Sejak 18 tahun lalu, Yohanes Surya sudah memimpikan Indonesia menjadi juara dunia Olimpiade Fisika. Padahal, saat itu tak ada seorang pun yang menganggapnya mampu. Impian itu tercapai pada 2006.
Selanjutnya, dia meyakini suatu saat Indonesia bisa menjadi pemenang Nobel Prize untuk Fisika.
MESTAKUNG, yang berarti seMESTA menduKUNG, merupakan rahasia sukses Yohanes Surya. Teori ini diambil dari konsep sederhana fisika, bahwa ketika sesuatu berada dalam kondisi kritis maka setiap partikel di sekelilingnya akan bekerja serentak demi mencapai titik ideal. Kekuatan alam akan bersatu mewujudkan mimpi bagi siapa saja yang memercayainya dan mau bekerja keras.
Melalui buku ini, Yohanes Surya berbagi pengalaman dan memaparkan tentang MESTAKUNG dengan lugas, tangkas, dan inspiratif. Ditambah dengan tiga Hukum MESTAKUNG dalam edisi revisi ini, cakrawala Anda akan semakin terbuka. Jadi, jangan heran bila semakin banyak orang yang terinspirasi untuk mewujudkan mimpi!
Indonesia berhasil menjadi Juara DUnia di Olimpiade Fisika Internasional pada 2006, dan delapan tahun berturut-turut selalu meraih emas dalam Olimpiade Fisika Asia--semua berkat keajaiban MESTAKUNG. Kini saatnya Anda membuktikan keampuhannya!
Mestakung (seMESTA menduKUNG) adalah konsep sederhana yang diambil dari Fisika dan telah menjadi rahasia sukses dari Tim Olimpiade Fisika Indonesia selama 13 tahun. Semua orang dapat menerapkan ide mestakung untuk menjadikan yang biasa menjadi luar biasa, dari good menjadi the best.
Ada tiga hal yang dapat merangsang terjadinya mestakung. Ketiga hal ini disingkat krilangkung. Krilangkung adalah singkatan dari Kritis, Langkah, dan Tekun.
Mestakung akan terjadi asalkan kita mau bermimpi, berusaha, dan selalu fokus mewujudkan mimpi kita, so mestakung bisa terjadi dimana mana.
Tiga hukum mestakung: Hukum kritis, dalam setiap kondisi kritis ada jalan keluar. Hukum Langkah, ketika kita melangkah, terlihatlah jalan keluar. Hukum tekun, ketika kita melangkah dengan tekun terjadilah mestakung.
"Sekedar mengetahui tidak cukup, kita harus menggunakannya. Sekedar berkeinginan tidaklah cukup, kita harus bertindak"
"Orang pesimis melihat kesulitan di setiap kesempatan. Orang optimis melihat kesempatan di setiap kesulitan."
Baru beli dan belum baca. Di sampulnya tertulis: "Buku yang menginspirasi film seMESTA menduKUNG." Filmnya juga belum nonton
Buku ini adalah buku versi revisi dari buku sebelumnya (buku bersampul putih). Berisi 13 bab (yang sebelumnya hanya 10-12 bab saja). Diterbitkan oleh penerbit yang berbeda, namun masih dalam satu kelompok usaha yang sama.
Buku ini secara tampilan cukup menarik. Dicetak menggunakan tinta berwarna biru, mengingatkan saya pada serial Quantum Learning-nya De Porter. Juga dilengkapi beberapa ilustrasi yang jenaka.
Secara isi, menurut saya buku ini bagus, tetapi kurang WOW. Mungkin motivasinya lebih cocok untuk kalangan pelajar (siswa atau mahasiswa). Sepertinya untuk yang lebih "di atas umur", isi buku ini kurang "beresonansi".
Singkatnya seperti pepatah: "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian." Banyak orang yang tahu pepatah ini, namun kenyataannya (di era teknologi instan saat ini) hanya sedikit yang mau melakukannya.
Setelah selesai membaca, saya tersadar sebuah hal: mestakung pun bekerja dalam upaya saya mendapatkan buku ini. Berkeliling toko buku dan berselancar di dunia maya, belum juga membuat buku ini sampai ke tangan. Namun entah bagaimana, semesta membuat saya tidak menyerah. Waktu demi waktu saya terus membicarakan tentang buku ini kepada siapa saja, tentang betapa saya ingin membacanya. Dan ya, Yang Maha Pencipta menggerakkan semesta untuk menghantarkan buku ini pada saya. Adalah suatu toko buku online yang memesankan buku pesanan saya ini pada Mizan, lalu mengirimkannya ke rumah seminggu kemudian. Ya. Buku ini yang datang menghampiri saya pada akhirnya setelah beragam cara saya tempuh guna menjemputnya. Mestakung sungguh bekerja! Kawan-kawan sekalian wajib membacanya :)