Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mizan Writing Bootcamp 2022

Love Risk Management

Rate this book
Atisha menjalani hidupnya dengan hati-hati. Sebagai seorang analis kredit di sebuah bank, dia terbiasa menganalisis segala sesuatu, dan tahu betapa sebuah risiko kecil yang dibiarkan bisa menimbulkan masalah luar biasa besar. Apalagi Atisha adalah tulang punggung keluarga, she cannot afford making mistakes. Karena itu dia selalu menimbang risiko dan memilih jalan aman agar hidupnya baik-baik saja.

Tetapi, nasib memang suka mempermainkan hidupnya. Akibat kecurangan mantan atasannya, Atisha harus bertanggung jawab atas kredit macet Bakmi Aman – salah satu debiturnya. Siapa sangka, hal itu justru mempertemukannya dengan Rad – si lelaki serampangan, tentu saja tidak cocok dengan Atisha yang teratur dan penuh perhitungan.

Jatuh cinta pada Rad? Jika ini adalah pengajuan kredit, maka 100% Atisha akan menolaknya. Namun, memutuskan hal yang berhubungan dengan hati, tidak semudah itu. Saat logika menolak, di situlah hatinya akan berkata lain. Lantas, haruskah Atisha melupakan logika dan mengikuti kata hati yang sama sekali tidak sesuai dengan prinsip hidupnya?

244 pages, Paperback

Published July 3, 2023

Loading...
Loading...

About the author

Helen Tanuwan

2 books6 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
24 (32%)
4 stars
43 (58%)
3 stars
4 (5%)
2 stars
3 (4%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 35 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
314 reviews254 followers
August 28, 2023
“Melisa! Denger enggak kalau Mami ngomong? Kamu itu udah kayak orang Tuli aja. Diajak ngomong orangtua bukannya jawab malah diem!”
Ablesime terhadap disabilitas.
Diskriminasi pada kaum Tuli dengan meyakini bahwa kemampuan masyarakat umum lebih unggul. Salah satu contohnya seperti kalimat terakhir tadi. Cuek sedikit, langsung dilabeli Tuli. Mentang-mentang kaum kami tidak bisa mendengar. Sungguh, aku gatal sekali ingin mengedukasi si pelaku secara langsung. (Hal 59).
.
Selesaiiiii! Dan sukaaa 🤩🤩🤩. Celetukan di atas kapanan sempat beberapa kali aku dengar dan penjelasan di atas menjadi catatan buatku pribadi. Aku suka cara berceritanya, lucu, manis, hangat, sedikit ngeselin, campur aduk 🤭. Di dalam novel ini ada tiga puluh lima chapter, yang setiap chapternya kita akan mendapatkan penjelasan singkat tentang pekerjaan Atisha sebagai analis kredit di sebuah bank. Novel ini nggak cuman cerita tentang pekerjaan Atisha tapi juga ada tentang menerima, memaafkan, dan penerimaan diri. Tentang Rad yang terlalu fokus untuk nyamain rasa Bakmi Aman padahal seharusnya Rad bisa saja fokus pada buatannya sendiri biar masakannya juga enak. Juga tentang Rad yang memang bukan tipe cowok bijak yang pandai memberi nasihat sampai bikin klepek-klepek tapi kehadirannya nyata dan selalu ada. Seiring berjalannya cerita kedekatan antara Rad dan Atisha entah kenapa membuat aku sempat berpikir bakalan ada nggak ya bagian menepuk-nepuk pucuk kepala… ternyata 🤭. Selain itu dari Atisha kita bisa belajar tentang 5C sebelum masuk ke tahap approved kalau lagi dekat sama seseorang atau seseorang membawa sedikit perubahan pada hidup yang sebelumnya terlalu monokrom 🤭. Aku sempat deg-degan di salah satu bagian minimarket untungnya nggak mengecewakan. Pokoknya masukkan novel ini dalam list bacaanmu yaa 😉.
.
Mungkin, aku memang bebal, tapi mereka juga lupa akan satu hal. Nasihat bukanlah sesuatu yang dibutuhkan oleh orang yang baru saja kehilangan. (Hal 20).
.
Bagiku, utang terberat dalam hubungan antarmanusia adalah utang budi. Apalagi bila berupa sesuatu yang besar, dampaknya bisa bersifat emosional. Bukankah hal besar selalu bermula dari hal kecil? Karena itu… no thank’s. Mending dihindari sejak awal. (Hal 57).
.
Ada jenis kasih sayang orangtua yang tidak diungkapkan lewat kata-kata. Ada yang hanya lewat tindakan nyata, tapi tak kentara. Kurasa, ibu adalah salah satunya. (Hal 205).
.
Ternyata, bukan waktu yang bisa menyembuhkan segalanya. Karena mau dibiarkan berapa lama pun, luka yang belum diproses akan mengendap jauh di dalam hati. Perubahan sudut pandanglah yang berpengaruh pada kemampuan kita dalam mengatur emosi. (Hal 233).
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 20 books470 followers
July 13, 2023
3,7 ⭐️

Buku ini ringan tapi berisi. Plotnya nggak ruwet, dan masalah utama (karena ini genre romance, kuasumsikan premis utamanya adalah love line Atisha-Rad) juga nggak rumit. Tapi banyak ilmu yang kudapatkan dari novel yang nggak terlalu tebal ini, terutama terkait dunia kredit perbankan dan orang dengan disabilitas Tuli. Aku jadi tahu gimana strugglenya orang Tuli mencari pekerjaan, padahal secara kemampuan mereka setara, atau bahkan lebih baik. Dunia memang kejam :(

Karakter Atisha, terkadang memang menyebalkan. Dia terlalu sinis, kadang judgemental juga, dan bikin jadi serbasalah. Kalau misal enggak cukup sabar, mungkin aku akan berakhir membenci karakter ini. Tapi kalau dipikir-pikir, dengan segala yang dia alami, kurasa wajar kalau Atisha bersikap demikian. Apalagi kemudian karakternya berkembang dengan baik.

Rad juga lucu. Jujur aja, gara-gara definisi Rad sebagau cowok gondrong inilah yang bikin aku tertarik baca novel ini. Nggak sanggup aku tuh kalo sama yang gondrong2 gini 🤣🤣

Sayangnya, menurutku Rad jadi kurang terjelaskan. Pertama, Rad bilang dia mau ikut campur soal bakmi aman karena diminta ibunya, tapi apa alasan ibunya, mengingat latar belakang hubungannya dengan Pak Aman? Terus pada akhirnya hubungan Rad dengan keluarga Tanandjaya (bener nggak sih?) juga menguap setelah Pak Aman meninggal. Padahal ini lumayan penting. Gimana akhirnya dengan Bakmi Aman yang udah dibuka lagi itu? Lalu, latar belakang Rad dan ibunya ini juga nggak dijelaskan dengan baik, padahal ini menarik banget. Oh ya, lucu juga Rad bilang udah suka sejak kuliah, tapi pas ketemu di parkiran RS dia nggak ingat sama Atisha 🥲

Oh ya, penulis punya gaya deskripsi yang menurutku nggak biasa. Novel ini pake POV 1 Atisha. Alih-alih menyebutkan "kepalaku pusing" beliau menulis "kepala ini pusing". Bukannya jelek atau apa sih, tapi agak nggak umum aja. Hehehe

Overall, ini adalah bacaan yang menyenangkan, cocok dinikmati di kala santai. Banyak ilmu tentang dunia kredit perbankan dan disabilitas Tuli yang super menarik disimak. Setting pekerjaan Atisha sebagai analis bener2 dikulik dan melekat dalam cerita, jadi enggak berasa tempelan. Aku paling suka waktu Atisha menganalisa Rad dengan cara yang sama dia menganalisa pengajuan kredit 🤣
Profile Image for Yessie L. Rismar.
138 reviews2 followers
August 9, 2023
"Respons orang-orang terhadapku akan sejalan dengan bagaimana aku bersikap." (hal. 214)

Love Risk Management berkisah tentang Atisha, seorang analis kredit yang Tuli, yang berjuang untuk mempertahankan pekerjaannya.

Analis kredit dan Tuli menjadi magnet tersendiri untuk novel ini. Nggak banyak orang yang mengangkat tema disabilitas, apalagi dengan pekerjaan yang juga jarang dibahas.

Saya suka dengan cara penulis menyajikan karakter Atisha yang pekerja keras. Saya melihat Atisha adalah sosok yang banyak bisa ditemui dengan kesederhanaan hidupnya. Cukup jenuh juga kalau membaca lagi-lagi tokoh yang tinggal di kota besar begitu glamour. Wkwk.

Konfliknya ringan dan mudah ditebak, tapi bukan itu yang bikin saya suka sama buku ini. Karakter tokohnya yang kuat, penggunaan PoV 1 Atisha yang tepat, juga latar belakang Atisha yang berat. Nyesek banget waktu tahu apa yang sebenarnya dialami sama ibu Atisha. 🥺

Dan Rad! Abang Rad tuh tipe cowok yang kalau di novel lain gampang banget ditemui, tapi bedanyaaa di sini interaksinya sama Atisha biasa aja tapi kok bisa memunculkan kesan yang se-sweet ituuu? 😍 Bukan dari gombalan nggak pentingnya, tapi dari gimana cara dia memperlakukan Atisha. Suka juga dengan segala keputusan-keputusan yang Atisha ambil untuk hidupnya, termasuk urusan cinta.

Suka banget sama novel ini pokoknya! ❤️

#bookrecommendations #bookphotography #bookstagrammer #bookmarks #bookmark #booklover #vsco #buku #booknerd #disabilitas #romance #novel #bookworm
Profile Image for Tika Nia.
246 reviews6 followers
August 24, 2023
Beberapa tahun kerja sebagai analis kredit di sebuah bank bikin Atisha terbiasa menganalisis segala hal. Sekarang Atisha ngerasa nyaman bekerja di sana. Gangguan pendengaran (heard of hearing) nggak jadi masalah buat dia. Justru Atisha termasuk karyawan teladan kebanggaan atasan. Bahkan kinerjanya bisa dibilang di atas rekan-rekannya!

Sayangnya kecurangan yang pernah dilakukan mantan atasannya jadi bumerang buat Atisha. Dia terancam dikeluarkan dari kantornya! Tapi siapa sangka, itu justru mempertemukan Atisha sama Rad. Lelaki serampangan yang sementara waktu terpaksa menjalankan usaha Bakmi Aman. Siapkah Atisha membuka hati buat Rad? Apakah ini saat yang tepat buat jatuh cinta?? Apa Atisha jadi dikeluarkan dari kantornya?

Di sisi lain, hubungan Atisha sama orang tuanya aja terasa renggang. Bahkan Atisha nggak bisa mendefinisikan apa itu keluarga. Akankah pada akhirnya Atisha bisa memperbaiki semuanya? Pekerjaan yang di ujung tanduk, hubungan dengan orang tua, hingga membuka hati untuk seorang lelaki? Simak semuanya dalam novel ini!!

💞💞💞 Baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia 🤍

Love Risk Management adalah novel dengan tokoh utama difabel yang pertama kali ku baca! Aku sangat mengapresiasi penulisnya karena bersedia mengambil sudut pandang yang jarang digunakan. Dari sini aku jadi lebih tau bagaimana perasaan dan tantangan yang dihadapi oleh seorang tuli.

Disajikan dengan gaya bahasa yang ringan. Alur cerita yang pas, konflik yang menarik. Sudut pandang seorang difabel. Berpadu dengan part cerita yang dibuat pendek-pendek. Semuanya bikin novel ini jadi page turner banget! Seru dan banyak pelajaran berharga yang bisa didapatkan ☺️
Profile Image for Yandi Asd.
116 reviews4 followers
August 15, 2023
Ini kali pertama aku baca tulisannya Kak Helen, dan aku suka sama cara penyampaiannya yang asyik dan mengalir. Secara garis besar, ide novel ini mungkin bukan sesuatu yang asing lagi, tapi Kak Helen masukin hal baru yang bikin novel ini jadi lebih menarik. Apalagi hal barunya ini berkaitan erat sama tokoh utamanya. Apa itu? Yap, kondisi disabilitas Atisha.

Sebagai seorang Tuli, Atisha udah bikin aku bersimpati di awal cerita. Apalagi pas aku ngebayangin gimana cara Atisha harus beradaptasi sama lingkungannya. Tapi Atisha ini tipe tokoh bagus, karena dia tetap mau bertanggung jawab atas masalah yang terjadi saat itu. Selain itu, aku juga suka sama deskripsi-deskripsi yang menggambarkan kondisi Atisha, kayak pas dia pegang telinga, ngedeketin kepalanya biar suara orang lain bisa lebih kedengaran, nyentuh hearing aid, dan masih banyak lagi. Detail-detail kecil seperti ini jadi bikin aku lebih tahu soal struggle-nya dia.

Kalau tokoh lain, aku suka sama ibu Atisha. Iya, kalian nggak salah baca wkwk. Mungkin yang udah baca novel ini bakal agak kaget kenapa aku nggak suka Rad atau tokoh lainnya, kenapa harus ibu Atisha wkwk. Apa ya? Ibu Atisha ini emang bukan tipe tokoh yang bisa disukai pembaca, tapi karakternya tuh menurutku bagus. Soalnya dia ngomong satu kalimat aja tuh udah bikin aku kesel plus geregetan wkwk. Jadi bawaannya tuh selalu emosi aku wkwk.

Untuk plot ceritanya asyik diikutin. Aku paling suka pas plotnya udah masuk ke pembahasan Bakmi Aman. Aku juga jadi belajar banyak soal istilah-istilah yang berkaitan sama pekerjaan Atisha. Karena jujur aja, aku buta banget sama hal-hal beginian wkwk.

Plot yang tergolong ringan ini juga cocok sama konflik-konfliknya. Ada konflik soal pekerjaan dan konflik keluarga. Kalau disuruh milih lebih suka mana, aku bakal pilih konflik keluarganya. Iya, soalnya ini tipe konflik keluarga kesukaanku. Di satu sisi rasanya geregetan, tapi di sisi lain aku jadi ikut memahami. Posisi yang serbasalah gini emang paling mantep buat dijadiin novel wkwk. Tapi, konflik pekerjaannya juga bagus. Taruhan konfliknya udah dikasih tahu di awal, tapi pas baca lagi di bagian akhir tuh jadi bikin aku ikut kepikiran.

Bagian paling kusuka dari novel ini tuh pas penyelesaian konflik keluarga. Ini nggak bisa kubahas lebih karena bakal spoiler, yang jelas aku suka karena pas baca jadi bikin aku terenyuh. Dan bagian yang paling bikin aku kesel tuh pas Atisha dkk pertama kali dateng ke rumah Tante Aman atau Om Aman. Aku kalau ada di sana, pasti bakal ngereog dah wkwkwk.

Secara keseluruhan, aku menikmati Love Risk Management dan merekomendasikannya kepada kalian. Novel ini cocok dibaca pas lagi nyantai. Dan kutunggu karya-karya berikutnya dari Kak Helen~
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book276 followers
August 19, 2024
Ini adalah buku kelima dari jebolan MWB yang saya baca. So far, semuanya selalu mengangkat tema yang unik. Dalam Love Risk Management, pembaca diajak bertemu dengan Atisha, seorang analis di sebuah bank swasta.

Atisha harus bertanggung jawab atas kredit yang berpotensi macet yang pernah dipegangnya tiga tahun lalu. Bakmi Aman sudah menunggak pembayaran pinjaman, karena pemiliknya sakit. Usaha bakmi milik Pak Aman pun terancam pailit. Beberapa cabang akhirnya tutup. Atisha diminta mencari cara pendekatan kepada keluarga Pak Aman untuk pembayaran kredit di bank mereka. Di saat itulah dia bertemu dengan Rad, anak Pak Aman yang lahir di luar pernikahan.

Ternyata Rad dan Atisha pernah menjadi teman kuliah. Rad mau mencoba untuk menghidupkan kembali Bakmi Aman. Dia pun mempelajari cara membuat toppingan ayam suwir kecap dan pangsit semirip mungkin dengan buatan Pak Aman. Atisha didaulat sesekali untuk mencoba masakan Rad. Kedekatan mereka membuka peluang bagi Rad untuk mencari perhatian lebih dari Atisha. Tapi Atisha tidak ingin berada dalam hubungan serius. Salah satunya disebabkan oleh kondisinya sebagai seorang Tuli. Atisha memang mengalami masalah pendengaran karena suatu kejadian di dalam keluarganya. Di sisi lain, kondisi ekonomi membuatnya harus bekerja keras mendapatkan penghasilan tambahan. Tanpa disadari Atisha menjadi workaholic yang menutup diri dari rekan-rekannya.

Hal menarik dari novel ini adalah tokoh utamanya berlatar belakang kelompok minoritas. Yang satu kondisinya sebagai seorang yang Tuli, satunya lagi dengan status anak haram. Meski di awal sedikit terganggu dengan sikap negatif yang dipancarkan oleh Atisha, namun kisah yang mengalir dan perkembangan karakter tokohnya membuat novel ini jadi page turner. Ditambah lagi, pembaca disajikan beberapa istilah perbankan yang menjadi judul bab-nya, tapi relate dengan isi bab-nya. Sebagai novel cetak debut, karya penulis ini layak untuk diapresiasi.
Profile Image for blackferrum.
766 reviews57 followers
August 8, 2023
Actual rating: 3,8

Waktu dikasih tahu kalau ada tester 3 bab di web, langsung aku baca dan hasilnya kepo terus co. Ternyata nggak salah keimpulsifanku waktu itu, karena dapet bakmie frozen gratis pula :D

Ceritanya soal Atisha yang mengalami HoH. Kondisi ini nggak lantas bikin dia kecil hati atau patah semangat. Tapi, nasib apes mengikuti waktu dia jadi satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas kredit macet salah satu debiturnya, Bakmie Aman. Mau tidak mau, Atisha harus mencari cara agar kreditnya nggak mampet lagi dan pekerjaannya terselamatkan.

Bahas soal karakter, Atisha ini tipe wanita yang enggan dikasihani. Jelas banget dan penulis bisa membuktikan itu lewat karakternya, tanpa terkesan dipaksakan jadi sosok yang judes tapi juga annoying (bukannya Atisha nggak annoying juga sih, tapi beda ranah). Lalu ada Rad yang walaupun banyak masalah, masih bisa ketawa-ketiwi.

Hal yang bagiku kurang mungkin beberapa bagian narasinya kurang asin. Romance-nya karena bukan fokus utama, okelah. Terus masih nemu penjelasan yang malah terkesan kayak bocor pov karena karakter Atisha yang terkenal enggan basa-basi, rasanya kurang pas kalau dia kasih tau ini dan itu (apalagi di luar konteks adegan saat itu). Satu lagi, emaknya Atisha tuh, aduh. Tapi bisa dimaklumi sih kenapa ibunya begitu banget dan untung both karakter Atisha maupun ibunya berkembang sampai akhir.

Bukunya tipis, page-turner pula. Jelas bisa dibaca sekali duduk. Realistic fiction yang mesti dicicip, nih. Selipan pekerjaan Atisha juga nggak mendominasi banget sama teori sampai dragging. Pas nggak ada kembalian.
Profile Image for Laura Yuwi.
221 reviews16 followers
September 26, 2024
"𝑨𝒅𝒂 𝒉𝒂𝒍-𝒉𝒂𝒍 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒓𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒅𝒊 𝒍𝒖𝒂𝒓 𝒌𝒆𝒉𝒆𝒏𝒅𝒂𝒌 𝒌𝒊𝒕𝒂. 𝑬𝒏𝒈𝒈𝒂𝒌 𝒖𝒔𝒂𝒉 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒆𝒓𝒊𝒏 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒍𝒂𝒊𝒏. 𝒀𝒐𝒖'𝒓𝒆 𝒎𝒐𝒓𝒆 𝒕𝒉𝒂𝒏 𝒆𝒏𝒐𝒖𝒈𝒉. 𝒀𝒐𝒖 𝒎𝒂𝒕𝒕𝒆𝒓. 𝑱𝒂𝒅𝒊, 𝒍𝒐 𝒆𝒏𝒈𝒈𝒂𝒌 𝒑𝒆𝒓𝒍𝒖 𝒎𝒂𝒍𝒖, 𝑨𝒕𝒊𝒔𝒉𝒂."

Menceritakan seorang analis kredit bernama Atisha yg bertemu dengan teman kampusnya dulu bernama Rad. Atisha sedang diperhadapkan dengan masalah pekerjaan yg cukup berat, yaitu Om Aman owner dari Bakmi Aman sebagai debitur Atisha yg memiliki kualitas kredit yg tiba² merosot drastis, artinya om Aman belum bisa membayar tunggakan ke bank. Karna masalah ini, Atisha pun tanpa sengaja bertemu lagi dengan Rad yg ternyata adalah anak om Aman. Sayangnya usaha Bakmi Aman kian merosot begitu juga dengan kesehatan Om Aman yg tiba² mengalami serangan stroke berat. Akhirnya Rad pun memutuskan utk belajar membuat Bakmi yg persis dengan Bakmi Aman agar bisnis Bakmi tsb bisa bangkit lagi dan Atisha ikut membantu agar tunggakan Om Aman segera dilunasi.

Waahh ini bagus menurutku. Ceritanya seru dan ringan jadi nggak bikin bosen, dan gak bikin otak mikir keras. Masing² tokoh punya perannya masing². Di awal membaca langsung tertarik utk menyelesaikan buku ini dengan perlahan tapi pasti. Konfliknya tuh gampang ditemuin in real life tp cara author membawakannya tidak yg menggebu². Dari buku ini pun aku jadi belajar dan paham seperti apa pekerjaan menjadi analis kredit dan di setiap BAB pun ada kosa kata seputar kredit bank. Seru banget sih baca Novel sambil mengenal pekerjaan analis kredit seperti apa. Terus ada nilai kehidupan nya juga. Kalau bukan karna ada aktivitas lain yg harus dikerjakan, mungkin udah kelarin dalam 1-2 hari.
Profile Image for Asmira Fhea.
Author 8 books31 followers
August 9, 2023
Tipe buku yang pas dibaca pengin cepet2 selesai, giliran udah selesai malah bilang, "yaaaah, kok udah abis aja." 🤣🤣

Gimana dong Atisha? Kalian pada ke rest area mana sih? Kok gak ada jawabannyaaa?

Curcol lengkapnya di sini: https://twitter.com/asmirafhea/status...

- AF
Profile Image for chika.
47 reviews
August 25, 2023
aku suka buku ini, vibes heartwarming antar ortu dan anak ada, sweet couplenya ada, dan insight tentang penerimaan diri sendiri walaupun dgn keterbatasan pun bikin aku banyak ambil vibes positif dari buku ini🥹🫶🏻
Profile Image for raafi.
956 reviews466 followers
April 19, 2026
“Early Warning Sign: Sistem deteksi terhadap tanda-tanda atau gejala awal yang diperkirakan dalam memengaruhi perkembangan atas maju mundurnya kondisi usaha debitur (peminjam).” (hlm. 11)

Sebuah karya fiksi yang ringan, menyenangkan, namun penuh pesan. Setiap babnya tidak begitu tebal dan page-turning sekali. Kisah romansa antara dua karakter utamanya mild, pelan tapi pasti, dan tidak bikin giung.

Yang jadi sorotan utama adalah trivia wawasannya yang digarap serius. Pembaca dikenalkan pada istilah ekonomi mikro yang menjadi judul setiap bab. Tidak asal tempel, judul babnya cukup pas dengan isi yang dikandungnya. Lebih-lebih, penulis sampai repot-repot memberikan definisi pada setiap akhir bab. Sungguh unik. Ada tiga istilah yang saya hanya karena keunikan katanya: amortization, accessoir dan fiduciary.

Selain itu, wawasan seputar gangguan pendengaran yang disebut hard of hearing juga menjadi trivia di sini. Apalagi HoH tersebut diidap oleh sang karakter utama cewek, Atisha. Pergulatan batin Atisha yang menjadi “lain” saat dewasa juga bisa menjadi pelajaran berharga bagi yang masih merasa normal. Bahasan soal disabilitas dan stigmanya diangkat kuat di sini.

Topik lain yang diangkat adalah hubungan ibu dan anak di dalamnya. Atisha ternyata punya beef dengan sang ibu yang menurutnya red flag. Namun, lambat laun semuanya terurai. Pembaca diajak berproses bersama Atisha dan penerimaannya akan watak sang ibu. Saya bahkan dibikin bercucuran air mata di adegan menuju akhir saat Atisha bertemu dengan Uyut Narmi. Pesannya cocok dan membuat saya teringat pada ibu saya sendiri.

“Kalau dipikir-pikir, anak kecil adalah makhluk paling pemaaf. Disakiti bagaimanapun oleh orang terdekat, mereka akan tetap mendekat. Entah sejak usia berapa sesuatu yang bernama dendam dan sakit hati itu mulai ada. Mungkin, ketika kita mulai mengenal hukum sebab akibat. Atau, saat kita mulai bisa membandingkan kehidupan dengan dunia luar. Atau mungkin juga karena seiring tumbuh dewasa, kita semakin banyak menanggung beban. Entahlah. Aku tidak tahu pasti, tapi terasa sangat sulit untuk bisa kembali.” (hlm. 202)


Soal pesan, penulis juga menyelipkan hal-hal terkait work ethic. Dua yang utama adalah bagaimana menjadi seorang yang tidak perlu menjadi seseorang yang over achieved karena bisa jadi bumerang bagi rekan satu divisi bahkan bisa menimbulkan office drama dan bagaimana bisa luwes berkomunikasi dan bersosialisasi dengan staf lain. Analogi soal merpati pada halaman 127 sungguh genius.

Setelah dipikir-pikir, sebenarnya penulis menyisipkan banyak sekali informasi, wawasan, dan pesan tentang segala topik di buku setebal 244 karyanya ini. Namun, saya tidak kewalahan dibuatnya. Saya hanya duduk anteng menerima semuanya sembari mengikuti arus nasib Atisha. Bisa gitu ya?

Sepertinya fiksi-fiksi jebolan Mizan Writing Bootcamp 2022 ini jempolan semua. Yang saya sudah baca setidaknya dua dan keduanya memuaskan: Perkumpulan Anak Luar Nikah (ini juara sih!) dan Wajah Abu-Abu (ini juga bagus dan berwawasan!). Beberapa tahun lalu sempat punya ambisi merampungi kesemua bukunya. Setelah membaca ini, mungkin api itu perlu dinyalakan lagi?

“Ternyata bukan waktu yang bisa menyembuhkan segalanya. Karena mau dibiarkan berapa lama pun, luka yang belum diproses akan mengendap jauh di dalam hati. Perubahan sudut pandanglah yang berpengaruh pada kemampuan kita dalam mengatur emosi.” (hlm. 233)
Profile Image for Elya.
46 reviews1 follower
April 8, 2025
⭐️4,5/5 untuk buku ini

Buku ini bercerita tentang Atisha, seorang analisis kredit yang terbiasa menganalisis segala sesuatu untuk meminimalisir risiko. Meskipun Atisha menderita Tuli Parsial, hal tersebut nggak menghambat kinerjanya dalam bekerja. Sayangnya, kecurangan yang dilakukan mantan atasannya membuatnya terancam dikeluarkan dari pekerjaannya. Mau gak mau, Atisha harus mencari cara untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Namun, hal ini malah mempertemukannya dengan Rad, teman semasa kuliahnya, yang turut membawa permasalahan baru terkait asmara yang sangat ingin dihindarinya.

———

Secara keseluruhan membaca buku ini ibarat makan gado-gado, sedihnya ada, marahnya ada, nyeseknya ada, gemesnya juga ada. Konfliknya cukup kompleks, tentang permasalahan dunia kredit perbankan, Hard of Hearing, hubungan orang tua dan anak, serta tak ketinggalan romance tipis-tipis yang bikin gigit jari😆

Gaya bahasanya asyik dan bener-bener page turning, didukung alurnya yang fast paced. Menggunakan sudut pandang Atisha, pembaca akan diajak menyelami berbagai permasalahan yang dialami Atisha. Bagaimana struggle-nya dia sebagai penyandang disabilitas dan dengan trauma masa lalu yang terus menghantui. Gak heran, kalau sosok Atisha digambarkan sebagai pribadi yang terasa menyebalkan. Namun anehnya aku nggak membenci karakternya, terlebih setelah mengetahui alasan dibalik sikapnya yang menyebalkan tersebut😢

Di sisi lain, Rad digambarkan sebagai cowok green forest idaman kaum hawa🥰 Meskipun Rad sendiri juga punya permasalahan yang cukup pelik, tapi dia justru lebih cepat menerima dan bersikap seakan permasalahan tersebut nggak mempengaruhinya. Hal ini turut berdampak pada Atisha, sebab pertemuannya dengan Rad, membuka matanya untuk melihat permasalahan lewat sudut pandang berbeda.

Di antara seluruh aspek di buku ini, yang paling kusukai adalah deskripsi tentang pekerjaan Atisha, yang dijelaskan lumayan detail. Lewat hal ini, aku jadi dapat banyak pelajaran dan pengetahuan baru tentang dunia perbankan. Oh iya, aku juga suka perkembangan karakter tokohnya, karena jadi lebih terasa realistis dan hidup.

Meskipun romance-nya tipis banget, tapi tetap bikin aku cengar-cengir. Interaksi Atisha dan Rad bikin gemas, poin plus untuk penulis karena berhasil menciptakan romance yang gak chessy.

Sayangnya, menurutku ada beberapa bagian di dalam buku ini yang sepertinya bakal lebih bagus kalau diperdalam sedikit. Misalnya tentang latar belakang Rad dan mengapa dia mau bertanggung jawab terhadap kredit macet Bakmi Aman (alasannya kurang terjelaskan).

Ending-nya bikin greget, sih (buatku), ketika membalik halaman terakhir berharap secara ajaib muncul halaman berikutnya, dan bukannya dihadapkan pada kata ‘tamat’😭

Banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari buku ini. Salah satu yang paling menarik adalah tentang penerimaan diri sendiri, meski memiliki kekurangan—kelebihan🥹

Overall, buku ini salah satu bacaan yang menyenangkan buatku, dan kalau kalian lagi cari cerita romance berbobot, penuh pelajaran dan pengetahuan berharga, buku ini harus banget masuk ke list TBR kalian🤩
Profile Image for aynsrtn.
575 reviews23 followers
January 11, 2025
Hampir 3 tahun bekerja sebagai Analis Kredit, Atisha pun menganalisis risiko hampir di segala lini kehidupannya, salah satunya urusan cinta. Bagi Atisha, setidaknya harus bisa diukur dengan Analisis 5C (character, capacity, capital, colateral, dan condition). Dan itu dia lakukan dalam "mengukur" Rad, teman satu kuliahnya dulu yang ternyata anak debitur yang kreditnya sedang macet di bank tempat Athisa bekerja.

Judulnya Love Risk Management tapi Love-nya tipis banget. Bahkan di akhir pun tak tahu jawaban Atisha di rest area bagaimana atas pemintaan Rad—meskipun secara tersirat sih udah keliatan. Ya, minimal ada adegan ✨️pacaran atau menikah✨️ [hanya sebatas keinginan pembaca].

Buku ini justru lebih berfokus pada perubahan sudut pandang Athisa dalam menjalani kehidupannya yang "berisiko". Di awal, aku merasa Athisa tidak lovable sebagai protagonis. Orangnya straight forward, workaholic, jutek, sinis, bahkan hampir ansos kalau tidak diseret oleh Ghea, temannya. Tetapi, makin mengikuti cerita, malah semakin bersimpati dengan Athisa dan justru berbalik menyetujui bahwa ada "sosok" Athisa dalam diri setiap orang. Terutama orang yang jadi sandwich generation, hidup untuk bekerja, frugal living demi keluarga, dan memiliki trauma saat masa kecil dan remaja yang diproyeksikan ketika usia dewasa.

Membaca ini pun jadi mengerti istilah-istilah ekonomi dan perbankan karena setiap nama chapter-nya menggunakan istilah tersebut dan ada pengertiannya di akhir chapter. Ternyata hal-hal yang sangat teoritis ekonomi seperti itu bisa nyambung juga ke kehidupan sehari-hari.

Tak hanya sisi ekonomi, tetapi juga menceritakan bagaimana masih rentannya diskriminasi terhadap disabilitas. Athisa mengalami Hard of Hearing yang menyebabkan ia menjadi tuli parsial dan harus menggunakan alat bantu dengar di salah satu telinganya. Dan juga stigma mengenai labelisasi "anak haram" yang dialami oleh Rad. Meskipun punya polemik yang cukup pelik, tetapi Athisa dan Rad memiliki cara yang berbeda dalam menghadapinya. Kalau lihat mereka tuh opposite attract. Utara dan Selatan. Athisa serius banget hidupnya, sementara Rad lebih let it flow have fun.

Konflik dan friksi Athisa dan mamanya sungguh rollercoaster. Di awal, gemas sekali dengan mamanya Athisa. Tapi ternyata benang merah pun bertautan. Ada alasan dan background story di setiap sikap mamanya itu. Sebenarnya sangat relatable dan tipe asian parents. Sayangnya, karena ini penceritaan pakai sudut pandang Athisa, jadi konflik keluarga Rad kurang tereksplor padahal aku kira gongnya ada di Bakmi Aman seperti yang terlihat di sampul buku, ternyata malah [redacted, hint: mbak minimarket].

Akhir kata, buku ini sungguh bisa dinikmati. Banyak makna yang bisa diambil. Nggak hanya soal cinta, tetapi juga manajemen risikonya.

Suka 💐
Profile Image for Achandra.
221 reviews5 followers
October 7, 2023
Jujur aja udah semakin jarang baca fiksi romance, tapi spesial untuk novel ini mana bisa aku nolak.

Mengisahkan tentang si karakter utama bernama Atisha yg berkarier sebagai analisis kredit di sebuah bank. Sifatnya yg detail dalam mengalisis sesuatu dan mengantisipasi hal terkecil sekali pun ternyata masih membuat kariernya di ujung tanduk. Akibat kecurangan mantan atasannya, Atisha harus bertanggung jawab atas macetnya kredit dr salah satu debiturnya, Bakmi Aman.

Dalam penyelesaian masalah tersebut Atisha berusaha menghubungi keluarga dr debitur dan ternyata Atisha dipertemukan dengan anak dari pemilik Bakmi Aman, yaitu Rad. Rad si cowok berantakan tapi punya words of affirmation yg membuat hati perempuan dipenuhi kupu-kupu. Dalam usahanya membantu Rad untuk mempertahankan usaha Bakmi Aman, Atisha mau tak mau hadir dan mendukung Rad. Yg tujuan awalnya agar Bakmi Aman kembali beroperasi secara normal dan bisa mengangsur cicilan, ternyata malah banyak hal yg membuat hati Atisha yg beku pelan-pelan mencair karena sikap Rad yg begitu manis.

Sayangnya, sekali pun hubungan Rad dan Atisha semakin menghangat tapi karier yg diujung tanduk apalagi karena dianggap fraud oleh Pak Bos membuatnya tidak memiliki kesempatan untuk bertahan di kantor lama. Tentu saja, kisah romantis akan dibuang dr benak si cuek Atisha. Apalagi dia adalah tulang punggung keluarga, she can't affors making mistakes. Apalagi dengan kondisinya yg tuli parsial atau Hard of Hearing menjadi tantangan tersendiri untuk mendapatkan pekerjaan baru karena pada kenyataannya masih banyak perusahaan yg mendiskriminasi calon karyawan yg disabilitas.

Lalu, bagaimanakah nasib Atisha? Bagaimana hubungannya dengan Rad, apakah mengikuti logika untuk menolaknya atau mengikuti hati dan menerimanya?
Belum lagi hubungan Atisha dengan ibunya yg membuatnya memiliki trauma dan bersikap defensif.

Ceritanya agak slow burn, karena si Atisha ini strict banget. Tapi menariknya aku sangat menikmati setiap dialog Atisha bersama kawan-kawannya, ibunya, dan tentunya Rad. Setiap interaksi dibuat ringan dan seru, padahal pembahasannya lumayan berat. Apalagi setiap karakter tidak digambarkan sebagai orang yg sempurna, bener-bener mendeskripsikan bahwa setiap orang punya kerikil kehidupan, termasuk karakter pembantu gak cuma sekedar tempelan. Pokoknya novel ini itu ibarat bakmi aman, semua bumbunya ditabur sempurna mulai konflik di kantor, konflik keluarga, maupun bumbu romantisnya.
Big thanks for ka @helen_tanuwan ,you've done a great job. Sweet and beautiful story ☺️
Profile Image for Shelly.
Author 2 books44 followers
September 30, 2023
Nah. Ini novel kedua jebolan Mizan Writing Bootcam dengan tema 'A Closer Look' yang kubaca. Kualitas ceritanya nggak perlu diragukan apalagi aku juga sempat baca versi di platform oranye.

Bacaan ringan sekaligus informatif? Buku ini salah satu contohnya. Aku sendiri cukup familier dengan gangguan pendengaran (salah satu keluargaku juga menggunakan alat bantu dengar), tetapi mengenai istilah hard of hearing/HoH aku baru dengar. Juga mengenai seluk beluk tentang analis kredit. Menariknya, tema-tema tersebut disuguhkan tanpa terkesan memaksa dan justru menguatkan cerita berikut para tokoh di dalamnya. Siapa sangka, HoH yang dialami Atisha berkaitan dengan masalah keluarga.

Di sisi lain, Atisha ini bagaikan robot berjalan di kantor. Ia workaholic, tetapi terkesan lari dari masalah kehidupan. Untunglah sejak pertemuannya dengan Rad, hidup Atisha kian berwarna. Eaaa.

Interaksi Atisha-Rad gemes-gemes gimana gitu. Kadar romansanya pas, bikin blushing walau jelas-jelas Rad mepet Atisha. Kebawa suasana di cerita jadi gitu deh hahaha.

Kebetulan aku cukup lama kenal sang penulis. Selamat, Mak! Ditunggu karya-karya selanjutnya yaaa. Oh ya, seneng dah beli buku ini pas pre-order dan dapat e-money ihihiy.

Kutipan favorit:


Kaki analis ibarat berpijak di perbatasan penjara. Salah sedikit saja maka ada kemungkinan akan terjeblos ke dalam. - hlm. 102


Bisa dibilang, aku adalah contoh dari si kontradiksi berjalan. Senang berpikir abstrak, tapi lebih suka bertindak logis. Ingin tahu banyak hal, tapi tapi enggan buang-buang energi. Suka berbagi ilmu, tapi anti bergabung dalam kelompok. Suka sesuatu yang sulit dan menantang, tapi selama ini memilih terjebak di zona nyaman. - hlm. 119


Memang sudah bukan rahasia umum lagi kalau anak-anak analis kerap memendam dongkol kepadaku. Alasannya sungguh lucu. Hanya karena masalah ritme kerjaku yang konon paling gesit di antara mereka semua. Apakah kita harus ikutan gila biar tidak dikatai sok waras? - hlm. 128

Rasanya energi ini sudah habis terkuras akibat bertemu banyak orang selama hari kerja. Aku butuh re-charge! - hlm. 47
Profile Image for Tira Lubis.
298 reviews4 followers
October 27, 2023
4⭐
"Dunia tanpa suara itu bukan dunia yang sepi."

Aku tertarik baca novel ini selain karena covernya yg cantik, tema yg diangkat tentang tokoh yg disabilitas juga membuat aku penasaran. Plus tokoh cowoknya yg gondrong jadinya gimana gitu 🤭.

Pertama kali baca tulisannya kak Helen dan aku suka, tulisannya page turner jadi ga butuh waktu lama buat aku menyelesaikannya.

Konflik yg dibahas di novel ini cukup kompleks, selain masalah Atisha yg harus bertanggung jawan atas kecurangan mantan atasannya, yg berujung dia terancam phk, kebingungan Atisha jika dia benar di phk padahal dia tulang punggung keluarga, lalu Atisha yg memiliki masalah Hard of Hearing, masalah Atisha dengan ibunya juga masalah tentang masa lalunya.
Lalu masalah Rad yg berhubungan dengan Bakmi Aman dan masalalunya menambah kompleks cerita di novel ini.

Tapi semua itu dikemas dengan apik, jadi pas baca ga kerasa berat sama sekali.

Aku suka deskripsi tentang pekerjaan Atisha yg lumayan detail, selain itu juga diselipkan istilah-istilah perbankan di tiap babnya, jadi kita bisa nambah pengetahuan.

Lalu dijelaskan juga bagaimana strugglenya Atisha sebagai penderita tuli parsial, kesulitan yg dia hadapi di kesehariannya juga pandangan orang-orang padanya.

Aku juga suka interaksi Atisha dan Rad, walaupun untuk ukuran romance bisa dibilang tipis banget, tapi aku selalu nunggu setiap interaksi Rad dan Atisha ini.

Sebenarnya aku penasaran banget sama Rad ini, karena disini fokus ceritanya lebih ke Atisha, jadi tokoh Rad agak kurang tergali, terlebih setelah owner Bakmi Aman ...(spoiler), ga ada kelanjutan apa-apa, padahal Pak Aman ini sempat mencari Rad, aku kira bakal ada sesuatu apa gitu.

Endingnya aku suka, semua permasalahannya terselesaikan, apalagi masalah Atisha dan ibunya yg bikin aku terharu. Cuma hubungan Atisha dan Rad ini masih abu-abu, bikin geregetan aja 😆.

Overall aku suka novel ini, banyak pelajaran yang bisa diambil seperti, menerima kekurangan diri sendiri, jangan terlalu abai pada orang lain dan sekitar, jangan melihat sesuatu hanya dari satu sudut pandang saja. Recommended buat dibaca 👍.
Profile Image for Mita Vacariani.
2 reviews
July 28, 2023
LRM ini adalah jenis novel yang bisa dihabiskan dalam sekali duduk karena gaya penulisan yang mengalir lincah jadi asyik banget untuk terus dibaca sampai akhir.
Banyak hal yang aku suka dari novel ini:

Karakter-karakternya yang kadang nyebelin sekaligus gemesin tapi justru bisa bikin aku jatuh cinta dan akhirnya memahami alasan-alasan di balik sikap mereka. Atisha konsisten introvert dan selalu menjaga jarak dari awal. Gemes juga kadang sama celetukan-celetukannya yang sinis tapi lucu. Semakin jauh membaca akhirnya bisa makin relate dan paham kenapa Atisha seperti itu.

Rad sudah tentu mencuri perhatian (selain karena dia gondrong, fotografer, pake jeep, dan act of service-nya juara hehehe), kehadiran Rad juga bikin hidup Atisha yang monokrom jadi lebih berwarna.

Bahkan teman-teman di sekitar Atisha yang porsinya di novel tidak terlalu banyak pun bisa digambarkan dengan konsisten dan jelas.

Hal yang aku suka lainnya dari novel ini adalah banyaknya isu-isu penting yang dibahas seperti isu disabilitas, self love, trauma masa lalu, dan hubungan keluarga. Hebatnya isu-isu yang terkesan berat itu bisa disampaikan dengan lancar dan asyik bacanya tanpa ikutan kebawa berat.

Kehidupan pekerjaan Atisha juga menarik, jadi nambah pengetahuan baru bagi pembaca. Dan, kayaknya sih every banker can relate :)

Dan seperti judulnya: Love Risk Management, novel ini juga punya kisah love yang walaupun tipis-tipis tapi masih bikin gemes dan sukses bikin aku senyum-senyum selama membaca.

Mungkin kalau ada yang sedikit mengganjal adalah konflik Rad yang rasanya masih sedikit gantung. Latar belakang ibunya Rad yang meminta Rad melunasi hutang bakmie Aman rasanya masih agak kurang kuat menurutku mengingat sejarah hubungan mereka.

Overall, ini novel yang asyik dan akan sangat kurekomendasikan. Sukses buat penulis dan ditunggu karya selanjutnya ^^

Profile Image for Desintaread.
4 reviews
July 28, 2023
Novel ini padat tapi dibawakan dengan santai.
Saya berhasil menyelesaikan dalam sekali duduk saja. Karena memang page turner banget. Apalagi babnya pendek2 dan ditutup dengan adegan yang bikin penasaran.

Setelah membacanya, saya jadi tau bagaimana struggle para disabilitas, apa yang sebaiknya saya lakukan jika bertemu mereka, apa yang boleh, dan apa yang tidak.
Penggambaran background pekerjaan Atisha (tokoh utama) cukup detail tapi pakai bahasa sederhana. Sehingga orang awam seperti saya bisa paham alur yang selama ini ada di belakang layar.

Posisi Atisha sebagai tulang punggung keluarga yang punya trauma juga bikin simpatik. Walau jujur aja dia terkadang menyebalkan karena terlalu blak-blakan. Jadi merasa tersindir soalnya :D Tapi kalau dipikir-pikir, apa yang Atisha bilang itu benar. Definisi dari: luarnya security tapi dalamnya hello kitty.

Hubungan Atisha dengan keluarganya (terutama ibu) awalnya bikin emosi. Tapi makin ke akhir malah bikin berkaca-kaca. Banyak pelajaran yabg bisa saya ambil tentang pentingnya komunikasi.

Oh ya, romancenya manis walau porsinya tidak terlalu dominan. Malah pas. Chemistry Atisha dengan Rad (ML) hidup. Mereka saling melengkapi dan interaksinya natural.

Kalau ada yg kurang dari novel ini:
ada dialog berulang (saya lupa menandai halaman)
tapi tidak mengganggu jalan cerita.

Cocok buat yang butuh bacaan ringan tapi berbobot.



Profile Image for Binna Hwa.
39 reviews
February 15, 2024
𝙆𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖, 𝙥𝙚𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜𝙜𝙪𝙥 𝙢𝙚𝙢𝙪𝙡𝙞𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙨𝙪𝙖𝙩𝙪 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙖𝙙𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙥𝙖𝙧𝙪𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙞 𝙪𝙩𝙪𝙝.

⭐️4,5/5

Novel ini unik, karena tokoh utama dalam ceritanya merupakan penyandang disabilitas Hard of Hearing dan harus memakai hearing aid di telinga kiri.

I'm so in love with this story. 💙
Jarang banget aku kasih notes di novel fiksi gini karena nemu kalimat² yang bagus, berkesan, dan meningkatkan empati. Narasinya lengkap dan padat, jadi gak bisa cepat-cepat baca meski termasuk page turner.

Pelajaran yang bisa aku ambil dari sini selain cara yang benar dalam berempati ialah, untuk diterima oleh orang lain kita harus bisa menerima diri sendiri lebih dahulu. Sama halnya dengan memaafkan. Terkadang memaafkan orang lain begitu sulit karena mungkin sebenarnya kita belum bisa memaafkan diri sendiri. 🫶

Review lengkap ada di ig ku @rifonipretty
Profile Image for Satvika.
592 reviews43 followers
February 26, 2025
"Anak kecil adalah makhluk paling pemaaf. Disakiti bagaimanapun oleh orang terdekat, mereka akan tetap mendekat. Entah sejak usia berapa sesuatu yang bernama dendam dan sakit hati mulai ada."

Bagus..aku suka..semuanya well written, plotnya rapi, penulisan karakter dan backstory-nya bagus, konfliknya intens dan berasa banget ke pembaca dan ada beberapa momen yang bikin mata berkaca kaca..roman-nya juga gak berlebihan tapi tetep bikin senyum senyum di porsi yang pas, plus buku ini sekali dibaca bener bener susah ditaruh.

Buku ini bener bener layak jadi pemenang Mizan Writing Bootcamp! Recommended!
Profile Image for Sunarko KasmiRa.
313 reviews6 followers
September 23, 2023
Love Risk Management merupakan novel karya Helen Tanuwan yang bercerita tentang Athisa seorang analis kredit sebuah bank swasta yang harus membereskan kredit macet dari seorang nasabah bernama Bpk. Aman, kliennya yang mempunyai bisnis bakmi di bilangan Jakarta. Kesialan yang dialami oleh Athisa membawanya bertemu kembali dengan sosok Rad, yang ternyata mempunyai hubungan keluarga dengan Bpk. Aman.

Tidak hanya mengangkat romansa picisan ala-ala metropop, novel ini juga mengangkat isu tentang peliknya perjuangan seorang penderita HoH (Hard of Hearing) yang berjibaku dalam ranah pekerjaan yang menuntut standar kenormalan tertentu. Selain itu, penulis juga mencantumkan istilah-istilah perbankan pada setiap bab dalam buku ini.
Profile Image for Poppy.
73 reviews3 followers
October 28, 2023
Setelah baca novel ini, jadi punya catatan sendiri ‘jangan pernah semudah itu untuk ngatain orang budeg’ atau ‘kamu itu kaya orang tuli aja, diajak ngomong malah diem’. Karena kita tidak tau penderitaan yg dialami oleh seseorang, bisa jadi mereka memang ‘tuli’.

Ablesime terhadap disabilitas.
Diskriminasi pada kaum Tuli dengan meyakini bahwa kemampuan masyarakat umum lebih unggul. Salah satu contohnya seperti kalimat terakhir tadi. Cuek sedikit, langsung dilabeli Tuli. Mentang-mentang kaum kami tidak bisa mendengar. Sungguh, aku gatal sekali ingin mengedukasi si pelaku secara langsung. (Hal 59).

Suka banget novel ini. Tokoh utamanya bernama Athisa, seorang analis kredit yg mengalami gangguan pendengaran (heard of hearing). Nah, uniknya, setiap judul babnya adalah istilah-istilah di dunia kredit. Di akhir bab juga ada penjelasan masing-masing istilah tersebut. Jadi bisa nambah wawasan. Ga awam-awam banget tentang kredit.

Selain istilah kredit, menurutku novel ini juga penuh dengan memaafkan, pentingnya komunikasi, menerima diri sendiri, berdamai dengan trauma masa lalu, dan juga mungkin sedikit nasihat tentang utang budi.

Bagiku, utang terberat dalam hubungan antarmanusia adalah utang budi. Apalagi bila berupa sesuatu yang besar, dampaknya bisa bersifat emosional. Bukankah hal besar selalu bermula dari hal kecil? Karena itu… no thank’s. Mending dihindari sejak awal. (Hal 57).

Novel ini ringan, menyenangkan, tapi penuh makna. Walaupun Atisha punya gangguan pendengaran, tapi itu tidak mempengaruhi kinerjanya, justru dia malah menjadi karyawan teladan. Romancenya tipis-tipis aja, tapi masih seru, justru pas menurutku. Interaksi antara Rad (tokoh utama pria) dengan ibunya mengharukan sekali. Suka.

Setelah berbagai hal yg menjungkirbalikkan hidup belakangan ini, aku justru merasa lebih ringan. Lebih lepas. Lebih Bahagia. Karena ternyata, penerimaan diri sanggup memulihkan sesuatu yg tadinya separuh menjadi kembang utuh (hal. 239)

Ada jenis kasih sayang orangtua yang tidak diungkapkan lewat kata-kata. Ada yang hanya lewat tindakan nyata, tapi tak kentara. Kurasa, ibu adalah salah satunya. (Hal 205).

Profile Image for ichi.
69 reviews1 follower
December 21, 2024
Quite enjoyable. Suka premisnya, suka kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari. Plus, novel ini gak cuma menyajikan cerita, tapi juga ngasih pengetahuan tambahan tentang baik dari sisi utang piutang maupun perbankan-finansial. Beberapa bagian ada yang kurang pas—beberapa bagian mainstream seperti tokoh cowok yang harus banget digambarkan ganteng. Meskipun begitu, aku sangat menikmati ceritanya yang mengalir gitu aja, tidak lupa ditutup dengan ending yang manis.
1 review
August 2, 2023
Ceritanya seru banget, ringan tapi gak ngebosenin.
Karakter tokohnya juga kuat. Aku suka banget sama karakter Atisha :')
Apalagi Rad, duhh. Ada gak sih Rad di kehidupan nyata? :')

Wajib baca sih. Kak Helen, ditunggu buku selanjutnya, yaa!
Profile Image for Grace Tioso Tioso.
Author 5 books29 followers
September 15, 2023
Love Risk Management, tokohnya ga biasa. Tentang Atisha yang Tuli parsial. Office romancenya bikin gemes. Cowoknya gondrong-gondrong green light, Rad. Interaksi antara Rad dan ibunya mengharukan bangeett 🥹 Super like.

We need more novel like this!
Profile Image for Arazhia.
130 reviews3 followers
March 21, 2024
Love story rasa buku panduan data analis 🥴
But still good
Profile Image for Bana_Ez.
257 reviews1 follower
August 8, 2025
Bagus bangeet, menceritakan kisah FL yg kerja di bank dan serba serbi kehidupannya. Ada Romance tp bukan yg melodrama full romance, jd balance baguss.

Klimaksnya juga menarik.
Profile Image for Amaniya.
30 reviews
May 5, 2026
Suka bangeet. Isinya gak cuma tentang problematika dunia kerja (banking), tapi juga tentang hubungan keluarga dan penerimaan. Inspiring n heart-warming.
Displaying 1 - 30 of 35 reviews