Di awal buku ini penulis menjelaskan kiprah politik Erdogan hingga naik menjadi Perdana Menteri Turki. Dijelaskan juga bagaimana kebijakan-kebijakan pemerintahan Erdogan sehingga mampu membawa Turki menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi di dunia (anggota G-20).
Selama sejarah berdirinya, Turki tak bisa dilepaskan dari permasalahan kudeta militer yang kerap terjadi pada pemerintahan yang dianggap mengancam nilai sekulerisme Turki. Namun di bawah pemerintahan Erdogan, campur tangan militer dalam politik berhasil ditanganinya.
Turki di bawah Erdogan ingin menjadi salah satu poros kekuatan yang mendapatkan peran strategis di kancah geopolitik dunia. Penulis mengungkapkan bagaimana hubungan Turki dengan negara-negara seperti Amerika Serikat, Israel, dunia Arab, Uni Eropa, dsb.
Buku ini cocok bagi mereka yang ingin mengetahui bagaimana keberhasilan pemerintahan Erdogan mengangkat Turki dari The Sick Man In Europe menjadi negara yang diperhitungkan di dunia.
saat membaca sinopsisnya, saya berekspektasi bahwa buku ini akan mengupas tuntas tentang sosok Erdogan. namun semua tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. buku ini lebih menjelaskan mengenai kondisi sosial dan politik Turki sebelum dan selama pemerintahan Erdogan. (padahal saya ingin pembahasan sosok Erdogan secara lebih personal. haha) Dimuat juga dalam buku ini bagaimana sejarah Turki dari masa kesultanan Ustmani hingga sekarang. di sini juga dijelaskan bagaimana kebijakan-kebijakan Turki di kawasan regional maupun internasional selama kepemimpinan Erdogan. Pada bab pembuka sebetulnya dipaparkan bagaimana masa kecil dan perjalanan Sang Pemimpin. Namun saya rasa masih sangat kurang. Akan tetapi, secara keseluruhan buku ini tetap menarik. apalagi banyak sekali membahas isu-isu di Timur tengah. Dan tentu saja, sikap-sikap tegas Erdogan dalam menyikapi masalah Israel - Palestina. untuk yang ingin membaca, saya ucapkan selamat membaca. haha
Buku yang sangat bagus untuk dibaca semua orang, khususnya politisi atau orang-orang yang aktif di pemerintahan Indonesia untuk menjadi sumber inspirasi. Buku ini menceritakan bagaimana Turki dapat bangkit dari negara yang dipandang sebelah mata di dunia internasional, dengan ekonomi yang buruk, demokrasi yang dikuasai rezim militer, dan serangkaian masalah lainnya, menjadi negara maju yang terpandang secara internasional dengan tetap menjaga ke-Islamannya. Sangat relevan dengan Indonesia yang mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia dan memegang prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa di konstitusi negaranya.
Di era pemerintahan Erdogan sejak 2003, Turki dihadapi oleh berbagai permasalahan di dalam dan luar negeri Turki, di bidang ekonomi, politik, sosial dan keagamaan yang telah berlangsung beberapa dekade sebelumnya: - Ekonomi yang terpuruk dengan inflasi diatas 50% selama puluhan tahun - Kekuasaan militer di bidang politik yang berlebihan, hingga pernah melakukan kudeta militer 3x terhadap pemerintahan yang sah dan dipilih secara demokratis oleh rakyat - Islamophobia yang ekstrem di kalangan elit dan pemerintahan, hingga pemakaian jilbab tidak dibolehkan di institusi-institusi - Hubungan yang renggang dengan negara-negara Islam tetangganya di Timur Tengah - Pengkiblatannya terhadap negara-negara Barat termasuk Israel sehingga kehilangan jati dirinya
Namun selama masa pemerintahan Erdogan, semuanya berbalik dengan pencapaian-pencapaian yang gemilang: - Ekonomi melejit hingga inflasi dapat mencapai 6.2% di tahun 2009 dan GDP meningkat hingga 3x lipat di tahun 2018 - Kekuasaan militer dibatasi dengan referendum konstitusi yang melibatkan seluruh rakyat Turki melalui polling, dimana mayoritas rakyat menyetujui perubahan-perubahan pasal untuk membatasi kekuasaan militer di dalam ranah sosial politik Turki - Pembebasan hak-hak warga negara dalam beribadah, terutama muslim, dengan dihapuskannya larangan berjilbab, dihidupkannya sekolah-sekolah agama yang memupuk generasi masa depan yang shaleh, berprestasi, berakhlak baik dan cinta kepada bangsa dan negara - Penguatan hubungan luar negeri dengan Barat dan Timur, dengan filosofinya untuk membawa perdamaian regional dan internasional - Pembelaannya secara berani dan tegas terhadap rakyat Palestina yang ditindas oleh rezim Israel yang sedang menjajah
Semua perubahan yang dilakukan ini telah membawa Turki menjadi negara yang maju, demokratis, dan berpengaruh di skala regional Timur Tengah maupun internasional. Erdogan menunjukkan bahwa Islam dapat membawa suatu negara menjadi maju dan justru bukan menjadi negara terbelakang, tertutup, atau anti demokrasi. Justru dengan Islamlah demokrasi bisa mencapai wujudnya yang gemilang.
Buku yang menarik memberitahukan informasi lebih dalam tentang peta politik Turki dari era sebelumnya ke era Erdogan yang dijuluki Utsmani modern.Sebagai pemimpin Muslim yang popular pada saat ini sudah seharusnya banyak pemimpin Muslim dunia untuk bersatu dan menyuarakan pendapat lebih tegas terhadap Barat, seperti kasus Israel yang selalu menyerang Palestine yang didukung AS begitu pula dengan China dengan Muslim Uyghur. Semoga buku ini bisa membawa generasi selanjutnya untuk tidak lupa dengan tindakan pemimpin Muslim yang baik dan tegas seperti Erdogan untuk membuat dunia lebih baik.
Tak perduli apa yang dikatakan orang terhadapmu. Sikapmulah yang bisa menjawab semua perkataan tsb. Hidup tak sekedar Diri sendiri namun hidup adalah apa yang kau sumbangkah terhadap Dunia. Dan Sosok pemimpin itu adalah dalam kepribadian seorang REcep Tayyeb Erdogan. Rosulullah Saw adalah Sosok teladan bagi orang yang bisa membangunkan Turki dari tidur panjangnya.