog yang sepertinya lebih banyak ga nyambungnya. Entah itu saya aja yang ngerasa kayak gitu. Tapi kadang ada juga dialog yang lucu dan ngalir, tapi tiba-tiba balik lagi ke pola ga nyambung tadi.

Explicit Love Story (ELS) adalah kisah tentang Lee Seon yang sepertinya mengetahui banyak hal tentang (ber)cinta, tetapi sama sekali belum punya pengalaman. Dia tahunya karena banyak membaca dari internet dan majalah. Beberapa temannya mengatakan kalau dia mirip sekali dengan salah satu senior bernama Gyu Jin, yang juga ahli dalam urusan (ber)cinta. Ternyata Gyu Jin adalah pria yang pernah bertanya soal posisi 69 seolah-olah mengejeknya.

Singkat cerita, Lee Seon menyukai Gyu Jin. Gyu Jin pun melakukan pendekatan pada Lee Seon. Awalnya Gyu Jin mengira Lee Seon adalah gadis player, jadi pendekatannya lumayan "berani". Melakukan hubungan sex sebelum menikah adalah hal yang sudah biasa di sana, tetapi Lee Seon termasuk orang yang konservatif. Meski pada akhirnya dia luluh juga pada Gyu Jin.

Awal membaca novel ini saya masih menangkap lucunya interaksi antara Lee Seon dan Gyu Jin. Tapi semakin ke tengah kok malah sepertinya Gyu Jin memaksakan untuk berhubungan seksual dengan Lee Seon. Bahkan ketika dia tahu Lee Seon baru pertama kali berhubungan seks, Gyu Jin menanggapinya biasa saja (meski dia sempat terkejut juga). Yang ada dia malah ngajak Lee Seon untuk melakukannya sekali lagi, padahal Lee Seon masih kesakitan.

Tetapi mendekati bagian akhir, ketika mulai terungkap tentang masa lalu Gyu Jin, mulai terasa menarik lagi. Apalagi ketika Lee Seon didatangi oleh mantan pacarnya Gyu Jin. Lee Seon yang mulai ragu dengan Gyu Jin harus melihat kembali perasaannya yang sebenarnya pada Gyu Jin.

Dari interview di blognya Peri Hutan, saya mengetahui kalau novel ini sudah melalui proses sensor yang ketat. Ada 15 halaman yang disensor demi memenuhi target pembaca di Indonesia. Adanya label Novel Dewasa pada buku ini sangat tepat untuk memberikan peringatan akan isi bukunya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Natalia.
23 reviews1 follower
July 14, 2013
Dari sinopsis itu membuat aku tertarik membaca buku ini. Another comedy romance story sudah terbayang akam menghibur pembaca. Alasan kedua karena aku suka dengan Personal Taste. Jadi ekspektasiku terhadap buku ini cukup besar.

Ternyata ini adalah novel bergenre dewasa.

Han Lee Seon adalah seorang gadis 24 tahun yang berasal dari keluarga biasa saja. Ia harus belajar sambil bekerja demi membantu ekonomi keluarga. Di usia yang sekarang ia baru mulai kuliah, memang agak terlalu tua sih.. Dirinya dikenal ceplas ceplos dan mahir dalam berpacaran. Namun semua itu hanya sebatas teori belaka. Prakteknya nol besar.

Ma Gyu Jin dikenal dengan sosok player yang punya reputasi kurang baik di kampus itu. Bahkan menurut gosip yang beredar, dirinya sempat menghamili seseorang. Setelah dua tahun cuti untuk wamil, sekarang dia kembali ke kampus.

Suatu hari, Leeseon diajak oleh Seonju dan jiyoung teman kuliahnya untuk ikut blind date. Tidak ada yang menarik dalam acara blind date itu. Hanya ada 1 pria yang cukup lumayan di mata mereka, yakni seseorang bernama Gyujin. Sejujurnya dari dalam hati Leeseon sama sekali tidak tertarik ikut. Apalagi dengan para pria di hadapannya hanya sibuk membicarakan tentang 69 seolah melecehkan Seonju yang masih polos dan tidak mengerti pikiran jorok pria itu.

Karena Leeseon sudah jengkel akhirnya dia menyerang balik pria tersebut dengan membicarakan ukuran alat kelamin secara blak-blakan.

Di balik insiden itu, Gyujin jadi penasaran dengan sosok Leeseon. Sedangkan Leeseon malunya bukan main setelah tau Gyujin adalah sunbae (senior) yang juga merupakan anggita klub pecinta film MovieNest di kampusnya. Apalagi setelah insiden blind date itu, Leeseon tertangkap basah sedang menonton salah satu adegan vulgar di sebuah film asing. Celakanya film itu macet dan dia kembali tampak seperti seorang gadis pervert. Imagenya benar-benar hancur!

Sebagai pembaca, tak ada bayangan pria baik-baik dalam diri Gyujin alias Ma Gyo Ju. Leeseon pun sadar, tapi dia malah lebih tertarik dengan Gyujin dengan segala gosip dan reputasi buruknya daripada Jeohyuk sunbae yang jelas adalah pria baik-baik.

Lebih dari sepruh buku ini berfokus pada hubungan Leeseon dan Gyujin serta orang di sekitar mereka.

Aku sendiri paling suka chapter terakhir sebelum epilog. Di situ diselipkan sedikit cerita dengan sudut pandang Gyujin.


More review nataliciousday.wordpress.com
Profile Image for Mellisa Assa.
144 reviews9 followers
January 27, 2014
Khusus pembaca 18 tahun ke atas yah karena dari judulnya udah bisa ketebak juga jalan ceritanya gimana ^^

Han Lee Seon gadis berusia 24 tahun yang harus jadi junior di kampusnya karena terlambat masuk kuliah. Sejak kecil Lee Seon sudah hobi membaca tapi yang bukan bacaan anak seumurnya. Lee Seon sering menjadi tempat bertanya teman-temannya mengenai teori seks dan itu aneh baginya karena bahkan dirinya sendiri belum pernah pacaran apalagi berhubungan seks. Pertemuannya dengan pemuda tampan bernama Ma Gyu Jin yang terkenal playboy dianggapnya sebagai hari yang buruk baginya karena momen pertemuan mereka yang seringkali tidak tepat dan menyudutkan Lee Seon. Tapi seiring pertemuan mereka Lee Seon menyadari sisi baik seorang Gyu Jin yang ternyata menaruh hati padanya. Dan Lee Seon sendiri pun tidak bisa menyangkal kalau dia telah jatuh pada pesona Gyu Jin.
Mereka memutuskan pacaran meskipun backstreet pada awalnya karena Gyu Jin memiliki banyak pengagum dan juga gosip mengenai cinta masa lalu Gyu Jin dengan seniornya Hyeon Jin yang melanjutkan studinya diluar negeri. Disaat Lee Seon merasa hubungannya dengan Gyu Jin sedang hangat-hangatnya, Hyeon Jin tiba-tiba muncul kembali dan memutuskan kali ini tidak akan melepaskan Gyu Jin. Apakah hubungan Lee Seon dan Gyu Jin berjalan mulus? Ataukah Gyu Jin memilih untuk kembali pada cinta lamanya Hyeon Jin?

Awal baca sih sempat boring juga, tapi lama-lama jadi tertarik dan gak sabar baca sampe bagian akhirnya. Benar-benar mengagumi cara penulis menggambarkan tokoh Gyu Jin yang menurutku sangat menghargai wanita seperti Lee Seon dan caranya menunjukkan perasaannya dengan cara-cara yang unik bahkan kocak. Yang jelas Lee Sae In berhasil membuatku terbuai dengan tokoh Ma Gyu Jin <3
Profile Image for Viona.
185 reviews6 followers
May 3, 2014
HAN LEE SON adalah seorang Mahasiswa yang telah berumur 24 tahun karena terlambat masuk. Ia tahu semua tentang seks, banyak temannya yang meminta tips bercinta padanya.

“Sejujurnya, aku merasa sedih tiap kali pertanyaan seperti itu muncul. Karena sebenarnya, aku belum pernah mengalami hal itu secara langsung, bahkan hingga aku berusia 24 tahun seperti sekarang. Seperti pepatah mengatakan “tong kosong nyaring bunyinya”, seperti itulah diriku sekarang.”

Ma Gyu Jin adalah seorang playboy kelas kakap yang usianya sama dengan Han Lee Son. Ia juga tahu segala sesuatu tentang seks. Karena ke playboyan Gyu Jin, ia pun dijuluki sebagai Gyo Ju.

*Gyo Ju= salah satu tokoh legendaris Saeguk, semacam Cassanova-nya Korea

HAN LEE SON dan MA GYU JIN memiliki banyak kesamaan.

suatu ketika… saat sedang menonton film sendirian di klub film yang kuikuti, film yang tak kuketahui judulnya itu tiba-tiba macet. Sialnya, adegan yang tampil adalah adegan dewasa yang bisa membuat malu siapa pun yang melihatnya.

Awal pertemuan yang buruk bukan?

Bagaimana jika Ma Gyu Jin menyukai Han Lee Son dan meminta Han Lee Son untuk menjadi pacarnya?

Mempertahankan sebuah hubungan bukanlah hal yang gampang, terlebih lagi Ma Gyu Jin adalah seorang player.

Overall, saya sangat menikmati novel ini^^ Recomended for 18+

Penggambaran tokoh yang kuat, mengambil Han Lee Son sebagai pemeran utama, diceritakan dari sudut pandang Han Lee Son dan sedikit oleh sudut pandang orang ke dua, ketiga maupun si author sendiri.

Alur yang mengalir cepat, dari anak-anak, dewasa, hingga menikah.

Konflik yang jelas, meskipun konfliknya cuma satu, yaitu orang ketiga (mantan pacar Ma Gyu Jin)

starlibrary.wordpress.com
Profile Image for F3t.
167 reviews12 followers
August 14, 2013
Ceritanya lebih cenderung ke arah sensual. sekitar 70% semuanya tentang seksualitas. Novel ini sangat tidak disarankan bagi pembaca yang berumur di bawah 18 tahun :p

Han Lee Seon, umur 24 tahun, baru saja masuk kuliah, sehingga ia menjadi lebih tua dibandingkan teman-teman seangkatannya. Dulu ia adalah seorang gadis yang polos, entah mengapa akhirnya ia dikenal dengan pengetahuan luasnya terhadap seksualitas.

Ma Gyu Jin, seorang pria playboy yang masih belum lulus kuliah, bertemu dengan Han Lee Seon dan menganggapnya menarik dan ingin membuat Lee Seon menjadi pacarnya.

Lee Seon yang bingung, tapi senang terhadap Gyu Jin menerima ajakan kencannya. Sebenarnya Lee Seon bingung dengan keinginan Gyu Jin yang tampan dan sempurna, yang menginginkannya dengan wajah dan penampilan yang biasa untuk menjadi pacarnya.

Gosip tentang Gyu Jin yang pernah menghamili pacar terdahulunya membuat Lee Seon tergoyah, dan berniat memutuskan hubungannya dengan Gyu Jin. Terlebih lagi, mantan pacar Gyu Jin, Hyeon Jin kembali dari luar negeri.

Cerita ini sebenarnya biasa saja, dan tidak terlalu banyak konflik yang ditimbulkan, hanya tentang keraguan Han Lee Seon tentang cintanya terhadap Gyu Jin, dan mempertanyakan cinta Gyu Jin. dan banyaknya cerita sensual yang terdapat di dalamnya, membuat buku ini lebih sulit dinikmati kisahnya.
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
August 29, 2013
Lagi dan lagi gue termakan novel terjemahan korea ini, padahal gue sama sekali buta akan korea dan bisa dibilang tidak menyukai korea-korea gitu.. Tapi,tetep aja y ague baca ini novel juga. Awalnya,gue baca novel terjemahan korea karya Kim Eun Jeong. Nah dari situ gue tertarik untuk baca yang lainnya juga..

Explicit Love Story bercerita tentang seorang perempuan bernama Lee Seon yang dijuluki sebagai pakar ‘sex’ tapi sebenarnya dia tidak tahu apa-apa.. Berpacaran dengan Gyu Jin,mahasiswa yang dijuluki sebagai playboy.. Karena memang ini novel dewasa jadi banyak banget adegan dewasanya. Ya dikit-dikit ciuman,pegang-pegang itu,bahkan sampai making love.. Ketika sedang adem ayemnya hubungan mereka,datanglah mantan pacar Gyu Jin ini.. Ya jadi agak ada konflik lah ya. Tapi akhirnya mereka menikah juga dan punya anak.

Ya intinya seperti itu. Pas awal-awal baca ini juju raja gue dibikin bosen banget,ceritanya datar. Biasa menghabiskan novel ginian paling lama 2 hari,tapi untuk ini hampir seminggu ._. Banyak kejadian yang gk jelas dan gk dikembangin,jadi ya seperti angin lalu aja.. Bisa dibilang kebanyakan adegan dewasanya,itu mulu yang dibahas,sampe gerah sendiri gue bacanya..

Tapi for all,gk buruk-buruk banget kok,gue juga gk bisa bilang novle ini jelek,hanya aja kurang memuaskan buat gue ^^ Okey,segitu dulu aja ya.. Selamat membeli dan membaca ^^
Profile Image for Ayu.
36 reviews18 followers
September 1, 2013
Dengan liat judulnya aja orang mengerti apa isi bukunya. ya... memang explisit, walau tentu saja masih dengan menggunakan pakem-pakem yang semetinya *ya iyalah, kalo engga pasti udah dilarang beredar* :p.

openingnya sedikit agak bikin panas-dingin, dan tambah bikin merinding lagi karena saat tahu pembaca tulisan, si pov-nya adalah bocah SD seems legit! -_-".

buku ini isinya anak cewe umur 24 tahun yang baru jadi mahasiswa baru, dengan pengetahuannya yang berlebih tentang seks, dan jadi sumber masalah, (juga berkah) karena gara-gara ini pula kelak nanti dia (entah kenapa) selalu berurusan dengan kakak kelasnya yang nantinya bakal jadi bahan pembahasan si pencerita yang tak lain adalah gadis ini.

over all, i cant say anything about novel korea, karena sejauh pengalaman membaca novel terjemahan (romance) korea, sekalipun nama tokoh, tema, konflik, dan macem-macemnya berbeda di tiap buku, tapi selalu ada warna yang sama. istilahnya kaya kalo nonton drama korea mainstream. mau nonton yang manapun ya pasti feelingnya nggak bakal jauh-jauh. karena selalu ada warna yang bikin mereka yang terasa satu feel. entah gaya deskripsinya korean author yang memang seragam, entah memang romancenya yang pake efek bold di semua buku jadi pasti akan berasa beraura sama? entah.
Profile Image for Jenny Faurine.
Author 18 books181 followers
March 9, 2015
Well, tadinya gue emang nggak terlalu suka sih ya sama novel terjemahan. Kadang malah ilfeel duluan, cuma beberapa aja yang bisa bikin gue tertarik.
Baca Explicit Love Story ini juga direkomendasiin sama temen. Iya iya, tau deh, anak sekarang cepat dewasa dibanding usia seharusnya. Banyak sih emang adegan yang masuk kategori NC dan cocok untuk 21 ke atas--gue masih muda sih ya, 17 gitu, susah deh :)), tapi ya udah lah... Toh gue sama kayak Lee Seon--penasaran nggak bisa ditampung dan "dewasa" dari yang lain. Sebatas pengetahuan aja sih nggak apa-apa ya?
Duh, no offense deh ya, toh nggak terlalu merhatiin ini. Wkwk.
Untuk dari segi ceritanya, agak kaget lho ya, soalnya keren lho! *_* Baca ini tuh berasa nggak ada yang nggak pas. Settingnya oke, jalan ceritanya yang dibuat dengan memainkan emosi pembaca yang diajak ikut terlibat juga pas banget. Kalo gue sih ya, bisa deh ketawa karena Gyu Jin atau sedih karena pikiran-pikirannya Lee Seon.
Sejauh ini, nggak ada typo yang mengkhawatirkan. Buktinya, novel ini habis cuma dalam beberapa jam. Padahal sebelumnya gue lagi baca dua novel dan dua-duanya belum selesai. Entahlah, pas megang buku itu berasa ada yang bilang, "Taro aja bukunya."
Huhuhu.

Yang pasti, untuk kali ini gue nggak kecewa sama terbitan Haru ini. Good job! ^.^b
Profile Image for Gita Ganesha.
78 reviews11 followers
August 8, 2013
Ya Allah maafkan aku karena membaca novel yang terlalu eksplisit ini >.<
tapi gpp sih kan aku udah cukup umur juga,, muahahahaha
:p

Jadi gini, novel ini adalah novel dewasa walaupun covernya unyu unyu imut menggemaskan. Yah judulnya aja Explicit Love Story.

Ceritanya standar sih, cowok ganteng yang jatuh cinta pada cewek yang biasa-biasa aja. Trus konflik muncul ketika wanita dari masa lalu si cowok kembali. Hmm, konfliknya terlalu cepat, jadi kurang terasa gregetnya. Penyelesaian konfliknya juga terlalu cepat.

Suka dengan gaya bahasanya yang mengalir lancarrrr. Gak terasa eh tau-tau udah mo abis aja novelnya.

Trus typical korean-romance, pasti selalu ada adegan romantis yang simpel gak menye-menye tapi co cuiiitttt.

Oiya aku juga suka dengan chapter tambahan dari sudut pandang tokoh si cowok, Ma Gyu Jin, ketika pertama kali bertemu Han Lee Seon. Jadi mengerti apa yang membuat Gyu Jin yang sempurna banget dan terkenal playboy nya sampe bisa jatuh cinta ma Lee Seon yang biasa-biasa saja. Love is blind, tidak memandang fisik, tapi hati bisa mengenali mana yang bisa membuatnya bahagia.


Selama kau tidak terluka, kau mau mempercayaiku kan?
Profile Image for Dian Putu.
232 reviews9 followers
February 21, 2015
Explicit Love Story, novel yang penuh dengan hasrat namun menurutku, yah masih dalam tahap agak standar untuk novel dengan label dewasa. Tapi, untuk kalangan remaja, sepertinya jangan dulu menyentuh dan membacanya, sedikit bahaya!
Ehm…sepertinya novel ini setipe dengan All You Can Eat nya Christian Simamora ya?
Dengar-dengar, Penerbit Haru mengedit novel ini agar layak di baca di negara kita. Kalau baca yang aslinya, hem… gimana ya? Apa benar-benar lebih ‘horor’?
Oke, tata bahasa di novel ini cukup mudah diterima, sekalipun novel ini adalah novel terjemahan. Nama-nama yang digunakan termasuk tidak terlalu banyak, sehingga gampang untuk diingat. Hubungan antar tokohnyapun tak serumit novel bersetting korea pada umumnya. Yah, maklum penulisnya saja adalah penulis Novel Personal Taste yang sudah diangkat menjadi Drama Korea. Mungkin, ini juga yang membuat aku tertarik dengan novel ini. Aku pernah menonton Drama Korea ini dan secara keseluruhan aku menyukai ceritanya. Jadi, aku pikir aku pasti menyukai novel ini juga.

Baca selengkapnya >> http://dianputu26.blogspot.com/2015/0...
Profile Image for Siska Barendha.
47 reviews2 followers
November 17, 2013
Gue membaca novel ini cukup lama karena harus menonton Galileo season 2 disaat bersamaan. haha.

Novel ini tipikal drama komedi romantis, ringan dan menghibur. Tidak ada konflik yang berat dari hubungan Han Lee Seon dan Ma Gyu Jin. Hanya kesalahpahaman kecil yang langsung terselesaikan dengan mudah. Akhir ceritanya pun mudah sekali tertebak, karena ini memang tipikal cerita yang sudah dirancang siapa akan bersama siapa sejak awal cerita.

Adegan yang bikin gue terharu malah adegan Lee Seon dengan Ayahnya yang berusaha membayari ia kuliah meskipun ia baru pulih dari penyakitnya. Gue sampai menitikan air mata melihat hubungan Ayah-Anak ini. Menyentuh. :')

Ini adalah novel haru kedua yang gue baca, setelah After D-100. Sejujurnya, gue lebih suka novel yang pertama. Tapi novel ini juga menyenangkan. Dan sosok Han Lee Seon itu seringkali gue bayangkan sebagai sosok Dokter Boyke versi cewe yang jauh lebih muda, karena dia mengerti hal2 yang berhubungan dengan seks education. x3

Meski judulnya Explicit Love Story dan ada banyak cerita tentang hubungan seks di dalamnya, tapi novel ini tidak terlalu vulgar kok. Akhir kata, gue turut berbahagia untuk pasangan Lee Seon dan Gyu Jin. :D
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
July 16, 2013
"Sejujurnya, aku merasa sedih tiap kali pertanyaan seperti itu muncul. Karena sebenarnya, aku belum pernah mengalami hal itu secara langsung, bahkan hingga aku berusia 24 tahun seperti sekarang. Seperti pepatah mengatakan "tong kosong nyaring bunyinya", seperti itulah diriku sekarang."

Han Lee Seon adalah seorang wanita berusia 24 tahun yang masih duduk di bangku kuliah karena terlambat masuk. Sejak berusia muda, Lee Seon sering membaca majalah dewasa yang banyak membicarakan tentang hubungan seksual - dan hal itu membuatnya memiliki pengetahuan yang luas di bidang tersebut. Meskipun sudah berusia 24 tahun dan mengetahui banyak hal tentang seksualitas, Lee Seon sama sekali tidak punya pengalaman yang bisa ia banggakan. Tetapi berkat sikapnya yang blak-blakan saat membicarakan hubungan seks, ia berhasil meraih perhatian seorang lelaki bernama Ma Gyu Jin...

Baca review selengkapnya di:
http://www.thebookielooker.com/2013/0...
Profile Image for Just_denok.
366 reviews7 followers
December 19, 2013
novel korea pertama yang q baca....daaan...mengakibatkan aq jdi sukaaaak dengan novel terjemahan korea...:))

saat bku ini mendarat di tanganq rasa nya berat sekali ingin membacanya...secara bukunya tebal dan ukuran font nya lumayan keciiiil..tapi saat mulai baca,serasa qm nggak bisa berhenti utk menyelesaikannya...ceritanya mengalir,dengan narasi yg detail pada awalnya...tapi utk lanjutannya q pkir narasi nya tidak terlalu panjang lebar seperti cheeky romance...perlu dua hari bagiq utk menyelesaikan novel ini..,lumayan lama sih,karena memang q baca saat waktu senggang saja..,

novel ini bener seperti drama korea utkq...hihi...mengambil potongan adegan yg terlewat bgitu saja,tapi ternyata itu menjadi titik awal dari cerita besar di belakangnya.,,,yaaa...

note:klo baca novel ini lebih baik di dlam lemari es..supaya bisa meredakan 'panas' nya..,hahahah:))
ini novel utk 18 thn keatas yaaa...;)
Profile Image for Levinia Aldora.
91 reviews3 followers
September 9, 2016
Saya suka kesan-kesan vulgar di novel ini.

Bukan karena saya porno, tapi bagi saya, itulah daya tarik dari novel ini. Dan bahasan yang berbau seksual itu membuat novel ini lebih realitas dibanding novel-novel terjemahan Korea lain yang saya baca. Siapa yang tahu, mungkin di Korea sana memang begitu kehidupan para orang dewasa yang sebenarnya.

Dan kelebihan novel ini adalah humornya yang benar-benar lucu dan berhasil membuat saya tertawa di tengah malam. Saya juga suka sifat tokoh utama wanita yang lucu dan nggak menyebalkan. Kadang, novel terjemahan Korea selalu memunculkan tokoh utama wanita yang membuat saya jadi kesal sendiri dan akhirnya tak berhasil meneruskan sampai habis.

Mungkin novel ini adalah novel terjemahan Korea terbaik yang pernah saya baca.
Profile Image for Novarina Simbolon.
31 reviews4 followers
December 20, 2014
Tertarik membeli karena sinopsis di sampul belakang, tetapi rasanya seperti tertipu setelah membaca buku ini. Judulnya memang pas, tidak menipu. Kisah cinta yang eksplisit, ala drama Korea. Tapi isi ceritanya terlalu klise dan kembali lagi, rasanya menyesal kenapa kemarin membeli buku ini--ketika saya sebenarnya bisa menggunakan uang yang saya gunakan untuk membeli buku ini untuk membeli buku lain yang lebih bagus.

Oh iya, di samping ceritanya, terjemahannya juga menurut saya berperan besar dalam membuat buku ini jadi tidak menarik. Seandainya saya bisa bahasa Korea, rasanya ingin membandingkan buku ini dengan tulisan dalam bahasa aslinya.
Profile Image for Riri Hanafi.
331 reviews3 followers
July 28, 2013
ceritanya bagus, bisa dijadiin selingan yang menghibur... sepanjang baca bukunya selalu keingetan sama dorama korea, apalagi pas ngebayangin kelakuan si Lee Seon yang urakan tapi baik hati... dan agak kaget juga sama kevulgaran ceritanya atau gaya hidup orang korea yang ditampilin.. :d

satu hal yang mungkin akan bikin cerita ini lebih manis, yaitu kenyataan bahwa malam di tepi pantai itu juga yang pertama untuk Gyu Jin... tapi sepertinya pengarangnya berkeras dengan cap "playboy" untuk Gyu Jin... :D
Displaying 1 - 30 of 57 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.