Semua orang pernah mengalami sakit, sesederhana apapun rasa sakit itu mampu membuat kita tidak bisa nyaman dalam beraktivitas, termasuk orang di sekitarnya seperti keluarga, kerabat serta sahabat.
Pastinya jika sakit ini sudah kian parah dan kesembuhannya sulit diprediksi, tentu menjadi ujian kesabaran bagi si sakit dan orang di sekitarnya, pengorbanan waktu, harta, tenaga tentu menjadi hal wajar yang mesti dilakukan, beberapa diantaranya terhayut dalam keluh tapi sebagian diantaranya begitu tegar.
Biru adalah sebuah akumulasi kisah-kisah nyata, yang mampu membuktikan bahwa selalu ada hikmah dari cobaan bernama ‘sakit’, beragam contoh kisah yang bisa selalu mengingatkan kita untuk tetap tabah, dan bijak dalam menghadapinya, yang akan menuntun kita melakukan hal-hal terbaik dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk.
Membaca buku ini, aku serasa dilempar ke sebuah masa. Masa di mana aku masih bersamanya, seseorang yang telah membentukku menjadi pribadi mandiri. Betapa, kerinduan itu selalu hadir mengusik hari-hariku. Kadang, kesedihan itu masih setia menyapa. Tapi, saat kembali membaca buku ini.. hatiku kembali terbuka. Masih banyak orang lain di luar sana yang menyimpan kisah mengharukan yang layak dipetik inspirasinya. Buku yang akan mengajarkan kita pada arti bersyukur. Sungguh.. Bapak, prasasti ini untukmu :)
membaca buku ini aku jadi lebih bersyukur. bersyukur karena nikmat sehat itu sangat mahal. dalam tulisan 25 orang ini, sebuah penyakit menjadi pelajaran yg terbaik. penyakit bukan keinginan tapi suatu pilihan yg membuat hidup ini tegar. ketegaran menjadi suatu penopang dalam mengurusi orang sakit.