Everything you need to what is collectible, strategies for buying and selling, the value of an author autograph, how books are made and more. This is a comprehensive guide to online resources, conferences and conventions, shops, organizations and an annotated bibliography. For the millions of reader who love books!
Matthew Budman began reading books at age 2, buying at 8, collecting at 14, selling at 16, reviewing professionally at 23, and, some time later, buying and selling online, editing manuscripts, and writing books about book collecting. Chatwin Books published his guide "Book Collecting Now: The Value of Print in a Digital Age" in 2019, an update of his 2004 Random House/ House of Collectibles guide "Instant Expert: Collecting Books," which sold nearly ten thousand copies. A longtime editor and writer, he lives in Manhattan with his wife, political theorist Cristina Beltrán, and all the books they can squeeze into their apartment.
Buku panduan lengkap agar membeli dan mengoleksi buku bisa menjadi hobby dan petualangan yang mengasyikkan sekaligus bernilai. Tak sekedar mengumpulkan sampah. Ada caranya. Wajib bagi pecinta buku ------------------------------------
Jadi Kolektor, Bukan Pengumpul Buku
“I cant live without books” –Thomas Jefferson
Kawan saya ini gila buku. Gaji pertamanya sebagai editor 2juta Ia habiskan dalam 2jam di lapak buku Shopping Jogja. Pulang-pulang tinggal 5 ribu buat naik angkot. Kawan saya yang satunya lagi sama gilanya. Honor jadi pembicara seminar 3juta ia habiskan dalam 4 jam di pasar buku Kwitang, Jakarta. Ia borong buku-buku lawas. Sampai lupa menyisakan buat bayar bajaj yang mengangkutnya. Akhirnya ngutang teman.
Kawan saya yang pertama, sukanya mengumpulkan semua buku baru, buku apa saja. Dari buku agama sampai novel. Dia hanya memungut buku berdasar insting. Niatnya pengen bikin perpustakaan kamar di loteng rumah barunya. Disana ia sudah siapkan rak besar berikut meja super luas untuk menulis. Katanya, jika sewaktu-waktu ide untuk menulis datang, di a bisa langsung menuju raknya, lalu menulis. Ide datang tak kenal waktu, bisa-bisa tengah malam kala perpustakaan umum tutup. Jadi perpustakaan pribadinya itu untuk jaga-jaga. Koleksinya sudah ribuan. Ada yang dibaca ada yang sekedar dipajang.
Kawan saya yang kedua, memang sangat gemar buku lawas(baca:kuno). Beberapa Negara sudah ia jelajahi, dan oleh-olehnya selalu sama: buku lawas. Saya menemukan buku-bukunya itu teronggok di gudang galleri lukisannya beberapa waktu lalu. Sebagian ditata di rak tinggi tanpa klasifikasi, sekedar rapi saja. Sebagian yang lain menumpuk di lantai bercampur dengan kartu pos, katalog pameran, dan kalender beberapa negara. Jumlahnya ribuan. Melihat buku-buku itu, saya termangu dan sekaligus kagum campur bingung. Ada perasaan eman melihat buku-buku lawas terbitan tahun 50-80an yang tercampur debu-debu itu. Buat apa ya dia beli lalu hanya ditumpuk begitu?”, saya membatin.
Anda munkin juga punya kawan yang sejenis atau mirip dengan dua makhluk kawan saya itu. Sukanya mborong buku. Sebagian dibaca, tapi ada yang cuma sekedar ingin dimiliki. Dijajar begitu saja dirak. Dua kawan saya itu punya tujuan dalam pengumpulannya, mereka faham betul akan hobbynya dan arahnya. Tapi ada juga kutu buku yang sukanya hanya sekedar memborong di toko buku untuk menunjukkan kelas sosial. Belanja saja, borong saja, sebanyak apapun, toh ini hobby. Banyak orang jenis begini (barangkali Anda salah satunya) yang membeli buku tapi tak tahu akan diapakan buku-bukunya. Mereka tak tahu apakah buku-buku itu berharga atau tidak. Juga tak tahu bagaimana mengawali koleksi.
Apa sebenarnya tujuan seseorang mengoleksi buku? Matthew Budman menyebut dua hal dalam Instant Expert : Collecting Book, (1)Investasi,(2) Bersenang-senang dengan rencana membuat perpustakaan besar. Berburu buku menjadi aktivitas yang menyenangkan dan memacu adrenalin. Nah bagaimana mengawali koleksi agar belanja buku kita terarah? Ini beberapa alternative yang ditawarkan Budman: 1. Pilih beberapa pengarang favorit, semua edisi lengkap 2. Pilih serial favorit, semua edisi 3. Edisi pertama (1st edition)dari best seller urutan pertama 4. Makin sempit lingkupnya makin bagus
Apa itu 1st edition? Itu adalah buku yang keluar pertamakali sebelum direvisi baik font (huruf) maupun cover(sampul)nya. Mengapa mesti 1st edition? Karena itu ada momen pentingnya, yaitu pertamakali buku itu dilahirkan ke dunia. Bukan kah saat-saat pertama selalu istimewa? Kenapa mesti best seller? Karena jika tak dicetak ulang ya tak ada istimewanya. Pertama dan terakhir. Bagaimana mengetahui bahwa itu 1st edition? Pertama perhatikan Title page-nya. Disitu ada hak cipta, dan tanggal cetak. Di kode ISBN lihat kombinasi angkanya. Angka paling akhir menunjukkan cetakan. Jika itu huruf, maka makin awal hurufnya makin awal cetaknya. BCGFA berarti cetakan pertama, DCAB berarti cetakan kedua,dan sebagainya. Jadi meskipun tertulis ‘cetakan pertama’ jangan langsung percaya, lihat ISBN nya.
Tapi bukan bararti edisi pertama adalah segala-galanya. Masih ada limited edition (edisi terbatas), Book-club, trade paperback, reprint, dan lain-lain. Karena itu perhatikan betul kondisi fisiknya. Termasuk sampul, jaket, ukuran, stempel, dan jilidan. Karena itu, jika membeli buku tua, jangan hanya sekedar tua/lawas. Perhatikan betul apakah ia ,Sampulnya menarik, Best seller, atau Pernah memenangkan penghargaan.
Perhatikan juga dari mana asalnya, bagaimana sejarah awal/latar belakang jaman saat penerbitan, apakah level kualitas penerbitnya baik, siapa pengarangnya(dikenal tidak? Track record pengarang), dan adakah cerita dibalik buku itu. Sekedar tua atau langka saja tak cukup. Buku itu harus diinginkan orang. Dengan begitu ia menjadi berharga.
Bagaimana agar saat membeli Anda tidak tertipu penjual? Untuk itu Anda harus punya pengetahuan lebih dari penjualnya. Banyak penjual buku bekas yang tak tahu bahwa buku yang disimpannya adalah buku berharga. Lalu bagaimana dan dimana membelinya? Ini pilihannya; 1. Toko buku (Perhatikan kualitasnya) 2. Cari info 3. Lelang on line 4. Pameran 5. Yard- sale(Obral) 6. Pasar loak 7. Lelang 8. Toko barang Antik
Untuk menjaga kualitas buku, perhatikan hal-hal berikut: 1. Jaga dari kerusakan(sobek, basah,tercoret,dll) 2. Jangan sekali-kali menulis alamat atau nama di halaman pertamanya 3. Jangan di coret-coret / diberi catatan 4. Jangan diberi stempel pribadi /kantor/ perpustakaan Anda 5. Beri sampul plastik 6. Jauhkan dari lembab 7. Jangan diberi amplop 8. Pakai cara terbaik dalam pengemasan saat pengiriman(pos/kapal)
Ada bedanya mengoleksi yang sudah bertahun-tahun dengan mengoleksi jaman sekarang. Masing-masing memiliki nilai berbeda. Anda harus tahu siapa yang kira-kira menghendaki buku itu, adakah sertifikat keasliannya, dan adakah tandatangan penulisnya. Ini bisa menambah nilai buku. Namun, perhatikan apakah tandatangannya ada di sampul pertama. Jika ya, berarti itu cetakan. Tidak ada pengarang yang memberikan tandatangan di sampul, apa lagi dengan tinta emas/perak. Kualitas buku dilihat dari seberapa baik kondisinya. Ada levelnya “ Very fine(seperti laiknya buku baru terbit), Fine (buku yang usianya puluhan tahun tak terlihat seperti usianya),near fine (ada beberapa cacat kecil), very good(pudar tapi masih utuh), good (masih lengkap, tapi dengan bebeapa cacat), fair (lengkap tapi kondisinya buruk), Poor (jelek sekali fisiknya dan tidak lengkap halamannya).
Lantas bagaimana mempromosikan koleksi Anda? Juga dari mana mendapatkan buku-buku yang kita incar? Terserah saja, bisa on line, majalah, museum, asosiasi, organisasi, pertemuan, obral, katalog festival atau referensi buku atas buku (book on book). Perhatikan juga tren pasar karena itu akan mempengaruhi harga buku.
Buku ini bagus sekali sebagai panduan mengoleksi. Tekanannya memang pada keuntungan secara financial. Tapi sebenarnya Budman tidak melulu ekonomis. Ia menawarkan bagaimana mengoleksi dengan menjaga kualitas, jadi tak sekedar jad pengumpul rongsokan yang tak ada istimewanya dan sekedar memenuhi rak. Ada bedanya mengoleksi dan mengumpulkan.
Setelah dipaparkan beberapa teori dan strategi koleksi, pembaca diberi kuis kecakapan dibelakang. Disini Anda dapat mengukur seberapa tingkat penguasaan Anda pada strategi koleksi itu. Di lengkapi index dan glossary, buku ini makin mudah dinikmati dan dibaca kapan saja dimana saja, karena bahasanya bahasa Inggris keseharian yang dituturkan dengan renyah. Setelah membaca buku ini Anda mungkin tergerak untuk melirik ulang jajaran koleksi di rak buku Anda, menata ulang, mencari-cari adakah edisi yang belum lengkap, atau terpikir untuk menukartambahkannya dengan kualitas yang lebih baik di pasar buku. Coba saja. (Diana AV Sasa)
I have an amazing used bookstore near me that has a huge selection of out of print historical romances that I enjoy reading, and are not available as ebooks. I've unintentionally started a book collection, something I promised myself I'd never do after seeing the perils of libraries that go unattended, and how high maintenance it is to properly take care of old books. After my most recent haul I noticed a bite -- considering the books were covered in dust at the bookstore, I think they have dust mites.
*sigh.
I'm not reading this book - but using this review space to post articles for tips on treating and preventing dust mites, mold, and anything else that typically occurs to old books as they age. I know this technically may be against Goodreads' TOS, but if this gets reported I do think this is relevant to the book. Anyone interested in collecting books needs to be aware of the proper methods to maintain them so they last over the years.
1. I'm sure many would raise their eyebrows after reading this, but I'm going to be treating some of the books with alcohol. That's worked for me in the past without damaging the books (for books I bought that already had dust mites). I won't be using alcohol on the legitmately antique books I have though. In reality, taking truly valuable antique books to a professional is someone's best bet.
2. I'm putting my grandmother's fine china into storage and using the china cabinet with glass shelves and doors for my books. I really don't care about fine china and glassware.
Apparently metal shelves are ideal;. Wood shelves aren't good.
3. I need to get a dehumidifier. I live in a humid environment.
4. I'm going to get one of those paint brushes to start dusting my books with.
5. Silica gel. I'm not brave enough to actually put silica gel in the powder form directly on my books. Silica gel packets doesn't seem like a bad idea though? My dad uses silica gel packets for his fishing lures. I might buy them in bulk and that will be a bday present for him lol. He's always asking me to save the silica gel that comes in packages and give them to him.
6. Get acid free boxes for some of the books.
7. Get Mylar Brodart protective coverings & acid free tissue paper
....Books are high maintenance. I'm so questioning my life decisions right now. I do not recommend that anyone collect books. They're such a poor investment. They so easily depreciate in value, are so easily damaged. The only reason I'm doing this is some of them are no longer in print.
This is a very informative book for beginning book collectors. From how to identify first editions, to what types of books to look for when building a library of worth, Mr. Budman gives a very good overall look at what one needs to be aware of while starting a book collection. Sample prices are given as a means to illustrate price categories and to show just how fickle pricing can be. Listed at the back of the book is quite an extensive list of further reading, websites and other helpful books on the subject. A must read for beginning Bibliophiles!
Not a lot of new information for me but I liked the breezy style of the writing that kept me reading. The collecting world has changed in the last twenty years so some sections like value and paperback book collecting is very out of date. The glossary section is a good reference.
(I'm teaching myself more these days about both bookmaking and book collecting, so I thought I'd start by reading the Chicago Public Library's collection of titles on these subjects.) One of the better guides I read, this 2004 title contains all kinds of practical information for the beginning collector: from a history of mainstream books to a guide to industry terms, strategies for assembling a unified collection that will someday be worth money, and more. (This is one of the things that almost all the books do, in fact, is discourage people from collecting individual books for quick financial turnaround, like you might do with action figures or baseball cards: that because of ever-fluctuating prices and sometimes an eternity to find buyers, book-collecting is much more worthwhile as a long-term investment, slowly shaping over thirty or forty years a themed collection that's eventually worth more than the mere sum of its parts.)
I became interested in book collecting after reading John Dunning's Bookman Series. While I wasn't especially taken with the plots of these books I found the descriptions of books and book collecting intriguing. Since then I have ventured very modestly ventured into this hobby. In an attempt to educate myself I have looked for sources of information and instruction. This little book provides the novice collector with a good introduction to the hobby as well as providing numerous resource tips.
Maybe it being titled "Instant Expert" kind of out me off from going four stars. A solid introductory volume, yes. Instant expertise in a relatively slim volume of 172 pages, no. Still I finished feeling better educated and knowing more of what questions to ask to actually achieve a level of expertise.
A very helpful introduction to the ins and outs of book collecting. Whether you're looking for the next treasure at a garage sale, deciding what to get rid of from your own collection, or wanting to understand the world of antiquarian rare books, this is a great guide.