Apa yang membuat hubungan romantis bahagia jika gelora cinta tidak dapat bertahan selamanya? Bagaimana cara merawat hubungan agar tidak ada jarak antara pasangan? Apa yang membuat seseorang menerima kita meski tidak sempurna?
Jawabannya adalah adanya keintiman. Ini bukan hanya soal seks. Keintiman yang mendalam tercipta berkat obrolan mendalam oleh pasangan yang terbuka dan saling menghormati. Mereka bisa berbagi apap pun dan tidak menyembunyikan rahasia yang dapat menghancurkan hubungan. A truly good deep talk. Mereka adalah pasangan yang benar-benar saling mengenal satu sama lain.
Dalam keintiman, pasangan akan sanggup melalui banyak fase hubungan. Dalam suka atau duka, bahagia atau derita.
Kira-kira inti dari buku ‘Deep Talk After Sex’ adalah: daripada sebat after s3x, mending pasangannya diajak ngobrol biar keintiman terjaga 💕✨
Dari buku ini aku jadi tahu soal: 👀 Keintiman banyak macamnya! 🫂 Pasangan bisa bersama memulihkan inner child satu sama lain, ada beberapa konsep inner child yang menurutku perlu diperdalam lagi karena khawatir alih-alih fokus pada menjadi “pulih” tetapi justru merawat “kebocahan dalam diri” 👄 Konflik yang tak tertangani. Aku paling suka bagian ini! 🥹 Terutama juga soal konsep perselingkuhan yang sangat bisa terjadi kalo pasangan cuma menganggap hubungan terjalin atas dasar “kesenangan” (sehingga kalo ada yang lebih menyenangkan jadi mudah beralih) dan kuat tidaknya hubungan bukan dipengaruhi banyaknya konflik atau tidak 💕 Ekspektasi Seks. Ini juga membantuku mengenali ekspektasi diriku dan pasanganku meski mungkin berbeda dari “apa yang ideal”.
Hei... Sepertinya judul nya terbalik, harusnya judul besarnya: Merawat Keintiman Lewat Obrolan, karena ini buku bukan soal sex...
Kita kan sering salah kaprah, kalau sudah dibilang intim, langsung mikir sex padahal ga loh... Keintiman itu ada berbagai macam, ya salah satunya, sex.
Tp di buku ini, Keintiman di bahas semua. Jadi cocok sih dibaca semua yang sedang ber-relationship. Jadi bisa sekalian cek-cek dan introspeksi bersama pasangan.
Siapa sangka bahasan perkara sex bisa disajikan se"ringan" sekaligus "padat" seperti ini? Alih-alih berteori, penulis justru menceritakan pengalaman pribadi dan orang-orang yang dikenalnya. Buatku, buku ini mengingatkan betapa pentingnya "komunikasi" ranjang, bukan sekedar aktivitasnya semata. Part paling menyenangkan untukku sendiri pada bahasan perselingkuhan. Baru tahu kalau pornografi pun bisa jadi perselingkuhan yang merenggangkan hubungan. Aku suka juga di akhir part ada beberapa "tips" buat para pembaca yang bisa mengembalikan atau membangun kehangatan hubungan sama pasangan.
Penyebab utama kesepian adalah tidak adanya perasaan terhbuung dengan orang lain. Kesespian karena kurangnya keintiman membuat kita menjadi hampa dan mati rasa, meninggalkan lubang di batin.- hlmn 7