Sepertinya dalam buku ini saya lebih suka membaca puisi karya Kak Azka Zhafirah karena diksinya yang masih bisa saya mengerti. Selain itu, ada satu puisi yang sangat saya suka (well, ini pengecualian dari kata 'tidak suka membaca puisi' yang pernah saya katakan) yaitu puisi yang berjudul 'Ambigu Tanya' karya Kak Dhilayaumil (ah, semoga tidak ada yang membaca ini :D).