While in Kyoto Shuri runs into his beloved sister, the Great Sister of White, as well as his old teacher and rival, Hiiragi. Sarasa continues to form alliances and gain strength. Although Sarasa and Shuri are apart, they remain close in each other's hearts. Meanwhile, someone wants Shuri dead-but who?
Name (in native language): 田村由美 Birth Date: September 5 Zodiac: Virgo
Tamura is an avid RPG videogamer - Final Fantasy, Dragon Quest, etc. She also loves to read mystery books, and going on the computer to chat with her fans.
Những lần đọc Basara đầu tiên (khoảng tầm hơn 15 năm trước), nhân vật mà mình ghét nhất là Công chúa Senju. Với mình, cô ta thật Thiển cận.
Lần này đọc lại, mình không còn ghét nữa. Senju là nhân vật được tạo ra để hình tượng cho nỗi thống khổ của người con gái mất đi người yêu vì chinh chiến, một mình võ vò nuôi con và sống trong thương nhớ thù hận.
Không thể yêu cầu cô ấy suy nghĩ to tát vĩ mô được, vì cô ấy chỉ cần sống trọn với sự tủn mủn ấy là đủ.
this past few volumes after the big reveal has been boring me. too many characters are being introduced and i'm having trouble keeping up with whose who. now that shuri is officially fighting on the good side, i hope things start to pick up.
Nah inilah jadinya kalau seseorang seperti saya mementingkan cover diatas segalanya. Saya jadi nggak jeli dengan isi dari komik yang panjangnya ada 27 volume ini.
Setelah mencicipi volume 1, bisa dibayangkan betapa besarnya penyesalan sekarang karena baru aja tau kalo komik ini SANGAT BAGUS.
Sasara yang berubah dengan kesadaran sendiri menjadi Tatara, seorang perempuan berumur 16 tahun yang menguatkan diri dengan tujuan membalaskan dendam desanya yang hancur dan kakak serta ayahnya yang mati diakibatkan serangan dari Raja Merah. Sasara hanya bisa menjadi dirinya sendiri saat ia berada di Onsen yang kemudia benar benar tertarik dengan seorang pemuda humoris tapi juga kharismatik dan seenaknya sendiri bernama Shuri. Tipikal kan? Nggak ada yang aneh dari jalan cerita ini. kecuali kalau Shuri ini adalah sang Raja Merah.
Hebatnya lagi yang membuatku sangat sangat kagum, Yumi Tamura menguatkan ikatan mereka tanpa terburu-buru dan alur yang keren, bisa dibuktikan dengan terbongkarnya identitas Shuri sang Raja Merah di buku ke-5.
Tidak perlu ragu lagi, inilah lambang dari cover not worth anything. :D
While in Kyoto Shuri runs into his beloved sister, the Great Sister of White, as well as his old teacher and rival, Hiiragi. Sarasa continues to form alliances and gain strength. Although Sarasa and Shuri are apart, they remain close in each other's hearts. Meanwhile, someone wants Shuri dead-but who?
My Thoughts:
This volume is very much focused on Shuri and his group's efforts. They pull of a major coup. Just think what could have been done if Shuri and Tatara had worked together from the outset. Tatara laid a foundation in the North and Shuri built on it. It made me cheer.
So far, things are looking up for our characters, but Hiiragi is still set to kill Tatara and I doubt Shuri will be allowed to keep running around forever. Please keep surviving!
Masih ingatkan dengan pemberontakan yang dilakukan oleh beberapa rakyat raja merah yang membuat Shuri begitu mempertanyakan soal pemerintahan dia. Kalo kata pepatah Shuri itu lagi jatuh ketimpa tangga pula ...
2 orang yang paling dia percaya telah tiada. Dan rakyat dia memberontak akibat oknum yang kehasut oeleh bujukan anakbuah raja biru ....
Nah Shuri yang terluka bertemu dengan sekawanan tabib yang kemudian mengantar Shuri ke tanah Kyoto.
Sasaran dan kelompoknya sedang ada di sana juga kan? Sasara yang terluka dan sedang buta itu berhasil ditolong oleh tabib yang juga menolong Shuri.
Basara got a little slow the past few volumes, and since I was reading it online, with each page loading so slowly...it wasn't as good an experience. Everyone was everywhere, I wasn't sure who was who, who was connected to who, but THIS volume BROUGHT IT BACK!!! Very full of emotion, cleverness, and action that I missed from the past two or three volumes.