Jump to ratings and reviews
Rate this book

Merah Itu Cinta

Rate this book
Merah. Bukan perempuan atau laki-laki. Merah, bukan darah, tidak juga berarti luka. Merah. Cinta yang merah. Merah adalah kebahagiaan.

Bayangan tentang masa depan memerahkan pipinya. Mendengar jawaban yang dinantinya selama ini membuat Raisa begitu merah.
Malam.

Ponsel berdering, pembicaraan tak terkendali, lalu Rama mengakhirinya.

Rama akan datang, untuk merasakannya.

Sebentar lagi dia pasti datang. Raisa terus menunggu. Menghabiskan malam itu.

Kini, merah adalah duka bagi Raisa. Kehilangan yang begitu merah.
Lebih merah dari merah.

Kepergian Rama menyisipkan tanya. Sebab tidak hanya Raisa yang terpuruk kehilangan.

Ada Aria. Masa kecil yang indah bersama Rama terus membayangi Aria. Kehilangan Rama adalah segalanya. Merah, sangat merah baginya. Bahkan mungkin melebihi Raisa.

114 pages, Paperback

First published January 1, 2007

8 people want to read

About the author

F.X. Rudy Gunawan

32 books17 followers
Menulis adalah kodrat, tapi menulis juga hanya salah satu pilihan perbuatan dan manifestasi kodrat seutuhnya. FX Rudy Gunawan, hanya menulis buku kehidupan dari perjalanannya menyelami realitas demi realitas. Karena menulis adalah kodrat maka menulis bukanlah pekerjaan, menulis adalah pemenuhan tanggungjawab eksistensial belaka.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
1 (7%)
3 stars
4 (30%)
2 stars
6 (46%)
1 star
2 (15%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Anggi Hafiz Al Hakam.
329 reviews5 followers
December 27, 2021
I love Marsha Timothy, pokoknamah!

Saya agak kesulitan menerjemahkan visualisasi dari filmnya ke tulisan novel ini. Saya membaca hingga berulang kali untuk menyamakan persepsi dengan scene film. Perlu waktu untuk menemukan keselarasan antara novel dengan film 'Merah Itu Cinta'. Saya anggap itu usaha saya untuk dapat lebih memahami karakter yang diperankan oleh Marsha Timothy.
Profile Image for Ferina.
193 reviews33 followers
September 3, 2007
Akhir cerita dibiarkan menggantung, gak ada emosi yang bikin pembaca gemes karena nanggung, atau happy kah… atau sedih kah… Karena ya.. itu… ada sesuatu yang udah ketebak di tengah. Mungkin kalo nonton filmnya, bisa dapet penyelesaian yang cukup masuk akal.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.