Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Prince Must Die

Rate this book
Ken Arok memandang kamera di tangan istrinya. "Berikan kamera itu," kata Ken Arok sambil mengulurkan tangannya.

Namun Ken Dedes mampu berkelit. "Mereka menghadiahkan benda ini kepada hamba, bukan kepada Tuanku. Namun jika tuanku menginginkan, hamba ingin menukar benda ini dengan keris Tuanku."

Ken Arok menimbang permintaan itu. Ken Arok amat berminat memiliki kamera itu yang dianggapnya jauh lebih berharga dari keris dipinggangnya.

"Boleh!" kata Ken Arok.

Ken Dedes menerima penyerahan keris penyimpan kutukan, dengan harapan agar jangan sampai keris itu nantinya menjadi sumber kecelakaan bagi Anusapati. Satu hal yang paling dicemaskan Ken Dedes adalah apabila Ken Umang menguasai keris itu.

Apa jadinya kalau kita yang hidup di abad 21 ini tiba-tiba tersedot masuk 'mesin waktu', dan muncul dijaman Singosari di masa Pemerintahan Ken Arok? Apa yang bisa dilakukan sebagai manusia masa depan yang justru dianggap "makhluk aneh"?

Seru, mencengangkan, menggelikan, luar biasa dan tak terduga.

276 pages, Paperback

First published January 1, 2007

2 people are currently reading
26 people want to read

About the author

Langit Kresna Hariadi

31 books151 followers
Langit Kresna Hariadi (lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 24 Februari 1959; umur 54 tahun) adalah seorang penulis roman Indonesia. Mantan penyiar radio ini dikenal masyarakat luas dengan cerita roman Gadjah Mada yang menceritakan kisah dari Patih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (25%)
4 stars
1 (8%)
3 stars
7 (58%)
2 stars
1 (8%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Roos.
391 reviews
September 13, 2007
Kisah mengenai 4 orang remaja abad 21 ( 2007 ) Nouval, Marshanda, Emilia dan Lenggang yang menjelajah waktu ke masa Kerajaan Singosari melalui pintu waktu yang berupa sebuah kaca benggala yang ditemukan saat renovasi rumah dan sebuah kamera digital yang menghubungkan jarak waktu yang terentang.

Dimasa Kerajaan Singasari ini mereka diberi amanat oleh seorang kakek yang ternyata adalah Empu Purwa, ayahanda Ken Dedes, untuk menyelamatkan Anusapati ( anak Ken Dedes dengan Akuwu Tunggul Ametung )...dan bagaimana kisah petualangan 4 remaja ini apakah akhirnya mereka berhasil mengubah sejarah...Baca bukunya saja yah...!

Serasa Belajar sejarah Singosari kembali...secara paling suka cerita sejarah.

Pemanasan sebelum 5 Gajahmada... he...he...
Profile Image for Nuni.
49 reviews6 followers
Want to Read
December 1, 2008
ya ampuuun pak langit bikin gw pengen pulang dulu ke jakarta untuk beli bukubukunya supaya ga kebanyakan ketinggalanannya....
Profile Image for Dian.
64 reviews8 followers
November 29, 2007
Bukunya ringan, jadi ngerasa balik lagi ke masa aku SMA doeloe. Karena buku2 kayak gini yang aku suka baca. Mengingatkanku akan buku2 Wiro sableng-ku yang ngga keitung banyaknya dan emang udah pada ngilang karena ga diurus, sayang.
Jadi ga percaya kalo penulisnya Langit Kresna Hariadi. Abis,... gimana ya, aku belon baca Gadjah Madanya sih.
Profile Image for Toffan Ariefiadi.
Author 1 book10 followers
January 29, 2008
ceritanya ringan, menarik, menceritakan sejarah masa lalu dengan gaya bertutur masa kini. ada kamera ajaib dan cermin yang luar biasa. hehe...
inilah ciri khas pak langit dalam bernovel remaja, seperti novel remaja lain milik pak langit (decastaz, mencari jarum dalam jerami). mengusik rasa ingin membaca kita dari bab ke bab.
Profile Image for Ulan imut.
64 reviews2 followers
Read
October 2, 2007
dari sinopsis bagus kaya nya...
*plunk...*
masukin list..
Displaying 1 - 5 of 5 reviews