Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kapten Polisi Kosasih dan Gozali #21

Misteri Mayat yang Berpindah

Rate this book
IR. EMIL MUSA baru ditinggal mati istrinya beberapa bulan yang lalu, tetapi dia sudah giat melancarkan jurus-jurusnya untuk memenangkan hati Julia Takra, kakak mendiang istrinya yang sudah menjanda.

Rencananya untuk menikahi Julia Takra ini mendapat tentangan hebat dari Melani, anaknya yang remaja. Dan ketenteraman pun meledak. Rumah tangganya yang tadinya tenang-tenang, tiba-tiba berubah menjadi medan yang tegang.

Lalu suatu petang dia mati. Kapten Polisi Kosasih yang segera datang ke TKP, mendapati korban menggeletak di lantai kamarnya dengan lima luka tusukan di tubuhnya. Julia Takra mengatakan korban bunuh diri. Tetapi kemudian pisau yang ditemukan di lantai di sisi mayat korban, ternyata bukan senjata fatalnya. Siapa yang meletakkan pisau itu di sana, dan di mana senjata fatalnya? Jelas korban tidak mati bunuh diri.

Kapten Polisi Kosasih dan sahabatnya Gozali kemudian mendapatkan petunjuk bahwa mayat korban pernah dipindahkan. Mereka begitu yakin mereka telah mendapatkan si pembunuh.

496 pages, Paperback

First published March 1, 1994

18 people are currently reading
407 people want to read

About the author

S. Mara Gd

73 books141 followers
Berawal dari menerjemahkan novel-novel Agatha Christie, S. Mara Gd mulai menulis novel pertamanya, Misteri Dian yang Padam pada tahun 1984 (diterbitkan tahun 1985). Tokoh yang diciptakannya adalah seorang kapten polisi bernama Kosasih dan sahabatnya yang punya latar belakang hitam, Gozali. Sejak itu novel-novel tentang petualangan dua serangkai, Kosasih dan Gozali, dalam melacak para kriminal mengalir terus. S. Mara Gd memadukan logika dan humor dalam bahasa sehari-hari yang menarik, di sana-sini diwarnai oleh dialog Suroboyo-an. Lokasi ceritanya umumnya mengambil tempat di Surabaya dan sekitarnya.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
55 (29%)
4 stars
39 (20%)
3 stars
81 (43%)
2 stars
7 (3%)
1 star
4 (2%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
September 6, 2016
uhm... novel yg rada gagal jd novel misteri ini, soalnya sjk si korban tewas, lgs bisa tahu nebak siapa pembunuhnya, lha mslh isi pertengkaran korban sblmnya sdh dikasih tahu ke pembaca kok.... klrga korban aja yg sok repot, plus karakter melani yang ababil buanget, bikin susah kerja kosasih/gozali aja.

triknya mirip kasus the body in the library-nya agatha christie

gambar covernya ga sesuai, kan korbannya bapak2 yang dideskripsikan selalu pakai setelan celana gelap dan kemeja warna terang
Profile Image for Desiyanti.
15 reviews2 followers
January 24, 2021
Di luar para karakter tetap (Kosasih & keluarga, Gozali, Abbas Tobing, Leo Tarigan), susah sekali bersimpati kepada karakter-karakter lain di novel ini. Bacanya jadi gemes-gemes kesel gitu, hahaha...
Profile Image for Imandha Risdiansyah.
111 reviews
March 25, 2023
Wow... sebuah kasus yang cukup rumit dan menguji kesabaran. Alur yang cukup panjang dan agak drama namun ada plot twist. Recommended!
Profile Image for R. Wahyu.
Author 8 books14 followers
May 24, 2016
Satu lagi novel Tante Mara yang membuat saya kagum. Meski saya sudah bisa menebak siapa pembunuhnya namun cara Gozali yang sangat keren dalam mengungkap kasus tak pernah membuat saya merasa bosan.
Keluarga Emil Musa ini menurut saya isinya orang aneh semua, suami, istri dan anaknya semuanya punya emosi yang labil banget. Julia Takra sangat sial karena terpaksa tinggal bersama mereka setelah kematian anak dan suaminya.
Profile Image for Vanda Kemala.
233 reviews68 followers
April 12, 2020
Pendapat buat setiap buku misteri S. Mara Gd versiku, nggak pernah berubah.

Pembunuhan dengan dua korban selalu lebih keren. Tingkat kesadisan dan kepanikan pelaku kejahatan lebih hip-hip hore, juga ngeri-ngeri sedap.
Profile Image for Dimas Abi.
Author 7 books25 followers
June 29, 2010
novel 'detektif' asli indonesia, memiliki banyak seri namun saling berhubungan. Aliran cerita sangat dapat membuat saya tak berhenti membacanya... tapi, novel ini tidak cocok dibaca oleh anak2
Profile Image for Febri Susanti.
9 reviews4 followers
February 3, 2011
Novel pembunuhan yang dibumbui kisah percintaan ala orang dewasa. Parahnya, saya membaca buku ini ketika saya belum berumur 17 tahun hehe.
Profile Image for Coffeecream.
102 reviews15 followers
May 4, 2014
yaaay akhirnyaa serial KosGoz yg saya beri bintang 5! (/^-^)/ \(^-^\)
sering-seringlah begini, meski jadinya di sini ga banyak adegan Gozali-nya
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.