What do you think?


Naruto Hicho #1
Naruto Hicho: Catatan Naruto yang Hilang
Keshogunan Tokugawa banyak mempekerjakan mata-mata untuk mengetahui gerakan para daimyo guna mengindari kemungkinan pemberontakan. Kouga Yaomi, ketua klan Kouga, pun diutus untuk menyelidiki daimyo dari Negeri Awa.
Sepuluh tahun berlalu, namun sang ketua klan tidak kembali sehingga shogun mengancam akan menghapus klan Kouga.
Kini anak tunggal Kouga Yaomi, Putri Ochie, mengutus orang untuk mencari ayahnya, namun upaya itu tidaklah mudah karena Negeri Awa dijaga ketat oleh para samurai tangguh.
***
Nama Eiji Yoshikawa menjadi populer sejak buku Naruto Hicho ini diterbitkan secara bersambung di koran Osaka Mainichi Shimbun. Inilah gabungan dari kisah cinta, heroisme, dan juga misteri yang akan membuat kita tidak ingin menutup buku hingga halaman terakhir.
Sepuluh tahun berlalu, namun sang ketua klan tidak kembali sehingga shogun mengancam akan menghapus klan Kouga.
Kini anak tunggal Kouga Yaomi, Putri Ochie, mengutus orang untuk mencari ayahnya, namun upaya itu tidaklah mudah karena Negeri Awa dijaga ketat oleh para samurai tangguh.
***
Nama Eiji Yoshikawa menjadi populer sejak buku Naruto Hicho ini diterbitkan secara bersambung di koran Osaka Mainichi Shimbun. Inilah gabungan dari kisah cinta, heroisme, dan juga misteri yang akan membuat kita tidak ingin menutup buku hingga halaman terakhir.
387 pages, Paperback
First published July 1, 2013
About the author
Eiji Yoshikawa
590 books813 followersPen-name of Yoshikawa Hidetsugu. Yoshikawa is well-known for his work as a Japanese historical fiction novelist, and a number of re-makes have been spawned off his work.
In 1960, he received the Order of Cultural Merit.
Eiji Yoshikawa (吉川 英治, August 11, 1892 – September 7, 1962) was a Japanese historical novelist. Among his best-known novels, most are revisions of older classics. He was mainly influenced by classics such as The Tale of the Heike, Tale of Genji, Outlaws of the Marsh, and Romance of the Three Kingdoms, many of which he retold in his own style. As an example, the original manuscript of Taiko is 15 volumes; Yoshikawa took up to retell it in a more accessible tone, and reduced it to only two volumes. His other books also serve similar purposes and, although most of his novels are not original works, he created a huge amount of work and a renewed interest in the past. He was awarded the Cultural Order of Merit in 1960 (the highest award for a man of letters in Japan), the Order of the Sacred Treasure and the Mainichi Art Award just before his death from cancer in 1962. He is cited as one of the best historical novelists in Japan.
In 1960, he received the Order of Cultural Merit.
Eiji Yoshikawa (吉川 英治, August 11, 1892 – September 7, 1962) was a Japanese historical novelist. Among his best-known novels, most are revisions of older classics. He was mainly influenced by classics such as The Tale of the Heike, Tale of Genji, Outlaws of the Marsh, and Romance of the Three Kingdoms, many of which he retold in his own style. As an example, the original manuscript of Taiko is 15 volumes; Yoshikawa took up to retell it in a more accessible tone, and reduced it to only two volumes. His other books also serve similar purposes and, although most of his novels are not original works, he created a huge amount of work and a renewed interest in the past. He was awarded the Cultural Order of Merit in 1960 (the highest award for a man of letters in Japan), the Order of the Sacred Treasure and the Mainichi Art Award just before his death from cancer in 1962. He is cited as one of the best historical novelists in Japan.
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
January 2, 2021
Sebagai seseorang yang pertama kali membaca karya-karya penulis Jepang—terutama dengan genre fiksi sejarah—kuakui novel ini ditulis dengan apik dan jelas. Terjemahannya pun juga bagus dan sepertinya tidak mengurangi sedikitpun plot dari novel aslinya.
Hanya saja karena buku ini dibagi menjadi 3 bagian, konflik di buku pertama ini justru baru terasa di bagian akhir novel. Eksposisinya panjang banget dan jujur aku merasa agak bosan di awal-awal cerita.
Nggak sabar buat baca buku kedua dari serial ini^^
Hanya saja karena buku ini dibagi menjadi 3 bagian, konflik di buku pertama ini justru baru terasa di bagian akhir novel. Eksposisinya panjang banget dan jujur aku merasa agak bosan di awal-awal cerita.
Nggak sabar buat baca buku kedua dari serial ini^^
August 28, 2026
Seri Naruto Hicho berkesan film film Mandarin yang melibatkan polisi/detektif yang memburu penjahat. Epic Jepang punya banyak sekali nama tokoh laki laki yang panjang dan nama alias tapi nama wanita pendek dan sedikit sekali--10 nama saja sudah lumayan. Misal Oshina pelacur, Osuzu adik Tawara--keduanya dimulai dengan huruf O. Ditambah Okichi istri Mankichi si polisi/detektif penuh dedikasi namun masih naif. Dua lagi, Ofuji pelayan Oyone. Pendapatan/kekayaan suatu daerah/daimyonya dihitung dengan koku. Naruto di sini bukan si Naruto Uzumaki tapi nama laut dan juga nama tarian. Tuan Giden punya 2 titik di pupil--sharingan? Tiga lagi wanita bernama Otsuna pencopet cantik, Otami menyusup ke tanah musuh sebagai pelayan, dan Omiwa gadis barongsai. Okan dan Ochiyo wanita penghibur.
Hisfic Jepang sangat sering menaruh karakter anak (-anak) yatim (piatu) yang bekerja keras sementara orangtuanya brengsek tukang main judi, pemabuk dan main perempuan. Sedangkan saudari yang lebih tua dijual ke bordil. Hisfic Jepang juga kaya di berbagai sisi. Hal hal remeh dimasukan, menambah jelimet tapi mempesona, sehingga selama/setelah membaca kita punya pemahaman secara holistik tentang kehidupan di suatu periode tertentu.
Membaca hisfic Jepang sekaligus menambah ilmu:
-kayu buxus, lukisan ukiyoe karya Kunisida, pohon sarusuberi, jitte, harashi, goshi, harashi sengoku, nukiya, hanafuda, pohon ganpi, shakuhachi, hitoyogiri, bambu kanchiku, bedak bienko, minyak Matsukane, kura kura jenis suppon, kain tenun chijimi, sutra koyanagi, pohon hinoki, yukata, shochu, biwa, pohon nandina, pohon marronnier, pepohonan alnus, pohon persimmon, bunga lezpedeza, tokonoma, pohon kaya, hifu, haori, kakatsu, kue manju, bunga tsukimi, buah natsume, giyaman, gando-gaieshi, shoji, bunga ume, kaidori, sandal geta, seiro, kokatsu, tobiguchi, asabesque, furoshiki, jinku, rosai, pasar hagoita.
Spionase-kontra spionase. Pemerintah pusat mencurigai sebuah kekuatan di pemerintahan daerah (pulau) sedang menggodok coup. Secara rahasia dikirimkan seorang chief dari keluarga ninja/spion. Sepuluh tahun berlalu tak ada kabar. Harus dilakukan sesuatu. 4 orang dari berbagai latar belakang dan umur, saling menemukan dan berniat menemukan si ninja, hidup atau mati, sekaligus membuktikan apakah coup itu benar akan terjadi. Sementara itu tidak sempurna jika epic ini bersih dari kisah cinta. Seorang lelaki tinggi, kulit bagus, tampan, pandai bermain musik, jago kelahi/pedang, tak ada cacat cela padanya, menjadi sasaran cinta 3 wanita dgn berbagai latar belakang, masa lalu. Ada mantan copet penjudi, ada yg sakit TBC dan tidak berumur panjang. Siapakah yang akan dipilih Gennojo? Apakah penyusupan ke pulau akan menghasilkan sesuatu? Ataukah 4 orang hero kita ini malah ketahuan dan gagal?
tsuduku...
Hisfic Jepang sangat sering menaruh karakter anak (-anak) yatim (piatu) yang bekerja keras sementara orangtuanya brengsek tukang main judi, pemabuk dan main perempuan. Sedangkan saudari yang lebih tua dijual ke bordil. Hisfic Jepang juga kaya di berbagai sisi. Hal hal remeh dimasukan, menambah jelimet tapi mempesona, sehingga selama/setelah membaca kita punya pemahaman secara holistik tentang kehidupan di suatu periode tertentu.
Membaca hisfic Jepang sekaligus menambah ilmu:
-kayu buxus, lukisan ukiyoe karya Kunisida, pohon sarusuberi, jitte, harashi, goshi, harashi sengoku, nukiya, hanafuda, pohon ganpi, shakuhachi, hitoyogiri, bambu kanchiku, bedak bienko, minyak Matsukane, kura kura jenis suppon, kain tenun chijimi, sutra koyanagi, pohon hinoki, yukata, shochu, biwa, pohon nandina, pohon marronnier, pepohonan alnus, pohon persimmon, bunga lezpedeza, tokonoma, pohon kaya, hifu, haori, kakatsu, kue manju, bunga tsukimi, buah natsume, giyaman, gando-gaieshi, shoji, bunga ume, kaidori, sandal geta, seiro, kokatsu, tobiguchi, asabesque, furoshiki, jinku, rosai, pasar hagoita.
Spionase-kontra spionase. Pemerintah pusat mencurigai sebuah kekuatan di pemerintahan daerah (pulau) sedang menggodok coup. Secara rahasia dikirimkan seorang chief dari keluarga ninja/spion. Sepuluh tahun berlalu tak ada kabar. Harus dilakukan sesuatu. 4 orang dari berbagai latar belakang dan umur, saling menemukan dan berniat menemukan si ninja, hidup atau mati, sekaligus membuktikan apakah coup itu benar akan terjadi. Sementara itu tidak sempurna jika epic ini bersih dari kisah cinta. Seorang lelaki tinggi, kulit bagus, tampan, pandai bermain musik, jago kelahi/pedang, tak ada cacat cela padanya, menjadi sasaran cinta 3 wanita dgn berbagai latar belakang, masa lalu. Ada mantan copet penjudi, ada yg sakit TBC dan tidak berumur panjang. Siapakah yang akan dipilih Gennojo? Apakah penyusupan ke pulau akan menghasilkan sesuatu? Ataukah 4 orang hero kita ini malah ketahuan dan gagal?
tsuduku...
April 18, 2018
penasaran dengan seri ke-2
October 13, 2013
Rather uncharacteristically for a Yoshikawa novel, this one has a prominent female character whose role isn't limited to some dude's love interest, daughter, sister, or mother. The villains are somehow comical but no less dangerous for that. Looking forward to the second part.
August 8, 2013
509 - 2013
Kurang nendang, dan tidak bisa membuatku peduli pada nasib tokoh-tokohnya. Sudah begitu, bersambung pula.
Kurang nendang, dan tidak bisa membuatku peduli pada nasib tokoh-tokohnya. Sudah begitu, bersambung pula.
February 6, 2014
great book...!
March 14, 2014
berhubung ini baru buku pertama jadi serunya baru saja dimulai..eh..bukuny sudah selesai.
August 26, 2014
This book contain story that caught my attention. Nice!
Displaying 1 - 9 of 9 reviews









