Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bots: Kami Tak Berhati

Rate this book
Dunia Barat menjelang Abad 22. Sebuah Android telah menyerang beberapa manusia, melukai dan membunuh mereka. Beberapa hari kemudian, para Android mengangkat senjata mereka. Seminggu kemudian, mereka menghilang.

Tiga bulan berlalu. Di sebuah negara kecil, jauh di pesisir Hindia, seorang remaja bernama Andri terbangun. Hari pertama di kota yang baru, pergi ke sekolah yang baru, bertemu dengan teman-teman, guru, dan bahkan penjaga sekolah yang baru, ia mencoba menyesuaikan diri, menjalani kehidupan seperti biasa. Namun, suatu hari, ia mengalami sesuatu. Sesuatu yang akan membawanya pada sebuah rahasia yang disembunyikan darinya. Rahasia yang akan mengubah dirinya, dan dunianya, selamanya.

Buku ini diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons dan dapat dibaca online di sini.

359 pages, Paperback

First published September 1, 2013

2 people are currently reading
31 people want to read

About the author

Ahmad Alkadri

7 books35 followers
Software developer who spends too much of his free time reading. Blogging from time to time at https://ahmadalkadri.com/

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (6%)
4 stars
7 (46%)
3 stars
7 (46%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Luz Balthasaar.
87 reviews69 followers
January 5, 2014
Barusan baca dan bikin repiunya untuk Fikfanindo. Kalau diokein sama empunya blog akan saia link, kalau nggak akan saia taruh di sini.

Rating saia kira-kira 3,5. Idenya oke, penulisan asik, plot jelas dan nggak lari kemana-mana, tapi penulis kebetulan make trope yang saia gak suka. Dua kali lagi. Sheesh.

Beberapa plothole dan kejanggalan worldbuilding juga mengganggu. Tapi ya, begitu tiba di akhir, saia harus mengakui ini lumayan banget sebagai upaya membuat karya fiksi ilmiah. XD

-Edit 1-

Akhirnya diapprove, yay! Silakan ke sini. Asiiik deh, soalnya ini situs porno loooh~
Profile Image for Sabrina.
2 reviews4 followers
November 27, 2013
Over all, I amazed by the way alkadri made the story.. its just like Marvell company movie like. its bring you to the future as you read it. Good job dude.. I'm waiting for your next masterpiece.
3 reviews1 follower
January 29, 2014
Awal melihat sampul Novel ini, saya membayangkan akan disuguhi sebuah cerita seperti Astro Boy, hehe. Namun cerita ini justru dimulai dengan sangat manusiawi. Andri, si tokoh utama malah digambarkan sangat manusiawi dan tidak menyadari jati dirinya. Dia sangat jauh dari sosok superhero seperti atom si Astroboy tanpa kekuatan-kekuatan super (kecuali keistimewaan dapat mengendalikan robot). Alkadri berhasil membuat saya terkecoh dan menganggap sosok Andri sebagai benar-benar manusia atau bukan Android. Kecurigaan saya bahkan tidak muncul pada saat bagian-bagian awal ketika diceritakan seakan Andri punya ikatan batin dengan Profesor Faishal. Rasa aneh saya mulai muncul pada saat secara misterius kemudahan-kemudahan diperoleh Andri sewaktu akan menyeberang ke Nusa Kambangan.
Tapi salah satu yang saya sayangkan yakni ke-feminim-an dari Andri yang kurang nampak. Untuk sebuah karakter anak perempuan, bagi saya Andri terlalu maskulin. Pada beberapa bagian cerita ketika Andri berdebat dengan teman-temannya, berdebat dengan orang tuanya bahkan ketika dia menangis, entah mengapa saya merasa dia tetap sosok yang kurang feminim. Ada hal yang kurang, stereotip umum bahwa perempuan mengedepankan perasaan dibanding logika. Sentimen perasaan ini hanya muncul pada sikap keras kepalanya dalam membela Android saat berdebat mengenai kasus-kasus kekerasan yang dilakukan oleh Android. Saya merasakan Andri sebagai perempuan saat narasi-narasi menyatakannya, di luar itu agak susah bagi saya membayangkan Andri sebagai perempuan. Saya berpandangan ada kemungkinan penulis memang sengaja menggambarkan sosok gender yang bias untuk menepis stereotip umum tadi.
Ide-ide pemberontakan selalu menjadi pemikat saya dalam membaca karya sastra, khususnya fiksi saintifik. Hal ini pula yang menurut saya menjadi hal yang berbeda dibanding karya fiksi yang lain. Biasanya, pemberontakan dalam fiksi lain memplot manusia vs manusia, dalam BOTS, manusia dihadapkan dengan pemberontakan suatu masyarakat yang lain yang hidup berdampingan dengannya. Suatu “spesies” yang berbeda yang sama cerdasnya dengan manusia diceritakan membangkang. Di sini saya melihat sebuah potret dari konflik etnis atau kelompok yang marak terjadi dewasa ini, dimana satu pihak menganggap komponen masyarakat yang lain sebagai tidak penting.
Sisi ilmiah dari novel ini juga menarik untuk dicermati. Asumsi perubahan luas daratan kepulauan di jawa, perubahan arah badai dan beberapa kondisi atmosfer lain sangat saya nikmati sebagai seorang mahasiswa meteorologi :D. Mengenai plot dan alur cerita, saya tidak mau berkomentar banyak karena saya memang kurang kompeten untuk mengomentari itu, hehe (Biar yang belum baca penasaran juga). Intinya saya benar-benar menikmati novel ini dan menamatkannya dalam tiga kali duduk.
Profile Image for sky.
652 reviews80 followers
May 22, 2015
Oke gw sebenernya udah baca ini dari lama. Tapi setiap buka goodreads kenapa lupa mulu buat ngerivewnya ya? heheheh.



Dimulai dari membaca cerpen keren Bang Ahmad (ahem) di wattpad, akhirnya gw memutuskan untuk membaca ini. Yep, gw baca online. Hua ha ha ha #?

Udah berselang berbelas atau mungkin berpuluh novel? entahlah, tapi yang pasti ga lebay aja banyaknya. Jadi gw udah agak-agak lupa. Maafkan! tapi gw masih ingt beberapa detail, walaupun serius, nama-namanya udah mulai blur.

Beberapa hal yang bikin gw ga nyaman:
1. Temanya bukan gw banget. Ini selera doang :D
2. Tipe cewe seperti Andri bukan jenis yang gw suka. Lagi-lagi selera
3. Alur yang sampe tengah buku malah makin betein. Gw gatau inti Andri mau banget nyelamatin si robot yang itu tuh, gw lupa namanya. Maap!
4. Mmmm, narasi mungkin? Entahlah, intinya gw bosen untuk jangka waktu yang ga sebentar.
5. Setting? Gw tau gw orang indonesia! Maaf! Tapi ini juga selera heheh.

Tapi dari poin ketiga, ternyata ada jawabannya!
Andri adalah Android! Horeeee! Dan kalau aja gw ga liat review di sini sebelumnya selesai baca, gw pasti shock! Ha ha ha. Tapi tetep aja sih, ada yang kurang!
Dan petualangannya, walaupun begitu, tetep enak buat dijalani (?)

Yeps! Tapi ini novel sci-fi indonesia pertama yang gw baca sampe selesai! jadi ini tetep keren! Berhubung ini belom selese karena masih ada buku 2 dan buku 3 (bener kan?) jadi gw memutuskan untuk tidak berpanjang-panjang (ALASAN!!)

See? gw emang lebay.

Btw. mari kita tunggu buku bang Ahmad yang akan segera terbit! Hip hip Horeeee! Hip hip Horeeee



Sekian dan terimakasih :D
1 review
January 25, 2014
Meski hadir dengan genre yang terdengar agak berat, science fiction, namun buku ini seolah menumbuhkan harapan yang berbeda. Harapan apa? Bagi saya, alur cerita yang dibangun di Indonesia seolah menjadi angin segar bahwa kita `nanti` mampu merasakan kecanggihan teknologi ala Barat. Termasuk, nama-nama yang dipilih oleh penulis bagi tokoh yang terlibat. Seakan membuat buku ini `Indonesia banget`. Setidaknya dua hal ini membantu saya yang agak sulit mencerna cerita-cerita yang melibatkan masa depan hingga ratusan tahun.

Jadi, saya harap jumlah halaman dan genre buku ini tidak mengurangi minat anda dalam memasukkan buku ini sebagai urutan buku yang wajib dibaca.
Profile Image for W.A. Sa'adah.
1 review
October 18, 2013
BOTS, novel yang menarik perhatianku saat pertama kali membacanya. Ga nyangka bisa selesai membacanya dalam waktu dua hari. Setiap cerita yang dibaca selalu penasaran untuk membuka halaman selanjutnya dan menemukan sensasi ceritanya. Alur ceritanya mudah dipahami dan mengalir seperti air. Namun ada beberapa istilah asing yang belum dipahami dan penulis kurang baik dalam penjelasannya. Akhir ceritanya masih menimbulkan pertanyaan.

But, overall, bukunya unik dan bagus untuk dibaca. Ditunggu karya selanjutnya yaa..
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.