Jack Canfield is an American motivational speaker and author. He is best known as the co-creator of the "Chicken Soup for the Soul" book series, which currently has over 124 titles and 100 million copies in print in over 47 languages. According to USA Today, Canfield and his writing partner, Mark Victor Hansen, were the top-selling authors in the United States in 1997.
Canfield received a BA in Chinese History from Harvard University and a Masters from University of Massachusetts. He has worked as a teacher, a workshop facilitator, and a psychotherapist.
Canfield is the founder of "Self Esteem Seminars" in Santa Barbara, and "The Foundation for Self Esteem" in Culver City, California. The stated mission of Self Esteem Seminars is to train entrepreneurs, educators, corporate leaders and employees to achieve their personal and professional goals. The focus of The Foundation for Self Esteem is to train social workers, welfare recipients and human resource professionals.
In 1990,he shared with author Mark Victor Hansen his idea for the Chicken Soup for the Soul series. After three years, the two had compiled sixty-eight stories.
Canfield has appeared on numerous television shows, including Good Morning America, 20/20, Eye to Eye, CNN's Talk Back Live, PBS, The Oprah Winfrey Show, The Montel Williams Show, Larry King Live and the BBC.
Canfield's most recent book, The Success Principles (2005), shares 64 principles that he claims can make people more successful. In 2006, he appeared in the DVD, "The Secret," and shared his insights on the Law of Attraction and tips for achieving success in personal and professional life.
Jack Canfield was born on August 19, 1944, in Fort Worth, TX. He is the son of Elmer and Ellen (a homemaker; maiden name, Taylor). He attended high school at Linsly Military Institute, Wheeling, WV, 1962. He went to college at Harvard University, B.A., 1966; University of Massachusetts at Amherst, M.Ed., 1973. Canfield married Judith Ohlbaum in 1971 (divorced, November 1976); he married Georgia Lee Noble on September 9, 1978 (divorced, December 1999); he married Inga Marie Mahoney on July 4, 2001; children: (first marriage) Oran, David, Kyle, Dania; (second marriage) Christopher Noble. He is a Democrat and a Christian, and his hobbies include tennis, travel, skiing, running, billiards, reading, and guitar.
Gabungan dari 3 buku ilustrasi karya Kim Dong Hwa.
Memikat, Menyentuh dan Memorable. Kim Dong Hwa adalah ilustrator, komikus, manga atau apalah itu sebutannya yg benar-benar membuatku takjub. Kisah rekaannya benar-benar menyentuh hati. Tidak hanya di salah satu buku, tapi Hadiah Terindah, Pelajaran Berharga, dan Perjalanan Ajaib memiliki porsi yg sama.
Pendekatannya sangat intens. Ada tema keluarga, persahabatan, pelajaran hidup dan nilai moral yang ada di masing-masing ceritanya. Bayangkan ada 37 kisah totalnya dari penggabungan 3 buku ini. Semuanya menarik. Semuanya berkesan.
Buku ini sudah cukup langka dipasaran. Menemukan yg masih dalam 3 buku terpisah saja sudah jarang karena penerbitnya sudah tidak mencetak lagi buku ini. Hanya yg versi gabungan inilah yg memungkinkan masih ada di beberapa toko buku online.
Berisi cerita pendek yang menyentuh hati mengenai mutiara kehidupan baik dalam berkeluarga atau sendiri seperti buku chicken soup for the soul pada umumnya.
Akan tetapi, buku ini menggunakan animasi / gambar untuk memudahkan pembaca khususnya anak - anak dalam mengerti cerita ini.
Buku ini cukup bagus walau tidak sebagus chicken soup for the soul lainnya. Tapi setidaknya mungkin akan cocok dinikmati anak - anak.
Kalimat kesukaan pada buku ini: “Ayahku pasti makan kayu api. Dia selalu hangat seperti perapian”
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku ini BAGUUUUUUUS BANGET! 😭 Selain ilustrasinya yang amat sangat menarik, cerita-cerita dari Chicken Soup emang selalu bagus! Malah beberapa bikin pengen nangis baca ceritanya 😭
Walaupun tebel banget. Tapi SAMA SEKALI NGGAK BOSEN deh bacanya 😭 Aduh maaf empticonnya harus nangis biar kesan harunya dapet.
Paling suka sama hard covernya. Kesannya bikin buku jadi ekslusif 😍
Buku ini bersisi 37 kisah sederhana menyentuh tentang kebaikan, ketulusan, dan berbagai pesan luhur lainnya; kerja keras, kasih sayang, ketegaran. Pertama kali melihat, langsung jatuh hati sama fisik bukunya. haha *mainnya fisik* Jadi buku ini bentuknya novel grafis, penuh gambar dan warna warna. Tetapi tetap tidak meninggalkan tujuan dari penulisan. ada bab yang sangat kusuka. judulnya Seandainya Aku Membesarkan Anak Lagi. Berikut potongannya.
"Seandainya aku membesarkan anak lagi, aku akan berusaha lebih keras untuk memahami anakku, dan tidak terlalu memaksakan kehendakku padanya. Aku akan lebih mengikuti anakku dengan mataku, daripada mengamati jarum jam. Aku akan lebih banyak naik sepeda, dan menerbangkan layang layang. Au akan lebih banyak bermain di lapangan, dan melihat bintang bintang lebih lama. Aku akan lebih sering memeluknya daripada memarahinya. Aku akan mengamati pohon ek, yang masih tersembunyi di dalam biji buahnya. Aku akan mengurangi sifat kerasku, dan menjadi lebih positif."
dan aku akan lebih sering bepergian, ke tempat yang dekat dan jauh..
Buku ini berhasil menjadi pengingat bagi diri sendiri tentang hal hal sederhana yang kecil tapi bermakna besar di sekitar kita. Aku suka bagaimana cara penulis mengingatkan bahwa membalas perbuatan orang yang berlaku tidak baik akan membuat kita sama dengan orang tersebut. Dan bahwa hidup ini tidak terlepas dari berbagai masalah. namun kita selalu bisa melakukan pendekatan dari sudut pandang yang sama sekali berbeda, kemudian beergerak untuk menyelesaikannya. Rate it 4 stars! :)
Novel grafik pertama yang saya baca. Memang bukan milik sendiri, tapi punya adik yang saya pinjam. Tertarik karena hardcover dan gambarnya full-color.
Saya selalu suka seri Chicken Soup, sudah banyak yang saya baca terutama yang edisi Teenage's Soul dan Pet Lover's. Grafik novel satu ini isinya kumpulan kisah-kisah terbaik dari serial Hadiah Terindah, Pelajaran Berharga, dan Perjalanan Ajaib.
Karena ilustratornya orang Korea, style gambar masih serupa anime. Saya suka, warna-warnanya cantik dan matanya besar :D Enggak nyangka bisa baca beginian dalam bentuk grafik, ibarat lagi baca manga. Tapi enak juga. Menangis di cerita pertama, langsung enggak mau berhenti baca sampai selesai. Mungkin kekurangannya tidaklah banyak deskripsi, yang biasanya jadi kekuatan kisah-kisah di Chicken Soup. Maklum, bentuknya grafik begini. Beberapa kisah sangat familiar bahkan sudah saya kira dongeng saja. Tapi ketika diangkat lagi dalam novel grafik ini, kesannya jadi berbeda. Mungkin karena ilustrasinya diberi latar yang sama sekali berbeda dengan bayangan saya.
Rupanya serial ini salah satu koleksi wajib. Mengingat bentuk fisik dan isinya yang bisa dibaca siapa saja.
Selalu suka baca chicken soup. Dan beruntung gramedia telah menerbitkan versi grafis dari chicken soup ini dengan versi hard cover n full color. Menyenangkan sekali menikmati dan mengambil pelajaran dari 37 kisah nyata yang menyentuh hari, dari hadiah terindah,pelajaran berharga sampai perjalanan ajaib. Kisah-kisah di dalamnya dikemas dan digambar dengan apik oleh kartunis tenar dari Korea, Kim Dong Hwa. Biarpun hanya kumpulan cerita pendek tp tidak mengurangi makna cerita yang ingin disampaikan. Buku yang sangat worth to buy, to collect and of course to read :D
Tiga buku, yang menjadi harta karun saya ketika muda, dipadukan dalam satu jilid besar. Sudah tentu saya gembira menyambutnya. Boleh dibilang, cerita-cerita dalam 'komik' inspiratif ini mempengaruhi saya ketika pertama kali saya membacanya—dan mungkin kebijaksanaannya membentuk diri saya saat ini. Saya tahu, jika saya membacanya kembali, boleh jadi saya tidak menemukan keistimewaannya. Banyak hal yang dulu indah sudah mengarat jadi klise. Relevansinya mungkin berkurang. Namun, tetap saja, trilogi Kim Dong Hwa ini adalah salah satu buku paling bermakna yang pernah saya baca.
Aku mendapatkan buku ini sebagai hadiah ulang tahunku. Diberikan kemarin malam dan berhasil kukhatamkan malam ini. Buku ini adalah yang terkeren dari banyak buku yang pernah diberikan kepadaku. Faktanya sekarang, aku lebih menyukai Chicken Soup versi novel grafis ini daripada serial Chicken Soup lainnya. Ibarat sup ayam betulan, buku ini lezat, renyah, dan bergizi.
Saya selalu menyukai Chicken Soup versi grafik novel, apalagi grafik novelnya adalah gabungan dari 3 karya Kim Dong Hwa.
Bagi saya, membaca grafik novel lebih singkat dan gambar-gambarnya membuat isi dari buku ini makin menyentuh. Berapa kalipun saya membaca buku ini, saya selalu merasa tersentuh. Buku ini menggetarkan hati dan membuat saya lebih memaknai hidup dan berusaha agar menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Not so good. I expect some extra ordinary story, but the stories are not that extra ordinary. Moreover, some stories are not clear or do not have point. For example the Napoleon one. Anyway, a good book to revive my reading mood.