Jump to ratings and reviews
Rate this book

Tan Malaka: Merajut Masyarakat dan Pendidikan Indonesia yang Sosialistis

Rate this book

312 pages

First published January 1, 2012

2 people are currently reading
16 people want to read

About the author

Syaifudin

1 book1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (28%)
4 stars
1 (14%)
3 stars
2 (28%)
2 stars
1 (14%)
1 star
1 (14%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Willy Akhdes.
Author 1 book17 followers
June 4, 2017
Pemikiran Tan Malaka sudah acap kali dibedah dari berbagai sudut pandang kajian; ekonomi, perjuangan sosial hingga sejarah. Namun, barangkali, kajian pemikiran Tan Malaka dari sisi pendidikan tidaklah begitu melimpah, dan ini adalah salah satu telaah dan analisis kritis atas pemikiran Tan Malaka dalam pendidikan, baik dari sisi teoritis hingga praksis. Syaifuddin menguraikannya dengan runtut, dengan referensi yang melimpah (dengan banyaknya catatan kaki).
Profile Image for Salman.
12 reviews14 followers
September 25, 2017
Buku hasil skripsi sudara Syaifudin ini memberikan pemahaman lebih tajam dalam pemikiran-pemikiran Tan Malaka di kaidah ilmu Sosiologi.
32 reviews
June 22, 2025
Bagus. Mendedah pemikiran Tan Malaka soal alternatif pendidikan dengan basis pemikiran Kiri yang pada dasarnya menekankan pada pentingnya pemikiran kritis.

Bisa menjadi rujukan menyoal asal-usul dari hakekat dan pengharapan via pendidikan serta pergerakan subversif Tan Malaka via pendidikan di masa kolonial. Selain itu, dalam buku ini dijelaskan dengan sangat jelas, apa itu berpikir kritis dan pemikiran kritis dan bedanya dengan kritik atau mengkritik.

Emblem sosialistis bukan untuk ditakuti mengingat kita punya sejarah tidak enak dengan sosialisme dan gerakan kiri. Memang pada dasarnya, pemikiran kritis adalah bibit dari para pemikir inovatif dan revolusioner. Sedangkan, Tan Malaka adalah salah satu pemikir hebat dalam ranah pendidikan yang keburu-buru dicap merah dan hilang begitu saja. Padahal yang ia maksud adalah membikin ideologi berkebangsaan sendiri. Rajutannya pemikirannya bukan hanya sosialisme barat tetapi apa yang relevan dan realistis di dalam konteks negara muda dengan sejarah kolonial dan beribu etnis keagamaan berpadu padan di Indonesia.

Suka sih baca buku ini. nikmat dan ringkas dan bikin aku jadi lebih menghargai orang-orang cerdas Indonesia kayak om Tan!
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.